Connect with us

Musik

Band Vanillas Rilis Ulang ‘Buat Aku Cinta’ dengan Warna Musik Kekinian

Published

on

Kabarhiburan.com – Dua belas tahun vakum, grup band pop rock asal Jakarta, The Vanillas kembali berkumpul dengan nama Vanillas di tahun 2020.

Mereka menghadirkan single Buat Aku Cinta, yang dirilis ulang pada Rabu, pukul 11.11 WIB, tanggal 11 November 2020.

Single Buat Aku Cinta, kali ini mereka bawakan dengan warna musik yang lebih segar, sekaligus menjadi bukti mereka sudah kembali dari masa vakum yang cukup lama.

The Vanillas dibentuk pada tahun 2007 oleh Ira Soraya sang vokalis juga keyboardis serta penulis lagu, bersama gitaris Santo dan drummer Moses Lubis. Mereka sempat merilis lagu Mati Rasa (2008) melalui Zona Musik Indonesia dan mencetak sukses di blantika musik Indonesia.

Lagu Mati Rasa ada di dalam album berjudul Buat Aku Cinta yang berisikan 10 lagu, semuanya ciptaan Ira Soraya.

Selama vakum, mereka menjalani kesibukan masing-masing personel. Ira Soraya, misalnya, pindah ke Toronto, Kanada pada tahun 2011. Ira kembali ke Indonesia pada 2019.

Ketiganya pun bertemu pada awal 2020, lalu bersepakat mengubah nama band menjadi Vanillas. Diikuti penyegaran pada warna musik yang mereka usung menjadi lebih kekinian.

“Penyegaran utamanya pada warna musik, yakni memasukkan unsur EDM, membuat single Buat Aku Cinta menjadi lebih mudah diingat dan dinyanyikan. Sudah begitu, enak didengar,” cetus Ira Soraya, saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (15/11).

“Pendek kata, single Buat Aku Cinta versi baru merupakan hasil kreativitas kami bertiga sebagai produser. Berbeda dari versi sebelumnya, ada campur tangan pihak lain,” ujar Santo menimpali.

Merasa puas dengan karya terbaru, Ira Soraya pun optimis. Single Buat Aku Cinta yang sudah tersedia di kanal YouTube dan berbagai platform musik digital, akan disukai oleh pecinta musik Indonesia.

“Kami ingin mereka yang pernah mengenal musik kami 12 tahun silam, kini bernostalgia menikmati kembali warna musik kami yang kekinian,” pinta Ira Soraya yang diamini Santo dan Moses. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pop Academy Top 12 Sajikan Kolaborasi dengan Bintang D’Academy dan LIDA

Published

on

By

Para academia berkolaborasi dengan bintang D’Academy dan LIDA

Kabarhiburan.com – Ada yang menarik pada Konser Pop Academy 2020 babak Top 12, yang berlangsung di layar Indosiar Rabu (25/11).

12 academia yang masih bertahan ditantang untuk berkolaborasi dengan para bintang dangdut Indosiar jebolan D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Jadilah, sebuah sajian kompetisi yang menghibur masyarakat.

Tiga academia pilihan yang tergabung di Top 12 Grup 1, yakni Maria (Medan), Vien (Papua Barat), dan Waode (Bau Bau), tampil di depan lima Juri Soimah, Nino “RAN”, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha, serta Diana Putri sebagai Fashion Guru.

Duet apik dari Vien (Papua Barat) dan Aulia DA membuka kompetisi dengan lagu Sik Asik. Hanya saja, penampilan mereka masih belum maksimal. Soimah yang selalu menjagokan Vien pun memberikan masukan.

“Kamu sudah berhasil menunjukkan sisi lain dari seorang Vien dalam kolaborasi bersama Aulia DA. Hanya saja, saya masih belum merasakan sesuatu yang spektakuler dari penampilan kamu,” ujar Soimah.

Waode (Bau Bau) dan Rara LIDA

Sebaliknya, dari dara asal Bau Bau, Waode, tampil memukau dan penuh penghayatan bersama Rara LIDA, dalam lagu Muara Kasih Bunda. Waode menuai satu standing ovation dari Dewan Juri.

Chemistry diantara kalian sangat terasa, saling mengisi antara satu dan lainnya. Cengkok dangdut yang Waode perlihatkan sudah berhasil,” puji Ruth Sahanaya.

Sebaliknya Maria (Medan) tidak mampu meraih standing ovation. Padahal, Maria tampak anggun saat membawakan lagu Kejora bersama Putri DA.

Giring Ganesha menilai, penampilan Maria masih harus dibenahi. “Suara kamu sangat lembut, tapi terlalu lembut untuk berkolaborasi dengan Putri DA, membuat ada sesuatu yang hilang dalam lagu ini,” jelas Giring.

Dewan juri memberi second chance bagi Vien (Papua Barat) dan Maria (Medan), lantaran perolehan polling menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Maria (Medan)

Vien memanfaatkan peluangnya dengan menyanyikan lagu milik Reza Artamevia berjudul Aku Wanita. Sementara Maria memilih lagu milik Ruth Sahanaya berjudul Astaga, sebagai peluru terakhir dirinya untuk tetep bertahan di panggung Pop Academy.

Nino ‘RAN’, Soimah, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha dan Diana Putri akhirnya sepakat untuk memberi kesempatan kepada Vien (Papua Barat), sehingga Maria (Medan) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy.

Sedangkan Waode (Bau Bau) dan Vien (Papua Barat) berhasil  melaju  ke babak Top 9 Pop Academy.

Dukungan Pemirsa

Pop Academy masih berlanjut ke Top 12 Group 2 pada Kamis, 26 November 2020 LIVE dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot pukul 21.00 WIB. Menampilkan Gullit (Medan), Jessy (Manado) dan Shandy (Jambi).

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Rilis Single ‘Sembunyi Dalam Tawa’, Nabila Ellisa Bikin Baper

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi pendatang baru, Nabila Ellisa, merilis single perdana dan video musik berjudul Sembunyi Dalam Tawa, ciptaan MR Nurbayan, Rabu (25/11).

Karakter vokal peraih 5 besar di ajang LIDA 2018 ini yang khas, menjadikan lagu Sembunyi Dalam Tawa enak didengar. Karakter vokal dangdutnya yang kental, menciptakan perpaduan pop, melayu dan dangdut.

“Lagu Sembunyi Dalam Tawa bercerita tentang patah hati karena keegoisan kita. Ini Nabila banget, apalagi musiknya agak ngepop. Jadi, ini udah yang terbaik banget buat Nabila,” ungkap Nabila, seperti dalam rilis, Kamis (26/11).

Nabila yang kini bernaung pada 3D Entertainment dan Stream Management, menilai keselarasan lirik, musik dan visualisasi yang pas, membuat lagu Sembunyi Dalam Tawa mewakili perasaan patah hati para pendengarnya dan akan sukses menambah kebaperan.

Senada dengan Nabila, Tim A&R 3D Entertainment, Bersena Besthandi membenarkan lagu Sembunyi Dalam Tawa cocok dibawakan Nabila.

“Karakter suara Nabila yang mendayu-dayu, dipadu dengan penampilan anggun dan berhijab, unsur melayu seperti lagu karya MR Nurbayan, cocok dibawakan oleh Nabila,” jelas Barsena Besthandi.

Untuk video musik Sembunyi Dalam Tawa dirilis sudah tersedia di kanal YouTube 3D Entertainment. Penikmat musik sudah dapat mendengarkan lagu ini di semua digital streaming platform, Apple Music, Itunes, SpotifyJooxLangit Musik, Deezer, RessoYoutube Music. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Sheryl Sheinafia Rilis Single ‘déjà vu’

Published

on

By

Sheryl Sheinafia rilis déjà vu.

Kabarhiburan.com – Memasuki single ke-3 dari seri rilisannya, Sheryl melakukan pendekatan yang berbeda untuk memanjakan telinga para pendengar.

déjà vu memiliki daya tarik tersendiri dengan menceritakan khayalan Sheryl tentang sebuah hubungan yang penuh dengan kehangatan.

“Perasaan samar dan tetesan nostalgia layaknya suatu hal yang tidak nyata dan terasa seperti déjà vu,” ungkap sheryl dalam keterangan pers, Kamis (26/11).

Sheryl menyampaikan perasaannya dalam lagu ini melalui ketukan yang lembut, rhythm yang dapat membuat pendengar terhanyut, serta lirik yang cerdik.

Lagu déjà vu dari Sheryl Sheinafia dirilis pada 27 November 2020 di seluruh platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Untuk official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending