Connect with us

Musik

Bali Resmi Kehilangan Seluruh Dutanya di LIDA 2020

Published

on

Niluh tersenggol, Bali pun kehilangan seluruh duta di LIDA 2020.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Provinsi Bali harus kehilangan seluruh dutanya di panggung LIDA 2020, setelah duta terakhirnya, Niluh tersingkir di babak Konser Top 70 Grup 5 Putih, Minggu (2/2).

Sebelumnya, sejumlah duta provinsi juga telah tersingkir. Sebut saja, Latif (Papua Barat) pada Konser Top 70 Grup 4 Putih (31/1) dan Sheyla (Kalimantan Utara) pada Konser Top 70 Grup 5 Merah (1/2).

Niluh dinilai terlalu banyak mengeluarkan vibra dan cengkok dangdutnya pun tidak terdengar, saat menyanyikan lagu Lesti DA berjudul Egois.

Niluh yang menempati posisi keempat, harus rela meninggalkan panggung LIDA 2020 karena Dewan Juri lebih memilih untuk menyelamatkan Dul (Sulawesi Barat) yang berada di dasar klasemen Grup 5 Putih.

Dul yang membawakan lagu Sonia dinilai Dewan Juri sangat menikmati nyanyian dan artikulasinya pun sangat tepat.

“Pokoknya aku menikmat sekali penampilan kamu, sukses selalu untuk Dul!” tutur Lesti usai penjurian.

Dewan Juri juga memberi komentar positif dan standing ovation kepada  Diyah (Jawa Timur) dan Hamid (Nusa Tenggara Timur).

Diyah mengajak penonton di Studio menarikan Tari Gandrung.

Diyah sang penari dari Banyuwangi berhasil memukau seisi studio dengan suara merdunya lewat lagu Datang Untuk Pergi. Saking bagusnya penampilan Diyah, membuat Weni DA mengaku tidak bisa lagi memberikan komentar.

Apalagi Diyah yang pandai menari, sempat mengajak seluruh penonton di studio untuk menarikan Tari Gandrung bersama. Suasana pun kian meriah.

Pujian juga dilontarkan untuk Hamid yang menggetarkan panggung dengan lagu Ampunilah. Hamid dinilai Reza DA sangat menguasai lagu, mulai dari aransemen, cengkok hingga melodi yang terdengar sempurna.

Penampilan memukau lainnya disuguhkan oleh Mera. Duta dari Aceh ini  mendapatkan dukungan dari Lesti, saat menyanyikan lagu Cinta Hanya Sekali. Lesti pun mengaku ingin terus melihat penampilan Mera di atas panggung.

Suasana duka menyelimuti panggung LIDA 2020 semalam. Wafatnya Ayahanda tercinta dari Selfi LIDA turut dirasakan oleh keluarga besar LIDA 2020.

Irfan Hakim, Ramzi, Gilang Dirga dan Rara LIDA pun turut mengenang sosok Ayah Yamma bersama dengan Reza yang baru saja pergi bersama Selfi ke Samarinda untuk acara off air.

Terlihat seisi penonton studio berlinang air mata saat para Host menghubungi Selfi untuk menyampaikan bela sungkawa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Nagaswara Gaungkan ‘Swara Melayu Bersinar Lagi’

Published

on

By

Merpati Band

Kabarhiburan.com – Genre musik Pop Melayu menjadi primadona di industri musik Tanah Air dan terus menggema sejak awal 2000.

Band yang mengusung genre ini terus bermunculan,  seperti Wali, ST12, Kangen Band dan masih banyak lagi. Mereka mampu membuktikan bahwa karya – karya produktifnya dapat menembus pasar domestik maupun internasional.

“Fenomena suksesnya aliran musik dengan genre Pop Melayu ini semakin kuat mengakar dan dicintai oleh semua lapisan masyarakat,” ucap Rahayu Kertawiguna selaku CEO Nagaswara music, dalam jumpa pers di Tamini Square, Jakarta Timur, Jumat, 5 Agustus 2022.

Para musisi mulai terinspirasi untuk berkarya lewat aliran musik ini, diantaranya Merpati Band yang sukses dengan hits singlenya ‘Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah’ (2008). Demikian pula Andrigo, penyanyi solo hits single “Pacar Selingan” (2014).

Kini, Merpati & Kezia, Andrigo, Luvia, Syahriyadi, dan Andez bersama Big Indie Nagaswara meluncurkan  karya terbaru mereka melalui pada gelaran bertajuk ‘Swara Melayu Bersinar Lagi’.

Merpati Band menggandeng solois cantik Kezia Kaithlyin Purnawan, yang akrab disapa Kezia mempersembahkan lagu terbaru ‘Janji Satu Purnama, ciptaan Andi Merpati & Melly Goeslaw.

Sebelumnya Merpati Band sukses menelurkan single duet bersama Bening Septari lewat single ‘Saat Jauh Darimu’ (2021).

Sementara Andrigo mempersembahkan single berjudul ‘Karam Ditengah Harapan’. Lagu ciptaan Tegar CS ini sekaligus menggenapkan karya Andrigo menjadi 10 lagu jagoan di label Nagaswara.

Single ini bercerita tentang penghianatan seorang kekasih kepada pasanganya. Semua hubungan cinta yang sudah lama terjalin menuju ke pernikahan seketika menjadi kandas.

Selain Merpati Band dan Andrigo, hadir pula Luvia Band yang sukses dengan hits single berjudul ‘Jangan Menangis Untukku’ (2009), lalu merilis ulang pada 2019 dan viral di medsos dan banyak di cover penyanyi di youtube.

Sukses ini memacu semangat bagi para personil Luvia Band. Kini mereka  merilis single terbaru ‘Orang Yang Salah’ ciptaan Hendy Irvan.

Group Duo, Andez, yang digawangi Albert (gitaris) dan Andez (vocalis) juga turut hadir merilis single terbarunya berjudul ‘Sebatang Kara’ ciptaan Andez dan Albert.

Sebatang Kara‘ tercipta dan terinspirasi dari kisah nyata Andez sendiri, bercerita tentang seseorang yang ingin mempertahankan suatu hubungan.

Tampak hadir pula, Syahriyadi, sosok pria yang viral di media tik tok, kini  mempersembahkan single baru ‘Lagi Dan Lagi’ ciptaan Tegar CS.

Menceritakan seputar pasangan cinta yang selalu melakukan kesalahan, tapi selalu dimaafkan.  Tidak mau berubah meski sudah diberikan kesempatan berkali kali. Konsep musiknya mengusung Pop Melayu era 90an dengan aransemen modern, garapan Stevano. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Rilis Single ‘Tiba Tiba Hilang’, Maria de Jongh Ungkap Rasa Kehilangan

Published

on

By

Mawar de Jongh (Foto Dok. Trinity Optima Production)

Kabarhiburan.comMawar de Jongh dikenal publik sebagai bintang yang bersinar lewat aktingnya di berbagai judul film, sinetron maupun FTV. Sejatinya gadis kelahiran Haarlem, Belanda, ini juga memiliki segudang prestasi di dunia tarik suara.

Mawar de Jongh bersama Trinity Optima Production baru saja merilis single baru bertajuk ‘Tiba Tiba Hilang’. Lagu ditulis dan diproduksi oleh Andi Armand, salah satu personel Fourtwnty.

“Menceritakan tentang seseorang yang ditinggal oleh sosok yang sangat dia sayang secara mendadak, tanpa berpamitan. Seperti di-ghosting gitu,” ujar Mawar dalam keterangannya, pada Kamis (4/8/2022).

“Proses rekamannya menyenangkan karena ada dua mood yang berbeda di lagu ini, yaitu berandai-andai akan kehadiran seseorang dan rasa kecewa karena kehilangan,” tambahnya.

Mawar berharap penggemar musik Indonesia menyukai karya terbarunya. “Kalian pasti pernah merasa kehilangan atau di-ghosting. Aku disini melagukannya untuk kalian,” ujar Mawar yang ikut andil dalam video klip ‘Tiba Tiba Hilang’.

Pada video klip garapan Shadtoto Prasetyo, mengarahkan Mawar beradu akting dengan dua model pria, Gagarin Nathanael dan Nicholas Calame.

Ada perbedaan sudut pandang di video musiknya, yakni rasa kehilangan yang sebelumnya dirasakan oleh Mawar de Jongh, kini dirasakan oleh sang model.

Lagu ‘Tiba Tiba Hilang’ karya Mawar de Jongh tersedia di berbagai platform music digital. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Rayakan 37 tahun Berkarir, Thomas Djorghi Rilis Ulang ‘Umpan Cinta’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Aktivitas sebagai juri pada ajang pencarian bakat ‘Koplo Terpopuler’ dan host ‘Nikah Gratis’ yang menyita waktu, Thomas Djorghi tidak begitu saja berpaling dari dunia musik yang melambungkan namanya.

Genap 37 tahun berkarya di industri hiburan, Thomas Djorghi menghadirkan versi terbaru dari singlenya yang sempat hits pada 2003 silam, berjudul ‘Umpan Cinta’.

Setelah 6 tahun lamanya tidak mengeluarkan karya musik, Thomas Djorghi persembahkan ‘Umpan Cinta’ bagi pecinta musik Indonesia. Beat serta liriknya dirasa selaras dengan pendengar yang menyukai sesuatu yang energik (era Tiktok).

“Ini adalah proyek musik saya yang berbeda dengan sebelumnya. Dulu saya tinggal nyanyi, sekarang saya dan partner saya, Ria Martha belajar untuk jadi Produser,” ujar Thomas Djorghi dalam keterangannya, Sabtu, 23 Juli 2022.

Thomas juga melibatkan nama-nama besar untuk mendukung karyanya, sambil menyebut Guruh Soekarno Putra dan Ari Tulang.

“Ada banyak perubahan yang saya lakukan. Saya dan management menggodok musik ini, mulai dari produksi lagu, memilih musisi pendukung, hingga membuat konsep Video Klip,” tambahnya.

Dari segi musik, Thomas melakukan peremajaan untuk keseluruhan produksi serta tampilannya. Bergenre musik dangdut yang sudah melekat dan tidak akan dihilangkan tentunya.

Ia mengeksplorasi musiknya lebih luas dengan menggandeng Musisi Millenials dalam karya musik yang berbeda latar belakang yaitu Pop, Jazz dan Hip Hop.

Sesuai konsep yang diharapkan, Thomas Djorghi juga melibatkan Kanggiri, sebagai Music Director serta menciptakan lirik dibagian rap. Lalu ada Ayla Adjie, Romy Syalasa, Louis Monique dari Deredia Band sebagai backing vocal dan Irvan Nat sebagai vocal director.

Untuk konsep video klip ‘Umpan Cinta’ dibuat dengan nuansa Rebel Rock & Roll Sense. Video klip ini berbalut Stomp Dance yang energik diwujudkan oleh Bonita Rachel dan Miura Film.

Ari Tulang sebagai penata Video Klip ‘Umpan Cinta’ melibatkan Syandria Kameron, serta 10 Model BALA GSP binaan Guruh Sukarno Putra, serta Jordan Djorghi.

Dengan dukungan mereka, Thomas pun berharap musik dangdut semakin berkembang dan bisa diterima oleh anak muda.

“Ini musik asli Indonesia. Semoga anak muda menyukainya dan bisa melahirkan musisi dan penyanyi dangdut baru yang keren-keren,“ ujar Thomas.

‘Umpan Cinta’ dari Thomas Djorghi sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital yaitu Spotify, Apple Music, JOOX, Langit Musik, YouTube Music, Noice, Resso dan Trebel.

Untuk Music Video ‘Umpan Cinta’, bisa disaksikan di channel YouTube dan Vidio Musica Studios pada tanggal 27 Juli 2022. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending