Connect with us

Event

7 Negara Hadirkan 35 Kontestan Bersaing di Ajang Dangdut Academy Asia 5 Indosiar

Published

on

Indosiar memperkenalkan seluruh kontestan dan komentator DA Asia 5, berlangsung di SCTV Tower, Rabu (16/10).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indosiar kembali mengemas program hiburan Internasional. Setelah sukses menggebrak lagu-lagu nostalgia lewat Golden Memories Asia, kini sudah menyiapkan  kompetisi menyanyi lagu dangdut antar negara-negara di Asia, Dangdut Academy Asia  5 (DA Asia 5).

DA Asia 5 dipastikan tidak kalah meriah dibanding penyelenggaraan DA Asia sebelumnya. Kali ini menambahkan 5 kontestan dari Filipina. Dengan demikian, DA Asia 5 menghadirkan 35 kontestan dari 7 negara, yakni  Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Timor Leste, Filipina dan Indonesia sebagai tuan rumah.

Ekin Gabriel selaku VP – PSRD Division Head Indosiar mengatakan, semua kontestan sudah melalui audisi terbuka yang diadakan sejak Juli hingga Agustus silam, difasilitasi oleh masing-masing negara.

“Ada 7 negara yang masing-masing mengirimkan 5 kontestan. Selain beradu kemampuan menyanyi dangdut, para kontestan juga akan memperkenalkan budaya dari masing-masing negaranya,” jelas Ekin dalam jumpa pers yang berlangsung SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10).

kontestan Indonesia yang akan berlaga di ajang DA Asia 5 Indosiar. Mereka adalah Faul, Randa, Maria Calista, Puput dan Sheyla.

Indonesia sendiri telah menentukan perwakilannya untuk berkompetisi pada DA Asia 5, yakni Faul, Randa, Puput dan Sheyla (pemenang dari kompetisi Liga Dangdut Indonesia) dan Maria Calista pemenang Dangdut Academy Celebrity.

Ekin menambahkan, bukan hanya penambahan kontestan dari Filipina yang membuat DA Asia 5 memberikan pertunjukan musik dangdut yang berbada dari sebelumnya.

“Masing-masing kontestan akan membawakan musik dangdut yang berkolaborasi dengan beragam genre musik, sehingga panggung DA Asia 5 akan menampilkan warna dangdut yang benar-benar baru,” jelas Ekin.

DA Asia 5  juga menjadi debut sebagai komentator bagi Reza Zakarya-juara 3 D’Star dan Fildan-juara 1 D’Star (2019). Keduanya akan bergantian hadir bersama komentator yang merupakan musisi senior dari 7 negara asal kontestan DA Asia 5.

Selain Reza dan Fildan, Indonesia juga menghadirkan komentator andal di bidang musik dangdut. Sebut saja, Soimah, Rita Sugiarto, Inul Daratista, Nassar, Dewi Perssik dan Zaskia Gotik.

DA Asia 5 yang berdurasi sekitar 60 episode akan dibuka dengan opening ceremony yang memperkenalkan 35 kontestan, pada Senin (21/10) yang disiarkan secara live mulai pukul 18.30 WIB.

Keesokan harinya, Selasa (22/10) kompetisi digelar secara live mulai 20.30 WIB lewat Konser DA Asia 5 Top 35. Keseluruhan kompetisi tersebut  akan dipandu oleh Gilang Dirga, Irfan Hakim, Ramzi, Jirayut dan Uyaina Arshad. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Semakin Seru, Panggung LIDA 2020 Memasuki Kontes Top 12

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ajang pencarian bakat Dangdut terbesar LIDA 2020 semakin mendekati tangga juara. Dari 70 Duta yang mewakili 34 provinsi, kini menyisakan 12 Duta atau Top 12.

Mereka adalah Dini (Sumatera Utara), Hari (Jambi), Wulan (Banten), Meli (Jawa Barat), Diyah (Jawa Timur), Eva (Nusa Tenggara Barat), Hamid (Nusa Tenggara Timur), Andari (Sulawesi Barat), Nia (Sulawesi Selatan), Aco (Sulawesi Tenggara), Gunawan (Maluku Utara), dan Janna (Papua Barat).

Tentu saja persaingan pun berlangsung kian sengit dan semakin menarik untuk dinikmati oleh pemirsa di rumah. Apalagi, kini mereka ditantang untuk berkolaborasi bersama para bintang Indosiar, baik LIDA maupun D’Academy.

Pada babak Top 12, maka para duta dikelompokkan ke dalam 3 grup. Grup 1 menampilkan Dini (Sumatera Utara), Diyah (Jawa Timur), Hamid (Nusa Tenggara Timur) dan Wulan (Banten), berlangsung Minggu (29/3).

Kolaborasi apik Diyah (Jawa Timur) dan Fildan DA berbuah standing ovation dari Dewan Juri.

Kontes LIDA Show Top 12 Grup 1 dibuka oleh penampilan Hamid (Nusa Tenggara Timur) berduet dengan Irwan DA. Mereka membawakan lagu Kembalikanlah Dia yang dipopulerkan Asep Irama.  Totalitas yang diberikan Hamid berbuah standing ovation dari semua Dewan juri.

Reza DA menilai penampilan Hamid sudah bagus. Suara tipis yang menjadi karakter Hamid dalam membawakan sebuah lagu sudah dapat dikatakan cukup kuat. Kalaupun ada kekurangan lebih pada artikulasi dari beberapa lirik lagu terdengar masih kurang jelas.

Sementara Diyah (Jawa Timur) tetap mengandalkan suara merdunya. Ia tampil bersama Fildan DA, mampu meraup 4 standing ovation, usai membawakan lagu Ae dil hal mushkii ciptaan Arkit Singh.

Menurut Dewi Persik, penampilan Diyah sudah sangat sempurna dari suara, penampilan di atas panggung dan gaya sudah sangat sesuai dengan karakter dirinya, sehingga terlihat sangat natural.

Tidak mau kalah dari Hamid dan Diyah, Wulan (Banten) yang bersinergi dengan Ical DA memberikan penampilan memukau saat membawakan lagu Oleh-oleh, yang dipopulerkan Rita Sugiarto.

Nassar mengungkapkan penampilan Wulan (Banten) sudah sangat sempurna dan menarik untuk dinikmati.

Dini (Sumatera Utara) bersama Rara LIDA menerbitkan harapan bagi Dini untuk melanjut ke babak berikutnya.

Sementara Dini (Sumatera Utara) yang berduet dengan Rara LIDA dalam lagu Maling yang dipopulerkan Nita Thalia, kembali membuat dewan juri melakukan standing ovation.

Dewan juri Elvi Sukaesih memuji penghayatan lagu Dini sudah demikian baik. Begitu pula dengan kolaborasinya dengan Rara,

“Penghayatan kamu sudah bagus dan kolaborasi kamu dengan Rara sudah sangat sempurna malam ini,” ujar Elvy Sukaesih kepada Dini.

Perolehan sementara Konser LIDA 2019 Show Top 12 Grup 1 menempatkan Wulan (Banten) berada di posisi terakhir. Hanya saja perolehan ini masih dapat berubah sesuai akumulasi besarnya dukungan dari pemirsa dan penilaian Dewan Juri.

Keempat peserta masih memiliki satu kali kesempatan, tampil maksimal di Konser LIDA 2019 Top 12 Result Grup 1 yang berlangsung Senin, 30 Maret 2020 pukul 20.00 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

PWI Jaya Peduli Salurkan Bantuan Dampak Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sebanyak 30 paket bantuan berupa sembako dan penunjang kesehatan yang diperoleh tim PWI Jaya Peduli, telah diserahkan kepada warga RT 04/RW 08 Petojo Binatu, Kelurahan Petojo Utara, Jakarta Pusat, Senin (30/3).

Guna menghindari kontak fisik dan kerumunan, serah terima bantuan harus dilakukan secara simbolis, dari PWI Jaya kepada perwakilan RT setempat, berlangsung di markas PWI Jaya, Jalan Suryapranoto nomor 8, Jakpus.

Ketua PWI Jaya Peduli, Nonnie Rering, mengatakan aksi ini bagian dari upaya membantu pemerintah dalam meringankan beban warga tak mampu di masa tanggap bencana nasional penanggulangan virus corona (Covid-19).

“Bukan semata sense of crisis masyarakat yang dibutuhkan, tapi juga pentingnya kepedulian bersama agar kita semua bisa melewati pandemi corona ini. Mohon diterima bantuan tak bernilai ini, semoga bermanfaat,” kata Nonnie saat menyerahkan bantuan kepada Putri dan Ihsan mewakili pengurus RT 04/RW 08 Petojo Binatu.

Nonnie juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang berpartisipasi dalam aksi galang dana PWI Jaya Peduli memerangi wabah virus corona yang telah dimulai sejak pertengahan Maret ini.

Masing-masing paket bantuan berisi beras 5 kg, hand sanitizer, masker, biskuit, minyak goreng, dan mie instan.

“Terima kasih atas bantuan dari PWI Jaya Peduli,” ucap Putri.

Dalam kesempatan itu juga hadir sejumlah wartawan untuk menerima bantuan PWI Jaya Peduli.

Bantuan tersebut diperoleh dari para donatur perorangan maupun instansi. Mereka adalah Joko Umboro, Agus Salim (Oval Advertising), Dharmawan Gunawan, Cak Herry (Laras Post), Nonnie Rering (Elatravel), H. Heru Pujiartono (Nendia Primarasa), Amy Atmanto, William Tjugiarto, Wahyu Surya Danil-Medan, Indra Surya Nasution – Medan.

Donasi lainnya datang dari Benny Susatyo (Uzone.id), Naek Pangaribuan, Umi Sjarifah (Majalah Sudut Pandang), Sumber.com, Koin24.id, Cornelius Naibaho (Pempred FaktaPers), Jakartanews, IKWI Jaya, Royal Media Indonesia Harian Indonesia, Danone, dan Let’s Go Chicken.

Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Jaya, Tubagus Adhi mengapresiasi apa yang dilakukan Nonnie dan kawan-kawan PWI Jaya Peduli.

“PWI Jaya Peduli juga harus concern terhadap apa yang terjadi di masyarakat. Apalagi kasus Covid-19 sudah menjadi permasalahan nasional, bencana yang tidak terduga,” ungkap Tb. Adhi yang juga pembina PWI Jaya Peduli.

TB.Adhi yakin masih banyak warga masyarakat yang peduli atas apa yang terjadi saat ini. “Untuk itulah PWI Jaya Peduli perlu hadir. Kita bisa menjadi jembatan untuk memenuhi apa yang diinginkan masyarakat,” jelasnya.

Senada disampaikan Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah, mengatakan  masyarakat  sudah banyak menyadari pentingnya mencegah penularan virus corona. Salah satunya dengan mengikuti imbauan pemerintah agar membatasi aktivitas di luar rumah selama 14 hari ke depan dan menjaga jarak fisik dalam interaksi sosial (social distancing).

Nonnie menambahkan, aksi galang dana dan sumbangan sembako atau alat penunjang kesehatan ini masih terus berlanjut. Bantuan donasi bisa disalurkan melalui rekening PWI Jaya, Bank BNI Cabang Harmoni Nomor 0018283591.

Untuk sumbangan sembako atau alat penunjang kesehatan silakan diserahkan langsung ke markas PWI Jaya. *

Continue Reading

Event

Wulandari (Sulawesi Barat) Cetak ‘Hattrick’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sejak Minggu (22/3) panggung Konser LIDA 2020 memasuki babak baru, Top 18. Sebanyak 18 Duta dari 16 Provinsi masih memiliki harapan untuk meraih hadiah total Rp 1 Miliar plus piala bergilir dari Indosiar.

Ke-18 Duta dikelompokkan menjadi 6 grup, masing-masing tampil secara bergiliran. Grup 1 Top 18  menampilkan  Wulandari (Sulawesi Barat), Diyah Safira (Jawa Timur dan Rana Safira (Sumatera Barat), memasuki konser pada Minggu (22/3) malam.

Penampilan mereka ditandai oleh penampilan cantik Dewan Juri, Dewi Perssik, membawakan lagu Kartonyo Medot Janji, berhasil menghangatkan Konser Top 18 grup 1.

Suasana hangat tersebut dilanjutkan oleh penampilan terbaik Rana (Sumatera Barat) melalui lagu Sudahlah, yang dipopulerkan Iyeth Bustami.

Dewan juri menilai terlalu banyak improvisasi, Rana (Sumatera Barat) tersenggol dari babak Top 18.

Rana memamerkan kreasi cengkok yang bagus pada suara indahnya, namun belum cukup memuaskan bagi Dewan Juri.

“Tadi kamu terlalu banyak improvisasi, sehingga aku tidak dapat menikmati lagu yang kamu bawakan,” ujar Dewi Perssik.

Sebaliknya, Diyah (Jawa Timur) kembali mencetak prestasi yang manis, yakni lima standing ovation dari Dewan Juri usai membawakan lagu Mimpi Manis. Diyah berhasil menyamai raihan standing ovation pada babak Top 24.

“Kamu selalu memberikan kejutan di setiap penampilan dan kamu selalu menikmati itu. Pokoknya aku selalu suka sama penampilan kamu. Keluarkan semua potensi kamu,” ujar Lesti DA.

Semangat ingin menyamai prestasi pada babak sebelumnya, juga menggelora pada Andari (Sulawesi Barat). Hadir sebagai penguasa grup di babak Top 33 dan Top 24, Andari ingin mencetak hattrick alias tiga kali kemenangan secara berturut-turut.

Tampil sebagai peserta terakhir, Andari memilih lagu Cinta Berpayung Bulan, yang dipopulerkan Mirnawati, berhasil meraih standing ovation dari empat Dewan Juri.

Apalagi, polling LIDA 2020 uga melambungkan nama Andari ke posisi polling teratas. Itu artinya, Andari berhasil mencetak tiga kemenangan secara berturut-turut, yakni Top 33, Top 24 dan Top 18, alias hattrick.

Sebenarnya polling LIDA 2020 menempatkan Diyah (Jawa Timur) ke posisi terakhir, namun Dewan Juri sepakat menyelamatkan atau memberikan wildcard bagi Diyah, yang tampil sempurna pada kontes kali ini.

Tampil memukau, Diyah (Jawa Timur) diselamatkan Dewan Juri dan melaju ke babak selanjutnya.

Diyah (Jawa Timur) dinyatakan berhak melaju ke babak selanjutnya. Sebaliknya Rana (Sumatera Barat) harus  berhenti sampai di babak Top 18 LIDA 2020.

Rana menyusul rekannya seprovinsi, Puspa (Sumatera Barat) yang tersenggol pada babak Top 24 pada Jumat (20/3). Masyarakat Sumatera Barat kehilangan seluruh idolanya di panggung LIDA 2020.

Situasi yang sama juga dialami masyarakat Bangka Belitung, menyusul tersenggolnya Cinta pada babak Top 24 yang berlangsung Sabtu (21/3). (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending