Connect with us

Musik

20 Calon Bintang Dangdut Masa Depan Akan Bertarung di Kontes KDI 2020

Published

on

20 calon bintang dangdut Indonesia akan bersaing menjadi yang terbaik dalam Kontes KDI 2020 yang akan digelar mulai 3 Agustus 2020 mendatang di MNCTV.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kontes Dangdut Indonesia (KDI) kembali hadir mulai Senin (3/8) mendatang, pukul 19.00 WIB di layar MNCTV.

Sebanyak 20 calon bintang dangdut berbakat Indonesia akan beradu kemampuan menyanyi dangdut meraih juara KDI 2020.

Mereka ialah Nando (Bekasi), Haviz (Dumai), Jojo (Palembang), Risa (Garut), Tanjung (Pontianak), Elsa (Tasikmalaya), Aiman (Bandung), Sarah (Bekasi), Wahid (Sidoarjo), Genia (Bandung), Icha (Tangsel), Cindy (Sulawesi), Wina (Ciamis), Rahman (Bogor), Jelita (Sukabumi), Gita (NTB), Reka (Garut), Silvi (Pasuruan), Putra (Kediri), dan Laila (Sidoarjo).

Para kontestan KDI 2020 disambut oleh tim MNCTV untuk diberikan pengarahan dan menyanyikan lagu theme song KDI, Jadilah Bintang.

Tak hanya itu, mereka juga mendapat kalungan bunga dari MNCTV, sebagai tanda sudah menjadi bagian dari keluarga KDI 2020.

Kontes KDI yang berlangsung di tengah pandemic, sehingga berlangsungnya kontes akan memperhatikan protokol kesehatan.

“Karena kita ditengah pandemi, kita audisi melalui online dan kerjasama dengan metube,” ujar Maartvi Djati selaku Produser KDI 2020.

Maartvi menambahkan, audisi melalui online memiliki tantangan tersendiri, mulai dari gadget yang dimiliki masing masing calon peserta hingga koneksi internet pada saat melakukan zoom.

Berbeda dari gelaran kontes KDI pada tahun sebelumnya, KDI 2020 menyajikan konsep double judges, yakni menghadirkan 3 pasang juri.

Mereka adalah adalah Ivan Gunawan dan Oky Lukman, Iis Dahlia dan Danang, serta Ayu Ting Ting dan Nita Thalia. Sudah begitu, proses judging artis juga berbeda.

“KDI 2020 menggunakan tampilan yang berbeda mulai dari stage, tata cahaya, LED dan lainnya,” jelas Maartvi dalam rilis yang diterima Kabarhiburan.com, Rabu (28/7).

“Pada saat Kontes KDI nanti, tim KDI akan menyajikan konsep kontes yang berbeda dari lainnya. Mulai dari teknologi yang di-upgrade, LED, pemilihan lagu hingga penampilan kontestan itu sendiri,” imbuh Maartvi.

Di antara 20 kontestan KDI 2020 tersebut ada Gita, peserta asal Lombok dan Cindy dari Sulawesi Selatan.

Gita mengaku disuruh sang Ayah mengikuti audisi KDI 2020. Gita membawakan lagu Badai Fitnah milik Rhoma Irama saat audisi online, berhasil lolos ke tahap judging dengan Juri. Gita berhasil menjawab tantangan dewan juri dengan baik.

Demikian pula, Cindy yang telah mengikuti audisi KDI sejak tahun 2014, namun baru pada tahun ini dirinya terpilih 20 peserta yang melaju ke babak Kontes KDI 2020. Gadis berusia 21 tahun ini memilih Iis Dahlia sebagai juri yang disegani.

“Sebenernya Mama Iis tegas, karena untuk kebaikan kita bersama. Bagiku, Mama Iis yang paling saya inget tahun ini, ada progres yang lebih baik dibanding pada tahun 2014,” jelas Cindy. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Ariel Noah Menjadi Juri Pop Academia, Ini Pesannya Kepada Academia

Published

on

By

Dari kursi Juri, Ariel Noah membagikan tips tentang menjaga kualitas suara bagi para academia..

Kabarhiburan.com – Pertarungan akhir di Top 40 Pop Academy akan berlangsung nanti malam, Senin (26/10). Acara ini disiarkan langsung dari Studio EMTEK City, Daan Mogot, Jakarta, mulai pukul 21.00 WIB.

Empat academia, yakni  Ani (Medan), Ivon (Ende), Jason (Salatiga) dan Olivia (Jakarta) dari Grup 10 akan berjuang merebut tiga tiket tersisa di babak Top 30 Pop Academy.

Sebelumnya, Pop Academy Grup 9 kian semarak oleh kehadiran Ariel Noah di kursi Juri, Jumat (23/10). Vokalis band Noah ini membagi tips kepada para academia tentang menjaga kualitas suara agar senantiasa bagus, yakni mengatur waktu istirahat yang cukup.

Audrey (Jambi) menjadi academia pertama mendapat banyak masukan untuk dapat tampil lebih baik lagi, usai menyanyikan lagu Rapuh.

Audrey (Jambi) bukan jalannya ke Top 30 lewat lagu ‘Rapuh’.

“Kamu sudah cukup mampu menaklukkan rasa grogi. Hanya saja, banyak pemenggalan lagu yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Kamu seharusnya dapat mencari nada yang tepat supaya dapat menguasai lagu ini dengan baik,” saran Armand Maulana.

Audrey kembali mencoba menaklukkan hati Dewan Juri dengan unjuk kebolehan memainkan alat musik guzheng. Bahkan, Ariel pun mencoba langsung memainkan guzheng dengan lagu Terus Melangkah.

Giliran Gio (Ambon) tampil memikat hati Dewan Juri lewat lagu Nyali Terakhir, berbuah dua standing ovation dari Soimah dan Carendelano.

“Aku sangat menikmati penampilan kamu dengan lagu ini. Kontrol nafas kamu sangat bagus dan penghayatan kamu juga bagus. Aku sangat senang dengan penampilan kamu malam ini dan semoga kamu juga dapat mencoba genre lagu lainnya lebih baik juga”, harap Soimah.

Sebaliknya, Tesha (Bali) mendapat banyak kritik atas penampilannya pada lagu Moving On.

“Kamu seharusnya bertanggung jawab atas pilihan lagu yang kamu nyanyikan. Musik dari lagu ini sebenarnya sudah cukup membantu supaya kamu dapat lebih menghidupkan lagu ini. Hanya saja mungkin karena kamu menyanyi seperti berpikir, sehingga masih belum terasa groove-nya,” ungkap Ariel.

Kezia (Bogor) berhasil memanfaatkan kesempatan kedua.

Kezia (Bogor) menjadi academia terakhir yang tampil dari Grup 9, membawakan lagu Ku Tak Bisa milik Slank belum mampu memuaskan Ariel, Armand dan Soimah.

“Aku hanya menikmati suara kamu yang bagus, tapi tidak dapat menikmati penampilan kamu yang cukup membosankan. Kamu harus dapat menyesuaikan seluruh penampilan kamu mulai dari suara hingga kostum. Kalau memang ingin membawakan lagu yang sendu, kostum kamu pun harus disesuaikan”, tutur Soimah.

Polling terakhir menempatkan Gio (Ambon) dan Audrey (Jambi) di posisi teratas, memastikan diri melaju ke babak Top 30 Pop Academy.

Sedangkan Tesha (Bali) dan Kezia (Bogor) masih harus tampil di second chance, karena perolehan polling akhir menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Tesha (Bali) memanfaatkan kesempatan kedua dengan menyanyikan lagu Cinta Pertama dan Terakhir. Sementara Kezia (Bogor) memilih lagu Pemeran Utama yang dipopulerkan oleh Raisa.

Armand Maulana dan Ariel ‘Noah’ sepakat untuk memberi kesempatan kepada Kezia (Bogor) untuk lanjut ke Top 30 bersama Gio dan Audrey. Sedangkan Tesha (Bali) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Pesan Aaliyah Massaid pada Single Terbaru, ‘Tak Searah’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Aaliyah Massaid resmi melepas single terbaru berjudul Tak Searah. Single ini menjadi yang keempat bagi Aaliyah yang kini tergabung di bawah naungan management MADE Entertainment.

Sebelumnya, Aaliyah telah merilis single ketiga dari album bertajuk Cintai (Tanpa Patah Hati).

Putri pasangan almarhum Adjie Massaid dan Reza Artamevia ini mengatakan, lagu Tak Searah menceritakan tentang sebuah hubungan dari satu pasangan yang masih berjalan, namun telah rusak dan tidak dapat diperbaiki meskipun telah berbagai macam cara yang dilakukan.

Alih-alih berusaha untuk memperbaiki, pasangan yang ada dalam single ini memutuskan untuk berpisah dan saling introspeksi diri, serta tidak saling menyalahkan satu sama lain.

“Pada single ini, aku ingin menceritakan dan menyampaikan pesan bahwa berpisah itu tidak selama salah. Ada kalanya dalam satu waktu kita memang harus berpisah demi kebaikan masing-masing pihak,” ujar Aaliyah, baru-baru ini di Jakarta.

Gadis kelahiran Jakarta, 8 Maret 2002 ini mengatakan bahwa doa dan harapannya terhadap lagu barunya itu masih sama dengan beberapa single sebelumnya.

“Semoga single ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi yang suka dengan lagu bergenre mellow. Karena liriknya sangat menyentuh,” ungkap Aaliyah Massaid.

Pika Iskandar, selaku pencipta lagu dan music producer dari MADE Entertainment mengungkapkan alasannya membuat single ini untuk Aaliyah.

“Kami menciptakan single ini untuk Aaliyah karena selain lagu ini sangat menyentuh, lagu ini juga easy listening. Dibalut dengan konsep musik 80-an, kami ingin pendengar dapat kembali bernostalgia ke masa tersebut,” ungkap Pika.

Kini, single Tak Searah sudah bisa didengarkan di berbagai music streaming platform, seperti Spotify, Joox, ITunes, dan Deezer.

Selain itu juga sudah bisa request di radio-radio berbagai daerah di Indonesia. Music video dari single ini juga sudah bisa disaksikan di Youtube Channel Aaliyah Massaid. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Catat! Kontestan Dumai, Lombok dan Sidoarjo Bertarung di Grand Final KDI Malam Ini

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Tiga kontestan Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Haviz asal Dumai, Gita dari Lombok dan Wahid asal Sidoarjo, telah melewati banyak tahapan.

Kini mereka sama-sama menatap Grand Final KDI 2020, yang berlangsung malam ini, Senin (26/10).

Malam puncak ini menjadi ajang pembuktian mereka sebagai bintang dangdut masa depan  di Tanah Air, sebagai Juara KDI 2020.

Penampilan mereka akan disiarkan secara langsung oleh MNCTV dari Studio RCTI+ mulai pukul 19.00 WIB.

Saat ditemui di sela-sela Konser Malam Puncak Kilau Raya MNC TV 29, Sabtu 24 Oktober 2020, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengenang masa-masa membangun MNCTV dari kecil.

Stasiun televisi MNCTV berkibar berkat terobosannya menggelar ajang pencarian bakat penyanyi dangdut, Kontes Dangdut Indonesia (KDI) pada 2004 silam.

“Perjalanan MNCTV sangat luar biasa. Saya teringat pertama kali memproduksi talent search KDI tahun 2004. Langsung melejit, dari bawah menjadi TV papan atas. Saya bersyukur kawan-kawan mampu mempertahankan prestasinya,” tutur Hary.

Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo pun berharap, MNCTV bisa terus menjadi pilihan masyarakat di Tanah Air.

“Harapannya, semoga MNCTV sukses terus, makin maju dan jadi tontonan yang baik bagi masyarakat,” ungkap Liliana.

Managing Director MNC TV Noersing memaparkan pada penampilan sebelumnya, Haviz berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan menyanyikan lagu Tidak Semua Laki-laki.

Begitu juga dengan Wahid yang memberikan suguhan tak kalah epik dari kontestan lainnya dengan membawakan tembang berjudul Gejolak Asmara.

Adapun, Gita sukses membuat kagum para juri dengan menyanyikan lagu Muara Kasih Bunda.

“Penasaran dengan penampilan 3 kontestan terbaik yang akan melaju ke babak Grand Final?_ Saksikan malam Grand Final KDI 2020, Senin 26 Oktober 2020, live di MNCTV dan RCTI+, pukul 19.00 WIB,” ujar Managing Director MNC TV Noersing, di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Sejumlah artis papan atas, lanjut Noersing, bakal memeriahkan acara ini. Mereka adalah Dewi Perssik, Betrand Petro Putra Onsu, Via Vallen, Alwiansya, Niken Salindri, Limbad, Rhomedal.

Selanjutnya, ada Vina Fan, Suci KDI, Marvin KDI, Iis Dahlia, Ayu Ting Ting, Nita Thalia, Danang, Ivan Gunawan, Okky Lukman, Ruben Onsu dan Vega Darwanti.

Jangan lupa dukung jagoan Anda dengan cara vote via SMS, caranya ketik KDI spasi (nama kontestan) kirim ke 95151. Dukungan ke peserta juga bisa diberikan melalui voting di RCTI+. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending