Connect with us

Event

BNN Rilis Dialogue 101, Sarana Informasi Bahaya Narkoba Bagi Anak Jaman Now

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus kampanyekan perang melawan narkoba. Sebab dampak dari narkotika dan obat-obat terlarang tersebut bisa menyebabkan kematian. Berdasarkan data BNN, pada 2017 diperkirakan lebih dari 6 juta penduduk Indonesia dikategorikan sebagai pecandu narkoba dan rata-rata 50 orang meninggal setiap harinya.

Situasi ini membuat BNN tidak henti berupaya melawan peredaran narkoba di negeri ini. Salah satu caranya,   perlu ada informasi yang bagus kepada generasi muda tentang bahaya narkoba. Untuk itu dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak, untuk melakukan informasi tersebut.

Sebagai realisasinya, kini BNN  menggandeng PT Vanaspati Akananta Widya (VAW) meluncurkan aplikasi digital Dialogue 101 yang bisa diunduh melalui Android Play Store.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen. Budi Waseso (Buwas) mengapresiasi munculnya aplikasi buatan PT VAW tersebut, karena  sistem yang dipakai cukup menarik untuk kalangan anak muda.

“Program ini luar  biasa. Melalui kegiatan hari ini, saya optimistis masalah narkotika akan dipahami masyarakat, sehingga masyarakat khususnya anak muda akan menghindarinya,” ujar Buwas pada acara Peluncuran Aplikasi ‘Dialoque 101’ di Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/1).

Direktur PT Vanaspati Akananta Widya selaku founder Dialogue 101    Minardiantomo Saputro, Program Dialogue 101  mencakup   komunikasi, edukasi, sosialisasi, dan berbagi informasi tentang bahaya narkoba.

Sedangkan program penanggulangannya mencakup  pendeteksian dini, kecanduan narkoba hingga rekomendasi program rehabilitasi yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Rangkaian program tersebut ditujukan untuk semua usia, meski menitikberatkan kepada para  remaja dewasa dan usia produktif yang sudah familiar dengan gadget.

“Tindakan apa pun yang anak muda lalukan, chat dulu dengan kami. Tanya saja, kami akan menjawab dengan bahasa yang adem dan menenteramkan.,” ujar Minardiantomo.

Sebelum peluncuran Aplikasi Dialogue 101, Buwas memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dasar (SD) yang bertempat di halaman Kantor Perpustakaan Nasional. Kegiatan itu menampilkan tokoh animasi Adit Sopo Jarwo. Menurut Buwas, memang edukasi ke masyarakat, termasuk anak muda dan kecil harus melalui media yang bisa dicerna golongan mereka. (Rachmawati/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

‘Pop Academy’ Cari Penyanyi Baru yang Kuasai Beragam Genre Musik

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indosiar selalu berhasil dalam menggelar berbagai ajang pencarian bakat di industry hiburan. Sebut saja, ajang pencarian bakat komedi, ustadz, sulap. Bahkan ajang menyanyi dangdut sudah melahirkan para bintang melalui ajang Dangdut Academy, Liga Dangdut Indonesia, Dangdut Pantura, dan masih banyak lagi.

Kini, stasiun televisi swasta yang bermarkas di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat tersebut kembali melakukan terobosan baru. Ingin melahirkan penyanyi yang akan meramaikan industri musik Indonesia lewat ajang Pop Academy (Popa).

Popa akan mencari talenta muda bersuara emas, yang ingin mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi terkenal di Tanah Air.

Demikian dijelaskan Direktur Program SCM, Harsiwi Achmad dalam Pers Briefing Virtual Pop Academy, Kamis (13/8).

Acara berdurasi 75 menit ini menghadirkan tiga dari enam juri yang akan mengawal lahirnya penyanyi pop yang baru. Sebut saja, Beby Romeo, Melly Goeslaw dan Pingkan Mambo. Juri lainnya adalah Agnez Monica, Giring dan Soimah.

Disana, juga ada Narendra Pawaka dan Mario Pratama dari Duo Bujang dan Raffi Ahmad yang kelak bertindak sebagai pembawa acara Popa, selain Wanda Dwi Utari dan Sheila Purnama sebagai pembawa acara audisi online.

“Kami ingin memberikan wadah bagi potensi dan kemampuaan generasi muda untuk bisa berkiprah di industri hiburan Nasional dan internasional, di bidang musik pop,” ujar Harsiwi.

Ia meyakini benar bahwa Musik Pop adalah musik yang tidak pernah lekang oleh waktu dan market-nya tidak pernah habis.

“Sekarang, tergantung bagaimana kita akan mengemas agar Popa disukai penonton,” tegas Harsiwi bersemangat.

Dalam pelaksanaan audisi, Indosiar sempat merencanakan tahap audisi dengan mendatangi 34 provinsi di Indonesia, namun urung terlaksana karena terganjal pandemi Covid-19. Akhirnya dipilih audisi secara online, yang berlangsung sejak 25 Juli hingga 31 mendatang.

“Saat ini saja peserta audisi online sudah mencapai 4000 orang. Suasana audisi online tersebut ditayangkan Indosiar saban Sabtu dan Minggu,” kata Harsiwi yang menambahkan bahwa yang online hanya tahap audisi.

Protokol Kesehatan

Dari ribuan peserta audisi online tadi, hanya sekitar 150 peserta yang lolos audisi online. Mereka kemudian dipanggil ke Jakarta, guna mengikuti final audition pada September mendatang. Sebelum ke Jakarta, masing-masing peserta terlebih dulu melakukan rapid test di kota masing-masing.

Sampai di Jakarta, mereka akan dipertemukan langsung dengan para juri, Melly Goeslaw dan kawan-kawan, yang akan mengeksplor suara serta mengulik potensi diri dan aura masing-masing peserta.

Selanjutnya, ada tahap show berlangsung di panggung mewah studio 6 tanpa penonton. Kalaupun ada, sangat terbatas. Itupun wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti adanya hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, duduk berjarak minimal 1 meter dan penyemprotan desinfektan untuk ruangan.

Tahap show tersebut akan menyaring dari 150 peserta menjadi 40 peserta, yang kelak tampil di Tahap Konser. Pada Tahap Konser masing-masing peserta dilatih untuk berkompetisi, sampai menemukan dua orang yang tampil di babak grandfinalis.

“Bagi pemenang utama selain mendapat hadiah uang, juga sebuah single ciptaan juri. Kami sedang menyusun jumlah uang yang tepat sebagai hadiah bagi juara pertama, kedua dan ketiga,” imbuh Harsiwi.

Seluruh rangkaian kompetisi Popa di studio Indosiar dilakukan secara striping alias setiap hari tersebut diperkirakan berakhir pada Desember mendatang.

“Melalui Popa, kami berharap menemukan penyanyi berbagai genre. Artinya, dalam diri seorang juara Popa akan mampu menyanyi beberapa genre yang disukai penonton,” pinta Harsiwi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Bahagianya Rani Ramadhina Dapat Kiriman Kado Diamond

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Model fashion sekaligus sosialita Rani Ramadhina merayakan hari ulang tahun pada 6 Agustus 2020 silam. Berbeda dengan acara yang sama di tahun sebelumnya, hari bahagia Rani dirasakan lebih sepi karena hanya dihadiri oleh keluarganya.

“Acaranya sederhana, yakni acara selamatan dan pesta kecil yang dihadiri keluarga, sambil mengirim makanan kepada orang-orang terdekat,” ujar wanita cantik dan anggun kelahiran Sukabumi, Jawa Barat ini.

“Saya juga pengennya semua teman ngumpul rame-rame, tapi pandemi Covid-19 seperti sekarang, ngeri kalau bikin kerumunan. Akhirnya teman-temanku memaklumi,” jawab Rani Ramadhina ramah saat ditemui di rumahnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Akhirnya, mereka mengirimkan ucapan selamat dibarengi doa serta sejumlah kado. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Semoga semua doa dikabulkan Allah SWT,” pinta Rani yang merahasiakan umurnya.

Begitu besar perhatian dari keluarga maupun para sahabatnya di komunitas arisan Treasure Diamond, yang memberi Rani kado berupa diamond yang unik dan indah, telah membuat perasaan Rani bahagia meski tidak menggelar pesta besar-besaran.

“Saya berbahagia akan banyaknya orang yang memberikan perhatian, terutama kepada komunitas arisan Treasure Diamond,” ujar Rani yang juga aktif di bidang fashion.

“Treasure Diamond merupakan tempat arisan paling hits karena kompak dan penuh kekeluargaan sehingga membuat betah para pesertanya,” puji Rani yang juga dikenal sebagai influencer dan pernah mendapat penghargaan dari sejumlah pihak.

Penghargaan paling anyar, Rani menerima penghargaan dari Majalah Penghargaan Indonesia untuk kategori ‘Best Woman in Social di Hotel Aston, Jakarta. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Usia Bertambah, ‘si Barbie’ Alda Augustine Lebarkan Hasrat Bisnis

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Artis Alda Augustine tengah berbahagia. Wajah cantiknya berbinar bahagia sepanjang acara syukuran ulang tahunnya yang serba pink, berlangsung di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/8).

“Semoga di usia sekarang, saya semakin dewasa pula dalam mengambil keputusan. Tetap berbakti kepada orang tua dan semoga terwujud apa yang ingin saya capai. Amin,” pinta Alda, yang akrab disapa Barbie ini sempat wara-wiri di panggung catwalk.

Gadis yang masih betah sendirian ini, tidak mempermasalahkan syukuran hari bahagianya, dirasakan jauh lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya juga pengennya ngumpul rame-rame, tapi lagi Covid seperti sekarang ngeri kalau bikin kerumunan. Akhirnya, para sahabatnya memaklumi dan hanya kirim ucapan dan doa melalui whatsapp. Ha ha ha,” imbuh Alda yang enggan menyebut tanggal lahirnya.

Acara syukuran yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri kedua orang tua dan empat sahabatnya, ditambah kehadiran belasan anak yatim yang melantunkan doa dan harapan baginya, sudah dirasa lengkap.

“Kegiatan ini pun harus mengikuti protokol kesehatan, mewajibkan physical distancing, sehingga hanya keluarga terdekat dan 4 sahabatku aja yang kuundang,” ujar Arda sambil menyebut nama keempat sahabatnya.

Sambil menunggu pandemi berlalu, artis yang membintangi film horor Ratu Kuntilanak dan sinetron Cinta Anak Muda ini pun mengalihkan perhatiannya pada kegiatan syuting untuk channel YouTube pribadi, Alda Augustine.

Alda mengisi laman pribadinya tersebut dengan berbagai kegiatan menyenangkan di rumah maupun bersama para sahabatnya.

“Ternyata menyenangkan. Kalau sebelumnya selalu di depan kamera, sekarang harus belajar tentang kamera, tripod, lighting dan sebagainya,” jelas Alda yang siap membuka klinik kecantikan dalam waktu dekat. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending