Connect with us

Event

Ajang Pencarian Bakat Seni, ‘Byarr Indonesia’ Masuki Grand Final

Published

on

Titi DJ antusias sambut Malam Puncak ajang Byarr Indonesia

Kabarhiburan.com – Satu lagi ajang pencarian talenta baru dibidang seni telah lahir di Bumi Pertiwi. Namanya Byarr Indonesia. SCTV resmi terpilih untuk menayangkan Malam Final Byarr Indonesia, pada Sabtu (31/10), pukul 15.00 WIB mendatang.

Penyelenggaraan Byarr Indonesia yang digagas oleh Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) ini diharapkan mampu melahirkan keceriaan dan optimisme di tengah pandemi Covid-19.

Ketua IIPG sekaligus penyelenggara Byarr Indonesia, Yanti Airlangga menyebut ajang ini merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Kami ingin memberi semangat untuk terus berkreasi dan berkegiatan, meski harus mengikuti protokol kesehatan,” ujar Yanti Airlangga, yang sudah menyiapkan hadiah berupa Mobil dan uang sebagai modal usaha bagi para pemenang Gyarr Indonesia.

Ajang Byarr Indonesia diharapkan bisa menjadi pelepas penat masyarakat, karena menyanyi dan menari adalah salah satu bentuk keceriaan untuk menghilangkan beban pikiran.

Biarkan dirimu bersinar, Byarr Indonesia,” seru Yanti Airlangga, selaku penggagas Byar Indonesia.

“Kita melihat di media sosial, seperti  Intagram dan Facebook banyak yang menyanyi dan menari sebagai bentuk keceriaan. Lewat ajang ini kami mengajak ‘Byarrkan Dirimu Bersinar, Byarr Indonesia,” seru Yanti.

Byarr Indonesia telah menyisir bakat ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Seleksi yang dilakukan oleh Dewan Juri Rossa, Titi DJ, Aming, Yovie Widianto dan Nino RAN telah memilih 20 semifinalis.

Ke-20 semifinalis, baik perseorangan maupun kelompok akan mengikuti karantina di Jakarta. Selama itu pula Dewan Juri akan menetapkan 8 peserta saja yang berhak maju ke Acara Puncak Byarr Indonesia, yang berlangsung Sabtu (31/10) mendatang.

Tak hanya menilai, Dewan Juri juga akan memberikan tips tentang pengalaman selama berkiprah di industri hiburan.

Titi DJ membenarkan, bahwa kriteria penilaian sangat beragam, diantaranya keunikan karakter serta passion, bisa jadi peluang peserta meraih juara.

“Saya yakin peserta yang terpilih punya keunikan yang tidak dimilliki peserta kebanyakan. Saya juga akan berbagi pengalaman dan tips agar mereka tampil berkarakter di panggung nanti,” ujar Titi DJ yang sudah puluhan tahun menjadi penyanyi.

Mencari talenta baru dari berbagai latar belakang profesi yang berbeda di berbagai daerah, menjadi tantangan pihak penyelenggara,

Indra Mulyanto selaku GM Creative Indonesia Entertainment Produksi (IEP), ditantang menyiapkan tayangan yang berbeda dari ajang pencarian bakat pada umumnya.

Indra menambahkan bahwa latar belakang peserta yang beragam dan belum berpengalaman di panggung hiburan, merupakan  tantangan tersendiri pihak penyelenggara yang harus diatasi.

“Selanjutnya, dengan karakter masing-masing peserta yang berbeda, kami harus membuat tayangan grand final yang spektakuler. Ini memerlukan kerja keras,” ujar Indra. (Tumpak Sidabutar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Duta LIDA 2021 dari DKI Jakarta, Jihan dan Sawitri Idolakan Lesti Kejora

Published

on

By

Jihan, Duta DKI Jakarta di LIDA 2021

Kabarhiburan.com – Sebanyak 70 duta dangdut dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia yang sudah dinyatakan lolos audisi online. Mereka siap berkompetisi di ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim keempat di Indosiar, Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021.

Dua gadis belia, Jihan (14) dari Jakarta Utara dan Sawitri (16) dari Jakarta Barat, terpilih sebagai Duta DKI Jakarta, menyatakan siap bersaing di Top 70 bersama para duta dangdut dari 33 provinsi lainnya.

Menyukai musik dangdut sejak masih bocah, Jihan dan Sawitri kenyang pengalaman nyanyi di panggung off air. Kini mereka mendapat kesempatan yang diidamkan sejak lama, ikut ajang kompetisi LIDA 2021.

“Menyanyi di panggung off air, penonton tidak terlalu memperhatikan penampilan, yang penting menyanyi bagus,” ujar Sawitrio dan Jihan saat berbincang secara virtual, Minggu (7/3).

“Kalau di LIDA, ada juri yang akan menilai penampilan. Bukan hanya suara saja harus bagus, juga penghayatan dan ekspressi wajah juga harus sesuai dengan isi dan pesan lagu,” ujar Sawitri yang diamini oleh Jihan.

Melalui kompetisi LIDA, Jihan dan Sawitri pun menyampaikan harapan ingin menjadi penyanyi terkenal seperti sang idola, yakni Lesti Kejora.

“Lesti jadi juara D’ Academi 2014, aku baru nyanyi. Sejak saat itu, aku ngikutin cara dia nyanyi, cengkoknya, terus hafal lagu-lagu dia,” ujar Sawitri yang ingin duet bareng Lesti bila ada kesempatan.

Tidak mau kalah, Jihan juga mengidolakan Lesti. “Suaranya bagus, dia memotivasi aku ikut ajang LIDA dan berharap jadi penyanyi terkenal seperti Lesti,” ujar Jihan yang ingin memeluk Lesti bila kelak bertemu. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Talk Show Virtual Hanwha Life dan Miracle Aesthetic Clinic Dimeriahkan Tiara Eve

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Artis sekaligus DJ Tiara Eve tampak hadir dalam talkshow virtual bertajuk Love, Health and Beauty, yang berlangsung di World Trade Center, Jakarta, Jumat 5/3) siang.

Kehadirannya bukan untuk meracik musik, melainkan sebagai brand ambassador produk asal Korea Selatan berupa hand sanitizer DR. Harumi sekaligus produk madu Sikhye Honey Bee.

Tiara Eve pun menjelaskan secara detail manfaat hand sanitizer dalam rangka mencegah penularan  virus corona. Dia juga menjelaskan secara detail tentang manfaat madu bagi kesehatan.

Tiara Eve tidak sendirian. Talkshow ini juga menghadirkan David Yeom selaku CEO Hanwha Life Insurance,  Dewi Sukmowati selaku Regional Head Hanwha Life Insurance dan dr Renny Rosalita dari Miracle Aesthetica Clinic.

Dewi Sukmowati menjelaskan, mereka melakukan kolaborasi yang bertujuan untuk memperluas networking di tengah lesunya kegiatan bisnis di masa sulit akibat wabah virus Corona.

“Disini kami memperbaiki dan menata kembali struktur yang sudah lama mengendur. Ingin kami bangkitkan kembali dengan cara kolaborasi,” ujar Dewi Sukmowati, di sela-sela acara talkshow.

Seperti diketahui, Hanwha Life merupakan perusahaan asuransi ternama di Korea Selatan sejak 25 tahun silam, yang sudah 7 tahun lamanya menggarap pasar asuransi di Indonesia.

Davis Yeom diapit oleh Renny Rosalita (kiri) dan Dewi Sukmowati (kanan).

Sedangkan Miracle Aesthetic Clinic merupakan klinik kecantikan di Indonesia berkembang sejak 25 tahun silam, kini sudah memiliki 21 klinik perawatan kecantikan di berbagai kota besar di Indonesia.

Dewi menambahkan Hanwha Life memiliki RBC (Risk Based Capital) alias kemampuan membayar klaim kepada nasabahnya mencapai 6000 persen. Itu artinya, Hanwha Life memiliki kecukupan modal jauh di atas nilai yang dipersyaratkan OJK, yakni 120 persen.

“Di tengah dunia yang tidak pasti ini, Hanhwa life Insurance memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Dewi Sukmowati, selaku Regional Head Hanwha Life Insurance berpromosi.

Di tempat yang sama, dr. Renny Rosalita dari Aesthetic Clinic menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 cukup banyak masalah kulit yang terjadi pada saat penggunaan masker yang diwajibkan pemerintah. Dalam hal ini, Miracle memberi solusinya.

“Kami bisa bertahan selama 25 tahun, itu artinya kualitas pelayanan maupun kualitas SDM-nya sudah tidak diragukan lagi. Kami benar-benar menjaga kualitas pelayanan yang benar-benar premium untuk semua kondisi kulit, mulai dari kulit kering, penuaan dini, hingga masalah jerawat,” jelas Renny Rosalita. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

YPJI Galang Donasi via Live Streaming Bagi Korban Banjir Jakarta dan Jawa Barat

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Salah satu bentuk kepedulian terhadap penderitaan para korban bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia, Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI)  menggelar kegiatan penggalangan donasi bagi para korban terdampak.

Salah satu bencana yang baru saja terjadi yakni banjir di wilayah Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) pada 20 Februari 2021 silam, dijadikan sebagai fokus penggalangan dana ini.

Penggalangan dana terlaksana berkat kerja sama YPJI dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI), Politeknik STMI Jakarta, yang berlangsung sejak awal Februari 2020.

Penggalangan dana juga dilakukan lewat acara live streaming bertajuk ‘Live Charity Stream Disaster Relief’ secara online, yang digelar di Lobbyn Sky Terrace, Hotel Liberta, Kemang, Jakarta Selatan, yang berlangsung Kamis (25/2) malam.

Acara meriah tersebut tersebut dimeriahkan penampilan DJ Ay Claudia dan DJ Jasmine Larosie, dengan dipandu oleh host pengurus YPJI, yakni Pray dan D Novriansyah, selaku Kepala Bidang Donasi dan Sosial YPJI.

Donasi yang terkumpul dalam program ini akan disalurkan bagi masyarakat dan juga rekan jurnalis terdampak banjir di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Wakil Ketua YPJI, Mambang Yazid, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari YPJI ke masyarakat dan jurnalis yang yang terdampak bencana banjir.

“Sebagai jurnalis, kita turut merasakan penderita masyarakat terdampak banjir. Rencananya, kita akan serahkan donasi bagi korban banjir bersama teman-teman mahasiswa HMTI Politeknik STMI Jakarta,” ujar Mambang Yazid.

Dalam penggalangan donasi ini, YPJI juga bekerjasama dengan Mustika Ratu dan Lobbyn Sky Terrace Hotel Liberta, serta beberapa donatur pribadi yang enggan menyebut namanya.

“YPJI juga berterima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung kita. Terima kasih juga buat para donatur pribadi yakni Maya Miranda Ambarsari selaku President Director PT Batamec Shipyard, Vicky Muhamad, Gita, Puri, Igub, serta donatur lainnya,” ujar Mambang Yazid lagi.

YPJI, imbuh Yazid juga berharap, kegiatan penggalangan donasi bencana seperti ini bisa terus dilakukan lewat kerjasama dengan sejumlah donatur.

“Semoga musibah bisa cepat berlalu, termasuk pandemi Covid-19 agar bisa segera berakhir, dan kondisi kembali normal. Semoga program ini sedikit banyak dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” pungkasnya. (Rls)

Continue Reading
Advertisement

Trending