Connect with us

Film

Della Dartyan: Jadi Arini Berdampak Positif Pada Kehidupanku

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – film Love for Sale (2018) akan disusul oleh sekuelnya, Love for Sale 2 yang akan hadir di bioskop Tanah Air dalam waktu dekat. Namun sosok Arini Kusuma masih jadi perbincangan publik, termasuk pada pada pemerannya, artis Della Dartyan.

Wanita kelahiran Yogyakarta, 29 tahun ini dianggap berhasil membawa Arini ke dunia nyata.

“Alhamdulillah,  sampai sekarang, masih banyak yang memanggil saya dengan nama Arini,” ujar Della Dartyan saat ditemui di studio Visinema Pictures, Rabu (4/9).

Situasi ini membuat sutradara Andibachtiar Yusuf  langsung memercayakan Della Dartyan memerankan karakter Arini Kusuma pada film Love for Sale 2.

“Alhamdulillah dari Love for Sale sampai Love for Sale 2 jadi Arini, membawa dampak positif pada kehidupan pribadiku. Orang sering bilang itu Arini, padahal aku lagi panjat tebing atau kegiatan lain. Ha ha ha,” kenang Della tertawa.

Della menggambarkan sosok Arini sebagai cewek strong. Selalu bisa senyum dan begitu mudah jadi pusat perhatian, meski pikiran tengah kalut oleh beragam masalah.

“Para netizen pun komennya kebanyakan positif tentang Arini. Alhamdulillah, aku berhasil membawa misi positif Arini dalam Love for Sale,” ujar Della.

Della mengaku, karakter Arini yang demikian, bertolak belakang dengan pribadi Della Dartyan yang sesungguhnya.

“Kebalikan dari Arini. Aku orangnya introvert kalau di lingkungan yang baru,” ungkap Della yang tanpa sengaja telah membawa karakter Arini ke dunia nyata.

“Karena saya introvert, mau enggak mau saya terus mempelajari karakter Arini, sosok yang paling disukai semua orang karena dia happy, senang membagikan kebahagian sama orang lain. Itu terbawa dari Arini.  Jadi kalau ditengah kerumunan, lalu ada yang sedih, lalu aku menghibur mereka.

Bukan itu saja. Berkat Arini pula, Della mengaku belakangan jadi agak feminim.

“Agar lebih menyatu dengan karakter Arini, selama 3 bulan aku pakai rok terus.  Demikian pula cara duduknya Arini sempat terbawa Della. Sampai sekarang pun stok rok aku masih banyak, itu karena Arini selalu pakai rok. Sekarang aku jadi suka pake rok.

Namun di atas semua itu, Della merasa mendapat bonus dari tim kerja Visinema Pictures.

“Tim kerja yang kompak buatku sangat membantu aku jadi lebih nyaman dalam bekerja,” imbuh Della.

Baginya, film Love for Sale merupakan pintu gerbang memasuki dunia seni peran, sekaligus Arini menjadi karakter pertama.

“Ini kujaga benar, bahkan jadi bagian dari diri aku,” ungkap  Della yang kini sudah membintangi sedikitnya 4 judul film, diantaranya Pocong the Origin dan Gundala.

Selain Della Dartyan, film garapan sutradara Andibachtiar Yusuf ini juga menampilkan sejumlah karakter baru yang diperankan aktor dan aktris kawakan. Sebut saja, Ratna Riantoarno, Ariyo Wahab, Bastian Steel, Yayu Unru, Putri Ayudya dan masih banyak lagi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Rapi Films Resmi Luncurkan Trailer Film ‘Bucin’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah Produksi Rapi Films ingin mengulang sukses film Pengabdi Setan dan Dear Nathan Hello Salma, kini menyiapkan film terbarunya, Bucin.

Mereka sudah menjadwalkan Bucin tayang di bioskop pada Maret mendatang. Sebelumnya, Rapi Films terlebih dulu meluncurkan trailer Bucin.

Film ini menjadi debut Chandra Liow duduk di kursi sutradara, berkolaborasi dengan produser Gope T Samtani. Executive Produser Sunil Samtani dan Jovial da Lopez.

“Ini kedua kali kami bekerjasama setelah membuat Modus. Kolaborasi ini menghasilkan unsur komedi dan percintaan yang fresh dan bisa dinikmati oleh remaja masa kini”, ungkap Sunil Samtani.

Sementara Chandra Liow sudah 12 tahun lamanya bekerja sebagai content creator di dunia digital dan sosial media.

Suatu hari, teman-teman terdekat gue melahirkan kata Bucin. Saat bisa mewujudkannya menjadi film, pasti banyak orang akan mengira ini film komedi drama romansa yang biasa. Disitulah gue tertantang untuk mengubah Bucin menjadi film drama komedi yang beda ”, tutur Chandra.

Sementara Jovial da Lopez merangkap Executive Produser, penulis skenario dan pemain, menjadikan di film Bucin untuk belajar dan menentukan arah film secara konten dan promosi.

Bucin bercerita tentang empat sekawan, Andovi da Lopez, Chandra Liow, Tommy Limmm, dan Jovial da Lopez, yang selalu dianggap Bucin. Mereka kemudian memutuskan untuk mengikuti kelas Anti Bucin agar bisa menjalankan hubungan yang lebih dewasa.

Tanpa mereka ketahui metode pengajaran cinta di kelas ini, yang diajar oleh Vania (Susan Sameh), malah mengancam hubungan mereka dengan pasangannya.

Film ini dibintangi oleh Andovi da Lopez, Chandra Liow, Jovial da Lopez, Tommy Limmm, Susan Sameh, Widika Sidmore, Kezia Aletheia, Karina Salim, Gading Marten, Deddy Corbuzier & Uus. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Film ‘Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2’, Chelsea Islan Main Api Beneran

Published

on

By

Dok. Rapi Films

Kabarhiburan.com, Jakarta – Chelsea Islan tidak ingin mengecewakan sutradara Timo Tjahjanto yang mengajaknya berakting dalam film horor misteri berjudul Sebelum Iblis Menjemput (SIM) Ayat 2.

Film ini merupakan sekuel dari film Sebelum Iblis Menjemput, yang sudah tayang pada 9 Agustus 2018.

SIM Ayat 2 menceritakan Alfie (Chelsea Islan) dan  Nara berusaha melanjutkan hidupnya pasca  2 tahun silam lepas dari teror iblis.

Hanya saja, tidak mudah bagi Alfie yang masih diganggu oleh perasaan bersalah dan penglihatan tidak wajar. Terbukti, mimpi terburuk Alfie baru dimulai dan bahaya semakin mengancam. Sosok kegelapan yang haus akan jiwa siap menjemput nyawa mereka.

Chelsea mengaku adegan demi adegan, sangat menguras energi dan menuntut emosi khusus karena cukup banyaknya adegan-adegan ekstrim.

Salah satu scene yang paling ekstrim bagi Chelsea adalah terjebak dalam sebuah ruangan yang penuh kobaran api.

Dalam trailer memperlihatkan setengah tangan Chelsea berubah jadi seperti iblis yang berwarna hitam dan mengeluarkan api.

“Apinya itu adalah beneran api, bukan CGI. Jadi saat itu memang seperti tidak sedang akting lagi. Kami benar-benar ketakutan karena memang itu api beneran dan panas banget,” kenang Chelsea.

Meski menggunakan api sungguhan di lokasi syuting, Chelsea mengaku tak khawatir karena ia dan Karina sudah melakukan latihan, dan kru sudah mempersiapkan segalanya dengan baik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sempat takut karena apapun bisa terjadi, tapi semuanya dipastikan aman,” kata Chelsea.

“Sebelumnya saya dan Chelsea sudah latihan posisi untuk berpindah-pindah, supaya tidak kena api. Semua persiapan dilengkapi dengan peralatan yang safety,” tambah Karina.

Film yang akan tayang pada 27 Februari mendatang ini disebut Chelsea bakal jauh lebih ekstrim dan lebih menyeramkan dibanding film pertamanya yang dirilis pada 2018 silam. Ini karena sutradara Timo Tjahjanto selalu memberikan sentuhan baru, baik di sisi teknis dan ceritanya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

PT Kreasi Jingga Siap Produksi ‘Film Lantai 4’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah produksi PT Kreasi Jingga akan memulai pengambilan gambar untuk memproduksi film Lantai 4, mulai Sabtu (15/2) mendatang.

Sebelum sampai ke sana, segenap pendukung film ini melakukan acara syukuran, berlangsung di Gedung PPHUI (Pusat Perfilman Usmar Ismail) Kuningan, Jakarta, Rabu (12/2).

Para pemain yang hadir, di antaranya Yuki Kato, Ingrid Wijanarko, Ruth Marini, Aqila Nathaya, Nyimas Faza, Budi Limbad, luy Wow,dan Denny Limbri.

Acara ini dipimpin oleh Ray Dewi Kusuma, selaku direktur sekaligus penggagas film, yang berkisah tentang gadis yang berhasil mengungkapkan mitos keangkeran lantai 4. Satu per satu anggota keluarganya menjadi korban hantu penghuni sebuah apartemen.

“Cerita tentang makhluk dan alam gaib serta kehidupan setelah kematian, tak pernah kering untuk dijadikan sumber inspirasi. Kami yakin penonton film Indonesia masih banyak yang menyukai genre ini,” ujar  Ray Dewi Kusuma.

Sutradaranya, FX Purnomo, optimistis pada kualitas akting para pemain yang turut serta pada film ini. Mereka hasil casting yang diikuti tidak kurang dari 340 calon pemain dari kawasan Jabodetabek dan berbagai kota di Indonesia.

“Antusiasnya luar biasa. Padahal tadinya kami hanya mencari puluhan saja para pemain pendukung film ini, tapi yang mendafitar casting sampai ratusan,” jelas FX Purnomo.

Senada dengan Ray, penulis cerita dan skenario  Wahyu Nugroho berharap filmnya ini akan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat dan diminati banyak penonton.

Baginya, film ini akan menjadi hiburan bagi masyarakat, selain membawa pesan-pesan positif yang dapat diambil.

“Kami ingin mengedukasi dan memberikan pesan moral kepada masyarakat, bahwa keangkeran lantai 4 di apartemen, mal, maupun hotel, hanyalah mitos. Karena sesungguhnya, semua lantai  sangat itu sama saja,” kata Wahyu.

Bagi aktris Yuki Kato, film ini menjadi film horor pertama dalam karirnya, sehingga keikutsertaannya disambut antusias. la akan memerankan tokoh Laura, putri dari pasangan Jonathan (Tyo Pakusadewo) dan Julia (Ruth Marini).

“Aku akan memerankan tokoh Laura, sosok gadis yang rasa ingin tahunya cukup tinggi, bahkan  mendatangi tempat seram dan berbahaya. Hanya saja, Laura sangat peka pada kehadiran mahluk halus, suka dengan hal mistis, serta berani melawan  jika keadaan mendesak.

Toto Soegriwo selaku Line Produser, mengatakan bahwa  film Lantai 4, iuga didukung oleh para kru yang tidak kalah penting dalam menghasilkan film yang baik.

Mereka adalah Theorsi Argeswara (Penata Musik), Editor Gambar pelanggan Piala Citra, Wawan ldati Wibowo, Penata Suara Satrio Budiono dan Syahlevi dan Penata Sinefotografl Sandy Farid. (Tumpak Sidabutar/KH).

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending