Connect with us

Event

Butet Kartaradjasa Pameran Tunggal Keramik di Galeri Nasional

Published

on

Kabarhiburan.com Jakarta- Seniman kenamaan Butet Kartaredjasa untuk pertama kalinya menggelar pameran bertajuk Goro-goro: Bhinneka Keramik. Pameran ini dibuka sejak kemaren, Kamis 30 November dan bisa dinikmati hingga 12 Desember mendatang, di Galeri Nasional Indonesia (GNI), Gambir, Jakarta Pusat.

Pameran menampilkan setidaknya 90 karya seni rupa ciptaan Butet dalam berbagai bentuk dari keramik, batu bata dan kayu pun ada. Di antaranya ada  lukisan di atas keramik berbentuk persegi, oval, piring, lempengan tak beraturan maupun kolase potongan keramik.

Turut dipamerkan juga patung keramik yang dipadukan dengan pelat besi,atau bidang kayu sebagai bingkai maupun bidang yang memperkuat tampilan visualnya. Juga karya seni instalasi dengan elemen daun dan bingkai pintu, serta batu-bata merah dari bangunan kota lama Semarang. Semua karya dikerjakan  Butet selama kurun waktu tiga tahun.

Butet hanya menggunakan keramik sebagai pengganti kanvas dan mengikuti tahapan terciptanya warna. “Ini berbeda dengan studi seni keramik yang mempelajari tanah, pembakaran, eksperimen kekeramikan secara teknis, meriset bahan baku. Saya tidak ke situ,” jelas  Butet saat jumpa pers di Gedung GNI, Rabu (29/10) lalu.

Semua karya merupakan respons Butet terhadap berbagai masalah sosial, politik, budaya, keagamaan serta pandangannya tentang tokoh besar seperti Gus Dur, Jokowi, Budha dan Yesus.

Baginya, kritik dalam senibudaya adalah bagian penting dari kreativitas, bahkan jika sikap kritikal hilang maka kreativitas pun demikian. “Tukang kritik untuk saling mengingatkan, tidak mengkritik untuk memberi solusi. Akal sehat tidak mungkin membiarkan kebrengsekan berlangsung dan diamini semua orang,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung pameran, Wicaksono Adi menilai Butet menjadikan objek untuk membuka ruang refleksi atau kontemplasi diri agar dirinya dan orang lain dapat memandang kehidupan secara wajar, rileks dan tidak hitam putih.

“Ini personal melihat sesuatu lebih intim. Butet melihat sesuatu ada dimensi lain, bisa begini juga bukan mengkritik terus. Lebih reflektif. Bagaimana seniman pada dirinya,” kata Wicaksono. (Rachmawati/KH, Foto: Tri Cahyo)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

500 Paket Sembako dari IKWI DKI Jakarta Bagi Anggotanya dan Warakawuri

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Bertempat di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya Lantai 9, pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DKI Jakarta menyalurkan 500 paket sembako kepada anggota dan warakawuri keluarga anggota PWI Jaya, Minggu (9/5).

Kegiatan yang mengambil tema Pandemi Bukan Halangan Untuk Terus Berbagi tersebut merupakan bagian dari Bakti Sosial IKWI Jaya pada bulan Ramadan 1442 H. Tujuannya, untuk meringankan beban anggota dan warakawuri PWI Jaya yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian kita dengan keluarga besar IKWI yang ada di Jakarta dan sekitarnya,” kata Ketua IKWI Jaya Novi Enebelty, saat pembagian bantuan secara simbolis.

Lebih lanjut Ketua IKWI Jaya mengungkapkan, kebutuhan sembako bagi keluarga merupakan hal utama.

“Bingkisan yang berupa sembako ini, jangan dilihat dari harganya. Tapi inilah kepedulian kami pengurus kepada masyarakat maupun anggota kepada keluarga warakawuri IKWI Jaya,” imbuh Novi.

Dalam kesempatan itu, Ketua IKWI Jaya menyampaikan terima kasih kepada, PT. Kilang Pertamina Internasional Perum Perhutani (Persero), PT. PLN (Persero), Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih YPP, PT. Pertamina Hulu Energi, PT. Wijaya Karya (Persero).

Demikian pula, PT. Pelindo III (Persero), PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama, PT. Pertamina Lubricants, PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero), Nina Nugroho, PT. Jasa Marga (Persero) serta YBM PLN.

“Kami menyampaikan ucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dan kepercayaan para donasi. Mudahan-mudahan kerjasama ini dapat berlanjut untuk ke depannya,” ungkap Novi.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengapresiasi kegiatan penyaluran sembako yang dilakukan oleh Pengurus IKWI Jaya.

“Ini merupakan kepedulian yang besar dari Pengurus IKWI Jaya, berbagai di saat bulan Ramadhan di masa pandemi Covid – 19. Apalagi penyaluran sembako tersebut bukan hanya kepada anggota namun juga kepada Warakauri IKWI Jaya,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga di bagikan sembako secara simbolis kepada masih-masing perwakilan Warakawuri dan keluarga wartawan, yang nantinya dapat disampaikan ke masing-masing wilayah.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini, berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Sudah Berpartner dengan 800 UMKM, ‘meMiles’ Targetkan Sejuta Tahun Ini

Published

on

By

Eva Martini Luisa

Kabarhiburan.com – Telepon seluler seakan tidak terpisahkn lagi dari kehidupan masyarakat masa kini. Mulai dari meringankan pekerjaan, menemani belajar, mencari hiburan. Kalau perlu, telepon seluler pun menjadi teman setia dalam berbisnis.

Kemajuan teknologi komunikasi ini pula yang mendorong PT Aku Cinta Memiles (ACM), untuk terus memperkuat eksistensi dalam bisnis marketplace iklan di Tanah Air. PT ACM terus memperbanyak partnernya dari kalangan UKM (Usaha Kecil Menengah) maupun dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Eva Martini Luisa, selaku Executive Marketing PT ACM, membenarkan bahwa zaman sudah berubah menjadi serba digital. Mau tidak mau masyarakat harus mengikuti era digital. Setiap usaha, baik jual-beli maupun jasa sudah menggunakan digital. Sayangnya, masyarakat masih banyak yang kurang paham, bagaimana cara agar produk terjual lebih banyak.

“Disinilah meMiles mewadahi masyarakat, membantu para UMKM untuk mengembangkan usahanya melalui promosi usahanya di aplikasi meMiles,” jelas Eva Martini Luisa yang ditemui di sela-sela Seminar Bisnis UKM dan UMKM di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Minggu (9/5).

Menurut Eva Martini, meMililes merupakan aplikasi marketplace yang memberikan kemudahan bagi seluruh UMKM di 34 provinsi di Indonesia. Mereka bisa belajar dan dibantu, serta diberi strategi untuk mengembangkan usaha dengan sebaik mungkin sampai ke seluruh penjuru nusantara.

“Caranya, dengan mengikuti acara edukasi melalui zoom, training strategi bersama mentor berpengalaman untuk menjelaskan cara, semangat dan motivasi. Semua ini diberikan secara gratis,” jelas wanita bertubuh tambun ini.

Yang penting, kata Luisa, pengusaha tau dulu siapa target pasar. Selanjutnya aneka fitur yang sangat lengkap dan kreatif di aplikasi meMiles, akan membantu pengusaha untuk mengetahui siapa saja yang menginginkan produknya.

“Dengan kata lain, bila sudah mengetahui target pasarnya, maka akan lebih mudah bagi pengusaha untuk mengembangkan usaha dan kemana usaha tersebut mau dibawa,” katanya.

Eva Martini Luisa menambahkan bahwa meMiles telah berpartner dengan 800 UKM dan menargetkan mampu menjaring sejuta UMKM dari seluruh Indonesia. Ia meyakini bahwa melalui memIles maka usaha apapun bisa berkembang. Mereka sangat tertolong dan merasakan manfaatnya.

“Mereka bisa berkembang dengan sangat cepat, lalu menciptakan wirausaha baru dan lapangan kerja baru bagi orang disekitarnya. Dengan kata lain, mereka ikut membantu pemerintah mengatasi pengangguran,” pungkasnya.

Deddy, salah seorang peserta Seminar Bisnis UKM dan UMKM yang diselenggarakan meMiles membenarkan bahwa seminar tersebut bermaksud untuk menjadikan para UMKM bisa naik kelas, supaya menjadi wirausaha yang lebih sukses, berkembang lebih luas lagi.

“Bila penting, membuka peluang usaha untuk bikin francise” ujar Deddy, pemilik usaha garmen yang gabung meMiles sejak beberapa bulan silam.

“Setelah ikut meMiles, saya mendapat pesanan yang lebih banyak lagi, karena produk yang saya iklankan di MeMiles tidak hanya diliat oleh segelintir orang saja, melainkan di seluruh Indonesia,” jelasnya bangga.

Deddy menambahkan, dengan membayar Rp 1 juta, dirinya sudah mendapat ruang iklan produknya selama setahun.

“Saya juga dibuatkan video professional dan  video robotic, membuat iklan dproduk tampil lebih menarik terlihat di aplikasi meMiles. Itu membantu calon pembeli untuk mengetahui informasi secara lengkap tentang produk yang saya tawarkan,” ujar Deddy.

Bersama Deddy, hadir pula Nurul Cansah dengan nama usahanya, Nu’Can Collection. Ia baru beberapa hari  bergabung dengan PT ACM. Nurul mengkhususkan diri dalam membuat aneka kerajinan tangan kreatif berbahan kain perca dan limbah penjahit yang dijadikan aneka asesoris etnik.

UKM asal Pondok Gede, Bekasi ini didirikan oleh Nurul Cansah, yang merupakan perpanjangan dari usaha Tenun Lombok, Tapis Lampung dan Songket Palembang.

“Sebenarnya saya sudah memiliki tempat di Sarinah. Sekarang saya ingin mengembangkan pasar melalui meMiles, agar usaha kerajinan yang saya tawarkan diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Nurul. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

YPJI Salurkan 100 Paket Sembako kepada Jurnalis

Published

on

By

Wakil Ketua YPJI, Mambang Yazid Nasution (tengah)

Kabarhiburan.com – Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada para jurnalis. Pada kesempatan lain, mereka giat berbagi takjil setiap pekan kepada masyarakat lewat kerjasamanya dengan High Cube Cafe Jakarta selama bulan Ramadan.

Kali ini, YPJI menghelat program bantuan sosial kepada 100 orang Jurnalis, Sabtu (8/5/2021), di bilangan Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

Berbeda dari program YPJI Berbagi sebelumnya yang memberikan bansos kepada sejumlah forum dan perkumpulan wartawan di wilayah Jadetabek, kali ini YPJI membagikan bansos langsung secara perorangan, kepada 100 orang jurnalis atau wartawan yang notabene tergabung di sejumlah forum atau perkumpulan wartawan.

Wakil Ketua Umum YPJI Mambang Yazid menuturkan, program “Bansos 100 Jurnalis” ini diserahkan secara perorangan, langsung kepada para jurnalis yang tergabung di sejumlah forum-forum wartawan di bilangan Jadetabek.

“Ini bentuk kepedulian kami pada profesi jurnalis. Saat ini jurnalis turut terdampak pandemi. Sesuai misi YPJI sejak dibentuk, kami ingin selalu berusaha untuk bisa hadir membantu rekan-rekan jurnalis, terutama di tengah masa pandemi seperti sekarang ini,” ujar Mambang Yazid di sela giat pembagian bansos, Sabtu (8/5/2021).

Mambang Yazid menambahkan, bantuan sosial kepada 100 orang jurnalis kali ini adalah berupa paket sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, susu kaleng, susu bubuk, teh, dan juga sirup.

YPJI tidak sendiri, melainkan bekerjasama dengan sejumlah donatur dan dukungan sejumlah pihak, hingga program ini dapat berjalan dengan lancar.

“Terima kasih banyak untuk Ibu Permata Warokka, artis dan politikus Golkar Camelia Lubis, Ibu Rani Anggraini Safitri, Ibu Isa Meulia, dan pendiri PT Satas Transportindo Ibu Hj Siti Ariyanti,” ungkapnya.

Menurut Yazid, program ini adalah kelanjutan dari sejumlah program YPJI Peduli yang sebelumnya telah sukses dihelat.

Di antaranya, dua kali sukses menggelar program berbagi sebanyak 5000 paket bansos untuk jurnalis dan masyarakat hasil kerjasama dengan Kementerian Sosial. Selanjutnya, pembagian 1000 paket vitamin untuk jurnalis, kerjasama dengan Mustika Ratu, pembagian paket takjil Ramadan kepada jurnalis dan masyarakat, dan banyak lainnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Umum YPJI Andi Arif menyatakan ke depannya YPJI akan terus bergerak untuk membantu insan pers. YPJI membuka pintu seluas-luasnya kepada para donatur untuk ikut serta membantu rekan-rekan jurnalis.

“Sedikit banyaknya, kita berusaha untuk membantu meringankan beban para jurnalis, apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” tandas Andi Arif. (Rls. Foto: Dok. YPJI)

Continue Reading
Advertisement

Trending