Connect with us

Event

‘Demam LIDA 2019’ Akan Singgahi 10 Kota di Indonesia

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sejak mengudara pada tanggal 14 Januari 2019 silam, ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 telah memperkenalkan 80 peserta yang mewakili 34 provinsi di Indonesia.

Melanjutkan tradisi sebelumnya, Indosiar kembali hadirkan kemeriahan LIDA 2019 langsung ke tengah masyarakat di 10 kota di Indonesia melalui Demam LIDA 2019.

Demam LIDA 2019 akan dihiasi oleh deretan bintang alumni berbagai ajang pencarian bakat Indosiar. Mereka akan membawakan lagu-lagu yang sudah akrab di telinga masyarakat.

Tentu saja suguhan Demam LIDA 2019 akan berbeda. Apalagi, acara ini langsung mendatangi penonton di dua kota sekaligus tiap pekannya, terhitung sejak Februari hingga April 2019 mendatang.

Verno Nitiprodjo selaku Head of Program Communication Indosiar mengungkapkan animo pemirsa terhadap LIDA 2019 begitu besar, bahkan melebihi tahun lalu. Demam LIDA 2019 pun dipersembahkan atas permintaan masyarakat yang masuk ke Indosiar karena gegap gempitanya event roadshow yang sama di tahun 2018.

“Tahun ini akan lebih luar biasa karena para alumni D’Academy (DA) dan Bintang Pantura (BP) bersama bintang LIDA ternama serta Duta Provinsi LIDA 2019 akan tampil di panggung yang sama”, pungkas Verno.

Sebagai pembuka roadshow Demam LIDA 2019 pekan ini akan berlangsung di Garut (Jabar) dan Lampung pada Minggu (3/2) mulai pukul 15.00 WIB.

Di Garut, tepatnya di Ramayana Mal Garut, Demam LIDA 2019  dimeriahkan oleh Lilis BP, Ical DA dan Nabila LIDA yang tahun lalu mewakili provinsi Aceh sampai ke babak Top 5 LIDA.

Pada waktu yang sama di Ramayana Robinson Mall Lampung, Demam LIDA 2019 menjanjikan kegemparan oleh penampilan Dila DA, Jamila BP dan Ridwan LIDA yang merupakan wakil Indonesia di D’Acedemy Asia 4.

Demam LIDA 2019 di Garut dan Lampung juga dimeriahkan oleh alumnus LIDA tahun lalu asal provinsi Jawa Barat dan provinsi Lampung.

Sebelum Demam LIDA 2019 berlangsung, di siang hari mulai pukul 12.00 WIB berbagai games menarik pun akan diselenggarakan Indosiar yang bekerjasama dengan Ramayana.

Pengunjung dapat mengikuti games Demam Belanja dengan minimal transaksi tertentu untuk mendapatkan belanjaan gratis dan merchandise eksklusif dari Indosiar dan  bertatap muka langsung dengan bintang-bintang Indosiar.

Kemeriahan Demam LIDA 2019 di Garut dan Lampung, akan berlanjut  ke kota Cirebon dan Cibitung (24 Februari 2019), Sidoarjo dan Padang (3 Maret 2019), Gresik dan Makassar (31 Maret 2019), serta Salatiga dan Bekasi (7 April 2019). Kemeriahan itu dapat diraih secara gratis. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Penyanyi dan Presenter Hiroaki Kato Galang Donasi Bagi Anak Yatim di Jakarta

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Musisi dan presenter kelahiran Jepang, Hiroaki Kato ikut ambil bagian untuk mendukung pemerintah memberantas Covid-19 di Indonesia. Caranya, mengadakan penggalangan dana di Jakarta untuk membantu sesama.

Acara yang melibatkan 85 donatur dari Jepang dan Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 42.880.000.

Selanjutnya, Hiroaki Kato bekerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), seluruh dana disalurkan dalam bentuk makanan dan produk kesehatan, yang diberikan kepada pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.

Tidak berhenti sampai disitu saja. Hiroaki Kato bersama SuperHiros, julukan fans Hiroaki Kato, mengadakan Halalbihalal Virtual Hiroaki Kato Bersama SuperHiros pada akhir Juni silam.

Dengan merogoh kocek Rp 50 ribu untuk membeli tiket, para fans sudah menjadi donatur sudah berkesempatan melihat langsung penampilan Hiroaki Kato.

Sebagian dari hasil penjualan tiket diberikan kepada anak-anak di Rumah Yatim di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut kembali mendapat dukungan ACT yang memberikan bantuan berupa makanan sehat, masker dan hand sanitizer bagi anak-anak Yatim.

“Penggalangan donasi sebelumnya, saya tujukan kepada teman-teman pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.  Kali ini saya tujukan bagi generasi penerus Indonesia, yaitu anak-anak. Semoga kalian sehat selalu. Lain kali aku mau nyanyi di tempat kalian, ya,” ujar Hiroaki Kato menjanjikan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Gubernur Jawa Tengah Menerima 1000 Paket APD dan 100.000 Masker dari Emtek Peduli Corona

Published

on

By

Imam Sudjarwo menyerahkan secara simbolis bantuan berupa paket APD kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Giliran Pemda Jawa Tengah terima bantuan dari Emtek Peduli Corona melalui YPP, pada Selasa (7/7).

Imam Sudjarwo selaku Ketua Umum YPP yang juga Direktur Utama Indosiar sambangi Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jl. Pahlawan No. 9 Semarang, untuk menyerahkan 1.000 paket Alat Pelindung Diri (APD) serta 100.000 masker kain.

Bantuan berupa 1.000 hazmat, 1.000 foot cover, 5.000 masker bedah, 1.000 masker N95, 1.000 face shield, 1.000 safety google dan 5.000 safety gloves diterima oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo kemudian mengucapkan terima kasih kepada Emtek Peduli Corona.

“Semoga bantuan ini dapat menjadi salah satu upaya gotong-royong demi menjaga Indonesia secara besar-besaran,” pinta Ganjar.

Harapan yang sama juga disampaikan Imam Sudjarwo. “1.000 paket APD dan 100.000 masker kain yang diserahkan Emtek Peduli Corona melalui YPP kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semoga dapat membantu melindungi tenaga medis serta masyarakat Jawa Tengah,” ujar Imam Sudjarwo.

YPP serahkan bantuan kepada RSUD Dr. H. Soewondo Kendal, Jawa Tengah

Pada hari yang sama, YPP bekerjasama dengan kantor transmisi SCTV dan Indosiar juga menyerahkan bantuan berupa 500 hazmat dan 500 foot cover kepada RSUD Dr. H. Soewondo Kendal serta jumlah bantuan yang sama diserahkan kepada RS Panti Wilasa Semarang.

Pada pekan lalu, YPP bekerjasama dengan kantor transmisi SCTV dan Indosiar di 38 wilayah telah menyalurkan ratusan paket sembako. Mulai dari Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, hingga Wilayah Indonesia Timur.

Khusus untuk wilayah Surabaya dibagi menjadi tiga lokasi dengan 100 paket sembako untuk masing-masing lokasi. Sementara lokasi lainnya, masing-masing menerima 150 paket sembako.

Total menjadi 41 titik lokasi penyaluran paket sembako kepada warga sekitar transmisi yang berhak menerima. Paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng, kental manis, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Gerakan Emtek Peduli Corona adalah kegiatan untuk menyalurkan donasi dari pemirsa SCTV, Indosiar, serta pengguna Bukalapak, pembaca Liputan6.com dan pengguna DANA yang terus mengalir hingga hari ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Bantuan Presiden Joko Widodo Untuk Sanggar Humaniora

Published

on

By

Humaniora Foundation dan Rumah Singgah Bunda Lenny — kerap dikenal sebagai Sanggar Humaniora sering menerima bantuan dari masyarakat, dermawan dan para artis.

Setelah 25 tahun melayani, baru kali ini menurut pendiri Humanoira, Eddie Karsito, sanggarnya menerima bantuan dari orang nomer satu di negeri ini, Ir Haji Joko Widodo, Presiden RI. Bantuan paket sembako tersebut diterimanya melalui Kementerian Sosial,

“Terima kasih kepada bapak Ir. H. Joko Widodo, Presiden RI, dan bapak Juliari P. Batubara, Menteri Sosial RI, yang telah membantu paket sembako untuk warga binaan kami,” ujar Eddie Karsito di lokasi pembagian sembako di Sanggar Humaniora, Kranggan Permai Jatisampurna Kota Bekasi, Senin, (6/7/2020).

Sebelumnya, lembaga nirlaba ini juga menerima bantuan paket sembako dari Komunitas Sahabat Kartini, KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara), maupun lembaga donor lainnya, serta dermawan perorangan.

Sumbangan dari Presiden tersebut, langsung dibagikan kepada ‘para yang berhak’, antara lain, pemulung, janda lanjut usia, serta para pekerja keras di sektor non-formal, seperti buruh bangunan, pekerja galian tanah, petugas kebersihan angkut sampah, pembantu rumah tangga (PRT), pedagang keliling, dan pengamen. Termasuk profesi lainnya yang sedang terdampak wabah Covid 19.

Menurut Eddie Karsito, saat ini ada 229 pemulung di bawah binaan Humaniora Foundation, yang sebagian dari mereka adalah para janda lanjut usia, dengan rentang usia 60 tahun hingga 96 tahun.

Selain itu Humaniora Foundation juga membina ratusan anak yatim, non-panti yang tersebar di dua rumah singgah, Bekasi (Jakarta), dan di Baleendah Bandung (Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending