Connect with us

Musik

Curhat Anneth Delliecia Jadi Inspirasi Album ‘And The Story Begins’

Published

on

Anneth Delliecia Nasution (Foto: Istimewa)

Kabarhiburan.com – Anneth Delliecia Nasution yang akrab disapa Anneth, di usianya belum genap 17 tahun sudah menjadi idola kaum milenial berkat lagu ‘Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti’, ciptaannya yang berhasil meraup lebih dari 100 juta viewer di kanal YouTube.

Lagu tersebut digandrungi anak muda Indonesia hingga ke negeri jiran, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Mereka juga antusias mengikuti perjalanan bermusik Anneth sejak menjuarai Idol Junior 2018, hingga saat ini.

Bahkan industri musik Indonesia ikut memberinya banyak penghargaan. Sebut saja AMI Awards 2021, Langit Musik: Indonesian Music Awards, JOOX Indonesia Music Award dan Best Asian Artist 2021.

Segenap prestasi itu kian memantapkan Anneth untuk menatap masa depannya yang cerah di belantika musik Indonesia. Anneth pun mengawalinya dengan memperkenalkan album perdana bertajuk ‘And The Story Begins’, pada Jumat (22/4/2022).

Album tersebut memuat 10 lagu. Delapan lagu diantaranya merupakan ciptaan Anneth dan menjadi milestone penting bagi Anneth untuk memantapkan langkahnya sebagai musisi profesional.

Dalam jumpa pers, Anneth mengatakan bahwa album ‘And The Story Begins’ merupakan salah satu mimpi besar yang sudah dinantikan sejak lama, akhirnya bisa terkabul.

“Suatu kebanggan besar buat Anneth. Pastinya terima kasih banyak buat semua yang sudah terlibat dan ini jadi langkah atau chapter terbaru buat karir sebagai penyanyi,” ujar Anneth saat ditemui di KFC di kawasan Kemang Timur Jakarta Selatan.

Tak sekadar menyanyikan lagu, produktivitas gadis kelahiran Balikpapan, 18 Oktober 2005 ini juga menciptakan lirik dan mengaransemen materi lagu dalam album ini, terdengar enak di telinga pendengarnya.

Semua itu berkat workshop mendalam dan intens di tengah kesibukan Anneth yang padat. Hasilnya, patut diapresiasi dan membanggakan.

“Aku pengen fans dan pendengar musik Indonesia bisa kenal sama karya Anneth, itu sudah membuat happy. Apalagi sampai suka, kan itu jadi suatu kebanggan buatku dan senang melihat apresiasi, komen dari orang yang mendengar semuanya baik dan positif,” ujar Anneth.

Ia berjanji, di masa yang akan datang akan menciptakan karya lagu lain yang lebih baik lagi.

“Senang banget bisa mendengarkan karyaku ke orang banyak diluar sana. Pengen aja ini album personal, karya pribadiku didengar sama orang,” kata Anneth sambil menambahkan bahwa dirinya menulis lagu, lalu aransemennya dibantu penata musik Jeffrey Stefanus.

Kesepuluh lagu pada album ‘And The Story Begins diinspirasi oleh berbagai pengalamannya, yakni Mungkin Hari Ini Esok atau Nanti, Warna Favorit, Sampai Kapan (Jaga Hati Untukmu), Karenamu, How?, Jadi Juara (feat Boy William), Tak Kan Berhenti Mencintaimu, Lepaskan, Relakan dan Ikhlaskan, Mhiean (Korean version) dan Masih Belum Lupa (feat Ade Govinda)

“Lagu-lagu di album ini, aku buat dengan proses yang panjang, menyendiri, berkali-kali nulis lirik, curhatan aku. Semoga semua pendengar ngerasain apa yang sudah aku buat disini,” pungkas Anneth.

Menurut Dinno Taruprajoko, A&R Rans Music, di album ini betul-betul memaksimalkan kemampuan Anneth dalam membuat nada dan lirik.

Sejak Mhiean viral, menjadi momentum penting bagi karier Anneth menjadi pencipta lagu muda yang diperhitungkan kelak di masa mendatang.

“Jarang sekali anak muda berusia belum 17 tahun menciptakan lagu indah dan viral, sekaligus menyanyikannya. Anneth punya itu semua yang membedakan ia dengan artis-artis seusianya,” tambah Dinno Taruprajoko.

Berkerja sama dengan Jagonya Musik & Sport Indonesia (JMSI), album ini sudah dapat dibeli di semua gerai KFC seluruh Indonesia.

“Anneth adalah salah satu remaja berusia 16 tahun paling percaya diri, yang pernah saya temui. Kemampuannya menulis lagu sangat hebat, bahkan sama bagusnya dengan penulis lagu yang usianya diatas Anneth,” kata Steve Lillywhite, CEO JSMI.

“Saya sangat bangga untuk merilis album solo Anneth di KFC. Lagu lagu yang sangat populer dari talenta muda Indonesia,” lanjut Steve Lillywhite. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

QODIR Band Nyanyikan Ulang Lagu ‘Bangun Tidur’ Kemasan Baru

Published

on

By

QODIR Band Nyanyikan ulang lagu ‘Bangun Tidur”. (Foto: Dok. Qodir Band)

Kabarhiburan.com – Band QODIR remake lagu fenomenal berjudul ‘Bangun Tidur’, yang dahulu pernah dipopulerkan mendiang Mbah Surip. Lagu yang nyeleneh dan bergaya lucu, sangat akrab di telinga era tahun 2000, mengingatkan pada gaya mediang Mbah Surip yang slengekan. Jadilah lagu ‘Bangun Tidur’ pupuler pada 2003.

Kini lagu tersebut dinyanyikan dengan kemasan baru dengan aura rock yang kekinian ala QODIR Band.

“Asal muasal ide lagu ini muncul dari Dul Jaelani. Dul yang punya ide, dia suka banget lagu itu karena katanya dia kaum rebahan. Jadi kami ingin buat lagu dengan aransemen untuk kaum rebahan, tapi dalam nuansa penuh semangat dan tentu rock,” ungkap Axel CB, salah satu personil Band QODIR.

“Karena kami ingin memperjuangan musik rock agar kembali ke skena komersial, tentu bersama band rock gen z lainnya,” ujar Axel CM didampingi Dul Jaelani dalam keterangannya, Senin, 16 Januari 2023.

“Awalnya, kita memang sering banget membawakan lagu ini secara live. Karena kita emang suka banget lagu ini. kita suka mendengarkan lagu mendiang Mbah Surip ini di saat-saat sedih,” ujar Dul.

“Jadi kami ingin membuat versi audionya saja sebagai bentuk portofolio meng-cover lagu orang tapi tentu dengan warna kami,” sebut Dul Zaelani memberi alasan atas remake lagu ‘Bangun Tidur’.

Proses rekaman lagu ‘Bangun Tidur’ digarap dengan sentuhan live di studio rekaman. Sentuhan inilah yang membuat proses pembuatan lagu Bangun Tidur ala QODIR Band menjadi unik.

“Uniknya saat kami memutuskan untuk membuat rekaman lagu ini secara live recording. Kami ingin merasakan perjuangan musisi jaman dulu yang kalau rekaman harus satu take.

Kesulitannya, ya harus main bener dari awal sampai akhir. Alhamdulillah Qodir berhasil ,” ungkap Dul Jaelani yang bertindak sebagai vokalis sekaligus bassit.

Untuk bisa menyanyikan ulang lagu Bangun Tidur, QODIR sudah meminta izin dengan pihak-pihak terkait.

“Urusan izin lagu sudah diurus di awal-awal. Saya orang yang sangat mengapresiasi pencipta lagu dan segala bentuk administrasinya. Saya pribadi sudah berbincang via WhatsApp dengan Mas Varid putra dari Alm. Mbah Surip sebagai bentuk kulonuwun. Tentu juga sudah berbicara kepada pihak publishing Falcon, dan mendapatkan izin resmi dari mereka ,” tutur Dul Jaelani.

Dengan dirilisnya lagu ‘Bangun Tidur’ versi QODIR diharapkan bisa jadi alternatif bagi generasi Z sekarang ini.

Lagu ‘Bangun Tidur’ sudah bisa didengarkan di channel Youtube dan Spotify. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Debut Single ‘Cerita Manis’, Levi Gandeng Dewa Budjana dan Musisi Kenamaan

Published

on

By

Levi Kolaborasi Dewa Budjana, Luncurkan single ‘Cerita Manis’. (Foto: Dok. RHD)

Kabarhiburan.com – Memasuki 2023 industri musik Indonesia semakin berwarna. Salah satunya datang dari Levi, penyanyi pendatang baru asal Jakarta yang memulai debutnya dengan meluncurkan single ‘Cerita Manis’.

Lirik ditulis langsung oleh ayahnya, Lemmy R Ibrahim, lalu aransemen oleh Dik. ‘Cerita Manis’ mengisahkan tentang kenangan manis saat remaja.

“Lagunya tentang kenangan anak sekolah SMA yang sudah punya jalan hidupnya masing-masing. Kalau ditanya ada related nya sama pengalaman Levi justru nggak ada,” ungkap Levi.

Levi menjelaskan proses penggarapan lagu hingga masuk dapur rekaman, ternyata sangat singkat. Sang ayah, Lemmy, bahkan mengajak musisi kenamaan seperti Dewa Budjana, Gilang Ramadhan, Shadu Rasjidi, Iwang Noorsaid dan Happy Pretty untuk bekerjasama.

“Prosesnya terhitung enam bulan sampai rilis. Akhir Agustus lalu, papa tiba tiba kirim lagu dan minta aku latihan, besoknya masuk rekaman. Selanjutnya giliran Om Budjana, Om Gilang, Om Shadu, Tante Happy Pretty, dan yang terakhir Om Iwang Noorsaid buat rekaman,” kenang Levi yang kini genap 20 tahun.

“Setelah rekaman selesai, syuting video clip bareng Om Gilang dan Om Budjana. Selanjutnya urus untuk launching lagunya aja. Jadi, yang butuh waktu itu persiapan launching lagunya,” ujar Levi menambahkan.

Pertama kali masuk dapur rekaman sekaligus berkolaborasi dengan musisi kenamaan, sempat membuat Levi merasa canggung.

“Pastinya jadi kebanggaan untuk diri sendiri, bisa kerja bareng sama musisi ternama. Jadi sebuah impian juga sejak dulu punya single. Ternyata terwujud walau tak terpikir kolaborasi sama musisi hebat,” ungkapnya.

Levi yang terlahir dari keluarga yang hobi menyanyi, membuatnya terbawa mencintai dunia tarik suara. Levi mengaku senang menyanyi sejak kecil.

“Oma, tante, om juga pada suka nyanyi karaoke gitu jadinya aku terbawa suka. Apalagi kalau nyanyi di kamar mandi, happy aja bawaannya. Wah ternyata suara aku bagus juga,” selorohnya.

Levi menaruh harapan agar ‘Cerita Manis’ bisa diterima oleh penikmat musik Indonesia. Ditambah lagi, single ‘Cerita Manis’ mampu mewakili perasaan siapa saja yang mendengarkan.

“Setelah ‘Cerita Manis’, Levi berharap bisa kolaborasi bersama musisi-musisi Indonesia lainnya,” pinta Levi. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

DeHills Corporation Awali 2023 dengan Konser ‘Semua Jadi Satu’ di Lima Kota Besar

Published

on

By

Kabarhiburan.com – DeHills Corporation akan membuka 2023 mendatang dengan konser ‘Semua Jadi Satu’, yang menyatukan 4 legenda musik Tanah Air, yakni Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono dan Vina Panduwinata.

Konser ‘Semua Jadi Satu’ akan digelar di 5 kota besar Indonesia, mulai dari Makassar, Medan, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung.

Keempat legenda musik akan membuka rangkaian konser mereka dari Makassar, yakni di  UpperHills Convention Hall, Makassar, pada 25 Januari 2023 mendatang.

Show Director konsernya,  Atoek Fatturachman, menjanjikan bahwa konser ‘Semua Jadi Satu’ akan menghadirkan banyak kejutan pada setiap konsernya yang layak untuk dinantikan oleh penonton dan penggemar keempat legenda musik.

“Kejutan seperti apa, silahkan datang dan tonton konser ‘Semua Jadi Satu’,” tulis Atoek Faturrachman pada keterangan tertulis, Minggu, 11 Desember 2022.

Di industri musik Indonesia, Fariz RM, Deddy Dhukun dan Mus Mujiono adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya tidak lekang oleh waktu.

Hasyim Arsal Alhabsi selaku penanggungjawab deHills Corporation menyebutkan bahwa, ide menghadirkan konser ini adalah untuk menghidupkan kembali memori sebagian orang dengan lagu-lagu dari Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono, yang hingga saat ini masih diminati oleh penggemar musik Tanah Air.

“Melalui DeHills Production, kami akan hadir di dalam industri kreatif Tanah Air dengan menghadirkan sebuah konser,” ujar Hasyim Arsal Alhabsi.

Ia juga mengingatkan bahwa pemesanan tiket konser ‘Semua Jadi Satu’, bisa dilakukan melalui aplikasi deHills yang sudah bisa di download AppStores dan Play Stores.

Yogie Pribadi dari deHills Digital menambahkan, sebagai sebuah aplikasi super Apps, aplikasi DeHills selain memiliki fitur ticketing, juga bisa menjadi partner untuk semua event organizer juga promotor musik. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending