Connect with us

Musik

Band Dirty Frank Siap Rilis Single Kedua, ‘Demokrasi Palsu’

Published

on

Personel band Dirty Frank: Yuddie Vedder Dhanurendra, Dewa Yudha dan Dony Setiawan (Foto: Dok. Dirty Frank)

Kabarhiburan.com – Band Dirty Frank tak mau menyerah pada kondisi pandemi. Berbagai upaya mereka lakukan agar kreativitas terus mengalir, termasuk membuat video klip untuk single kedua bertajuk ‘Demokrasi Palsu’.

Band yang digawang Yuddi Vedder Dhanurendra (Vocal), Dewa Yudha (gitar) dan Dony Setiawan (drum), menjadwalkan ‘Demokrasi Palsu’ akan rilis pada Oktober mendatang.

Yuddie Vedder yang juga founder Dirty Frank, mengatakan proses pembuatan video klip yang berlangsung di bilangan Cibubur, Jakarta Timur, berlangsung sukses.

“Alhamdulillah, proses pembuatan video klip berjalan lancar. Sungguh diluar ekspektasi saya, banyak yang mensuport termasuk cuaca juga mendukung, sehingga proses syuting bisa tepat waktu,” ujar Yuddie yang akrab disapa YV, Kamis (9/9/2021).

YV menjelaskan banyaknya para pihak yang membantu proses pembuatan video klip kali ini. Sebut saja kru, properti dan masih banyak lagi.

“Saya kaget. yang membantu sebagai kru saja ada 20 orang. Properti menggunakan mobil Mercedez Benz bikinan tahun 1962, plus komunitas Mercedez Benz. Terus untuk kostum T-shirtnya disupport oleh Reloader Cloth dari Kroya, Jawa Tengah,” jelas YV, lalu menyampaikan terima kasih.

YV menjelaskan bahwa band Dirty Frank terbentuk sejak 2008, usai YV lulus kuliah di Yogyakarta. Kemudian YV hijrah ke Jakarta untuk membesarkan band sekaligus terjun ke dunia profesional dan menyiapkan beberapa lagu.

Dalam perjalanannya, Dirty Frank sempat manggung beberapa kali, seperti di Pekan Raya Jakarta, Elshinta TV, perayaan ulang tahun ISHD (Ikatan Sport Harley Davidson) bersama musisi kenamaan lainnya.

Hanya saja peruntungan di dunia rekaman untuk merilis single maupun album, belum berpihak pada Dirty Frank.

Dirty Frank bahkan sempat melakukan bongkar pasang personel. Situasi tersebut masih ditambah dengan kesibukan YV selaku marketing di Mercedez Benz, membuat aktivitas Dirty Frank sempat vakum.

Memasuki Oktober 2020, Dirty Frank juga memasuki babak baru setelah bernaung di bawah label Musicblast. Dengan bangga, Dirty Frank merilis single perdana berjudul “Bangga Masuk TV”.

Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha kuliner dan agen property, YV tetap aktif menulis lagu, hingga ke tahap mixing dan mastering. Lagu-lagu tersebut kelak akan dijadikan album perdana Dirty Frank

Hanya saja pandemi datang mengganggu, membuat proses pembuatan album harus ditunda. YV atur siasat. Caranya, terlebih dulu merilis single. Salah satunya, ‘Demokrasi Palsu yang siap rilis pada 25 Oktober mendatang, bertepatan dengan perayaan ulang tahun YV.

“Saya sengaja memilih tanggal 25 Oktober karena bertepatan dengan hari Ulang Tahun saya. Ya.., itung-itung hadiah ulang tahun saya lah. Mohon do’a restu ya semoga lancar semuanya,” pinta YV. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Denny Caknan Jawara ‘Anugerah Dangdut Indonesia 2021’, Borong 3 Piala

Published

on

By

Denny Caknan borong 3 piala Anugerah Dangdut Indonesia 2021 (Foto: Instagram denny_caknan)

Kabarhiburan.com – Ajang penghargaan untuk insan musik dangdut, Anugerah Dangdut Indonesia (ADI) 2021 MNCTV berlangsung di panggung megah nan meriah, pada Rabu (24/11) malam.

Para bintang dangdut papan atas, tampil memesona pemirsa dan menyaksikan pembacaan 94 Nominasi untuk 12 Kategori penghargaan. Terdiri 7 kategori terpopuler, 4 kategori terbaik pilihan juri dan 1 kategori lifetime achievement.

Ajang yang tahun ini bertema: Beauty of Dangdut, ADI 2021 dibuka oleh penampilan 3 Diva yakni Ayu Ting Ting, Inul daratista dan Zaskia Gotik menyanyikan lagu ‘sakasi slow’ dan ‘jang ganggu’.

Penampilan para bintang dangdut lainnya pun tak kalah menariknya, seperti Via Vallen menampilkan ‘dinda jangan marah-marah’, Hendra Kumbara dan Denny Caknan dengan lagu ‘yowis!’.

Disusul Dewi Persik dan Inul Daratista dengan lagu medley ‘arjuna buaya, mimpi manis  dan masa lalu’ dan masih banyak lagi penampilan bintang dangdut lainnya.

Tibalah saat yang ditunggu adalah pengumuman para pemenang ADI 2021. Denny Caknan memborong sekaligus 3 penghargaaan melalui “Video Clup Dangdut Terbaik“, “Penyanyi Dangdut Paling Di Hati“, serta satu lagi bersama Happy Asmara juga meraih “Kolaborasi Dangdut Paling Di Hati“.

Syukur Alhamdulillah . Trimakasih bapak, ibuk. Keluarga dan semuanya yang mensupport saya… Kulo Terharu,” tulis Denny Caknan di instagram pribadinya.

Berikut daftar lengkap pemenang Anugerah Dangdut Indonesia 2021:

1.Lagu Dangdut Terbaik: “Seindah Pelangi“, Inul Daratista.

2.Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik : Evi Masamba.

3.Penyanyi Dangdut Pria Terbaik: Danang.

4.Video Clip Dangdut Terbaik: Denny Caknan.

5.Lagu Dangdut Paling di Hati: ‘Lesti Kejora’.

6.Penyanyi Dangdut Wanita Paling di Hati : Ayu Ting Ting.

7.Penyanyi Dangdut Pria Paling di Hati : Dennny Caknan.

8.Lagu Popdut Paling di Hati : Happy Asmara.

9.Kolaborasi Dangdut Paling di Hati : Denny Caknan & Happy Asmara.

10.Duo/Trio/Group Dangdut Paling di Hati : Guyon Waton.

11.Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Paling di Hati : Gitalia KDI.

12.Lifetime Achievement : Muchsin Alatas

Continue Reading

Musik

‘Kejutanku’ Ost Film ‘Nussa’ Raih Penghargaan AMI Awards 2021

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Film animasi keluarga ‘Nussa’ masih berlanjut suksesnya hingga jelang penghujung 2021. Film produksi Visinema Pictures dan The Little Giantz tersebut baru saja meraih Piala Citra di FFI 2021 untuk kategori Film Animasi Panjang Terbaik.

Film Nussa juga diunggulkan sebagai terlaris di sepanjang tahun 2021 dengan jumlah penonton bioskop lebih dari 400 ribu. Jumlah tersebut diperkirakan masih terus bertambah, karena film Nussa masih diputar di bioskop Tanah Air.

Terbaru, lewat official soundtrack berjudul ‘Kejutanku’, film tersebut kembali disebut sebagai peraih penghargaan di ajang bergengsi industri musik Indonesia, Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021.

Penghargaan untuk kategori Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik AMI Awards dianugerahkan kepada Ifa Fachir dan Simhala Avadana sebagai pencipta lagu ‘Kejutanku’.

Keduanya mengatakan bahwa lagu ‘Kejutanku’ merepresentasikan berbagai adegan dan karakter yang ada di dalam film ‘Nussa’.

“Mulai dari merepresentasikan kejutan Nussa untuk orang tuanya, hingga merepresentasikan kejutan bagi sosok Abba,” ujar Ifa Fachir dalam keterangannya, Rabu (23/11).

Ifa Fachir dan Simhala Avadana bukan wajah baru di indutri musik Indonesia. Ifa Fachir sering terlibat menggarap musik untuk film-film layar lebar, seperti ‘Keluarga Cemara’. Sedangkan karya-karya Simhala Avadana dapat dinikmati lewat lagu-lagu yang dinyanyikan Naura.

Menariknya, lagu ‘Kejutanku’ dinyanyikan oleh aktor dan aktris film Nussa. Mereka adalah Muzzaki Ramadhan (Nussa), Ocean Fajar (Rarra), Malka (Abdul) dan Widuri Puteri (Syifa).

Di sisi lain, produser film Nussa, Anggia Kharisma, menjelaskan bahwa lagu ‘Kejutanku’ berasal dari keinginannya untuk menampilkan lagu anak yang mudah diingat.

“Aku merasa sudah lama sekali enggak mendengar lagu anak-anak yang easy listening dan mudah diingat. Terlebih, aku kepingin anakku Rigel punya lagu anak-anak yang bisa dinikmati,” kata Anggia.

“Karena itu, aku rasa cocok sekali mengajak Ifa Fachir dan Simhala Avadana berkolaborasi membuat lagu ‘Kejutanku’. Selain kami sudah sering bekerja sama. Ifa dan Simhala juga punya visi yang sama denganku terkait lagu anak-anak,” ujar Anggia menambahkan. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Merawat Kemerdekaan, Mahasodha Rilis Lagu ‘Merah Putihku’

Published

on

By

Duo Mahasodha merilis lagu ‘Merah Putihku’

Kabarhiburan.com – Mengisi dan merawat kemerdekaan Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mahasodha menggelorakan semangat kemerdekaan ke tengah anak muda masa kini, melalui single ‘Merah Putihku’.

Single tersebut merupakan karya perdana dari Mahasodha, yang digawangi dua jurnalis senior, Teguh Yuswanto dan Bismar Yogara.

“Mahasodha lahir sebagai bentuk kecintaan kami kepada Indonesia. Salah satu upaya kami dalam mengisi dan merawat kemerdekaan Indonesia. Fitrahnya, harus terus ditingkatkan dan saling mengingatkan. Mahasodha melakukannya melalui jalur seni,” ujar Bismar.

Mahasodha sendiri diambil dari bahasa sansekerta artinya berani karena benar, yang ditarik juga dari spirit bendera Merah Putih sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ditambahkan Teguh Yuswanto, Lagu Merah Putihku terpilih menjadi single perdana Mahasodha dengan harapan Indonesia tetap baik-baik saja dan semangat dalam merawat kemerdekaan.

“Semoga lagu Merah Putihku ini bisa diresapi dan memberikan kontribusi yang baik untuk bangsa Indonesia,” tegas Teguh.

Klip lagu Merah Putihku diambil di Bukit Rangkok, Pager Wangi, Tegal dan Kediaman pelukis Sony Eloperogo di Magelang. Selain alam Indonesia, di klip tersebut juga ditampilkan pencak silat sebagai kearifan lokal yang wajib dilestarikan.

Video klip lagu Merah Putihku menampilkan kisah persahabatan 4 anak dari pedesaan hingga mereka dewasa. Mereka pun berjanji untuk terus merawat Merah Putih. Dalam melakoninya memerlukan kesadaran semangat persatuan dan persaudaraan.

Lagu Merah Putihku dirilis di bawah Loteng Musik. Produser sekaligus Music Director-nya, Nyonk Kunci berharap lagu ini membawa warna baru untuk industri musik Indonesia. Tidak sekadar enak dinikmati, namun juga ada pesan untuk diresapi.

“Tema lagu ini nasionalis banget dan konsep bermusiknya cukup unik karena ada puisinya. Semoga lagu Merah Putihku bisa menjadi theme song kaum milenials dalam mengenal Indonesia. Lagu ini memiliki pesan yang kuat, makanya cocok banget untuk para milenials,” ujar Nyonk Kunci.

Mahasodha juga melibatkan Akay Nento (keyboard & syth), Dean Septiadi (bas).

Lagu dan klip Merah Putihku dari Mahasodha sudah bisa dinikmati di Youtube, kanal Loteng Musik. Selain bisa didengar dan unduh di Spotify, Joox, iTunes, Deezer, dan YouTube music. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending