Connect with us

Sinetron

Bintang Sinetron ‘Samudra Cinta’ Jumpa Penonton di Yogyakarta Secara Virtual

Published

on

Kabarhiburan.com – Sinetron Samudra Cinta sudah memasuki episode 413, di layar SCTV pada pukul 21.40 WIB, Sabtu (17/10).

Sinetron garapan rumah produksi SinemArt yang tayang setiap hari ini, selalu ditunggu pemirsa yang penasaran untuk menyimak kelanjutan kisah Samudra dan Cinta, yang dipadu dengan konflik yang dibawa orang-orang disekitarnya.

Sinetron yang dibintangi oleh Haico Van der Veken (Cinta), Rangga Azof (Samudra), Angela Gilsha (Vina), Mischa Chandrawinata (Ariel), Cut Syifa (Intan), Dylan Carr (Doni), Dinda Kanya Dewi (Nora), Ben Kasyafani (Novan) dan Jonas Rivanno (Panji) ini, memang sangat digemari.

Di tengah padatnya jadwal syuting, mereka juga dipertemukan dengan penggemarnya di Yogyakarta dan sekitarnya, melalui Virtual 3xtraOrdinary Meet and Greet, Sabtu (17/10) sore.

Selama lebih dari 60 menit, kegiatan yang dipandu oleh David Rizal dan Risca Andalina ini menguji kekompakan dan kerja sama para pemain, melalui deretan games seru yang disiapkan oleh tim kreatif SCTV.

Sebelum sampai ke sana, mereka terlebih dulu menjelaskan karakter di dalam rangkaian cerita Samudra Cinta, khususnya para pemain baru bergabung, seperti Ben Kasyafani dan Dinda Kanya Dewi.

“Saya sebagai Nora, yang selalu berupaya menghalangi kebahagiaan Samudra dan Cinta. Intinya antagonislah,” ujar Dinda Kanya. Sementara Ben Kasyafani menjawab singkat. “Saya sebagai Novan, peran antagonis.”

Giliran Cut Syifa, menjelaskan karakternya sebagai Intan yang polos dan cerewet.

“Setelah ketemu dengan Ariel jadi baik. Akhirnya Intan suka sama Ariel,” kata Cut Syifa yang dibenarkan oleh Mischa Chandrawinata.

“Ariel suka sama Intan. Apapun akan dilakukan (Ariel) agar Intan tersenyum,” ujar Mischa.

Haico van Der Veken Jadi Juri

Selanjutnya kesembilan bintang ini diajak main games ‘Pilihan Sulit’. Makan sepotong apel bila memilih jawaban A atau makan sepotong pare bila memilih jawaban B.

David Rizal dan Risca Andalini menyediakan pilihan jawaban bagi Dinda Kanya, Cut Syifa dan Angela Gilsha, yakni A –  punya pasangan pembohong dan enggak setia, atau B – punya cowok ganteng dan setia.

Ketiga pemain aktris ini kompak memilih jawaban B, meski harus menikmatinya pahitnya pare.

Demikian pula, bagi Ben Kasyafani, Jonas dan Dylan Carr. Mereka memilih merasakan pahitnya pare karena memilih jadi jadi orang baik dan keren, dari pada menjadi orang gila.

Usai mengunyah pare, kesembilan pemain ini diminta untuk memindahkan biji kolang-kaling menggunakan sumpit. Tentu saja tidak selalu mudah, namun semua pemain berhasil melakukannya. Haico yang didapuk sebagai juri menyatakan semua peserta jadi pemenangnya.

Demikian pula ketika tantangan beralih ke ‘Memindahkan Kapas ke Mangkuk’ yang dilakukan dengan mata tertutup, semua pemain berhasil melakukannya.

Kehadiran 2 pemirsa dari Yogyakarta, Dewi dan Rini Anggraini menambah seru acara Virtual  3xtraOrdinary Meet and Greet di Yogyakarta. Baik Dewi maupun Rini mengagumi akting Haico van Der Veken dan Rangga Azof.

“Semua cewek  itu idaman selama dia baik hati,” ujar Haico dan dibenarkan Rangga menjawab pertanyaan Dewi asal Tasikmalaya. (Tumpak S.)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

‘Nur’ yang Teramat Sabar Itu Jauh Melampaui Icha Annisa

Published

on

By

Icha Annisa (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Icha Annisa meresapi benar perannya sebagai Nur, seorang ibu yang merawat buah hatinya, Syifa, yang menderita penyakit kanker. Untuk itu, Nur rela menjadi aiasten rumah tangga di rumah Sandra (Kenya Nindya), yang kaya raya.

Siapa sangka, Sandra adalah istri Reno (Aditya Herpavi), mantan suami Nur. Demi keberlangsungan hidup anaknya, Nur terpaksa merahasiakan kehidupan masa lalunya dengan Reno.

Demikian cuplikan kisah Mega Series Nur, yang menyedot perhatian pemirsa sejak ditayangkan sepekan silam di layar Indosiar saban pukul 17.30 WIB. Penonton dibuat marah menyaksikan derita Nur yang bertubi-tubi.

Totalitas akting Icha Annisa, Aditya Hepavi, Kenya Nindya, Lea Ciarachel, Bryan Andrew, Ferdy Ali dan masih banyak lagi, telah mengukuhkan Mega Series Nur garapan rumah produksi Mega Kreasi Films sebagai tontonan yang mengharu-biru.

Terlebih bagi Icha yang memerankan Nur yang begitu sabar, namun berhasil membuat penonton geregetan ingin membela sosok Nur.

“Karakter ini amat sangat sabar. Sekaligus tantangan buat aku. Aku membuatnya asyik dan enjoy,” jelas Icha dalam wawancara virtual, Senin (19/7).

“Dari karakter ini, aku jadi belajar untuk sabar. Ternyata sabar itu enggak mudah. Karena karakter ini, sekarang aku jadi perempuan yang mellow,” tambah perempuan bernama lengkap Siti Anisa Surachman yang membintangi puluhan FTV dan sinetron.

Ia bahkan mengakui bahwa sosok Nur yang teramat sabar dan tabah itu jauh melampaui kenyataan dirinya.

“Saya bersyukur karena melalui tontonan ini mampu menghibur pemirsa di rumah,” katanya.

Mega Series Nur juga diwarnai kisah asmara kehidupan remaja antara Trsitan (Bryan Andrew dan Laura (Lea Ciarachel Fourneaux) yang terlibat cinta segitiga. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Dapat Kecaman Netizen, Anjasmara dan Fathir Malah Cubit-cubitan

Published

on

By

Anjasmara, Giorgino Abraham, Fathir Muchtar dan Yasmin Napper dalam sinteron The Love Stry Tehe Series.

Kabarhiburan.com – Sejatinya tugas aktor maupun aktris hanya berusaha memahami situasi yang tertulis di skenario, lalu melakonkan sebagaimana yang sudah didesain oleh penulis cerita dan sutradara.

Namanya pemain, itu hanya ‘wayang’ saja, yang harus menghidupkan suatu karakter, namun blueprint karakter tersebut ada di skenario dan sutradara.

Hanya saja, yang namanya netizen dan penonton seakan tidak mau tahu dengan scenario dan sutradara. Mereka tetap saja melontarkan kritik melalui media sosial. Yang menjadi sasaran adalah Anjasmara dan Fathir Muchtar.

“Banyak banget yang komentar. Mereka menulis, kenapa begini, kenapa begitu. Mestinya begini dan begitu. Luar biasalah. Dimarah-marahin,” jelas aktor senior, Anjasmara ditemani Fathir Mukhtar, dalam jumpa pers virtual Kamis (15/7).

Kemarahan netizen yang digambarkan Anjasmara tersebut berpangkal pada karakter Argadana, ayah Maudy (Yasmin Napper). Sedangkan Fathir Muchtar memerankan Wilantara, ayah dari Ken (Giorgino).

Dua aktor senior ini menjadi sosok ayah dari tokoh utama dalam sinetron Love Story The Series SCTV. Keduanya digambarkan memiliki dendam di masa lalu dan saling memusuhi, ikut mewarnai perjalanan cinta Maudy dan Ken.

Perseteruan keduanya terlihat apa adanya di layar kaca, lantaran Anjasmara dan Fathir sama-sama piawai membawakan peran, membuat cerita sinetron Love Story The Series SCTV yang pekan ini memasuki episode ke 230, semakin seru. Apa resepnya?

“Sebenarnya kami berdua tidak memiliki resep apapun. Kami sama-sama jujur dalam bermain, beradegan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Enggak berusaha jaim-jaiman. Mungkin karena kejujuran kami itulah yang membuat chemistry di layar televisi jadi kelihatan bagus,” ujar Anjasmara.

Fathir membenarkan dan memuji sikap Anjasmara, yang cepat akrab dengan siapapun yang menjadi lawan mainnya.

“Walau saat take kita musuhan, tetapi saat break semua langsung cair dan bercanda lagi. Cubit-cubitan untuk mencairkan suasana,” ujar Fathir sambil tertawa.

Menanggapi reaksi para netizen, Anjasmara dan Fathir justru merasa gembira.

“Saya gembira, karena sinetron Love Story The Series makin banyak kejutannya, bukan hanya bagi penonton. Kami pun sebagai penonton terkaget-kaget pada cerita yang dibuat penulis cerita dan sutradara,” pungkas Anjasmara. (Tumpak S. Foto-foto: Instagram Lovestorytheseries.sa)

Continue Reading

Sinetron

Pro dan Kontra Sinetron 17+, Ocha Rosdiana: Ini Sinetron Komedi

Published

on

By

Ochi Rosdiana (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi dan Aktris, Ochi Rosdiana sudah tidak sabar menunggu pemutaran sinetron berjudul 17+ yang tayang perdana di layar SCTV pada malam ini , Kamis (1/7) pukul 21.55 WIB..

“Semoga menjadi tontotan yang bisa bikin imun naik karena ngakak terus,” pinta Ochi dalam wawancara virtual, Rabu (30/6).

Sambil tertawa pula, Ochi membenarkan reaksi netizen yang pro dan kontra terhadap kehadiran sinetron 17+. Sebagian mengira sinetron ini untuk tontonan usia dewasa, lalu mempertanyakan kenapa sampai lolos sensor.

Ochi pun angkat bicara, menjelaskan maksud dari judul 17+.

“Mungkin nyangkanya 17+ sebagai umur, padahal enggak. Makanya mereka kudu nonton, biar ngeh, Ini sinetron genre komedi,” kata Ochi sambil tertawa.

“Diberi judul 17+ karena pingin beda, sesuai cita-cita Babe ingin jadi juragan kontrakan yang memiliki kontrakan lebih dari 17 pintu,” jtambahnya.

Sinetron 17+  mempertemukan Ochi Rosdiana dengan Jeremie Moeremans. Keduanya memerankan sosok Julia dan Jani, anak dari pasangan Babe Jen yang diperankan oleh Latief Sitepu dan  Emak yang diperankan Merry Mustaf,

“Julia, orangnya tulus dan sayang pada keluarganya. Julia sudah bosan mendengar keinginan babe dan nyak agar selekasnya berjodoh dengan anak orang kaya, sebaliknya Julia inginnya lelaki yang kaya hati. Lebih mentingin masa depan dari pada cinta,” jelas Ochi yang tengah memulihkan kesehatannya dari paparan Covid-19.

Karakter Julia lainnya adalah sosok anak cerdas, rajin kuliah. Julia tidak malu berangkat kuliah pakai angkot, meski memiliki ayah yang punya banyak kontrakan.

Ochi yang sering membintangi serial drama, menjadikan sinetron 17+ sebagai sinetron genre komedi pertama baginya. “Dialognya komedi, susah banget menahan ketawa saat syuting,” ujar Ochi Rosdiana.

“Tantangan lainnya, akting harus natural. Beruntung, saya main sama pemain senior yang sudah biasa main komedi,” kata Ochi yang juga dipercaya menyanyikan soundtrack sinteron 17+. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending