Connect with us

Event

300 Selebritis Satu Komitmen di ‘Konser Amal Satu Indonesia’

Published

on

Agnez Mo membuka Konser Amal Satu Indonesia dengan lagu ‘Be Brave’.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Semangat gotong royong dari berbagai kalangan menjadi satu kekuatan dalam menghadapi wabah yang sedang melanda Tanah Air untuk tetap optimis dan mampu bangkit.

Demikian kesimpulan yang dirasakan pemirsa dan masyarakat sepanjang berlangsungnya  Konser Amal Satu Indonesia. Sebuah konser akbar yang menghadirkan 300 Selebrities dan disiarkan secara live di tiga layar sekaligus, SCTV, Indosiar dan O Channel, pada Minggu (10/5) sore hingga malam.

Konser tersebut merupakan wujud penghargaan tinggi EMTEK Group terhadap para pahlawan bangsa dalam memerangi Covid-19. Mulai dari Presiden RI, BNPB, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Tim medis, TNI, Polri, hingga seluruh masyarakat yang mematuhi anjuran pemerintah.

Melongok RSPI Sulianti Saroso

Menariknya, Konser Amal Satu Indonesia melibatkan para selebritis yang tampil sukarela alias gratis. Berlangsung mulai pukul 16.00 sampai 20.00 WIB, Minggu (10/5) lewat live streaming di aplikasi video.

Pembawa acara Indy Barends dan Indra Bekti mengajak pemirsa mengunjungi Wisma Atlet yang menjadi RS Darurat Corona, dilanjutkan oleh aksi para selebriti demi membangkitkan semangat berbagi kepada tim medis dan masyarakat terdampak pandemi.

Memasuki paruh waktu pukul 20.00 WIB, ganti Irfan Hakim hadir bersama Senandung Nacita dan Sheila Purnama. Mereka memandu acara Konser Amal Satu Indonesia yang dibuka dengan lagu Negeriku.

Lagu kebangsaan ini dikumandangkan para vokalis band terpopuler di Tanah Air, diantaranya  Ariel Noah, Pasha Ungu, Tantri Kotak, Giring Ganesha, Charly Setia Band, disusul oleh penampilan Agnez Mo menyanyikan lagu Be Brave.

Rossa melantunkan sebuah lagu bagi tim medis yang berjuang melawan covid-19

Suasana berganti dengan kehadiran penyanyi Rossa, mengajak pemirsa dan masyarakat untuk melihat dari dekat perjuangan dan pengorbanan tim medis di berbagai titik penanganan wabah corona. Mulai dari keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD), hingga harus terpisah dari orang-orang terkasih.

Rossa pun sempat menyapa langsung tim medis di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Selanjutnya Rossa bersama ratusan selebritis Tanah Air, mengajak pemirsa dan masyarakat agar menyalur donasi melalui rekening Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, untuk meringankan beban Tim medis.

Masih tentang RSPI Sulianti Saroso, Agnez Mo membuka perbincangan melalui sambungan video conference dengan Dirut RSPI Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH. Dari perbincangan dapat digambarkan sejauh mana perjuangan tim medis dalam menangani pasien covid-19. Terungkap pula, gugurnya salah satu tenaga medis dalam tugas.

“Indonesia bangga memiliki tim medis terbaik. Mereka adalah pahlawan bangsa yang berada di garda terdepan. Banyak hal yang patut untuk kita syukuri, salah satunya adalah memiliki banyak waktu dengan orang-orang terkasih,” ujar Agnez Mo.

Tebar Semangat Tetap Bersatu

Semua selebritis dalam konser ini sepakat menebarkan semangat positif kepada masyarakat Indonesia agar tetap bersatu, seperti yang ditampilkan Rhoma Irama berkolaborasi dengan penyanyi alumnus ajang pencarian bakat Indosiar, seperti D’Academy, LIDA dan Bintang Pantura. Mereka menyanyikan lagu berjudul Virus Corona, ciptaan Rhoma Irama.

Rhoma Irama berkolaborasi dengan para alumnus ajang pencarian bakat Indosiar, menyanyikan lagu ciptaannya, ‘Virus Corona’.

Sementara komika Ernest Prakasa, Raditya Dika, Abdel, Bintang Emon SUCA, Mo Sidik, Uus dan komika ternama lainnya, turut menghimbau masyarakat agar di rumah saja dan tidak mudik, demi menekan laju penyebaran Covid-19.

Tidak ketinggalan Golden Voices terdiri dari Titiek Puspa, Hetty Koes Endang, Iis Sugianto, Dessy Ratnasari dan Joy Tobing. Mereka tampil kompak membawakan lagu Arti Kehidupan karya Doel Sumbang.

Jelang penghujung konser, sportscaster dan para atlet berkolaborasi membawakan lagu Garuda Di Dadaku, penggugah semangat untuk tetap bersatu. Dilanjutkan para tenaga medis yang turut menyumbang suaranya bersama Agnez Mo menyanyikan lagu We Are The World.

Selama durasi penayangan Konser Amal Satu Indonesia, EMTEK Group berhasil menghimpun donasi dari pemirsa sebesar Rp 2.804.786.624.

Jumlah tersebut belum termasuk perolehan dana dari pihak sponsor pendukung Konser Amal Satu Indonesia, sebesar Rp 6.350.000.000.

“Seluruh hasil donasi dari pemirsa, pihak sponsor dan keuntungan yang terkumpul dari konser amal ini akan diserahkan kepada Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, untuk penanggulangan pandemi COVID-19,” ujar Sutanto Hartono selaku Managing Director EMTEK Group, dalam siaran pers, Senin (11/5).

Managing Director EMTEK Group, Sutanto Hartono Serahkan donasi dari pihak sponsor kepada Ketua YPA Peduli Kasih, Imam Sudjarwo untuk disalurkan kepada warga terdampak covid-19.

Sebelumnya, EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal (YPA) Peduli Kasih yang   berlangsung sejak Maret silam, juga mampu mengumpulkan donasi dari pemirsa SCTV dan Indosiar, pengguna Bukalapak dan pembaca Liputan6.com, senilai Rp 12.515.173.734.

Donasi tersebut telah disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan, dan sembako ke seluruh penjuru tanah air.

“Target Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih selanjutnya memiliki program #SejutaMaskerDanSembako untuk masyarakat yang terdampak COVID-19,” jelas Imam Sudjarwo, selaku Ketua Umum YPA Peduli kasih sekaligus Dirut Indosiar.

Lewat Konser Amal Satu Indonesia, EMTEK Grup memperlihatkan betapa semangat gotong royong dari berbagai kalangan menjadi satu kekuatan untuk menghadapi wabah yang sedang melanda negeri ini untuk tetap optimis dan bangkit kembali. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. SCTV)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Dendangkan ‘Bisik Bisik Tetangga’, Langkah Risa Terhenti di 8 Besar KDI 2020

Published

on

By

Ruben Onsu mengumumkan bahwa Risa harus terhenti perjuangannya pada panggung KDI 2020..

Kabarhiburan.com – Memasuki babak 8 besar Kontes KDI 2020, nuansa persaingan pun kian sengit, seperti terlihat di panggung MNC Studios, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (21/9) malam.

Kontes menampilkan Grup 1 yakni Wahid (Sidoarjo), Risa (Garut), Elsa (Tasikmalaya) dan Haviz (Dumai). Mereka saling beradu ketrampilan menyanyi yang terbaik agar dapat lolos ke babak berikutnya.

Wahid membuka kontes dengan lagu Tak Bosan membuat Eri Suzan terkesima. “Buat aku malam ini kamu sempurna,” puji Eri Suzan.

Selanjutnya, giliran Risa tampil di atas pentas juga berhasil membuat juri berdecak kagum, usai membawakan lagu Bisik Bisik Tetangga.

“Aku rasa Risa pada malam ini banyak perubahan pada minggu lalu, sekarang sudah lebih enak lagi production vocal-nya,” ujar Danang.

Elsa yang tampil setelah Risa, tidak kalah bagus dengan penampilan sebelumnya. Ia membawakan lagu Setangkai Bunga Padi dengan sempurna. “Elsa nyanyinya benar-benar power, jadi berasa lagunya,” kata Danang.

Kemeriahan kontes 8 besar grup 1 KDI 2020 ditutup dengan penampilan Haviz dengan lagu Lets Have Fun Together.

Keempat kontestan telah menampilkan penampilan terbaiknya. Ruben Onsu mengumumkan bahwa Risa harus terhenti perjuangannya pada panggung KDI 2020.

“Untuk masyarakat Indonesia dan keluarga Risa terimakasih banyak semuanya, juga teman-teman. Mudah-mudahan Risa bisa memberikan yang terbaik,” ungkap sendu.

Senin (28/9) mendatang, Kontes KDI 2020 akan menampilkan babak 8 besar grup 2. Mereka adalah Gita (Lombok), Rahman (Bogor), Cindy (Bone) dan Reka (Garut). (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok MNCTV)

Continue Reading

Event

Betrand Peto Putra Onsu Gelar Konser, Ruben Onsu Bangga

Published

on

By

Kabarhiburan.com – MNCTV sukses menggelar Kilau Konser Betrand Peto Putra Onsu di Studio 14, MNC Studios, Jakarta, pada Jumat (18/9).

Konser berdurasi 2 jam ini dipadukan dengan keindahan panorama Nusa Tenggara Timur dan tarian etnik ke atas panggung megah dan tata lampu spektakuker.

Betrand juga berkolaborasi dengan beberapa sahabatnya yang juga merupakan penyanyi top Indonesia seperti, Tiara dan Brisia Jodie Idol, Jihan Audy, Mario G Klau dan JKT48.

“Saya sangat bahagia malam ini karena bisa tampil di hadapan seluruh masyarakat, khususnya pemirsa MNCTV di mana pun berada. Semoga lagu- lagu saya banyak digemari dan disukai dan terlebih lagi dapat menghibur masyarakat,” ucap Betrand yang menyanyikan 15 lagu.

Di awal penampilanya, Bertrand menari yang diiringi oleh marching band yang lanjut menyanyikan lagu berjudul Telanjur Mencinta yang berduet dengan Tiara Andini. Dalam beberapa penampilannya, selain bernyanyi Betrand juga menari tarian asal NTT.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat dan orang-orang yang sudah memberikan dukungan kepada saya selama ini dalam berkarya dan terutama yang sudah ikut memeriahkan konser pertama saya malam ini,” ucap Betrand.

Tampak hadir pula keluarga Betrand Peto, yakni Ruben Onsu dan Sarwendah. Pasangan ini memberi dukungan sekaligus bangga pada Betrand yang tampil percaya diri di atas panggung.

“Terima kasih MNCTV yang telah memberikan kesempatan bagi Onyo (Betrand) nyanyi di panggung besar. MNCTV memberikan ruang bagi putra kami untuk bisa menampilkan sesuatu yang berarti dalam perjalanan hidupnya,” ujar Ruben.

Di tengah konser tunggalnya, Betrand diberikan kejutan dengan hadirnya Oma dan Opa Betrand. Tangis bahagia pun tak terbendung di mata Betrand. Air mata mengalir saat Betrand dipertemukan dengan Oma dan Opa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

PWI Jaya SJI Series Gelar Webinar: ‘Hoax Covid-19 Antara Pandemik dan Infodemik’

Published

on

By

Jakarta – Selama pemerintah belum menemukan vaksin penyembuh infeksi Covid-19, selama itu pula informasi seputar virus akan simpang siur membuat bingung masyarakat.

Beragam informasi sudah berseliweran di jagad media sosial tentang cara penyembuhan tanpa melalui tindakan medis. Ada yang mengatakan, Covid-19 dapat sembuh oleh deksametason, klorokuin, asap cair tempurung kelapa, minyak kayu putih, probiotik dan masih banyak lagi.

Semua informasi ini membuat masyarakat kian panik. Alhasil, perbaduan pandemi dan infodemi ini, membuat wabah yang seharusnya bisa diatasi dengan baik justru menjadi seperti bola liar. Ada orang yang lebih takut dengan pandeminya, namun, ada pula yang khawatir dengan infodeminya.

Beranjak dari persoalan tersebut, Forum PWI Jaya Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) Series akan menyelenggarakan webinar bertema: Hoax Covid-19 Antara Pandemik dan Infodemik, pada, Kamis, 17 September 2020, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Sayid Iskandarsyah, SE, MH selaku Ketua PWI Jaya, menyatakan dukungannya pada  program yang bermanfaat bagi banyak orang, apalagi saat ini kita dikepung Covid-19 yang entah sampai kapan akan berakhir.

“Melalui webinar diharapkan semua peserta bisa mengambil manfaatnya. Intinya kita ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Sayid Iskandarsyah, di Jakarta, Selasa (15/9).

Direktur SJI PWI Jaya, Romi Syahril, SSos, MM. mengaku khawatir dengan peningkatan jumlah orang yang terjangkit dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Semoga webinar ini bisa memberikan edukasi bagi kita semua tentang cara menyikapi Covid-19,” katanya.

Romi menambahkan bahwa paradigma orang terhadap wabah Covid-19 kian berbeda-beda. Ada yang cuek dengan menganggap wabah ini tak ada, selain banyak pula yang patuh menjalankan protokol kesehatan.

“Banyak pula yang berlebihan menanggapinya, sampai menutup diri dari pergaulan dan memilih tak keluar rumah sama sekali. Tapi semua itu pilihan,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan webinar, Forum PWI Jaya SJI Series mendapat dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Webinar ini menghadirkan empat narasumber yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah dr. Reisa Broto Asmoro – Jubir Satgas Covid-19, Dr. Marlinda Irwanti, SE, MSi – Direktur Pascasarjana Usahid, Sumarjono – Direktur Perencanaan Strategis & TI BPJS Ketenagakerjaan dan Apt. Dra. Julian Afferino, MS – CEO Pharma Care Consulting. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending