Connect with us

Musik

ANGKLUNG ORKESTRA FESTIVAL DIGELAR KABUPATEN KUNINGAN

Published

on

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung Kabupaten Kuningan Jawa Barat dalam upaya pelestarian nilai-nilai budaya tradisional serta menjaga keberlangsungan seni tradisi dengan menyelenggarakan Gelar Budaya Angklung bertajuk “Angklung Orkestra Festival 2017”, sekaligus dilakukan Pendeklarasian Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Angklung, yang bertempat di Lapangan Pandapa Paramarta (komplek stadion Mas’ud Wisnusaputra) Kuningan, Jawa Barat.

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara menyambut baik dan mengapresiasi prakarsa strategis Pemkab Kuningan menggelar even ini. Mengingat sejak Angklung ditetapkan badan dunia UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (Intangible Culture Heritage Humanity) asli dari Indonesia, maka perlu diwujudkan dan diimplementasikan dengan menjaga, memelihara, melestarikan dan meregenerasikan angklung di seantero nusantara.

Angklung diatonis, sebuah alat musik terbuat dari bambu yang sudah mendunia, ternyata cikal bakalnya lahir di kabupaten Kuningan, adalah Daeng Sutigna sang pencipta yang berhasil mengembangkan angklung dalam rangka mengawal amanah UNESCO, dan masyarakat telah menyatakan komitmennya dengan mendeklarasikan Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Angklung, ini momentum bagi para pemangku kepentingan dalam upaya pelestarian nilai-nilai budaya tradisional untuk mensejahterakan masyarakat.

Ukus Kuswara dalam sambutannya dihadapan Bupati dan Wakil Bupati, Rektor ITB, Ketua dan anggota DPRD serta Muspida, dan para pelajar serta tokoh masyarakat Kabupaten Kuningan, menyatakan alat musik angklung dapat menjadi salah satu simbol persatuan dan kebersamaan, karena bermusik aklung harus dimainkan lebih dari satu orang, karena satu angklung memiliki satu nada. “Tadi masing-masing memegang angklung, ketika konduktor memberi aba-aba untuk membunyikan berbarengan maka terdengar suara enak, artinya ketika kita bersatu padu dan bersama maka akan tercapai cita-cita yang kita inginkan”, ungkapnya.

Oleh karena itu menurut Ukus, sebetulnya Kabupaten Kuningan sudah punya filosofi yang luar biasa, dimana orang tua kita sudah mewariskan sesuatu yang bisa bermanfaat. Khususnya bidang pariwisata, Kuningan memiliki obyek wisata budaya, alam dan buatan serta fasilitas penunjang yang tercipta berkat warisan orang tua yang telah dilestarikan oleh generasi penerus secara berkesinambungan.

“Selain pertanian menjadi prioritas pembangunan, mari jadikan sektor pariwisata di Kuningan nomer satu, karena pariwisata yang paling mudah dan murah untuk mensejahterakan rakyat, dan angklung menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kuningan”, kata Ukus Kuswara di acara Gelar Budaya Angklung.

Dijelaskan oleh Ukus, sebagai Kabupaten Angklung, dan apabila angklung pengembangannya sebagai daya tarik pariwisata, maka yang perlu dilakukan oleh Pemkab Kuningan beserta pemangku kepentingan, tugasnya adalah pertama memetakan dimana letak rumpun bambu, bagaimana bambu dilestarikan dan memberdayakan petaninya; kedua dimana tempat pembuatan angklung, dan ketiga bagaimana mendidik masyarakat khususnya generasi muda untuk mempertunjukan angklung.

“Kalau angklung dikembangkan maka ekonomi rakyat akan maju, pariwisata di tempat-tempat pembuatan dan pertunjukan angklung, disekitarnya dapat didirikan dan dimanfaatkan sebagai homestay yaitu rumah warga yang sebagian kamarnya bisa disewakan kepada wisatawan yang ingin melihat, belajar membuat dan bermain” tegas Ukus. Kementerian Pariwisata telah mengembangan promosi pariwisata melalui teknologi digital dengan membuat portal ITX, dan sekarang homestay bisa di manage dan dipasarkan melalui IT, silahkan mendaftar dan homestay di Kuningan akan dipasarkan ke seluruh dunia, wisatawan mancanegara akan memesan dan bertransaksi via dunia maya.

Pagelaran Angklung Orkestra oleh Saung Udjo Arumba, dimeriahkan juga dengan permainan angklung oleh pelajar SD, SMP, SMA dan UPTD serta musik kolaborasi tradisi dan Rampak Pupuh Guru. Penonton yang memenuhi lapangan Pandapa Paramarta mencapai seribu orang masing-masing dibagikan sebuah angklung.

Secaramassal dipandu oleh konduktor dari Saung Mang Udjo memainkan musik dengan lagu Kasih Ibu (lagu anak) dan Ayah (Koes Plus) dan dengan semangat kebersamaan dan keterpaduan menciptakan harmonisasi yang baik, semoga masyarakat Kabupaten Kuningan yang menjunjung tinggi filosofi dan kearifan lokal melalui angklung, akan menjadikan kebersamaan menuju keberhasilan. Mari kita dukung bersama. (Buyil)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Trauma Cinta Dikhianati, Gamma1 Luncurkan Lagu ‘Sendiri’

Published

on

By

Para personel Gamma1

Kabarhiburan.com – Gamma1 kembali merilis lagu terbaru berjudul ‘Sendiri’. Mereka ingin mengulang sukses setahun silam, saat berduet dengan Happy Asmara, merilis lagu Bertepuk Sebelah Tangan.

Lagu Sendiri tercipta spontan di tangan Heri, sang vokalis. Musiknya pun sengaja dibuat berbeda dari lagu-lagu Gamma1 sebelumnya, yakni lebih slow tanpa menghilangkan ciri khas musik Melayu ala Gamma1, dengan formasi: Nilam dan Heri (vokalis), Panji (keyboard), Andan (drum), Alung (gitar) dan Pandi (bass).

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang memutuskan untuk berdiam diri tanpa memikirkan cinta, karena rasa sakit dan trauma dikhianati sang kekasih. Namun, kesendiriannya hanya sementara sifatnya.

Keadaan ini relate dengan kehidupan percintaan banyak orang dan bisa didengar lewat lirik berikut, “Lebih baik aku sendiri, daripada nanti sakit hati, menangis lagi dan kecewa, lebih baik aku begini walaupun sendiri.”

Menurut Heri, materi lagu sudah ada sejak 2019-2020. Hanya saja, pandemi virus corona, membuat mereka di Bangka Belitung tidak bisa ke mana-mana.

“Akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan rekaman jarak jauh. Biasanya, saya didampingi pengarah suara, sekarang semuanya sendiri. Jadi, sesuai insting saja. Hasilnya, saya merasa puas,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Di sisi lain, video klip digarap oleh sutradara muda, Dmaz Brodjonegoro, setelah diskusi dengan Trinity Optima Production, memilih beberapa kejadian nyata yang nempel di benak para netizen dan masyarakat Indonesia.

“Konsep ini bukan berarti menyindir pihak-pihak tertentu, justru ingin mengingatkan orang banyak untuk menjauhi toxic relationship demi kesehatan jiwa raga setiap orang,” jelas Dmaz Brodjonegoro.

Proses syuting tidak menampilkan para personel Gamm1. Porsi mereka digantikan dengan cerita dari awal sampai akhir,” jelas Dmaz yang menambahkan bahwa proses syuting berlangsung selama 15 jam.

Heri dan kawan-kawan berharap lagu Sendiri bisa diterima dengan baik oleh seluruh pecinta musik Tanah Air dan mancanegara.

“Gammania (sebutan untuk para fans Gamma1) sudah menunggu karya kami. Semoga pandemi corona cepat berlalu, kita semua tetap sehat dan para musisi Indonesia kembali bebas berkarya,” pinta Heri. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Prince of Ska Indonesia Rilis Single Terbaru ‘Thank You Lord’

Published

on

By

Denny Frust , Prince of Ska Indonesia

Kabarhiburan.com – Mengucap syukurlah dalam segala hal. Pesan itulah yang ingin disampaikan musisi reggae Denny Frust dalam karya terbarunya.

Musisi yang memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia resmi meluncurkan single bertajuk Thank You Lord, pada 28 Juni 2021 mendatang.

Bersama lagu terbarunya, Denny menyampaikan rasa syukur karena masih bisa terus berkarya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung surut.

Thank You Lord merupakan lanjutan dari single Tak Melebihi Kekuatanmu, yang rilis sebelumnya.

“Dengan tujuan untuk semakin menguatkan kita dalam menghadapi dan melalui pandemi ini, salah satunya dengan bersyukur,” jelas Denny Frust dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6).

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah untuk mengingatkan bahwa apapun yang kita dapat, baik dan buruk. Kita wajib bersyukur,” tambahnya.

Menggarap single Thank You Lord, Denny tidak sendirian. Ia mendapat dukungan dari sahabatnya sesama musisi. Sebut saja, Freed Gasa mengisi bass, Javier Aswebert mengisi gitar dan Andreas Ponda untuk horn section dan suara latar.

Sedangkan mixing dan mastering ditangani oleh Bastian Cozy dari Cozy Republic. Mereka mampu menyelesaikan proses rekaman Thank You Lord selama satu bulan.

Seperti judulnya, Denny sengaja menulis lirik berbahasa Inggris, maksudnya agar bisa menjangkau lebih banyak pendengar, di Indonesia dan mancanegara.

Itu sebabnya, Denny memanfaatkan benar kemajuan teknologi dalam upaya promo, yakni stasiun radio, media online, hingga digital music platform.

Kelak setelah merilis single Thank You Lord, Denny akan melakukan tur ke berbagai kota. Kota yang dipilih adalah kota-kota di Indonesia berzona hijau, dilakukan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga lagu ini bisa menjadi berkat buat banyak orang. Menguatkan kita untuk tetap optimis melewati pandemi dan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur,” pungkas Denny Frust. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Meidina Wujudkan Mimpi Lewat Single ‘Cukup Sudah’

Published

on

By

Meidina kini meramaikan industri musik Indonesia

Kabarhiburan.com – Solois asal Jakarta, Meidina, mencurahkan perasaan terdalamnya menyanyikan single berjudul berjudul Cukup Sudah, karya Muhamad Amirudin.

“Ini keinginanku sejak lama. Kini terkabul, memasuki industri musik Indonesia,” ujar Meidina saat mengenalkan single perdananya, di D’Luna Café di Kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (21/6).

Karakter suaranya yang serak-serak basah dipadu oleh iringan musik berirama pop, saat mengisahkan perjalanan cinta yang putus di tengah jalan, terasa menyayat hati.

“Lagu ini bercerita tentang orang yang sedang patah hati karena dikhianati. Cukup sudah disini bisa berarti luas, termasuk pandemi yang kini melanda Indonesia, Cukup Sudah,” ujar Meidina, yang mahir bermain keyboard.

Bakat menyanyi Meidina terasah sejak masih bocah, sering memenangkan ajang lomba nyanyi. Sempat pula menjadi wakil paduan suara antar sekolah sekolah. Seiring dengan waktu,  Meidina merambah ke beberapa café di Jakarta, sempat pula menjadi penyanyi homeband di berbagai program televisi nasional.

Begitu kenyang pengalaman sebagai biduan, kini lulusan London School of Public itu memberanikan diri merilis single. Meidina menggandeng Bertiga Musicprod’s, menyatakan siap meramaikan industri musik Indonesia.

Penulis lagu sekaligus produsernya, Muhamad Amirudin yang melibatkan Takaeda sebagai arranger, mengatakan bahwa lirik Cukup Sudah gampang diingat dan komersil.

Meidina diapit oleh Muhamad Amirudin, Phiet dan Krisna dari Bertiga Musikprod’s.

“Bicara lagu Cukup Sudah, ini kisah nyata dan satu-satunya lagu yang aku buat untuk penyanyi wanita. Biasanya aku bikin lagu untuk diraku sendiri,” jelas Amirudin, yang mengisahkan pertemuannya dengan Meidina 5 bulan silam.

“Saat mendengar suaranya saat menyanyi, aku semakin yakin bahwa lagu Cukup Sudah berjodoh dengan Meidina. Harapan aku cukup besar dan antusias, lagu ini dapat diterima oleh semua kalangan pecinta musik Indonesia,” pinta Amirudin.

Lagu Cukup Sudah dapat dinikmati di berbagai streaming music digital dan kanal YouTube Bertiga Official. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending