Connect with us

Event

12 Finalis Miss Global Indonesia 2020 Siap Bersaing Menuju Miss Global International 2021

Published

on

12 finalis Miss Global Indonesia 2020 siap berkompetisi.

Kabarhiburan.com – Sebanyak 12 finalis Miss Global Indonesia 2020 telah berkumpul di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (9/9). Mereka akan dikarantina selama sepekan, hingga Selasa (15/9) mendatang.

Para finalis adalah: Amalia Tambunan dan Mahdika Wijiya dari Sumatera Utara; Desy Asnawati dan Indah Rahmadani dari Kalimantan Barat; Lizzy Audrey, Monica Florence serta Oktavia Effendy dari Jawa Barat; Nurmalasari dan Olivia Aten dari DKI Jakarta; Dyah Ayudya dari Jawa Timur; Shania dari D.I.Yogyakarta dan Amel Barack dari Kalimantan Timur.

Keduabelas perempuan muda nan langsing, cantik dan cerdas tersebut, datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka juga diharapkan sudah mengenal Indonesia layaknya mengenal telapak tangan sendiri.

“Artinya, pengenalan lambang negara, dasar negara dan budaya Indonesia termasuk dalam penilaian,” ungkap dr. Elly Tjiasmanto selaku National Director Miss Global Indonesia dalam Jumpa Pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).

Para finalis dinyatakan lolos melalui tahap audisi dan seleksi ketat yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Situasi tersebut membuat seleksi berlangsung secara virtual. Kami enggak bisa bertatap muka secara langsung, karena Pandemi Covid-19. Ini sungguh tantangan yang tidak mudah bagi kami selaku penyelenggara Miss Global Indonesia 2020,” ujar Elly.

Miss Global International 2021

Meski penuh tantangan, penyelenggaraan Miss Global Indonesia 2020 harus tetap diselenggarakan karena sudah terjadwal pada kegiatan internasional.

dr. Teguh Tanuwidjaja (baju putih) mengatakan audisi Miss Global Indonesia berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan Miss Global Indonesia mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan berbagai pihak lainnya,” ujar dr. Teguh Tanuwidjaja, selaku Pembina dari PT Mahakarya Duta Pesona, selaku penyelenggara Miss Global Indonesia 2020.

Penyelenggaraan akan menuntaskan ajang bergengsi ini dengan terus mengedepankan protokol kesehatan. Dengan demikian, baik penyelenggara maupun peserta tetap terjaga dengan baik kondisi kesehatannya dan terhindar dari Covid-19.

Selama masa karantina, masing-masing finalis akan didampingi 7 juri, yang masih dirahasiakan pihak penyelenggara, untuk mengamati karakter, performa sehari-hari, kecerdasan, ketrampilan dan sosialisasi dari masing-masing finalis.

“Kemudian dikombinasikan dengan penilaian pada malam puncak Miss Global Indonesia 2020, untuk menentukan siapa yang berhak dan pantas mewakili Indonesia ke ajang Miss Global Internastional 2021, dimana Indonesia sebagai tuan rumah,” jelas dr. Teguh Tanuwidjaja.

Dr. Teguh menambahkan Miss Global International 2021 yang akan diikuti 80 negara di dunia akan diselenggarakan pada September tahun depan.

“Acara akbar tersebut akan menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan even bertaraf internasional, secara baik dan lancar dengan mengedepankan pencegahan Covid-19,” tambah dr. Teguh Tanuwidjaja. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Meli (Jawa Barat), Hari (Jambi) dan Gunawan (Maluku Utara), Siapa Juara LIDA 2020?

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kompetisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 telah sampai pada babak penentuan yang berlangsung dua babak, yakni Konser Grand Final LIDA 2020 pada Minggu (27/9) dan Konser Kemenangan pada Senin (28/9) malam.

Konser disiarkan secara langsung dari studio Emtek, Jakarta Barat, dipandu oleh Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Rara LIDA, dan Jirayut DAA, mempertemukan 3 Duta Provinsi: Hari (Jambi), Meli (Jawa Barat) dan Gunawan (Maluku Utara).

Ketiganya sampai pada Konser Grand Final LIDA 2020, setelah menyisihkan 67 Duta Dangdut terbaik di 34 Provinsi di Indonesia, selain memenangkan persaingan saat audisi.

Pada konser Grand Final Minggu (27/9), masing-masing Duta Provinsi beradu kreatif dan mengembangkan tantangan Dewan Juri yang meminta mereka  berduet dengan Diva Pop  Ruth Sahanaya dan menyanyi solo.

Kedua tantangan tersebut bertujuan meraih sebanyak mungkin dukungan SMS dari pemirsa di Tanah Air, yang akan menentukan posisi mereka di tangga juara.

Juara pertama berhak memboyong piala bergilir LIDA 2020 ke provinsi tercinta dan hadiah uang sebesar Rp 500 juta. Sementara juara dua berhadiah uang sebesar Rp 300 juta dan Rp 200 juta bagi juara ketiga.

Lirik Bahasa Maluku

Kompetisi dibuka oleh penampilan duet Meli (Jawa Barat) dan Ruth Sahanaya, menyanyikan lagu Astaga, membuat seluruh Dewan Juri memberikan standing ovation. Meli juga sukses melambungkan namanya ke ranking teratas perolehan polling sementara.

Dewan Juri Inul Daratista dan Soimah mengatakan bahwa Meli sempat salah lirik lagu dan tampil kurang gereget.

“Masih ada kesempatan sekali lagi untuk Meli untuk memperbaiki,” ujar Inul Daratista.

Duet apik juga dihadirkan Gunawan (Maluku Utara) dan Ruth Sahanaya, saat menghadirkan lagu Keliru. Keduanya, bahkan membuat improvisasi nan manis di pertengahan lagu, berupa lirik bahasa Maluku, yang menghangatkan suasana kompetisi.

Seluruh Dewan Juri pun kembali memberikan standing ovation untuk Gunawan. Bahkan Soimah tidak ragu memuji penampilan Gunawan.

“Saya melihat penampilan kamu luar biasa bagus. Kelak, kalau sudah juara, terus bikin lagu. Penyanyi akan dikenang karena karyanya,” pinta Soimah yang diamini oleh Dewi Perssik.

Lagu Kaulah Segalanya persembahan Hari (Jambi) dengan Ruth Sahanaya semakin memeriahkan suasana kompetisi Grand Final. Seluruh Dewan Juri memuji Hari yang tampak intim dengan Ruth Sahanaya.

“Kamu bernyanyi dengan Mbak Uthe, chemistry-nya bagus banget. Tetaplah konsisten, professional dan rendah hati,” pinta Inul Daratista, yang diamini oleh Lesti DA dan Fildan DA.

Bunglon dan Kuda Hitam

Memasuki tantangan kedua, Meli tidak ingin membuat kesalahan sekecil apapun. Meli berhasil mendapatkan penampilan terbaiknya, saat membawakan lagu milik Rhoma Irama berjudul Buta Tuli. “Kamu juaranya,” teriak Fildan DA.

Nilai perolehan sementara para Duta Provinsi pada babak Grand Final, Minggu (27/9).

Aksi panggung Meli yang demikian sempurna, membuat nama Meli kembali menguat ke posisi  teratas perolehan nilai polling sementara.

Tak lama kemudian, Gunawan (Maluku Utara) ganti menguasai polling perolehan nilai, berkat penampilannya yang  mengesankan saat menyanyikan lagu asing, berjudul Zaroorat. Lagu dari India ini menceritakan kesedihan akibat ditinggal kekasihnya.

Demi menyampaikan pujiannya, Juri Fildan DA harus mendatangi Gunawan di atas panggung, lalu beradu improvisasi lagu Zaroorat.

“Kamu tampil bagus sekali. Maluku Utara pasti bangga padamu,” ujar Fildan yang dibenarkan Inul Daratista.

“Nyanyi apa saja, kamu bisa. Tarian, gerak dan vokalnya semakin bagus,” puji Inul yang menyebut Gunawan sebagai ‘bunglon’ dan ‘kuda hitam’.

Hari seakan mempertegas identitasnya sebagai putra Jambi, ketika menghadirkan  lagu dari Ranah Melayu berjudul Engkau Laksana Bulan dan lagu Bunga Nirwana.

Hasilnya, selain meraih standing ovation dari seluruh Dewan Juri, Hari juga mengembalikan namanya ke kursi teratas perolehan polling sementara, yakni Hari (36,67) disusul Gunawan (32,54) dan Meli (30,79).

Mereka akan kembali bertarung pada Konser Kemenangan, berlangsung live di layar Indosiar, pada Senin (28/9), pukul 19.00 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

RCTI Gelar Indonesia Television Awards, Ini Jajaran Pemenang

Published

on

By

Ruben Onsu genggam piala pertamanya. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Ruben Onsu tidak menyangka dirinya akan meraih impiannya, menyabet penghargaan pada ajang Indonesia Television Awards (ITA) 2020. Presenter Acara Talk Show Brownies tersebut menyabet piala ITA untuk Kategori Pembawa Acara Televisi Terpopuler.

“Ini kali pertama saya masuk nominasi di ITA. Terima kasih untuk semua yang memberikan dukungan,” ujar Ruben dengan wajah sumringah, sambil menggengam penghargaan pertama baginya.

Kemenangan bagi Ruben Onsu disiarkan secara langsung dari studio RCTI+ Kebun Jeruk oleh RCTI dan MNCTV, Jumat (25/9).

Ajang penghargaan ITA di tahun ke-5 yang dibuka oleh penampilan Agnez Mo di atas panggung, juga dimeriahkan oleh kehadiran bintang tamu papan atas, seperti  Rhoma Irama, Lyodra, Tiara Andini, Ziva Magnolya dan Betarnd Peto.

Tampak hadir pula para bintang internasional, seperti SuperM, Siwon Choi dan Public.

Foto: Dok. RCTI

Menyusul Ruben Onsu, SuperM juga mendapatkan penghargaaan untuk Kategori Special Awards. Kemudian, Siwon Choi mendapatkan penghargaan dalam Kategori Most Prominent Korean Artist.

“Karena banyak cinta dan dukungan dari penggemar, kami dapat mendapatkan penghargaan ini. Kami akan terus berusaha bekerja keras menjadi SuperM yang lebih baik, jadi mohon dukungannya,” ungkap salah satu personil SuperM.

Para Pemenang Indonesian Television Awards 2020 :

1. Program Non Prime Time Terpopuler : Suara Hati Istri Indosiar

2. Pembawa Acara Televisi Terpopuler : Ruben Onsu

3. Program Akhir Pekan Terpopuler : Master Chef Indonesia Season 6

4. Aktris Sinetron Terpopuler : Haico Van Der Veken

5. Program News Siang Terpopuler : Seputar INews Siang RCTI

6. Publik Figur Inspiratif Terpopuler : Raffi Ahmad

7. Special Awards : SuperM

8. Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler : Dahsyatnya 2020

9. Program Ramadhan Drama Terpopuler : Amanah Wali 4

10. Aktor Sinetron Terpopuler : Verrel Bramasta

11. Program Prime Time Non Drama Terpopuler : Bedah Rumah Baru GTV

12. Program Ramadhan Non Drama Terpopuler : Hafiz Indonesia 2020

13. Program Prime Time Drama Terpopuler : Putri Untuk Pangeran RCTI

14. Most Prominent Korean Artist : Siwon Choi

Continue Reading

Event

Strategi Jitu Blue Rhinos Agar Berjaya ke Babak Knock Out

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat Esports Star Indonesia di layar GTV, memasuki  babak akhir Play off, pada Sabtu (26/9) mendatang.

Meski dirasa suli, Tim Blue Rhinos harus merebut kemenangan agar dapat mengejar ketertinggalannya daru Red Tigers, utamanya agar berjaya ke babak Knock Out.

Sejauh ini 4 orang dari Blue Rhinos sudah tereliminasi. Kalau mereka mengalami kekalahan kembali, maka Blue Rhinos akan sangat berat menghadapi babak Knock Out dengan proporsi pemain yang timpang.

Aville selaku kapten dari Blue Rhinos sejauh ini telah memberikan brief strategi untuk membenahi timnya. Hal ini mendapat apresiasi dari Coaches maupun rekan satu timnya.

“Aville ini teorinya bagus memang. Setelah gue rundingin dengan Wizzking tadi, kalau kita tambahin teori dari dia tadi, itu bagus. Cuma kita engga tahu perfectnya gimana nanti,” ucap Coach Marsha.

“Strategi yang dibikin Aville udah pas banget, keren dan pasti bisa bantai Red Tigers,” kata Dolz, salah satu calon bintang esports dengan nada optimis.

Di sisi lain, Coach Nyoong mengingatkan Red Tigers, agar selalu waspada dan meminta agar senantiasa menjaga performa terbaik mereka.

“Intinya, kesalahan – kesalahan komunikasi yang kemarin jangan diulang,” pinta Coach Nyoong serius.

Baik team Blue Rhinos maupun Red Tigers harus mengupayakan usaha terbaik mereka. Tidak hanya mencari strategi jitu, para calon bintang esports pun dituntut untuk terus menyempurnakan soft skill, yang diperlukan dalam game Mobile Legends, seperti komunikasi dan kerja sama team.

Apakah strategi yang dipikirkan oleh Aville agar mampu membawa Blue Rhinos merebut kemenangan? Apakah Red Tigers terlena pada start yang baik dan lengah tertelan kekalahan?

Saksikan ketegangan kompetisi para calon bintang esports di reality talent search esports pertama dan satu – satunya di Indonesia, Esports Star Indonesia, Sabtu (26/9) pukul 19.00 WIB di GTV. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending