Connect with us

Musik

Alexandra Naviyanto Belajar Musik Otodidak Hingga Rilis Lagu ‘Words Left Unsaid’

Published

on

Alexandra Naviyanto

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bibit penyanyi bersuara emas sekaligus menulis lagu yang hebat, kembali mewarnai industri musik Tanah Air. Salah satunya datang dari Alexandra Naviyanto (13), diharapkan menjadi musisi bermasa depan cerah.

Gadis belia yang akrab disapa Alexa ini baru beberapa hari duduk di bangku kelas 10 SMA Global Islamic School, Tangerang Selatan, namun kualitas musik yang dimilikinya tidak bisa dianggap remeh.

Alexa begitu piawai bermain gitar, bahkan mampu menulis lirik lagu dan menyanyikannya dalam bahasa Inggris. Alexa pun memamerkan kemahirannya memetik gitar sambil menyanyikan lagu ciptaannya, berjudul Words Left Unsaid.

“Ini single pertama yang aku tulis,” ujar Alexa yang berharap bisa sukses di bidang musik dan pendidikan.

Lagu tersebut menjadi yang kedua yang dirilisnya, setelah lagu Kuasa Mu ciptaan Ilham beberapa waktu lalu.

Bukan tanpa alasan kalau putri semata wayang dari pasangan Alex Naviyanto dan Timor Setiorini ini menuliskan lirik lagunya menggunakan bahasa Inggris.

“Aku menulis lagu dalam bahasa Inggris, agar maksudnya lebih mengena. Memang yang terlintas di pikiran adalah lirik berbahasa Inggris,” jawab Alexa, yang didampingi ayahnya Alex Naviyanto, arranger Ilham Saputra dan Ferry selaku manager.

Words Left Unsaid menceritakan cewek yang ditinggal cowoknya, tapi masih berharap sama cowoknya,” ujar Alexa tentang proses pembuatan lagu yang merangkum pengalaman pribadinya dan cerita teman-temannya.

“Ide datang begitu saja ketika malam disertai hujan. Aku lagi dengerin lagu sedih gitu deh. Eh, tiba-tiba dapat inspirasi, langsung ditulis deh sambil main gitar,” cerita Alexa tentang lagu yang sudah bisa dinikmati di laman YouTube dan digital platform seperti Spotify.

Alexa mengaku semasa SMP sempat mengikuti kegiatan paduan suara di sekolah. Sebaliknya, kemahiran bermain gitar diperoleh secara otodidak menggunakan gitar milik ayahnya.

“Pertama kali dengar dia menyanyi, saya sempat kurang percaya. Dia (Alexa) itu pendiam dan sukanya di kamar saja. Tiba-tiba malamnya bilang sama saya punya lagu ciptaannya sendiri,” ujar Alex Naviyanto.

Alexa diapit oleh ayahnya Alex Naviyanto dan Ferry, bersama rekan-rekan Alexa.

Tak ingin menyia-nyiakan bakat putrinya, Alex menyampaikan kabar tersebut kepada Ferry dan Ilham. “Semua serba mendadak dan mengalir begitu saja sejak Juni hingga Juli sudah masuk dapur rekaman,” imbuh Alex.

Ferry mengamini kalau Alexa memiliki bakat menyanyi yang luar biasa, sehingga Ferry dengan bangga memberi kesempatan seluasnya berkarya bagi Alexa.

“Alexa punya bakat yang luar biasa sebagai pemula dalam industri musik. Alexa juga telah menjadi sumber inspirasi positif bagi teman-temannya,” ujar Ferry yang menambahkan bahwa Alexa sudah menginspirasi teman-teman seusianya untuk lebih giat berlatih dan berkarya.

“Yang tadinya hanya berdiam di rumah, kini mereka bersemangat untuk berlatih menyanyi dan menulis lagu,” jelas Ferry yang sudah mengumpulkan 4 anak berbakat menyanyi dan menulis lagu.

Alexa dan kawan-kawan akan bersinergi menyanyikan lagu berjudul Pahlawanku dalam momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75, pada 17 Agustus mendatang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Via Vallen, Danny Caknan dan Tiara Idol Bersaing Ketat di Ambyar Awards

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kata ‘Ambyar’ yang dipopulerkan almarhum Didi Kempot, MNCTV usung menjadi ajang penghargaan bagi insan musik Campursari dan Dangdut Milineal yang membawakan karya atau lirik lagu tentang patah hati, Ambyar Awards.

Puncak acaranya akan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2020  pukul 20.20 WIB, langsung dari Studio RCTI+, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta.

Ajang terbaru ini memiliki 8 kategori dan satu kategori spesial awards. Lima kategori diantaranya merupakan pilihan pemirsa melalui aplikasi RCTI+ dan Instagram @OfficialMNCTV.

Kelima kategori tersebut adalah Lagu Patah Hati Favorit, Pendatang Baru Terambyar, Penyanyi Cover Lagu Terambyar, Penyanyi Pria Favorit Terambyar, dan Penyanyi Wanita Favorit Terambyar.

Tiga kategori sisanya akan dipilih berdasarkan penilaian juri, yakni Lagu Patah Hati Terbaik, Penyanyi Terambyar Pria Terbaik, dan Penyanyi Terambyar Wanita Terbaik.

Nomine dipilih berdasarkan viewers di sosial media Youtube. Pemirsa juga dapat ikut memilih melalui aplikasi RCTI+ dan Instagram @OfficialMNCTV  mulai pada Minggu (9/8) sampai Kamis (27/8).

Acara puncak Ambyar Awards akan  dimeriahkan oleh Nita Thalia, Inul Daratista, Cak Sodiq, Via Vallen, Happy Asmara, Tri Suaka, Jihan Audy, Tasya Rosmala, Resa Lawangsewu, Ardea KDI, Lyia, Hendra Kumbara, Denny Caknan, Abah Lala, Ndar Boy, Ilux ID, Pendhoza, Dori Harsa dan Sintya Marisca.

Pengumuman pemenang Ambyar Awards yang akan dipandu oleh Vega Darwanti, Danang, dan Anwar, akan dikemas sesuai  protokol kesehatan Covid-19.

Berikut cara mendukung nominasi Ambyar Awards:

Aplikasi RCTI+:

  • Download aplikasi RCTI+, kemudian registrasi
  • Klik banner voting Ambyar Awards 2020
  • Baca terms & condition, lalu klik agree
  • Pilih kategori dan nominasi yang akan kamu vote
  • Pilih nominasinya
  • Setelah klik nominasi yang kamu pilih, akan muncul captcha, lalu klik I’m not a robot
  • Setelah itu lalu klik vote
  • Voting selesai

Instagram OFFICIAL MNCTV:

  • Follow Instagram @officialMNCTV
  • Pilih postingan kategori untuk vote
  • Like postingan tersebut
  • Periode vote: 9 – 27 Agustus 2020

Nominasi dan kategori dalam Ambyar Awards sebagai berikut:

Lagu Patah Hati Favorit

1.Gede Roso. Penyanyi: Abah Lala, ciptaan Abah Lala

2.Sugeng Ndalu. Penyanyi: Denny Caknan, ciptaan Denny Caknan

3.Perlahan. Penyanyi: Guyon Waton, ciptaan Andry Priyanta

4.Tak Ikhlasno. Penyanyi: Happy Asmara, ciptaan Happy Asmara

5.Mundur Alon Alon. Penyanyi: Ilux Id, ciptaan Noor Huda

Pendatang Baru Terambyar

1.Tatu. Penyanyi: Arda, ciptaan Didi Kempot

2.Kangen Nickerie. Penyanyi: Dorry, ciptaan Didi Kempot

3.Pamer Bojo. Penyanyi: Guyon Waton, ciptaan Didi Kempot

4. Tatu. Penyanyi: Happy Asmara, ciptaan Didi Kempot

5.Tatu. Penyanyi: Rena Ft Cak Sodiq, ciptaan Didi Kempot

Penyanyi Cover Lagu Terambyar

1.Pamer Bojo. Penyanyi: Abah Lala, ciptaan Didi Kempot

2.Dalan Liyane. Penyanyi: Happy Asmara, ciptaan Hendra Kumbara

3.Pamer Bojo. Penyanyi: Nela Kharisma, ciptaan Didi Kempot

4.Pamer Bojo. Penyanyi: Tiara Idol, ciptaan Didi Kempot

5.Satu Hati Sampai Mati. Penyanyi: Tri Suaka, ciptaan : Thomas Arya

6.Ditinggal Rabi. Penyanyi: Via Vallen, ciptaan: Yonanda NDX AKA

Penyanyi Pria Favorit Terambyar

1.Denny Caknan

2.Dory Harsa

3.Hendra Kumbara

4.Ilux ID

5.Ndarboy

Penyanyi Wanita Favorit Terambyar

1.Happy Asmara

2.Jihan Audy

3.Nella Kharisma

4.Tasya Rosmala

5.Via Vallen

Lagu Patah Hati Terbaik

1.Korban Janji. Penyanyi: Guyon Waton, ciptaan Andry Priyanta

2.Kartonyono Medot Janji. Penyanyi: Denny Caknan, ciptaan Denny Caknan

3.Dalan Liyane. Penyanyi: Hendra Kumbara, ciptaan Hendra Kumbara

4.Balungan Kere .Penyanyi: Ndraboy, ciptaan Ndarboy

5.Demi Kowe. Penyanyi: Pendhoza, ciptaan: Pendhoza

Penyanyi Terambyar Pria Terbaik

1.Denny Caknan

2.Hendra Kumbara

3.Ilux Id

4.Ndarboy

Penyanyi Terambyar Wanita Terbaik

1.Jihan Audy

2.Nella Kharisma

3.Tasya Rosmala

4.Via Vallen

Continue Reading

Musik

Konser ‘Live Streaming’ Fariz RM dan T-Bunc Collaboration untuk Perpustakaan Warabal

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bagai dua sejoli yang terus bergandengan tangan, Fariz RM Management dan Komunitas DJ (disc jockey) T-Bunc Collaboration melanjutkan kreativitas musik, sekaligus melakukan donasi bagi masyarakat yang memerlukan uluran tangan.

Jangkauannya pun kian meluas, baik terkait pandemi maupun di luar pandemi, seperti musibah kebakaran, banjir dan sebagainya.

Begitu pula donasi yang diberikan selalu tepat guna. Sebut saja, bantuan makanan siap saji, hand sanitizer dan masker bagi 100 pengemudi angkot yang melintas di stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, Sabtu (18/7).

Di lain kesempatan, mereka mendonasikan 108 paket peralatan mandi serta selimut bagi para korban kebakaran di kawasan Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (24/7) silam.

Suasana konser live streaming Fariz RM-T-Bunc Collaboration di Caferesto D’82, Bintaro, Sabtu (8/8).

Fariz RM mengatakan bahwa mereka terus berupaya membantu, selama masyarakat mendapat kesulitan.

“Kami sebisa mungkin, selama masih diberi kemampuan oleh Tuhan dan kesempatan untuk untuk berbuat bagi sesama, konsisten dalam membantu.” ujar Fariz RM, jelang tampil di konser live streaming Fariz RM dan T-Bunc Collaboration di Caferesto D’82, Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (8/8).

Donasi yang diperoleh dalam konser ini seluruhnya disumbangkan bagi Perpustakaan Warabal (Warung Baca Lebakwangi), yang pengunjungnya didominasi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Parung, Bogor, Jawa Barat.

Konser live streaming nan meriah tersebut menampilkan 6 DJ perempuan dari T-Bunc Collaboration tampil solo. Puncak acaranya menghadirkan Fariz RM diiringi DJ Ringin Bierlee  mendendangkan 6 lagu hits, diantaranya Hasrat dan Cinta, Sakura dan Barcelona.

Ringin Bierlee yang merupakan founder T – Bunc Collaboration membenarkan bahwa pengumpulan donasi dalam rangka aksi sosial untuk membantu masyarakat yang kekurangan.

“Kita coba live streaming dari T-Bunc, D’82, SWI Serikat Wartawan Indonesia dan FRM Management. Hari ini, kami non komersial, tidak ada yang dibayar. Kami betul-betul charity,” jelas Ringin.

Kiswanti, pendiri perpustakaan Warabal, Parung (kanan) menerima donasi berupa buku Nia Tresna founder Route 80’s dan Edi, relawan SWI.

Kegiatan sosial kali ini, Fariz RM Management dan T-Bunc Collaboration didukung oleh Komunitas Route’80, yang menyumbangkan puluhan judul buku bagi Perpustakaan Warabal.

Hadir pula Serikat Wartawan Indonesia (SWI) yang kemudian mendistribusikan bantuan Fariz RM agar tepat sasaran, berupa puluhan paket sembako bagi anak-anak pengunjung perpustakaan Warabal Lebakwangi, Parung, Jawa Barat. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Musisi Rieke Roeslan Dukung Liebie Bersaing di Industri Musik

Published

on

By

Liebie merilis lagu ‘Marah-Marah Melulu’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi covid-19 memaksa orang untuk diam di rumah. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan, tetapi kreativitas akan menemukan jalannya sendiri. Caranya, dengan beradaptasi seperti yang dilakukan Liebie.

Pada saat bisnis kuliner yang Liebie geluti tengah terpuruk, Liebie mengalihkan perhatian pada hobinya menyanyi dan tekun berlatih.

“Kali ini saya serius untuk terjun sebagai penyanyi dangdut,” ujar Liebie yang sudah sering menyanyi di berbagai acara hajatan, sampai bertemu dengan musisi kawakan, Rieke Roeslan dan Andika Mahesa.

Rieke Roeslan lantas mengasah kemampuan vokal, sedangkan Andika Mahesa bertindak sebagai produser bagi Liebie saat merilis single perdana berjudul Marah-Marah Melulu.

Lagu ciptaan Gilang A.K ini menceritakan tentang seseorang yang tidak nyaman karena pasangannya terlalu posesif.

“Pasangannya selalu curiga saat sejolinya berada jauh darinya. Selalu menelepon, whatsapp bahkan video call, yang mengganggu kenyamanan,” ujar Liebie dalam diskusi interaktif bertajuk Berkarya di Tengah Pandemi, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Rieke Roeslan diapit oleh Opa Andre dan Liebie dalam diskusi ‘Berkarya di Tengah Pandemi’.

Rieke Roeslan mengaku senang bisa bertemu penyanyi baru yang memiliki bakat dan berkemauan keras untuk belajar agar lebih baik.

“Saya senang ketemu dengan penyanyi baru yang punya kemauan keras untuk belajar menjadi lebih baik, entah itu olah vocal atau yang lain. Ke depan Liebie sudah harus mengerjakan sendiri promonya di medsos agar cepat dikenal orang,” katanya.

Rieke kemudian memberi tips promosi mandiri melalui media sosial agar dikenal lebih cepat.

“Misalnya hari ini bikin dan mengunggah tulisan apa, lalu besok apa dan seterusnya. Jadi harus dipersiapkan dengan baik,” jelas Rieke.

Selain Liebie, Rieke Roeslan dan Gilang A.K, diskusi Berkarya di Tengah Pandemi juga menghadirkan para pengamat musik dan wartawan senior. Mereka adalah Opa Andre dan Bens Leo, serta Irish Blackmore selaku moderator.

Bens Leo mengatakan bahwa lagu Marah-Marah Melulu memiliki keunikan dibanding dengan lagu lagu dangdut yang pernah ada.

“Yang menarik dari lagu ini, ada semacam campuran aransemen. Meskipun lagunya bergenre dangdut, tetapi ada sisipan EDM. Jadi, saya pikir ini cukup bagus,” jelas Bens Leo yang dibenarkan oleh Opa Andre.

Saya melihat Liebie memiliki karakter vokal yang kuat dan memang bagus lagunya juga, baik dari musik maupun konsep video klipnya. Lagunya itu sangat cocok untuk platform Tik Tok,” kata Opa Andre.

Single Marah-Marah Melulu milik Liebie sudah tersedia di berbagai platform digital store, mulai Jumat (7/8). Sedangkan video klip dapat dinikmati di kanal YouTube Musicblast.id. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending