Connect with us

Event

Asparnas Apresiasi Pahlawan Nasional Lewat Karya Lukis

Published

on

Kabarhiburan.com – Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) terus melakukan kegiatan positif bagi bangsa dan negara. Salah satunya, bersama GSUI (Gerakan Seribu untuk Indonesia) menyelenggarakan kegiatan ekspedisi kebangsaan HUI (Hari Untuk Indonesia) guna mendorong pemulihan sektor pariwisata, pada Oktober silam.

Kini momentum Hari Pahlawan 10 November 2020, Asparnas manfaatkan guna bersinergi dengan 10 seniman lukis, mengadakan kegiatan melukis para Pahlawan Nasional secara langsung di lokasi (on the spot).

Hasil lukisan tersebut akan diserahkan kepada keluarga pahlawan melalui Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI).

Ketua panitia pelaksana, Harry Koko Santoso menjelaskan kegiatan ini sebagai wujud apresiasi Asparnas dan para seniman pelukis atas perjuangan para pejuang bangsa.

Tujuannya, agar masyarakat lebih mengenal, mengenang dan menghargai para pahlawan nasional. Pada gilirannya, kelak meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap NKRI.

Ketua Asparnas DKI Jakarta Jefri Tambayong mengatakan hasil karya para seniman lukis akan dipamerkan di setiap jalan, sesuai dengan nama pahlawan yang dilukis.

“Dengan adanya lukisan di setiap jalan dengan nama pahlawan sehingga diharapkan setiap orang yang melihat bisa tahu kenapa ada nama jalan dan tahu wajah para pahlawan serta apa yang sudah diberikan pada bangsa ini,” ujar Jefri, dalam jumpa pers yang berlangsung di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/11).

Ketua Umum Asparnas, Dr. Ngadiman SH, SE, MSi menambahkan bahwa semangat kepahlawanan para pejuang dalam meraih kemerdekaan, kini harus diisi dengan cara kita masing-masing.

Hari Pahlawan bukan cuma harinya, tetapi semangatnya harus lebih kita tingkatkan,” ungkap Ngadiman. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Jajaran Pemenang AMI Awards 2020, Grup Band NOAH Menang Banyak

Published

on

By

Kabarhiburan.com –  Ajang piala bergengsi bagi insan musik Tanah Air, Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020 sukses menghibur masyarakat Indonesia.

Sesuai temanya, Musik Menyatukan Kita, malam puncak AMI Awards ke-23 telah  menyatukan sederet nama musisi berprestasi di jagad industri musik Indonesia.

Sebut saja, Weird Genius dan Sara Fajira, membawakan single Lathi berkolaborasi dengan Deny Caknan, didaulat sebagai pembuka acara yang berlangsung di Studio RCTI+ tersebut.

Mereka mendendangkan lagu Lathi di atas panggung nan megah serta didukung tata cahaya memukau.

Tiara Andini menjadi penyanyi yang pertama menerima penghargaan AMI Awards 2020 pada kategori ‘Artis Pendatang Terbaru Terbaik’.

Penyanyi muda asal Jember, Jawa Timur ini tidak mampu menahan air mata bahagia, saat menerima penghargaan tersebut.

“Terima kasih kepada Allah SWT. Gak nyangka bisa menang di kategori pendatang baru dan penghargaan pertama saya di AMI Awards. Ini menjadi menjadi penghargaan tertinggi bagiku sejauh ini. Aku ingin terus berada di industri musik. Ini awal yang baik untuk aku jadi semangat,” kata Tiara sumringah.

Setelah Tiara, tampil pula grup band NOAH yang menang banyak. Tidak tanggung-tanggung, band asal Bandung ini memboyong tiga piala sekaligus, yakni Duo/Grup Pop Terbaik, Karya Produksi Re-aransemen Terbaik, dan paling bergengsi adalah Album Terbaik Terbaik.

Vokalisnya, Ariel tidak menyangka kalau album Keterkaitan Keterikatan berhasil memenangkan kategori Album Terbaik Terbaik. Baginya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras timnya serta para fans.

“Enggak nyangka banget. Mau bilang terima kasih banyak sebesar-besarnya untuk apresiasinya atas penghargaan ini,” ujar Ariel.

AMI Awards 2020 juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement kepada sang ‘Raja Dangdut’ Rhoma Irama, Sang musisi dinilai memiliki jasa besar di belantika musik Indonesia dan masih memberikan inspirasi positif kepada generasi muda.

“Alhamdulillah, terima kasih telah diberikan penghargaan ini, semoga saya tidak selalu lupa untuk bersyukur,” kata Rhoma Irama.

Penghargaan juga diberikan kepada Melly Goeslaw sang penulis lagu yang mampu menembus berbagai generasi.

“Terima kasih AMI Awards. Saya berterima kasih juga kepada musisi yang telah menyanyikan lagu saya dengan sangat baik dan tak lupa saya ingin berpesan kepada musisi generasi muda, berkarya bukan untuk terkenal tapi berkarya lah untuk dikenang,” pinta Melly.

AMI Awards 2020 juga memunculkan kategori Legend Awards. Penghargaan ini diberikan kepada para musisi legenda. Mereka adalah Nasution Bersaudara, Didi Kempot dan Nike Ardila.

Begitu ketiga nama disebut, langsung menerbitkan kenangan bagi keluarga. Mereka beranjak untuk menerima penghargaan diliputi rasa haru yang mendalam.

“Terima kasih AMI Award masih menghargai Nike Ardila, walaupun telah wafat sekian lama, juga terus meneruskan penjuangan Nike Ardila sampai sekarang ini” ungkap Keluarga Nike Ardila.

AMI Awards ke-23 juga dimeriahkan oleh para musisi yang bersinar di era tahun 80-90 dan melegenda hingga kini. Salah satu diantaranya 7 Bintang Plus, terdiri dari Yuni Shara, Memes, Tri Utami, Ita Purnamasari, Deddy Dhukun, Mus Mujiono dan Vinna Panduwinata.

Total 55 kategori penghargaan yang dibagikan kepada para musisi Indonesia dalam perhelatan AMI Awards 2020. Berikut daftar lengkap para pemenang AMI Awards 2020:

1. Album Terbaik Terbaik: Keterkaitan Keterikatan (NOAH)

2. Karya Produksi Terbaik Terbaik: Lathi(Weird Genius, Sara Fajira).

3. Pendatang Baru Terbaik Terbaik: Tiara Andini (Gemintang Hatiku).

4. Karya Produksi Metal Terbaik: Revenge The Fate (Katarsis).

5. Karya Produksi Progressive Terbaik: Isyana Sarasvati (Sikap Duniawi).

6. Karya Produksi Rap/Hiphop Terbaik: Tuan Tigabelas (Move).

7. Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: Steven & Coconuttreez (Fallin).

8. Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: Marion Jola, Laleilmanino (Rayu).

9. Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Iwa K, Sheryl Sheinafia, Maizura, Agatha Pricilla & Cast (Bebas-Ost. Bebas).

10. Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: Trisouls (Cinta Keadaan).

11. Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: Ivan Nestorman (Mata Leso Ge).

12. Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: Erwin Gutawa (Kala Sang Surya Tenggelam).

13. Karya Produksi World Music Terbaik: Keubitbit (Saban Sabee).

14. Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: Noah – Nazril Irham, Loekman Hakim, David Kurnia Albert (Kala Cinta Menggoda).

15. Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: Nadin Amizah (Bertaut).

16. Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: Ungu (Jalan Panjangku).

17. Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: Citra Scholastika (Sertamu).

Bidang Penunjang Produksi: 

18. Produser Rekaman Terbaik: Laleilmanino – Rayu (Marion Jola, Laleilmanino).

19. Grafis Desain Album Terbaik: Rachel Ajeng – Dari Balik Jendela(Monita Tahalea.

20. Tim Produksi Suara Terbaik: Eka Gustiwana Putra, Gerald Prayogo Pangestu Wibowo, Reza Oktovian, Dhandy Annora – Lathi (Weird Genius, Sara Fajira).

Bidang Pop:

21. Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Raisa (Teristimewa).

22. Artis Solo Pria Pop Terbaik: Andmesh (Nyaman).

23. Duo/Grup Pop Terbaik: Noah (Kala Cinta Menggoda).

24. Pencipta Lagu Pop Terbaik: Yovie Widianto (Maafkan Aku #terlanjurmencinta).

25. Penata Musik Pop Terbaik: Andi Rianto (Selesai).

26. Album Pop Terbaik: Cinta Luar Biasa– Andmesh).

Bidang Rock:

27. Artis Solo Pria/Wanita Rock/Instrumentalia Rock Terbaik: Once Mekel (Musisi).

28. Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: Kotak (Hoax).

29. Album Rock Terbaik: Air (Endank Soekamti).

Bidang Jazz:

30. Artis Jazz Instrumentalia Terbaik: Barry Likumahuwa (Trust And Faith).

31. Artis Jazz Kontemporer Terbaik: Ardhito Pramono – Fine Today(Ost. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini).

32. Album Jazz Terbaik: Janapati– Dewa Budjana, Tohpati (Pos Records).

Bidang Soul/R&B:

33. Artis Solo Pria/Wanita Soul/R&B Terbaik: Rinni Wulandari (Born Ready).

34. Duo/Grup Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Marion Jola, Tuan Tigabelas (Favorite Sin).

Bidang Dangdut:

35. Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Terbaik: Lesti (Tirani).

36. Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Kontemporer Terbaik: Nella Kharisma (Ada Gajah Dibalik).

37. Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Rhoma Irama, Anisa Rahman (Rabbanaa).

38. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Siti Badriah (Pipi Mimi).

39. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dangdut Berbahasa Daerah Terbaik: Didi Kempot (Tulung).

40. Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Hendro Saky (Tirani).

41. Penata Musik Dangdut Terbaik: Rhoma Irama (Virus Corona)

Bidang Lagu Anak Anak:

42. Artis Solo Lelaki/Perempuan Anak Anak Terbaik: Neona (Kepompong).

43. Duo/Grup/Kolaborasi Anak Anak Terbaik: Kotak (Nussa – Bundaku).

44. Pencipta Lagu Anak Anak Terbaik: Baim, Artika Sari Devi (Adikku Tersayang).

45. Penata Musik Lagu Anak Anak Terbaik: Ava Victoria (Namaku Dru)

Bidang Urban:

46. Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik: Gamaliel (/Forever More/).

47. Duo/Grup Kolaborasi Urban Terbaik: Andien, Dekat – Somewhere In Tajikistan

Bidang Alternatif:

48. Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik:Hindia (Rumah Ke Rumah).

49. Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Efek Rumah Kaca (Tiba Tiba Batu)

Bidang Keroncong:

50. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Irene Mus Mulyadi, Mus Mulyadi (Dinda Bestari).

51. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Keroncong/Stambul/Langgam /Ekstra/Kontemporer Terbaik: Sruti Respati (Hujan Pagi).

Bidang Dance & Elektronika:

52. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Weird Genius, Sara Fajira (Lathi).

53. Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: Sri Hanuraga Trio, Dira Sugandi (Rangkaian Melati).

54. Legend Award: Didi Kempot, Nasution Bersaudara, Nike Ardilla

55. Lifetime Achievement Award: Nasution Bersaudara, Rhoma Irama dan Melly Goeslaw. (TumpakS)

Continue Reading

Event

Monica Khonado Raih Gelar Miss Earth Indonesia 2020

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Yayasan EL JOHN Indonesia melalui unit kerjanya EL JOHN Pageants sukses menggelar malam Grand Final Pemilihan Miss Earth Indonesia 2020 secara virtual, Sabtu malam (21/11/2020). Acara puncak pemilihan yang disiarkan langsung EL JOHN TV ini, berlangsung semarak dan meriah dengan menyuguhkan berbagai acara hiburan seperti penampilan talent show para finalis dan peragaan National Costume serta Evening Gown.

Babak penentu ini, menjadi babak yang ditunggu-tunggu para finalis untuk mengetahui siapa yang berhak menyandang gelar Miss Earth Indonesia 2020. Ada 5 juri yang menilai para finalis di Malam Grand Final ini, yakni ketua dewan juri Loemongga Agus Gumiwang (Direktur Asiana Group), Coreta Louise Kapoyos(Ketua Umum Pernik Nusantara dan Ketua Harian Yayasan Batik Indonesia), Jamil Musanif (Sekjen Dewan Kopi Indonesia & Konsultan Amdal, Pertanian dan Agrowisata). Dr. Ir. Novrizal Tahar, IPM (Direktur Pengelolaan Sampah Kementrian lingkunagn Hidup dan kehutanan), Nita Sofiani(Miss Earth Indonesia 2013) dan Juri Kehormatan yakni Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto. Malam Grand Final dihadiri Miss Earth Indonesia 2019 Cinthia Kusuma Rani yang tampil sangat anggun .

Tahap awal malam Grand Final ini, para juri harus memilih finalis yang masuk 10 besar. Pemilihan dilakukan berdasarkan penilaian saat masa karantina. Para finalis yang masuk 10 besar ini, harus melewati sesi tanya jawab yang diajukan para juri. Pertanyaan yang disodorkan antara lain seputar lingkungan hidup dan kepribadian.

Para finalis pun sukses menjawab semua pertanyaan juri, namun juri harus memilih lima finalis yang terbaik untuk masuk lima besar. Akhirnya akhirnya terpilih lima finalis yakni Natasya Namoru, Vidya Paramitha, Inez Amalia, Saira Saima dan Monica Khonado.

Setelah memilih lima besar, juri juga langsung menentukan nama pemenang yakni untuk gelar tertinggi di raih oleh Monica Khonado. Wanita cantik berdarah Monado ini, berhak mengenak mahkota Miss Earth Indonesia 2020.

Sementara untuk empat gelar lainnya, diraih oleh Saira Saima (Miss Earth Indonesia Air 2020), Natasya Nomoru ( Miss Earth Indonesia Eco Tourism Indonesia 2020), Vidya Paramitha (Miss Earth Indonesia Fire 2020) dan Inez Amalia (Miss Earth Indonesia Water 2020).

Monica mengaku terkejut dan senang namanya diumumkan sebagai peraih gelar Miss Earth Indonesia 2020. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan juga kepada pihak-pihak yang mendukungnya
“Saya sungguh terkejut dan senang, terima kasih semuanya atas dukungannya, terima kasih juga atas kepercayaan yang diberikan kepada Monica.

Monica akan berusaha, tidak akan mengecewakan semua orang yang telah memberikan kepercayaan ini dan semoga bisa meneruskan program-program dari kak Cinthia dan juga tentunya membawa program baru untuk pelestarian bumi,” kata Monica usai dinobatkan sebagai Miss Earth Indonesia 2020.

Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto mengucapkan selamat kepada para pemenang dan selamat betugas. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh finalis yang begitu semangat mengikuti proses pemilihan.

“Kepada para finalis Miss Earth Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih pada saat pandemi seperti ini, anda tetap aktif, tetap mengikuti kegiatan karantina, dari mulai awal sampai hari ini, kita menyelenggarakan grand final pemilihan Miss Earth Indonesia 2020 dengan tema Make Every Day Earth Day”. kata Tokoh Pariwisata Nasional ini.

Sementara itu, Miss Earth Indonesia 2019 Cinthia Kusuma Rani berharap kepada penerusnya dapat menjalankan tugas dengan maksimal dalam melestarikan lingkungan.

“Untuk Miss Earth Indonesia 2020 semoga bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan yang terpenting adalah lakukan semuanya dari hati, karena walaupun kita bukan Miss Earth Indonesia bumi ini, tanggung jawab kita semua,” ungkap Cinthia.

Seperti diketahui, sebelum menjalani malam Grand Final, para finalis harus mengikuti serangkaian karantina secara virtual. Selama masa karantina, para finalis banyak mendapat pembekalan dari para nara sumber dan juga menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, seperti membuat video campaign tentang lingkungan hidup.

Kontes pemilihan Miss Earth Indonesia 2020 didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kesehartan, Parai Hotel & Resort, Istana Pool Villas Parai-Bangka, Sun Clinic, Komang Tri Jewlery, President Univesity, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indoneisa (PSMTI), Hakka Indonesia dan TASYA Hot Spring Eco Park.

Selain itu, acara ini juga disuport oleh media, yaitu EL JOHN TV, EL JOHN News, Majalah Travel Club Inspira, EL JOHN Radio, EL JOHN Magz, EL JOHN Mandarin News, EL JOHN Radio Mandarin dan Radio HKTI.

 

Continue Reading

Event

Alicia Djohar Resmikan Susunan Kepengurusan PB Parfi Periode 2020-2025

Published

on

By

Ketua Umum PB Parfi periode 2020 – 2025 (tengah)

Kabarhiburan.com – Pengurus Besar (PB) Parfi (Persatuan Artis Film Indonesia) memulai lembaran baru. Aktris gaek Alicia Djohar yang sudah menerima legalitas resmi dari Kemenhukham RI, untuk memangku jabatan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Parfi, mengawali kegiatannya.

Bertempat di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Alicia Djohar meresmikan susunan pengurus PB Parfi periode 2020 – 2025, Sabtu (21/11).

Dalam susunan pengurus tersebut, ada nama Paramita Rusadi sebagai Wakil Ketua umum; Gusti Randa sebagai Sekretaris umum; serta Yetty Lorent sebagai Wakil Bendahara Umum.

Aditya Gumay dan Tri Karta Dinata membidangi Keanggotaan dan Kaderisasi. Adapun sutradara Dedi Setiadi, Ismail Sofyan Sani membidangi Pendidikan dan Pelatihan Profesi.

Kemudian  Ratna Listy, Ozi Saputra dan Lita Gading dikukuhkan sebagai Humas Parfi. Untuk membidangi Dana dan Usaha ada nama Hanna Widjaya dan Helsy Heriinda. Sedangkan Lela Anggraini membidangi kesejahteraan. Dibidang LBH Parfi dipercayakan kepada Choki Sinambela.

Pada waktu dan tempat yang sama, PB. Parfi juga  meresmikan Yayasan Artis Film Indonesia (YAFl) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parfi.

Parfi juga merencanakan sebuah rumah produksi yang diberi nama PT. Trimarta Parfi Sejahtera. Selain akan membentuk koperasi ‘Parfi Sejahtera’ yang tujuannya untuk membantu kesejahteraan para anggota.

Suasana penatikan pengurus PB Parfi periode 2020 – 2025.

Usai melantik kepengurusan, Alicia Djohar menyebut tekadnya menjadikan Parfi lebih maju dan anggota mendapatkan manfaat dari keanggotaan Parfi. Diantaranya memberikan perlindungan bantuan hukum jika ada masalah, serta menyediakan asuransi bagi anggota yang akting laga.

“Misalnya cacat atau patah kaki, dapat penggantian dan dapat nego melalui Parfi. Kemudian ada bidang sosial yang menjalin kerjasama dengan Kemensos RI yang telah memberikan bantuan sembako sebanyak 850 paket kepada anggota Parfi,” jelas Alicia Djohar.

“Alhamdulillah, kita fokus pelantikan (pengurus Parfi) daerah,” tambahnya.

Untuk menjadi pengurus Parfi di daerah, Alicia Djohar menyebut ada lima parsyaratan yang harus dipenuhi, yakni sosok terkenal di daerahnya dan bonafid, memiliki kantor, membuat sekolah pendidikan, dan mampu membuat film berupa layar lebar, FTV, sinetron, maupun miniseri.

“Dia harus bisa mengembangkan anggotanya, serta membuat sekolah pendidikan untuk syuting dan membayar iuran ke PB Parfi,” jelasnya.

“Tercatat, pengurus Parfi daerah sudah ada di 22 provinsi. Mereka sudah mulai, malah rebutan menjadi Ketua Parfi. Kami juga keliling Indonesia untuk melantik pengurus Parfi di daerah,” pungkasnya.

Gusti Randa selaku Sekretaris Umum Parfi menegaskan bahwa status hukum Parfi saat ini sudah lebih kuat.

“Legalitas dari Kemenhukham membuat Parfi sebagai organisasi resmi dan diakui negara. Ini keseriusan kami,” ujar Gusti Randa. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending