Connect with us

Profil

Bisnis Tanpa Riba, Bukti Sukses Erlyanie Kelola ‘B ERL Cosmetics’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Berjualan secara online yang marak belakangan ini telah banyak melahirkan pengusaha muda di berbagai bidang usaha Salah satunya, Erlyanie.

Wanita kelahiran  Boyolali, Jawa Tengah ini telah melambungkan namanya sebagai pengusaha muda di industri kosmetik yang patut diperhitungkan, melalui produk kosmetik yang diberi nama B ERL Cosmetics.

Dalam waktu singkat, persisnya setahun, angka penjualan produk B ERL sudah menyentuh angka satu juga piece, sejak didirikan pada tahun 2017. Artinya, bisnis online telah memudahkan produk B ERL sampai kepada konsumen di seluruh persada Nusantara.

Angka penjualan demikian, memang  didukung oleh penerapan konsep penjualan B ERL Cosmetics yang mengedepankan strategi hearth selling.

Erlyanie dalam berusaha, juga menerapkan konsep ‘Bisnis Tanpa Riba’, yang artinya tidak ada pinjaman bank dan saling menguntungkan  bagi distributor, agen, dan reseller yang saat ini berjumlah 7.165 member.

“Untuk menjadi distributor B ERL yang kini jumlahnya mencapai 215, mereka harus membeli 10 ribu piece produk. Sedangkan, untuk menjadi agen 500 piece produk dan reseller 5 piece produk,” ujar Erlyanie saat peluncuran produk terbarunya, Fine & Fairness Cream di Jakarta, Minggu (26/8).

Selain Fine & Fairness Cream, B ERL Cosmetics sudah lebih dulu memiliki produk paket perawatan wajah B ERL Intense Lightening Series, Beauty Advanced Lip Treatment, Beauty Lip Matte Cream, Make Up Remover The Make Up Eraser.

“Semua produk kami sudah bersertifikasi BPOM dan aman bagi ibu hamil serta menyusui,” ujar pengusaha berusia 31 tahun yang membanderol  harga masing-masing produk antara Rp 85 ribu hingga Rp 350 ribu.

Menyadari para mitra penjualnya adalah ujung tombak sekaligus kunci sukses perusahaan, Erlyanie menggelar loyalty program sebagai wujud apresiasi kepada para distributor, agen, maupun reseller.

Program bertajuk B ERL Award 2018 dihadiri oleh 1.000 peserta. Mereka adalah para anggota B ERL Cosmetics, selebgram, blogger, komunitas, mahasiswa, hingga media. Acara ini berlangsung di Jakarta, Minggu (26/8).

Dalam kesempatan tersebut, Erlyanie mengapresiasi mereka yang mampu mencetak penjualan terbanyak dengan hadiah Umroh Plus Dubai atau trip ke Eropa beserta uang saku, sebagai hadiah utama. Selain tur ke Singapura beserta uang saku dan tur ke Bali beserta uang saku.

“Kami juga mengapresiasi mereka yang berhasil menjadi seller terbaik, terkompak, dan terkreatif,” tutup Erlyanie yang tengah ancang-ancang untuk memiliki pabrik sendiri. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil

Kohar Kahler Luncurkan MusiCCafe, Wadah Silaturahmi para Musisi dan Seniman

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Eksistensi Kohar Kahler di jagad musik Tanah Air tidak bisa dipandang sebelah mata. Musisi yang mengawali karir sebagai gitaris, Kohar juga dikenal sebagai arranger, produser musik dan pencipta lagu.

Kepiawaiannya memainkan alat musik dipadu dengan kemahiran menulis lirik lagu, telah melahirkan banyak karyanya yang dinyanyikan sederetan penyanyi di Tanah Air dan negeri jiran. Sebut saja, Inka Kristi, Ahmad Albar, Mayangsari, Alfian Kadang, Mr.TV, Poppy Kelly (Malaysia) dan masih banyak lagi.

Sebagai gitaris Kohar sempat meraih prestasi di berbagai perhelatan musik. Salah satu diantaranya, dari Gelaran Musik Unik 10 Gitaris Beken Berkolaborasi di Atas Panggung dalam Class Mike Sensation (2006).

Meraih segudang prestasi, tidak membuat Kohar berhenti berkarya. Sebaliknya, ia terus mengikuti perkembangan musik di era serba digital, termasuk di tengah himpitan pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kalau saya, mengalir saja dan selalu berdamai dengan keadaan, jangan dilawan, jangan mengeluh, positive thinking, mengerjakan apa yang bisa kita kerjakan selama masa pandemi,” ujar Kohar yang mendirikan MusiCCafe yang berlokasi di kawasan Cibubur Country, Ruko Boulevard RBOF No. 21-22, Cibubur.

Kohar menyebut MusiCCafe sebagai wadah silaturahmi bagi masyarakat dari berbagai profesi maupun seniman. Agar lebih afdol, Kohar meresmikan MusiCCafe dalam sebuah acara syukuran, Kamis (14/1) malam.

Acara syukuran pun berlangsung sederhana namun khidmat, dihadiri oleh awak media, relasi, grup band republik.one, serta tamu terbatas, lantaran mengikuti anjuran pemerintah, menerapkan 3M.

Seperti namanya, MusiCCafe menempati gedung berlantai dua yang disulap menjadi studio produksi musik, mulai dari Manajemen Artis, Audio Visual, Multi Media, Music Center dan Recording Studio.

Di bagian lain, MusiCCafe juga bersuasana nyaman untuk menyantap aneka minuman ringan dan makanan yang disediakan.

“Idenya lahir dari kondisi yang tercipta selama pandemi. Banyak orang mengisi waktu dengan menyanyi dan ingin merekam suaranya. Kami bisa bantu mereka di studio, buatkan musiknya, lalu rekaman dan mixing. Saat pulang sudah membawa hasil rekaman, untuk didengarkan sendiri atau dibagikan kepada relasi,” ujar Kohar.

Harganya? Kohar mengklaim masih terjangkau oleh paket hemat untuk bayar musisi, sewa studio, arranger, operator studio. “Pastinya masih terjangkau, kok. Mari kumpul di MusiCCafe. Jangan khawatir, harga warkop tapi suasana sok kafe,” seru Kohler berpromosi.

Secara khusus, Kohar juga mengundang teman-temannya sesama pemusik agar memanfaatkan peralatan musik yang sudah siap pakai.

“Kami sediakan alat musik konvensional maupun elektrik, silahkan. Semua hal bisa didikusikan, yang penting bisa ketemu dan ngobrol sambil ngopi. Mudah-mudahan di MusiCCafe semua bisa dijalankan dengan baik. Syukur-syukur dari ngobrol muncul ide baru maupun job,” ujar Kohler yang hobi kustom sepeda motor ini.

Akhirnya, Kohar Kahler optimis bisns musik dan hiburan masih asal tahu caranya. Ia menekankan bahwa kalau ingin berkarya jangan pernah mau dibatasi oleh alat harus bagus. Yang penting, punya punya kreativitasnya dulu.

“Mudah-mudahan dengan adanya musiCCafe, semua bisa dijalankan dengan baik,” katanya berpromosi. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Dira Sugandi dan Setiawan Djody Jadi Juri Ajang The Ace Indonesia

Published

on

By

Willy Hidayat, selaku CEO MyWill Entertainment.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Berpengalaman mengurus konser artis mancanegara serta menjadi produser artis Indonesia berkarir di pasar Internasional, Willy Hidayat, selaku CEO MyWILL Entertainment, kini coba melahirkan The Ace Indonesia.

The Ace Indonesia merupakan ajang pencarian bakat menyanyi yang siap terjun berkarir di kancah musik Internasional. Selain mampu membawakan lagu hits orang lain, mereka juga siap menciptakan lagu sendiri.

Pemenang The Ace Indonesia bakal diajak rekaman dan langsung berkarir di dunia, melalui industri musik Inggris (Eropa).

“Beberapa kali saya bawa band Indonesia rekaman di Inggris, di antaranya sudah ada yang berkarier di sana. Ada tantangan dari pihak di sana, kenapa cuma bawa satu-satu saja. Nggak sekalian banyak gitu ya musisi-musisi kita go international,” papar Willy Hidayat dalam keterangan tertulisnya.

The Ace Indonesia menjaring bakat-bakat muda Indonesia, baik penyanyi solo, duo, maupun  grup musik alias band. Bisa juga format Girl Band dan Boyband.

Diva Muda dari Inggris

Pendaftaran mulai dibuka pada 5 Januari 2020 melalui website The Ace Indonesia. Saat mengirimkan demo contoh rekaman, para calon peserta bisa menyanyikan lagu cover dan langsung dinilai oleh juri Internasional via online.

The Ace Indonesia menggandeng deretan juri dari mancanegara dan Indonesia saat ditayangkan di salah satu stasiun televisi.

Juri Internasional di Inggris, salah satunya diva muda dari Inggris yang diidolakan banyak kaum milenial, akan melihat bakat-bakat Indonesia itu lewat demo yang dikirimkan.

Sebanyak 20 peserta yang tersaring, terdiri dari penyanyi solo, duo atau grup, bakal dipentaskan di layar kaca. Mereka selanjutnya akan mengatasi tantangan, beradu kemampuan bermusik dengan sesama peserta.

MyWILL Entertainment menggandeng penyanyi Dira Sugandi dan juga pengusaha sekaligus seniman Setiawan Djody. Begitu ditawari Setiawan Djody. Sementara, nama juri internasional masih dirahasiakan.

“Masih dirahasiakan para juri dari mancanegara. Yang pasti, The Ace akan menggandeng juri dari mancanegara yang telah terbukti di industri musik dan hiburan dunia,” jelas Willy Hidayat yang pernah memboyong band /rif rekaman di Abbey Road London, Inggris.

“Kami merencanakan The Ace Indonesia tayangkan oleh satu tv swasta nasional pada pertengahan tahun 2020 mendatang,” imbuh Willy Hidayat.

Tunggu apalagi? Segera kirimkan video demo contoh lagu cover ke website:  www.theaceindonesia.com. Selamat mencoba…. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Profil

Dr. Ayu Widyaningrum: Sukses Jangan Diukur dari Finansial

Published

on

By

Dr. Ayu Widyaningrum menolak anggapan bahwa kesuksesan berkaitan dengan uang.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Prestasi yang direngkuh dr Ayu Widyaningrum terus melaju,  sejalan dengan sukses kinik kecantikan miliknya,  Widya Beauty Clinic di Banjarmasin, yang telah melambungkan namanya sebagai dokter kecantikan ternama.

Tak heran, kalau dokter cantik yang biasa dipanggil Widya ini, telah menjadi ‘buah bibir’ bagi pasien yang datang ke klniknya.

“Saya sering terharu pada pasien yang kepada anaknya mengatakan,’kamu harus seperti dokter Widya’. Pada saat itu saya langsung terharu,” kenang Widya.

Baginya, prestasi maupun sukses itu tidak hadir begitu saja. Ia terlebih dulu harus melewati beragam rintangan yang membuatnya harus jatuh dan bangkit lagi. Semua situasi ini telah menggembleng dan menjadikan dirinya setegar sekarang.

“Menurut saya, menjadi sosok yang sukses seperti saya tidak mudah. Banyak situasi yang membuat saya jatuh dan bangkit lagi melewatinya,” ujar ibu dari tiga anak ini.

Widya mengaku enggan mengalah pada keadaan, dengan terus menggali potensi dirinya untuk menciptakan peluang dan keberanian agar bisa maju dan optimis.

“Saya mencontoh kerja keras orang tua saya, bahwa kalau ingin sukses harus bekerja dari nol. Belajar dan belajar. Ini akan membuat kita kuat dan menghargai potensi saya,” ujar Widya.

Si sulung dari dua bersaudara ini terlahir dari keluarga sederhana, pasangan H. Suwaji dan Hj. Kusworini. Ia mengatakan, sejak masih sekolah hingga lulus kuliah kedokteran, sudah hidup mandiri.

Setelah menjadi dokter, Widya kemudian mendirikan klinik kecantikan, juga dari nol. Jiwa bisnis telah membentuk dirinya menjadi sosok dokter yang profesional nan tajam melihat peluang bisnis, telah membawa klinik kecantikan miliknya, terus berkembang pesat.

Berbagai kalangan rupanya mengikutinya perjalanan hidupnya, lalu mengapresiasi karyanya yang bermanfaat bagi orang lain di bidang kecantikan. Mereka pun menganugerahkan Widya perhargaan. Sebut saja di antaranya The Best Clinic of The Year, Top Woman Awards, maupun penghargaan Youth Enterpreur dan masih banyak lagi.

Widya menerima penghargaan The Best of Beauty Clinic 2019 dan turut merilis buku Profil Wanita Inspirasi Indonesia.

Termasuk lembaga Pusat Profil dan Biografi Indonesia, merasa tertarik untuk menulis profil Widya sebagai kisah inspiratif. Judulnya Sukses Jangan Diukur dari Finansial.

Kisah ini tertuang dalam buku terbaru bersampul mewah: Profil Wanita Inspirasi Indonesia, Seri Kekayaan yang Tersembunyi, Konsep dan Pemikiran Wanita Sukses.

Sesuai perjalanan hidup yang ditulisnya dalam buku tersebut, Widya mengatakan bahwa kesuksesan bukan berawal dari uang.

“Saya sangat menolak anggapan bahwa kesuksesan berawal dari uang. Saya berasal dari keluarga sederhana. Saya membangun klinik Widya dari nol,” tegasnya usai menghadiri peluncuran buku Profil Wanita Inspirasi Indonesia,” di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Jumat (1/3) malam.

dr. Widya (keempat dari kiri) bersama wanita inspiratif lainnya menerima penghragaan di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Jumat (1/3).

Sekali lagi Widya menegaskan bahwa wanita inspiratif itu, adalah sosok wanita yang bisa memberikan motivasi dan semangat kepada orang lain. Terutama anak muda maupun wanita lain untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya.

“Agar bisa sukses, kita harus bekerja dari nol, lalu belajar dan belajar. Itu akan membuat kita kuat dan menghargai apa yang ada di dalam diri kita. Gagal sekali dua kali, jangan menjadi putus asa. Siapa tahu kesuksesan itu bisa jadi luar biasa,” imbuhnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Trending