Connect with us

Musik

23 Provinsi Masih Bertahan di LIDA 2019

Published

on

Delila tersenggol membuat Papua Barat kehilangan seluruh Dutanya di LIDA.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Masih babak Top 36, namun jumlah peserta LIDA 2019 terus mengerucut. Termasuk Duta Provinsi kini tersisa 23 Provinsi yang masih bertahan untuk berkompetisi meraih gelar juara.

Delila yang tersenggol dari Grup 4, Rabu (6/3) malam, praktis  mengakhiri partisipasi Papua Barat dari LIDA 2019. Papua Barat menyusul provinsi yang sudah kehilangan seluruh Duta Provinsinya.

Sebut saja, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Papua, Riau, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya, kompetisi Top 36 Grup 5 menampilkan Haji (Bengkulu), Vita (Lampung), Rian (Kalimantan Utara) dan Ebi ( Jambi).

Dalam kesempatan ini, Haji menyanyikan lagu Euphoria  hanya mampu meraih 2 lampu biru dari Dewan Juri dan 4 lampu biru dari Panel Provinsi.

Juri Non Dangdut, Melly Goeslaw menilai Haji gagal di setiap interval dan kurang memiliki ciri khas dalam bernyanyi, sehingga hanya meraih nilai 17.84. Tidak cukup untuk membawanya ke babak selanjutnya.

Alhasil, Bengkulu hanya menyisakan seorang Nirwana yang sudah memastikan diri ke babak selanjutnya.

Suara Merdu Vita   (Lampung) Berhasil Memikat se;luruh Dewan Juri dan Panel Provinsi.

Sementara Lampung tampaknya masih menaruh harapan pada Vita, agar terus melaju ke panggung juara. Apalagi penampilan Vita semalam berhasil memikat seluruh Panel Provinsi dan Dewan Juri berkat  suara merdunya saat melantunkan lagu Sunyi.

“Dari look kamu sudah terlihat seperti bintang. Penghayatan kamu pun sangat baik dan saya sangat menikmati penampilan kamu malam ini,”  ujar Zaskia Gotik memuji Vita.

Gantian Inul memuji Rian (Kalimantan Utara), usai menyanyikan lagu Azza. Rian membuat lagu ini enak didengar dan penjiwaan yang tepat serta memiliki cengkok yang halus.

Ebi (Jambi) yang menyanyikan lagu Katanya, memang berhasil memperoleh  masing – masing 4 lampu biru dari Panel Provinsi dan Dewan Juri. Hanya saja, masih kurang mendapat respon dari Soimah.

“Di awal gaya kamu masih diam dan kontrol kamu juga lepas. Ada lirik yang kebalik dan saya belum melihat sesuatu yang baru dari Ebi malam ini,” ujar Soimah yang kemudian memarahi Jitrayut yang tidak benar saat menyanyikan lagu Katanya.

Hukuman Push up dari Soimah untuk Jitrayut.

Jitrayut pun melakukan push up sebagai hukumannya. Hal ini mengundang gelak tawa penonton karena cara push up uniknya, yang konon itu push up ala Thailand.

Konser Top 36 akan berlanjut ke Group 6,  menampilkan Alif (Kalimantan TImur), Dedi (Sumatera Barat), Hafiza (Sulawesi Selatan) dan Sheyla (Maluku).

Saksikan terus LIDA 2019 setiap hari LIVE pukul 20.30 WIB hanya di Indosiar. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Harapan Baru The Winner Lewat Single ‘Kau Luar Biasa’

Published

on

By

Band The Winner saat rilis single ‘Kau Luar Biasa’.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Drummer Posan Tobing bersama personil band The Winner lainnya menggebrak panggung Vin+ Cafe, di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/8).

Posan tampil dalam konser mini bersama empat rekannya: Yaya Fara (vokalis), Leon (gitar), Bayu Satria (keyboard) dan Icez (bass). Mereka berusaha memuaskan dahaga pecinta musik lewat 8 tembang cinta. Sebut saja, Lagu Cinta, Pusing, Pelan-pelan Saja, Selalu Cinta dan Masih Cinta.

Sebagai pamungkas, mereka memperkenalkan  single terbaru berjudul Kau Luar Biasa, ciptaan Doddy Katamsi (vocalis Elpamas) bersama para personil The Winner.

Menurut Posan, selain mudah diingat, Kau Luar Biasa  dinyanyikan Yaya Fara ini memiliki magnet kuat dalam liriknya:

Kau datang hapuskan luka lama/ Kau berikan kubahagia/ Kini ku telah menemukannya/ Kau tujuan hidupku.

Tak pernah kubayangkan, bila hidupku tanpa ada kamu/ Tak pernah kuinginkan, bila ragamu jauh dari aku/ Aku pastikan, kau luar biasa.

Lagu ini menjadi single kedua dari album kedua The Winner yang tengah disiapkan. Lagu ini menceritakan tentang seorang kekasih yang mampu menjadikan pasangannya sebagai seseorang yang sangat berarti.

Hadirnya The Winner yang kini bernaung di bawah label GP Records menjadi kabar baik bagi penggemarnya, yang merindukan musik rock di Indonesia kembali berjaya.

Posan membenarkan bahwa musik rock tidak terlalu terdengar belakangan ini.

“The Winner jarang tampil di acara televisi. Etalase musiknya lagi jarang atau acara musiknya jarang. Kalau ditanya band lain, ya sama. Acara musik lagi jarang. Kini berupaya kreatif, main di media sosial. Mungkin dengan mengcover lagu orang, yang penting The Winner tetap eksis,” jelas Posan.

The Winner berharap, single terbaru mereka bisa diterima oleh masyarakat luas, sehingga The Winner bisa terus berkarya yang lebih baik lagi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

‘Question Mark (?)’ di Album Baru Teddy Adithya

Published

on

By

Teddy Adhitya rilis album ‘Question Mark (?)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Setelah meraup sukses di album Nothing is Real (2017), musisi Teddy Adhitya kembali sambangi penggemarnya lewat album terbarunya berjudul Question Mark (?), yang akan pada rilis Jumat (23/8)  mendatang.

Sebelum sampai ke sana, solois berusia 28 tahun ini terlebih dulu menggelar diskusi mengenai album Question Mark (?), Selasa (20/8). Teddy mengajak tamu undangan yang hadir  ikut menyelami cerita di balik lirik hingga proses rekaman.

Bagi pria kelahiran Yogyakarta ini, album Question Mark (?) merangkum perjalanan individu yang diawali dengan aneka pertanyaan.

“Saat kita baru bangun tidur, maka hal pertama yang akan muncul di pikiran kita adalah pertanyaan,” ujar Teddy mencontohkan.

“Album ini merangkum perjalanan-perjalanan hampir setiap individu, mulai dari pertanyaan awal, ‘Aku jadi apa nanti?’ dan lain-lain,” jelasnya.

Perjalanan hidup masing-masing orang tentu berbeda-beda, sehingga setiap orang memiliki pertanyaan yang berbeda atas hidupnya.

“Setiap orang pernah mengalami keterpurukan hingga menemukan jawaban atas persoalan. Melalui proses sedih, kosong, depresi, jatuh, bangkit, kembali bertanya, dan akhirnya menemukan jawabannya,” ujar musisi yang hobi jalan-jalan ini.

Teddy bersama tim TED RECORDS  memerlukan waktu 2 tahun lamanya untuk menyelesaikan album  Question Mark (?). Dibantu musisi Kenny Gabriel sebagai Co-Producer, Teddy merekam materi album ini di berbagai tempat.

“Singaraja, Maribaya, dan Tabanan, merupakan pilihan semesta untuk membuat semua materi di album ini. Dengan peralatan studio yang dibawa sendiri dan mengkombinasikan dengan suara-suara alam di sekelilingnya,” jelas Teddy.

Album Question Mark (?)  dapat dinikmati melalui semua layanan musik dan video digital. Bagi penikmat atau pencinta bentuk fisik, akan dibuat eksklusif paket dengan jumlah terbatas.

Berikut judul lagu dalam album Question Mark (?) karya Teddy Adhitya: Thinking Thinking, Sweetly Silly, Really, Turn Me, Just You, 2 AM, What Have We Done, Everything is Everything, Don’t Catch Me, dan The Answer. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Pri.)

Continue Reading

Event

Nyanyikan “Pelet Cinta”, Soimah Bikin Goyang Seluruh Penonton Show Top 6 D’Star

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta-  Enam bintang melaju ke babak Top 6 D’Star. Semalam (14/8) babak Top 6 D’Star dibuka dengan penampilan Soimah lewat lagu “Pelet Cinta”. Lagu ini membuat seisi Studio 5 Indosiar bergoyang. Fildan, Rara, dan Aulia menjadi tiga bintang pertama yang tergabung dalam Grup 1 untuk berebut posisi ke babak selanjutnya.Setelah tampil secara berturut-turut sejak hari Senin, 12 Agustus 2019 lalu, malam tadi di Konser Show D’Star Top 6.

Grup 1 Fildan kembali hadir dengan penampilan spektakuler. Menyanyikan lagu “Hikayat Cinta” yang dipopulerkan oleh Dewi Persik. Kali ini Fildan berhasil ‘merampok’ hati Bebi Romeo.

“Kita semua sudah kerampok sama kamu. Kamu luar biasa dan pertahankan terus bagaimana cara kamu mengembangkan diri kamu kedepannya. Sukses terus Fildan !”, puji Bebi Romeo.

Bahkan Giring Ganesha yang selama ini belum pernah memberikan nilai 100, malam tadi Fildan berhasil meluluhkan hati Giring untuk memberikan nilai sempurna.

Lagu “Lima Menit Lagi” semalam terasa lebih spesial ketika dinyanyikan oleh Aulia, dengan aransemen musik yang berbeda. Tampil anggun mengenakan dress berwarna kuning, Aulia unjuk kebolehannya menari sambil menyanyi.

Meski sudah berupaya tampil sebaik mungkin, namun Aulia harus puas mendapat total skor lebih rendah dari Fildan dan Rara serta menerima beberapa kritik dari Dewan Juri salah satunya Giring Ganesha.

“Ekspresi kamu dalam menyanyikan lagu ini masih kurang menurut saya. Akan tetapi effort kamu luar biasa, gerakan juga oke. Terus kembangkan kemampuanmu karena kamu paket komplit”, ungkap Giring.

Suasana panggung D’Star seketika berubah ketika Rara menyanyikan lagu “Cinta Hanya Sekali” yang di mashed-up dengan lagu “Lingsir Wengi”. Rara mencoba untuk memasukkan unsur misteri pada penampilannya kali ini. Namun Soimah tampak belum puas dengan upaya Rara supaya tampil berbeda dengan sebelumnya.

“Saya masih belum merasakan sedih dan seramnya karena lagunya tidak tepat untuk diberi sentuhan seram. Konsepnya memang susah. Saya tetap bangga dengan Rara. Saya suka kamu sudah berusaha”, tutur Soimah yang malam tadi hanya memberikan nilai 99 untuk penampilan Rara.

Sementara akumulasi perolehan skor, dari dukungan pemirsa menempatkan Fildan di urutan teratas, disusul Rara dan Aulia. Pertarungan ketiga bintang masih akan terus berlanjut pada Konser Result Show D’Star Top 6 Grup 1 yang tayang pada hari Senin, 19 Agustus 2019 pukul 20.30 WIB LIVE dari Studio 5 Indosiar.

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending