Connect with us

Event

60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang dan Indonesia, Delegasi Budokan Demonstrasikan 12 Jenis Seni Beladiri

Published

on

Dua atlet mempertontonkan adegan pertarungan pada cabang beladiri shorinji kempo.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tahun ini genap 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang. Berbagai acara menarik pun digelar untuk memperingati hubungan yang dibuka sejak tahun 1958 tersebut.

Salah satu di antara kegiatan yang dilaksanakan adalah kunjungan Delegasi Budokan ke Jakarta. Sebanyak 75 atlet mendemonstrasikan 12 jenis seni bela diri budo. Sebut saja Kyudo, Aikido, Naginata, Jukendo, Karatedo, Judo, Shorinji Kempo, Kendo dan Sumo.

Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang hadir mengisi setiap kursi penonton di Basket Hall Senayan, tempat diselenggarakannya demonstrasi beladiri tradisional Jepang ini, Minggu (11/11).

Tampak hadir di antara penonton adalah Sesmenpora Gatot S Dewo Broto, mewakili Menpora RI, dan jajaran pengurus organisasi olah raga Shorinji Kempo, PERKEMI (Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia).

Menurut Sesmenpora, kegiatan ini bagian dari kegiatan 60 tahun dibukanya hubungan diplomatic Indonesia dan Jepang, selain ingin memperkenalkan Nippon Budokan kepada masyarakat Indonesia.

“Seperti kita ketahui, beberapa di antara cabang beladiri ini sudah terkenal di Indonesia, seperti karate, judo, aikido, shorinji kempo. Poinnya, kegiatan ini positip,” ujar Gatot.

Jepang juga memanfaatkan momentum Asian Games dan Para Games yang baru saja usai, selain menjadi bagian menuju kegiatan olimpiade musim panas Tokyo 2020.

“Pak Menpora  berpesan agar momentum ini dimanfaatkan oleh para komunitas olahraga beladiri di Indonesia. Diharapkan tidak hanya sebagai penonton, namun bagaimana agar selama workshop ini dapat bermanfaat sebaik mungkin,” anjur Gatot S. Dewo Broto.

Menyoal carut marut di tubuh pengurus kempo di Tanah Air, Gatot enggan berkomentar banyak.

“Kami tidak mau intervensi. Biarkan mereka urus sendiri, tapi poinnya mengacu pada regulasi yang ada di tingkat internasional. Bukan berarti kami membiarkan mereka berpecah-belah, tetapi harus ikuti rule-nya yang ada,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Aksi Peduli Anak Bersama Wakuliner

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Wakuliner merupakan startup di bidang kuliner pertama di Indonesia yang terus berkembang pesat. Kali ini  mengadakan aksi kepedulian melalui kampanye WAKU-PEDULI untuk membantu anak-anak dan keluarga dhuafa.

Anthony Gunawan selaku CEO Wakuliner mengatakan bahwa perusahaannya ingin membangun kesadaran bersama bahwa kelaparan dan perbaikan gizi merupakan tanggung jawab bersama, karena anak-anak adalah penerus masa depan bangsa.

“Upaya merealisasikan WAKU-PEDULI ini, tentu saja tidak lepas dari dukungan seluruh pelanggan setia Wakuliner dan rekan merchant Wakuliner,” ujar Anthony Gunawan dalam rilis yang diterima Kabarhiburan.com, Sabtu (16/2).

Program pertama, Wakuliner mendonasikan Rp 500 untuk setiap pemesanan pelanggan di fitur Kuliner Nusantara dan Katering.

Semakin banyak pelanggan yang download dan memesan Kuliner Nusantara atau katering di Wakuliner, maka semakin banyak pula anak yatim piatu dan yayasan-yayasan yang terbantu WAKU PEDULI ini.

Program kedua, Wakuliner memberikan makan gratis kepada 1 keluarga dhuafa setiap harinya, bagi setiap perusahaan yang berlangganan katering harian di Wakuliner.

Sejak bulan Januari 2019, WAKU-PEDULI sudah membantu 3 keluarga dhuafa dan Panti Asuhan Putra Nusa di Jakarta Pusat.,

Acara WAKU-PEDULI juga  dilaksanakan di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3 Tebet, Jakarta Selatan pada hari Sabtu (16/2).

Dalam kesempatan ini Wakuliner membagikan nasi kotak dengan menu sehat bergizi, selain  aneka lomba lomba dan permainan menarik.

Acara menarik ini dihadiri Anthony Gunawan Tung Desem Waringin selaku presiden komisaris Wakuliner. mereka memberikan motivasi kepada anak-anak.

Seperti diketahui, selama kurun waktu 6 bulan hingga akhir tahun 2018, Wakuliner telah melayani lebih dari 20.000 pesanan katering dan 40.000 pesanan oleh-oleh kuliner nusantara. Jumlah pesanan dan revenue perusahaan meningkat sampai 400 persen.

Wakuliner akan terus berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program pemerintah yaitu anak-anak yang tahan pangan agar cukup gizi demi masa depan bangsa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Pendiri Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Dua Penghargaan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pendiri Widya Esthetic Clinic Banjarmasin, dr Ayu Widyaningrum meraih sekaligus dua penghargaan, yakni kategori Young Enterpreneur dan Top Woman versi Majalah Penghargaan Indonesia.

Dokter kecantikan ini  menerima penghargaan tersebut dalam perhelatan Gala Night Ceremony Best of The Best yang berlangsung di Hotel Aston, Jl TB Simatupang, Jakarta, Jumat (15/2).

“Alhamdulillah. Dua penghargaan ini sangat memotivasi saya untuk menjadi sosok yang jauh lebih baik,” ujar dr. Ayu Widyaningrum.

Perempuan yang berkecimpung di dunia model ini berharap agar prestasinya dapat menginsiprasi kalangan yang lebih muda darinya agar bisa terus berinovasi untuk menggapai prestasi.

“Dengan kerja keras dalam menciptakan suatu inovasi baru, keuletan dan kejujuran dalam bekerja akan mendapatkan hasil yang layak,” tambah Ayu yang tampil menerima penghargaan bersama 10 sosok berprestasi di dunia kecantikan, fashion dan pendidikan dari berbagai kota di Indonesia..

Malam pemberian penghargaan untuk yang terbaik dan berprestasi, dimaksudkan guna mendorong pelaku dunia usaha untuk mengukir prestasi dan mewujudkan visinya untuk Indonesia dalam menghadapi era globalisasi.

Penghargaan ini diberikan kepada  pribadi unggul yang dinilai kreatif dan inovatif. Berprestasi dan berjasa besar dalam upaya memberikan cakrawala sebagai tolok ukur karya putra bangsa, membangkitkan semangat guna menunjang sukses pembangunan nasional.

Selain merupakan prestise pengakuan terkait aktualisasi serta membuka peluang lebih luas dalam kancah nasional. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Miss Jambi Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Mahkota Miss Indonesia 2019 akhirnya disematkan ke atas kepala Princess Mikhaelia Audrey Megonondo. Miss Jambi ini dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2019.

Penyematan mahkota ini dilakukan oleh Miss Indonesia 2018, Alya Nurshabrina bersama Miss World 2018, Vanessa Ponce dari Meksiko, pada Malam Grand Final Miss Indonesia yang berlangsung di MNC Studios, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (15/2) malam.

Princess Mikhaelia mengaku sangat terharu sekaligus bahagia dengan prestasi yang diraihnya malam itu. Sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Jambi yang kali ini  menempatkan Miss Jambi menjadi Miss Indonesia 2019.

“Saya merasakan dukungan dari banyak pihak, dari finalis semuanya. Tanpa kalian, Princess nggak akan di sini. Aku mencintai kalian,” ujar Princess yang akan mewakili Indonesia pada kontes kecantikan, Miss World yang berlangsung di Thailand beberapa bulan mendatang.

Princess Mikhaelia sukses menyisihkan 34 finalis lainnya, di antaranya Miss Banten, Elisa Jonathan yang menjadi runner up 1 dan Miss Sulawesi Utara, Sharon Sumolang yang meraih runner up 2.

Princess Mikhaelia Audrey Megonondo yang lahir pada 30 Agustus 2000, kini menempuh pendidikan  di jurusan International Bussines Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

Sebelumnya Mikhaelia telah beberapa kali  menorehkan prestasi dalam bidang akademik, khususnya kompetisi bahasa asing. Princess menguasai tiga bahasa asing, yakni Bahasa Inggris, Mandarin dan Perancis.

Pengukuhan Princess Mikhaelia menjadi terasa spesial, lantaran baru kali ini Dewan Juri memilih Top 7 pada Malam Grand Final Miss Indonesia. Dewan Juri terdiri dari Liliana Tanoesoedibjo, Ferry Salim, Peter F Saerang, Natasha Mannuela, dan Maria Harfanti.

Mereka menilai ada tujuh finalis dari sesi Top 15 yang layak masuk ke babak berikutnya. Mereka adalah  Princess Mikhaelia Audrey Megonondo, Elisa Jonathan dan Sharon Sumolang.

Selanjutnya, Tamara Gondo menempati posisi empat,  Magdalena Rosari Ndona di posisi ke 5,  Yolanda Luciana sebagai juara enam, dan Vebiantri Hananto di posisi tujuh besar.

Setelah dikukuhkan sebagai Miss Indonesia 2019, Princess Mikhaelia Audrey Megonondo langsung disibukkan oleh berbagai persiapan menuju kontes Miss World 2019 yang akan berlangsung di Thailan, beberapa bulan mendatang.

Masyarakat Indonesia berharap, Miss Indonesia yang baru ini akan mampu lebih mengharumkan nama bangsa di ajang kecantikan dunia.

Seperti diketahui, pada tahun lalu, wakil Indonesia hanya bisa meraih posisi Top 30 di Miss World. Sementara pencapaian Indonesia tertinggi di Miss World hanya pernah diraih dua kali, lewat Maria Harfanti tahun 2015 dan Natasha Mannuela 2016 silam. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending