Connect with us

Musik

Babak TOP 21, Seluruh Duta Provinsi Tampil Dua Kali

Published

on

Kabarhiburan.com – Kompetisi dangdut, LIDA 2021 kini memasuki Babak Top 21, mulai Rabu (19/5) malam. Artinya, masih ada 21 Duta Provinsi yang berhak untuk memperebutkan Piala Bergilir LIDA 2021.

Tantangannya pun kian menarik untuk ditonton, yakni berkolaborasi dengan Sang Juara menyanyikan lagu kemenangan secara bersamaan dengan Duta Provinsi lainnya yang tergabung dalam satu grup, selain  tampil solo menyanyikan lagu terbaik pilihan Duta Provinsi.

Konser LIDA 2021 Top 21 Grup 1, menampilkan tiga Duta Provinsi yakni Alisyah (Sumatera Selatan), Lui (Maluku Utara), dan Ratna (Kalimantan Selatan). Ketiganya ditantang untuk berkolaborasi dengan peraih gelar Juara 1 LIDA 2018 dan Juara 1 DA Asia 4 yakni Selfi LIDA.

Lagu kemenangan Selfi LIDA berjudul Menuju Terang dinyanyikan duet Selfi LIDA dengan Alisyah (Sumatera Selatan), Lui (Maluku Utara), dan Ratna (Kalimantan Selatan).

Kolaborasi spektakuler ini menuai standing ovation dari seluruh Dewan Juri yakni Nassar, Dewi Perssik, Lesti DA, Fildan DA, dan Eko Tjandra.

“Kalian luar biasa sekali. Selfi juga bisa menghadirkan ruh yang luar biasa di antara kalian dengan cengkok yang sangat indah,” puji Nassar.

Ratna (Kalimantan Selatan)

Pada kolaborasi tersebut, seluruh Dewan Juri kompak memilih Ratna (Kalimantan Selatan) sebagai Duta Provinsi terfavorit di Grup 1.

Selanjutnya, masing-masing Duta Provinsi ditantang menyanyi solo. Ratna mendapat giliran pertama, menyanyikan lagu Kecanduan Kamu, yang diaransemen dengan memasukkan lirik berbahasa Arab. Hasilnya, Ratna meraih standing ovation dari seluruh Dewan Juri.

“Tuhan berikan anugerah yang luar biasa untuk kamu. Saya salut dengan body language kamu dan attitude kamu juga luar biasa. Begitu selesai menyanyi kamu mengucapkan terima kasih dengan penuh hormat untuk D’band sebagai bentuk penghargaan. Kamu luar biasa sekali,” puji Dewi Perssik.

Lui (Maluku Utara) tampil solo sambil memetik gitar menyanyikan lagu Gerimis Hati. Suaranya syahdu berhasil menyentuh hati seluruh Dewan Juri untuk memberikan standing ovation.

“Lagu ini  mengingatkan saya pada kompetisi bersama Lesti di Grand Final DA Asia. Kamu memberikan yang terbaik. Permainan gitar kamu sudah cukup keren. Perbanyak latihan lagi supaya skill kamu semakin bertambah. Semangat terus Lui supaya terus memberikan penampilan terbaik,” pinta Fildan DA.

Alisyah (Sumatera Selatan)

Kompetisi berlanjut pada penampilan Alisyah (Sumatera Selatan) yang menyanyikan lagu Cinta dan Dilema. Hanya saja, Alisyah hanya meraih dua standing ovation dari Lesti DA dan Eko Tjandra.

“Aku melihat dua kali penampilan Alisyah dan keduanya suka. Kamu menyanyikan lagu ini dengan cara dan karakter kamu. Penguasaan kamu juga sangat baik. Itu yang menjadi alasan aku suka sama penampilan kamu,” puji Lesti DA.

Seluruh Duta Provinsi yang tersenggol pada babak Top 21 akan mendapat kesempatan untuk memperebutkan dua tiket wild card menuju babak Top 16.

Dukungan Pemirsa

Polling akhir menempatkan Alisyah (Sumatera Selatan) di posisi teratas, yang sekaligus memastikan diri melaju ke babak Top 16. Sementara Ratna (Kalimantan Selatan) harus puas berada di posisi dua terendah bersama Lui (Maluku Utara).

Lui (Maluku Utara)

Dewan Juri sepakat untuk menyelamatkan Ratna untuk melaju ke babak Top 16. Sebaliknya Lui tersenggol di babak Top 21 LIDA 2021.

Supaya Duta Provinsi kebanggaan pemirsa dapat bertahan di panggung LIDA 2021, pemirsa dapat memberikan dukungan kepada Duta Provinsi favoritnya melalui aplikasi Shopee sebagai official voting partner LIDA 2021.

Atau kirim SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta dengan tarif Rp 2.200 per sms. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

QODIR Band Nyanyikan Ulang Lagu ‘Bangun Tidur’ Kemasan Baru

Published

on

By

QODIR Band Nyanyikan ulang lagu ‘Bangun Tidur”. (Foto: Dok. Qodir Band)

Kabarhiburan.com – Band QODIR remake lagu fenomenal berjudul ‘Bangun Tidur’, yang dahulu pernah dipopulerkan mendiang Mbah Surip. Lagu yang nyeleneh dan bergaya lucu, sangat akrab di telinga era tahun 2000, mengingatkan pada gaya mediang Mbah Surip yang slengekan. Jadilah lagu ‘Bangun Tidur’ pupuler pada 2003.

Kini lagu tersebut dinyanyikan dengan kemasan baru dengan aura rock yang kekinian ala QODIR Band.

“Asal muasal ide lagu ini muncul dari Dul Jaelani. Dul yang punya ide, dia suka banget lagu itu karena katanya dia kaum rebahan. Jadi kami ingin buat lagu dengan aransemen untuk kaum rebahan, tapi dalam nuansa penuh semangat dan tentu rock,” ungkap Axel CB, salah satu personil Band QODIR.

“Karena kami ingin memperjuangan musik rock agar kembali ke skena komersial, tentu bersama band rock gen z lainnya,” ujar Axel CM didampingi Dul Jaelani dalam keterangannya, Senin, 16 Januari 2023.

“Awalnya, kita memang sering banget membawakan lagu ini secara live. Karena kita emang suka banget lagu ini. kita suka mendengarkan lagu mendiang Mbah Surip ini di saat-saat sedih,” ujar Dul.

“Jadi kami ingin membuat versi audionya saja sebagai bentuk portofolio meng-cover lagu orang tapi tentu dengan warna kami,” sebut Dul Zaelani memberi alasan atas remake lagu ‘Bangun Tidur’.

Proses rekaman lagu ‘Bangun Tidur’ digarap dengan sentuhan live di studio rekaman. Sentuhan inilah yang membuat proses pembuatan lagu Bangun Tidur ala QODIR Band menjadi unik.

“Uniknya saat kami memutuskan untuk membuat rekaman lagu ini secara live recording. Kami ingin merasakan perjuangan musisi jaman dulu yang kalau rekaman harus satu take.

Kesulitannya, ya harus main bener dari awal sampai akhir. Alhamdulillah Qodir berhasil ,” ungkap Dul Jaelani yang bertindak sebagai vokalis sekaligus bassit.

Untuk bisa menyanyikan ulang lagu Bangun Tidur, QODIR sudah meminta izin dengan pihak-pihak terkait.

“Urusan izin lagu sudah diurus di awal-awal. Saya orang yang sangat mengapresiasi pencipta lagu dan segala bentuk administrasinya. Saya pribadi sudah berbincang via WhatsApp dengan Mas Varid putra dari Alm. Mbah Surip sebagai bentuk kulonuwun. Tentu juga sudah berbicara kepada pihak publishing Falcon, dan mendapatkan izin resmi dari mereka ,” tutur Dul Jaelani.

Dengan dirilisnya lagu ‘Bangun Tidur’ versi QODIR diharapkan bisa jadi alternatif bagi generasi Z sekarang ini.

Lagu ‘Bangun Tidur’ sudah bisa didengarkan di channel Youtube dan Spotify. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Debut Single ‘Cerita Manis’, Levi Gandeng Dewa Budjana dan Musisi Kenamaan

Published

on

By

Levi Kolaborasi Dewa Budjana, Luncurkan single ‘Cerita Manis’. (Foto: Dok. RHD)

Kabarhiburan.com – Memasuki 2023 industri musik Indonesia semakin berwarna. Salah satunya datang dari Levi, penyanyi pendatang baru asal Jakarta yang memulai debutnya dengan meluncurkan single ‘Cerita Manis’.

Lirik ditulis langsung oleh ayahnya, Lemmy R Ibrahim, lalu aransemen oleh Dik. ‘Cerita Manis’ mengisahkan tentang kenangan manis saat remaja.

“Lagunya tentang kenangan anak sekolah SMA yang sudah punya jalan hidupnya masing-masing. Kalau ditanya ada related nya sama pengalaman Levi justru nggak ada,” ungkap Levi.

Levi menjelaskan proses penggarapan lagu hingga masuk dapur rekaman, ternyata sangat singkat. Sang ayah, Lemmy, bahkan mengajak musisi kenamaan seperti Dewa Budjana, Gilang Ramadhan, Shadu Rasjidi, Iwang Noorsaid dan Happy Pretty untuk bekerjasama.

“Prosesnya terhitung enam bulan sampai rilis. Akhir Agustus lalu, papa tiba tiba kirim lagu dan minta aku latihan, besoknya masuk rekaman. Selanjutnya giliran Om Budjana, Om Gilang, Om Shadu, Tante Happy Pretty, dan yang terakhir Om Iwang Noorsaid buat rekaman,” kenang Levi yang kini genap 20 tahun.

“Setelah rekaman selesai, syuting video clip bareng Om Gilang dan Om Budjana. Selanjutnya urus untuk launching lagunya aja. Jadi, yang butuh waktu itu persiapan launching lagunya,” ujar Levi menambahkan.

Pertama kali masuk dapur rekaman sekaligus berkolaborasi dengan musisi kenamaan, sempat membuat Levi merasa canggung.

“Pastinya jadi kebanggaan untuk diri sendiri, bisa kerja bareng sama musisi ternama. Jadi sebuah impian juga sejak dulu punya single. Ternyata terwujud walau tak terpikir kolaborasi sama musisi hebat,” ungkapnya.

Levi yang terlahir dari keluarga yang hobi menyanyi, membuatnya terbawa mencintai dunia tarik suara. Levi mengaku senang menyanyi sejak kecil.

“Oma, tante, om juga pada suka nyanyi karaoke gitu jadinya aku terbawa suka. Apalagi kalau nyanyi di kamar mandi, happy aja bawaannya. Wah ternyata suara aku bagus juga,” selorohnya.

Levi menaruh harapan agar ‘Cerita Manis’ bisa diterima oleh penikmat musik Indonesia. Ditambah lagi, single ‘Cerita Manis’ mampu mewakili perasaan siapa saja yang mendengarkan.

“Setelah ‘Cerita Manis’, Levi berharap bisa kolaborasi bersama musisi-musisi Indonesia lainnya,” pinta Levi. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

DeHills Corporation Awali 2023 dengan Konser ‘Semua Jadi Satu’ di Lima Kota Besar

Published

on

By

Kabarhiburan.com – DeHills Corporation akan membuka 2023 mendatang dengan konser ‘Semua Jadi Satu’, yang menyatukan 4 legenda musik Tanah Air, yakni Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono dan Vina Panduwinata.

Konser ‘Semua Jadi Satu’ akan digelar di 5 kota besar Indonesia, mulai dari Makassar, Medan, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung.

Keempat legenda musik akan membuka rangkaian konser mereka dari Makassar, yakni di  UpperHills Convention Hall, Makassar, pada 25 Januari 2023 mendatang.

Show Director konsernya,  Atoek Fatturachman, menjanjikan bahwa konser ‘Semua Jadi Satu’ akan menghadirkan banyak kejutan pada setiap konsernya yang layak untuk dinantikan oleh penonton dan penggemar keempat legenda musik.

“Kejutan seperti apa, silahkan datang dan tonton konser ‘Semua Jadi Satu’,” tulis Atoek Faturrachman pada keterangan tertulis, Minggu, 11 Desember 2022.

Di industri musik Indonesia, Fariz RM, Deddy Dhukun dan Mus Mujiono adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya tidak lekang oleh waktu.

Hasyim Arsal Alhabsi selaku penanggungjawab deHills Corporation menyebutkan bahwa, ide menghadirkan konser ini adalah untuk menghidupkan kembali memori sebagian orang dengan lagu-lagu dari Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono, yang hingga saat ini masih diminati oleh penggemar musik Tanah Air.

“Melalui DeHills Production, kami akan hadir di dalam industri kreatif Tanah Air dengan menghadirkan sebuah konser,” ujar Hasyim Arsal Alhabsi.

Ia juga mengingatkan bahwa pemesanan tiket konser ‘Semua Jadi Satu’, bisa dilakukan melalui aplikasi deHills yang sudah bisa di download AppStores dan Play Stores.

Yogie Pribadi dari deHills Digital menambahkan, sebagai sebuah aplikasi super Apps, aplikasi DeHills selain memiliki fitur ticketing, juga bisa menjadi partner untuk semua event organizer juga promotor musik. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending