Connect with us

Selebritas

Berseteru dengan Baim Wong, Astrid QQ Production Rugi 100 Juta

Published

on

Astrid (kedua dari kiri) didampingi kuasa hukumnya Didit Wijayanto (ketiga dari kiri) usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Laporan yang dilayangkan Astrid dari manajemen artis QQ Production ke Mapolda Metro Jaya tentang dugaan penipuan yang dilakukan aktor Baim Wong dan Lucky Perdana, awal Mei silam, kini memasuki babak baru.

Astrid didampingi kuasa hukumnya, Didit Wijayanto, telah mengisi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Astrid menceritakan kronologi kasus yang melilitnya terkait Baim Wong dan Lucky Perdana kepada penyidik Polda Metro Jaya.

“Berawal dari pembicaraan Baim Wong kepada Krista Mukti, yang menyampaikan keinginannya supaya bisa bergabung dengan partai. Baim minta tolong kepada Krisna Mukti,” jelas Didit Wijayanto usai  menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Dalam kronologi BAP disebutkan, Krisna Mukti menghubungi Astrid dari QQ Production, meminta agar Astrid membantu Baim Wong menghubungi salah satu partai.

“Setelah tercapai, barulah dibuat suatu komitmen. Ternyata komitmen tersebut telah disalahgunaan. Tadi dibuat terang oleh penyidik soal dugaan penipuannya,” jelas Didit.

“Dalam komitmen tersebut ada janji-janji, sehingga klien kami tergerak untuk membiayai,” ujar Didit yang menambahkan, kliennya mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta, yang dibenarkan Astrid.

Astrid mengaku lega telah memberikan keterangan kepada penyidik. Jika Baim Wong dan Lucky Perdana tidak menunjukkan itikad baik, Astrid bertekad untuk melanjutkan perkara ini hingga ke pengadilan.

“Alhamdulillah lebih lega setelah di BAP. Sampai sekarang belum ada komunikasi (sama Baim Wong dan Lucky Perdana),” ungkap Astrid yang masih membuka pintu damai kepada Baim Wong.

“Sejak awal kami sudah mengundang dia baik-baik kok. Kami tunggu itikad baiknya. Tapi ada enggak itikad baik,” imbuh Astrid.

Didit menambahkan, kliennya bisa saja mencabut laporannya di kepolisian apabila Baim Wong dan Lucky Perdana mau menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Honor Tidak Kunjung Dibayar, Evelyn Ancam Laporkan RA ke Polisi

Published

on

By

Pengacara Henry Indraguna berdiskusi dengan Evelyn Nada Anjani disaksikan Dinar Candy.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah kabar berakhirnya jalinan asmara dengan Roy Kiyoshi, Evelyn Nada Anjani masih harus berkutat pada masalah honor yang  dibayarkan RA, selaku penyelenggara Color Run.

Padahal, Evelyn, Dinar Candy, Delon Thamin dan seorang DJ asal Jepang, telah melaksanakan kewajiban sebagai pengisi acara Color Run di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (27/10) silam.

Evelyn mengaku telah kecolongan, menerima begitu saja janji manis RA akan membayar seluruh honor sebelum acara berlangsung. Janji tersebut, RA lapis dengan penyerahan BPKB sepeda motor kepada Evelyn, sebagai jaminan.

Faktanya, RA belum juga membayarkan sisa honor paket sebesar Rp 55 juta kepada Evelyn dan kawan-kawan, hingga hari ini, Senin (11/11).

Evelyn dan Dinar Candy pun meradang.  Keduanya kembali menemui kuasa hukumnya, Henry Indraguna. Tujuannya, untuk mengklarifikasi pernyataan RA, pada Kamis (7/11).

“Kami berterima kasih kepada saudara RA yang sudah mengaku belum membayar (honor). Yang kedua, saudara RA mengatakan udah dibayar dengan BPKB. Di sini kami mau klarifikasi, siapa emang yang mau dibayar dengan BPKB?” ujar Henry mempertanyakan.

“Jadi, kami menolak pernyataan RA bahwa dibayar dengan BPKB. Yang ada, adalah dijaminkan,” tegas Henry, saat ditemui di kantornya, di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Senin (11/11).

Henry Indraguna menunjukkan surat kesepakatan antara Evelyn dan RA, selaku penyelenggara ‘Color Run’.

Selanjutnya, Henry malah menuding RA telah melanggar surat kesepakatan bermaterai yang ditandatangani bersama, pada Minggu (27/10). Di sana tertulis bahwa RA akan melakukan pembayaran pada tanggal 28 Oktober 2019, pukul 21.00 WIB.

“Kenyataannya, tidak ada pembayaran pada tanggal 28 Oktober,” ujar Henry yang diamini oleh Evelyn dan Dinar Candy.

Selanjutnya, Evelyn mengaku ada kesepakatan secara lisan dengan RA, yang meminta penundaan pembayaran selama 7 hari.

“Kalau dijanjikan tanggal 27 Oktober, seharusnya pembayaran sudah dilakukan pada tanggal tanggal 3 selambatnya 4 November. Kenyataannya, belum juga ada pembayaran,”  jelas Henry yang menyimpulkan bahwa RA sudah melanggar dua kesepakatan.

Henry juga membacakan percakapan Evelyn dengan RA lewat Whatsapp (WA), yang mengesankan bahwa honor Evelyn dan kawan-kawan menjadi urusan sponsor. Pernyataan ini membuat Evelyn dan kawan-kawan meradang.

”Disini RA mencoba mengalihkan isu sponsor. Padahal, yang harus membayar Evelyn dan kawan-kawan, ya RA selaku penyelenggara,” tegas  Henry, yang menambahkan bahwa RA mengaku juga sudah  menyiapkan cek senilai Rp 55 juta, bertanggal 5 November 2019.

Pihak RA selaku penyelenggara Color Run menunjukkan selembar cek.

“Kalau dananya sudah ada, bayarkan saja dulu yang menjadi hak dari Evelyn dan kawan-kawan. Mereka sudah menunggu. Sebaliknya, kalau belum dibayar juga, maka kami akan mencari keadilan. Biarkan hukum yang akan menyelesaikan semua,” pinta Henry.

Henry menambahkan, kalau memang RA merasa Evelyn sudah melanggar hukum, semisal telah mencemarkan nama baik, silakan RA laporkan pada yang berwajib.

“Bayarkan dulu yang menjadi hak Evelyn dan kawan-kawan, lalu kita sama-sama buktikan dugaan pencemaran nama baik yang dimaksud di meja hijau pengadilan,” tantang Henry yang didampingi Evelyn dan Dinar Candy.

Evelyn mengaku bahwa dirinya masih terus menunggu pembayaran sisa honornya tersebut. “Cuma bingung aja sih. Ya, udah bayar aja, udah capek ya, nagihin terus. Aku udah serahin ke pengacara aku,” imbuh mantan istri Aming ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

DJ Ay Sebut Tak Sengaja, Payudara Nyelonong Saat Syuting

Published

on

By

Ayunia alias DJ Ay (foto: Instagram)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Disc Jockey (DJ) Ay memulai karir barunya di bidang tarik suara. Wanita yang bernama lengkap Ayunia memperkenalkan diri di belantika musik Indonesia melalui single perdananya bertajuk Ingin Bercinta.

Demi mendekatkan diri kepada pecinta musik Indonesia, DJ Ay juga tampil semangat saat melakukan syuting video klip. Bahkan, DJ Ay tanpa ragu tampil seksi nan sensual.

Kegaduhan pun terjadi. Saat tubuhnya bergerak dinamis mengikuti irama langu, tanpa sengaja bagian dada DJ Ay keluar dari busananya. Kejadian ini tidak luput dari rekaman kamera. Buru-buru DJ Ay menyebut kejadian tersebut berlangsung di luar kendalinya.

“Iya itu pas shotting video klip. Lagi joget-jogetan, aksinya mungkin terlalu bersemangat, tiba-tiba puting aku keluar dari tempatnya. Itu lumayan kelihatan dan sempat keambil kamera,” ujar DJ Ay baru-baru ini.

Menyadari kejadian tersebut bakal memancing reaksi dari para netizen, DJ Ay mengaku tak mau ambil pusing. Bahkan dirinya mengaku tidak takut akan bully dari para netizen.

“Yahhh, aku sih enggak pernah takut. Kejadiannya kan bukan hal yang disengaja, Itu insiden di luar dari kegiatan video klip itu. Itu Enggak Sengaja,” jelas DJ cantik ini.

DJ Ay mengaku sudah tidak bisa lagi melakukan apa-apa untuk mengganti adegannya tersebut lantaran video klipnya sudah telanjur selesai dan di-upload di laman Youtube.

“Masalahnya editan sudah kelar dan sudah naik di ig tv dan sebentar lagi naik YouTube,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Ini Alasan Raffi Ahmad Nyatakan Mundur dari Dunia Hiburan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Belum beranjak dari terbakarnya satu unit mobil mewah, mendadak Raffi Ahmad memberi kabar mengejutkan dunia entertainment Tanah Air. Presenter dan produser kenamaan ini menyatakan pamit dari panggung hiburan Indonesia.

“Sekarang kesempatan aku menyampaikan beberapa hal. Aku mau pamit untuk istirahat sejenak. Belum tahu berapa bulannya, bisa tiga, enam bulan, bahkan setahun,” ungkap Raffi didampingi Nagita Slavina saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Senin (21/10).

Raffi menyampaikan keinginannya ini justru saat dirinya berada di puncak suksesnya sebagai salah satu pelaku industri hiburan yang dirintisnya selama hampir 20 tahun. Kini Raffi kembali harus memilih keputusan terbaik baginya.

“Aku hampir 20 tahun di industri hiburan. Sudah berfikir untuk rehat dulu karena terlalu sibuk dan sibuk. Sehari bisa tiga tempat lokasi syuting dan waktu untuk keluarga tidak ada,” jelas Raffi.

Raffi memang mengutarakan satu-dua sebagai alasannya mengundurkan diri, yakni keinginannya untuk menebus waktu buat keluarganya. Raffi juga mengatakan istirahat untuk memulihkan kondisi kesehatannya kepada puluhan wartawan dan infotainment.

“Pasti sudah pada tahu kalau pita suara aku, ada masalah. Biasanya memang cukup istirahat akan kembali suaranya, tapi jelang malam seperti ini pasti serak lagi. Karena pita suara aku ini sudah luka dan harus istirahat total,” jelasnya.

Tentang kondisi kesehatannya yang terganggu, Raffi mengaku sedang diingatkan Tuhan. Raffi juga ingin ikut menyaksikan tumbuh kembang si buah hati, Rafathar Malik.

“Melihat perkembangan Rafathar sudah semakin cepat. Tapi aku malah nggak mendampingi, bahkan hanya sedikit waktuku bersama Aa (panggilan Rafathar). Suka sedih juga kalau ingat wajah kecewa Aa tiap mau main, papanya justru siap-siap berangkat kerja,” kenangnya.

Raffi mengungkapkan, telah berulang kali buah hatinya itu mengirimkan rekaman suara, untuk menjelaskan kerinduan ingin bermain bersama ayahnya. Ini membuat Raffi terenyuh.

“Aa pernah kirim voice note. Isinya bikin aku terdiam, nggak bisa apa-apa. Katanya Aa kangen, besok papa lama nggak syutingnya. Ngedengernya, aduh gimana ya, tapi aku nggak bisa apa-apa karena adanya kerjaan,” keluh Raffi.

Raffi menambahkan, peristiwa naas yang menimpa mobilnya sebagai musibah. “Itu musibah,” ujar Raffi singkat. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending