Connect with us

Event

Ajang Miss Indonesia 2018 Memasuki Tahap Karantina Hingga Malam Puncak

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ajang kecantikan Miss Indonesia 2018, kini memasuki babak finalis. Sebanyak 34 perempuan berparas cantik dan cerdas sudah terpilih. Mereka mewakili 34 provinsi, yang berhasil mengalahkan 1000 orang peserta  audisi yang telah digelar di lima kota besar, yaitu Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Jakarta.

Malam puncak Miss Indonesia akan digelar pada Kamis, 22 Februari 2018, pukul 21 WIB disiarkan dengan kemegahannya secara live dari MNC Studio. Acara ini akan dihadiri Miss World 2017, Manushi Chhillar dan deretan artis ternama Tanah Air.

Pada saat itu, satu dari 34 finalis ini akan dinobatkan menjadi Miss Indonesia yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2018, yaitu seseorang yang memiliki kecantikan serta kemampuan istimewa dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Direktur Produksi dan Program RCTI selaku TV penyelenggara, Dini Putri menyampaikan selamat kepada 34 finalis yang akan mengikuti tahap karantina selama 15 hari ke depan, yang diisi  dengan berbagai aktivitas dan pembekalan untuk menghadapi malam final Miss Indonesia.

“Saya senang melihat kalian masuk karantina. Di sana akan terlihat karakter-karakter yang sesungguhnya dari kalian,” ujar Dini saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (12/2).

Dini menitipkan pesan bahwa siapapun juaranya nanti, satu dari 34 finalis akan mewakili Indonesia di ajang Miss World. “Harapan saya setidaknya, 34 perempuan muda Indonesia yang ada di sini mendapatkan ilmu selama karantina dan bisa diterapkan usai keluar dari pemilihan Miss Indonesia,” katanya.

Para finalis Miss Indonesia 2018 didampingi Miss Indonesia 2017, Achitya Nielsen,

Menjadi Miss Indonesia 2018 tidaklah mudah. Ada berbagai kriteria yang harus dipenuhi. Selain mengandalkan para yang cantik saja, harus pula memiliki kepribadian yang menarik serta kepedulian sosial yang tinggi pula. Seperti terangkum dalam MISS (Manner, Impressive, Smart and Social).

“Kriteria itu menjadi modal besar untuk menjadi duta Indonesia yang nantinya menjadi wakil Indonesia di ajang Miss World 2018,” Liliana Tanoesoedibjo yang merupakan Chairwoman of Miss Indonesia Organization sekaligus Ketua Dewan Juri Miss Indonesia 2018.

Baginya, peserta dengan karakter yang memiliki nilai juang tinggi, semangat, pantang menyerah, cerdas dan cinta Indonesia ini akan menjadi nilai lebih bagi mereka. “Selama karantina penilaian 70% dan malam final 30% total 100%. Mereka juga akan mengikuti prejudging dan akan menambah nilai,” ujar Liliana. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Easy Goers Ajak Anak Yatim Piatu Pilih Sendiri Baju untuk Merayakan Lebaran

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 79 anak yatim dari Yayasan Marhaban Yatama dan Al-Abqo, langsung gembira ria saat mendapat tawaran untuk jalan-jalan ke Plasa Bintaro, tepatnya Cahaya Departement Store.

Diajak jalan-jalan saja sudah membuat mereka riang gembira. Apalagi, diizinkan untuk memilih sendiri pakaian dan sepatu baru yang diinginkan untuk dikenakan menyambut Hari nan Fitri, 1442 H, yang sudah di depan mata.

Dalam tempo relatif singkat, satu demi satu anak telah menenteng tas berisi pakaian maupun sepatu. Mereka dengan sabar menunggu teman lainnya yang masih sibuk memilih dan mencoba pakaian yang diinginkan.

“Alhamdulillah tadi ambil baju dan sweater. Senang, nggak nyangka bisa belanja di sini,” ucap Nia (13), anak yatim dari Yayasan Marhaban Yatama.

Kegembiraan sama juga dirasakan Ardi (17) dari Yayasan Al-Abqo. Ia bersama teman-temannya mengaku bersyukur diberi kebahagiaan jelang Lebaran, diajak belanja oleh Permata Warokka dari komunitas Easy Goers, Tangerang Selatan.

“Semoga ibu Permata sehat selalu, panjang umur. Dilancarkan segala usaha dan rejekinya. Alhamdulillah, sudah dua kali lebaran dibeliin baju baru,” ucap Ardi.

Kegiatan menggembirakan ini diinisiasi oleh Komunitas Easy Goers, mengajak anak-anak yatim belanja kebutuhan lebaran.

Tim Easy Goers begitu setia dan sabar menemani masing-masing anak memilih pakaian yang diinginkan. Tim lainnya berada di dekat kassa, sibuk menghitung nilai belanjaan masing-masing anak.

Menurut Yayak, humas Easy Goers, belanja bareng anak yatim menjadi acara puncak aksi sosial Easy Goers jelang Lebaran.

Sebelumnya, mereka sudah menggelar aksi sosial di berbagai lokasi di seputaran Jabodetabek, seperti menyalurkan sembako, buka bersama dan sahur on the road dan masih banyak lagi.

“Kami juga bekerjasama dengan organisasi atau komunitas yang punya misi sama. Seperti komunitas Seruni Pertiwi yang peduli terhadap kemanusiaan,” ujar Yayak menambahkan.

Permata Warokka sebagai pencetus ide sekaligus donatur dalam Easy Goers mengungkapkan bila kegiatan baksos sudah menjadi agenda rutin.

“Kegiatan berbagi ini sebenarnya sudah menjadi agenda aku setiap tahun dan selalu berganti-ganti kolaborasinya dengan komunitas,” jelasnya.

“Kebetulan sekarang berkolaborasi dengan komunitas Easy Goers, dimana aku solid bersama mereka dan alhamdulillah kegiatan yang positif ini berjalan dengan lancar,” tambahnya lagi.

Rencana kedepannya, komunitas Easy Goers akan menggelar bakti sosial lainnya. Seperti donor darah, sunatan masal dan pemeriksaan gigi secara gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Insya Allah, kedepannya masih banyak kegiatan sosial lainnya. Semoga pandemi segera berlalu dan kami bisa mewujudkan niatan Easy Goers yang selalu ada bagi mereka yang membutuhkan,” jelas Permata.

Tentang Easy Goers, Permata pun menjelaskan bila komunitasnya tidak sekedar berkumpul tanpa tujuan. “Jadi aku bersama komunitas Easy Goers ini bukan hanya group WAG dan sekedar nongkrong-nongkrong. Tetapi selalu ingin berbuat hal-hal positif untuk membantu siapa saja yang membutuhkan,” katanya mengakhiri perbincangan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

500 Paket Sembako dari IKWI DKI Jakarta Bagi Anggotanya dan Warakawuri

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Bertempat di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya Lantai 9, pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DKI Jakarta menyalurkan 500 paket sembako kepada anggota dan warakawuri keluarga anggota PWI Jaya, Minggu (9/5).

Kegiatan yang mengambil tema Pandemi Bukan Halangan Untuk Terus Berbagi tersebut merupakan bagian dari Bakti Sosial IKWI Jaya pada bulan Ramadan 1442 H. Tujuannya, untuk meringankan beban anggota dan warakawuri PWI Jaya yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian kita dengan keluarga besar IKWI yang ada di Jakarta dan sekitarnya,” kata Ketua IKWI Jaya Novi Enebelty, saat pembagian bantuan secara simbolis.

Lebih lanjut Ketua IKWI Jaya mengungkapkan, kebutuhan sembako bagi keluarga merupakan hal utama.

“Bingkisan yang berupa sembako ini, jangan dilihat dari harganya. Tapi inilah kepedulian kami pengurus kepada masyarakat maupun anggota kepada keluarga warakawuri IKWI Jaya,” imbuh Novi.

Dalam kesempatan itu, Ketua IKWI Jaya menyampaikan terima kasih kepada, PT. Kilang Pertamina Internasional Perum Perhutani (Persero), PT. PLN (Persero), Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih YPP, PT. Pertamina Hulu Energi, PT. Wijaya Karya (Persero).

Demikian pula, PT. Pelindo III (Persero), PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama, PT. Pertamina Lubricants, PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero), Nina Nugroho, PT. Jasa Marga (Persero) serta YBM PLN.

“Kami menyampaikan ucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dan kepercayaan para donasi. Mudahan-mudahan kerjasama ini dapat berlanjut untuk ke depannya,” ungkap Novi.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengapresiasi kegiatan penyaluran sembako yang dilakukan oleh Pengurus IKWI Jaya.

“Ini merupakan kepedulian yang besar dari Pengurus IKWI Jaya, berbagai di saat bulan Ramadhan di masa pandemi Covid – 19. Apalagi penyaluran sembako tersebut bukan hanya kepada anggota namun juga kepada Warakauri IKWI Jaya,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga di bagikan sembako secara simbolis kepada masih-masing perwakilan Warakawuri dan keluarga wartawan, yang nantinya dapat disampaikan ke masing-masing wilayah.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini, berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Sudah Berpartner dengan 800 UMKM, ‘meMiles’ Targetkan Sejuta Tahun Ini

Published

on

By

Eva Martini Luisa

Kabarhiburan.com – Telepon seluler seakan tidak terpisahkn lagi dari kehidupan masyarakat masa kini. Mulai dari meringankan pekerjaan, menemani belajar, mencari hiburan. Kalau perlu, telepon seluler pun menjadi teman setia dalam berbisnis.

Kemajuan teknologi komunikasi ini pula yang mendorong PT Aku Cinta Memiles (ACM), untuk terus memperkuat eksistensi dalam bisnis marketplace iklan di Tanah Air. PT ACM terus memperbanyak partnernya dari kalangan UKM (Usaha Kecil Menengah) maupun dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Eva Martini Luisa, selaku Executive Marketing PT ACM, membenarkan bahwa zaman sudah berubah menjadi serba digital. Mau tidak mau masyarakat harus mengikuti era digital. Setiap usaha, baik jual-beli maupun jasa sudah menggunakan digital. Sayangnya, masyarakat masih banyak yang kurang paham, bagaimana cara agar produk terjual lebih banyak.

“Disinilah meMiles mewadahi masyarakat, membantu para UMKM untuk mengembangkan usahanya melalui promosi usahanya di aplikasi meMiles,” jelas Eva Martini Luisa yang ditemui di sela-sela Seminar Bisnis UKM dan UMKM di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Minggu (9/5).

Menurut Eva Martini, meMililes merupakan aplikasi marketplace yang memberikan kemudahan bagi seluruh UMKM di 34 provinsi di Indonesia. Mereka bisa belajar dan dibantu, serta diberi strategi untuk mengembangkan usaha dengan sebaik mungkin sampai ke seluruh penjuru nusantara.

“Caranya, dengan mengikuti acara edukasi melalui zoom, training strategi bersama mentor berpengalaman untuk menjelaskan cara, semangat dan motivasi. Semua ini diberikan secara gratis,” jelas wanita bertubuh tambun ini.

Yang penting, kata Luisa, pengusaha tau dulu siapa target pasar. Selanjutnya aneka fitur yang sangat lengkap dan kreatif di aplikasi meMiles, akan membantu pengusaha untuk mengetahui siapa saja yang menginginkan produknya.

“Dengan kata lain, bila sudah mengetahui target pasarnya, maka akan lebih mudah bagi pengusaha untuk mengembangkan usaha dan kemana usaha tersebut mau dibawa,” katanya.

Eva Martini Luisa menambahkan bahwa meMiles telah berpartner dengan 800 UKM dan menargetkan mampu menjaring sejuta UMKM dari seluruh Indonesia. Ia meyakini bahwa melalui memIles maka usaha apapun bisa berkembang. Mereka sangat tertolong dan merasakan manfaatnya.

“Mereka bisa berkembang dengan sangat cepat, lalu menciptakan wirausaha baru dan lapangan kerja baru bagi orang disekitarnya. Dengan kata lain, mereka ikut membantu pemerintah mengatasi pengangguran,” pungkasnya.

Deddy, salah seorang peserta Seminar Bisnis UKM dan UMKM yang diselenggarakan meMiles membenarkan bahwa seminar tersebut bermaksud untuk menjadikan para UMKM bisa naik kelas, supaya menjadi wirausaha yang lebih sukses, berkembang lebih luas lagi.

“Bila penting, membuka peluang usaha untuk bikin francise” ujar Deddy, pemilik usaha garmen yang gabung meMiles sejak beberapa bulan silam.

“Setelah ikut meMiles, saya mendapat pesanan yang lebih banyak lagi, karena produk yang saya iklankan di MeMiles tidak hanya diliat oleh segelintir orang saja, melainkan di seluruh Indonesia,” jelasnya bangga.

Deddy menambahkan, dengan membayar Rp 1 juta, dirinya sudah mendapat ruang iklan produknya selama setahun.

“Saya juga dibuatkan video professional dan  video robotic, membuat iklan dproduk tampil lebih menarik terlihat di aplikasi meMiles. Itu membantu calon pembeli untuk mengetahui informasi secara lengkap tentang produk yang saya tawarkan,” ujar Deddy.

Bersama Deddy, hadir pula Nurul Cansah dengan nama usahanya, Nu’Can Collection. Ia baru beberapa hari  bergabung dengan PT ACM. Nurul mengkhususkan diri dalam membuat aneka kerajinan tangan kreatif berbahan kain perca dan limbah penjahit yang dijadikan aneka asesoris etnik.

UKM asal Pondok Gede, Bekasi ini didirikan oleh Nurul Cansah, yang merupakan perpanjangan dari usaha Tenun Lombok, Tapis Lampung dan Songket Palembang.

“Sebenarnya saya sudah memiliki tempat di Sarinah. Sekarang saya ingin mengembangkan pasar melalui meMiles, agar usaha kerajinan yang saya tawarkan diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Nurul. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending