Connect with us

Selebritas

Dewi Perssik dan Rosa Meldianti Berseteru, Yon Suharto Laporkan Sejumlah Tayangan ke KPI

Published

on

Fachmi Bachmid selaku kuasan hukum Yon Suharto.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Konflik pedangdut Dewi Perssik dengan keponakannya, Rosa Meldianti kian memanas dan ramai dibicarakan di sejumlah tayangan berita.

Situasi ini telah membuat keluarga besar Dewi Perssik gerah. Bahkan, Yon Suharto alias Mas Bin,  kakak kandung Dewi Perssik yang juga om dari Meldi mengatakan bahwa persoalan ini turut andil atas sakitnya ayah mereka.

Mas Bin melalui Fachmi Bachmid sebagai kuasa hukumnya pun mendatangi KPI Komisi Penyiaran Indonesia) guna melaporkan sejumlah tayangan yang menyiarkan kasus tersebut.

“Saya selaku kuasa hukum dari Yon Suharto atau Mas Bin, sebagai kakak kandung dari Dewi Muria Agung atau Dewi Perssik, memberikan kuasa kepada saya supaya membuat pengaduan untuk membuat pengaduan ke KPI terhadap lebih dari satu lembaga penyiaran,” kata Fachmi ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (1/5).

Menurut dia, sejumlah lembaga penyiaran dinilai telah menyiarkan informasi pribadi daripada keluarganya yang menurut Bin atau Yon Suharto, informasi tersebut bukanlah informasi atau patut diduga bukan informasi yang mendidik.

Fachmi menuturkan, jika kliennya tersebut merasa permasalahan dalam keluarganya bersifat pribadi dan bukan sebagai informasi yang bisa dikonsumsi banyak orang.

“Karena memberikan sebuah informasi tentang seorang yang lebih muda, berseteru dengan orang yang lebih tua, bahkan kalau ditarik bahwa keponakan lagi berseteru dengan tantenya yang diinformasikan kepada masyarakat sehingga bisa ditonton,” tuturnya.

Tak menyebutkan secara gamblang mengenai acara program yang sudah ia adukan, namun Fachmi menyebutkan tiga poin utama alasan dilaporkannya program tersebut.

“Persoalan ini sudah berlangsung sejak 2018. Informasi yang disajikan sejumlah tayangan itu-itu saja, sampai detik ini. Artinya, sejak terakhir sampai April, yang disajikan dan dipublikasikan, adalah sesuatu yang dikategorikan tidak mendidik. Kedua,  bertentangan dengan budaya orang Indonesia. Ketiga, patut diduga bertentangan dengan agama,” ujar Facmi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuliner

Penyanyi Dyah Ayu Lestari Rintis Café Boomie dan Bobaho

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kreasi kuliner mie memang sudah banyak, tetapi inovasi kuliner mie sepertinya tidak akan pernah berakhir.

Salah satunya, kreasi mie ayam yang disajikan penyanyi Dyah Ayu Lestari, di Komplek Perkantoran Pejaten, Jakarta Selatan. Dyah mulai melayani penikmat mie sejak Jumat (30/8).

Dari namanya saja terdengar unik, membuat penasaran dengan rasa mie yang diberi nama Boomie.

“Kami berharap, nama ini membawa pada kesuksesan, semoga Boomie bisa booming senusantara,” ujar Dyah disela-sela pembukaan café mie, hasil kerja sama dengan teman kuliahnya di kampus PPM Jakarta.

“Awalnya tugas kuliah enterpreneur di kampus PPM Jakarta, lalu saya teruskan membuka cafe mie ayam sekalian,” ujar mahasiswi jurusan manajemen ini tentang pematik ide membuka café mie.

Warna mie yang disajikan pun berbeda dari mie yang pada umumnya kuning atau putih. Mie bikinan Dyah berwarna hijau segar.

“Mie kami racikan sendiri, dari sayuran sawi, wortel dan buah naga, sehingga dijamin sehat. Jadi, warna hijau itu berasal dari warna sayuran,” jelas Dyah tentang hidangan Boomie. bikinannya.

Dyah yang merupakan Putri Persahabatan 2019 ini mendasarkan idenya pada kecenderungan orang Indonesia yang selalu memilih makanan sehat.

“Makanya, kami kombinasikan dalam makanan yang kami sajikan. Jadi meski makan berkali-kali enggak bikin sakit,” ujar Dyah yang menjamin boomie bebas dari MSG. “Terserah kalau konsumen ingin membubuhkan MSG sendiri,” tambahnya.

Selain Boomie, di cafenya juga menyediakan aneka minuman segar, berupa minuman Boba yang lagi hits. Dyah beri namanya Bobaho.

Satu di antara menu Bobaho yang disajikan adalah Boba’s Brown Sugar milk tea dengan campuran brown sugar dan kenyalnya boba.

“Dianjurkan untuk mengocoknya sebanyak 15 kali terlebih dahulu sebelum diminum,” ujar Dyah sambil meraciknya.

Selain Boba tersedia pula minuman Susu Murni Nasional yang legendaris. “Ini untuk mengenang masa kecil saat Susu Murni Nasional sedang populer,” imbuhnya.

Dari bisnis Boomie dan Bobaho yang mulai ditekuninya pula, semakin menegaskan lagi hobi Dyah selain menyanyi, yakni memasak dan berbisnis.

“Kami optimis. Kalau enggak, buat apa memulai bisnis mie ayam, tegasnya mantap.

“Saya juga senang memasak. Saya sangat menikmati dan senang sekali, bila masakan yang saya buat bisa diterima lidah orang yang memakannya. Rasanya ada kepuasan tersendiri, karena merasa enggak sia-sia perjuangan belajar memasak selama ini,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Impian Kini Terwujud, Mehnaz Marinez Main Film Layar Lebar

Published

on

By

Megnaz Marinez

Kabarhiburan.com, Jakarta – Artis Mehnaz Marinez (40) saat ini tengah berbahagia. Impiannya sejak lama untuk merasakan suasana dalam produksi layar lebar akhirnya terwujud.

Ibu dari tiga anak yang akrab disapa Inez ini, sudah bersiap akting  dalam film horor berjudul Nightmare Side. Sebuah film yang ceritanya berlatar kisah nyata.

“Ini  film horor pertama buat saya, membuat saya tertantang. Kebetulan saya orangnya penakut, itu yang jadi tantangannya. Ini pengalaman baru juga,” jelas ibu dari tiga anak ini dalam perbincangan di café Arborea, Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (26/8).

Baginya, film itu prosesnya lebih detail dan serius di penggarapannya. Itulah alasannya ingin merasakan main film.

“Kalau ditanya mau peran apa, saya bebas saja,” ujar wanita berdarah Arab-India dan Jawa ini.

Dunia seni peran memang sudah tidak asing lagi bagi Inez. Wajahnya kerap wira-wiri di layar kaca melalui sinetron dan FTV sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Sering memerankan karakter antagonis, Mehnaz mendapat cibiran penonton.

Selama hampir 20 tahun berkecimpung didunia seni peran, sehingga beragam karakter pun sudah dilakoninya, terbanyak peran antagonis.

“Rejekinya peran antagonis, tapi sesekali protagonis. Ya kalau keluar suka dapat omongan juga, kok jadi orang jahat banget sih. Tapi nggak apa juga sih, berarti peran saya sukses ya,” katanya mengamini.

Saat inipun Inez tengah sibuk syuting FTV, selain berbisnis kuliner bersama rekan bisnisnya. Ia memang tidak bisa begitu saja meninggalkan dunia akting yang telah melambungkan namanya.

“Bakat seni akting di dalam diri saya ini seakan sudah mendarah daging. Engga bisa saya tinggalkan sampai kapanpun. Saya juga ingin mengukir prestasi melalui akting,” jelas Inez.

Ia pun mengenang perjalanan hidupnya saat memulai karir di dunia sinetron, sudah dimulai sejak baru lulus SMA.

“Sebenarnya saya dulunya memulai dari dunia modeling. Lagi antar teman syuting, nggak tahu-nya ada produser nawarin main sinetron,” kenang Inez.

“Berkat teman dan juga kru di lokasi syuting, saya akhirnya mencoba. Istilahnya, kecebur-lah saya di dunia akting, dan ternyata asyik juga,” lanjutnya.

Masih segar dalam ingatan Inez, ketika pertama kali syuting memerankan suster dalam sebuah sinetron.

“Bertemu dengan banyak orang yang berbakat, saya banyak belajar dan mulai menyukai dunia akting,” ungkap Inez yang pernah belajar akting selama 6 bulan di Mathur Studio, New Delhi, India.

Bakat terpendam Mehnaz akhirnya mulai diketahui banyak sutradara. Tidak terhitung lagi judul dan peran yang dimainkan Mehnaz hingga saat ini.

“Alhamdulillah meski sempat vakum karena menikah dan punya anak, tapi kerinduan syuting itu terus ada,” ujar Inez yang ingin bemain film kolosal. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Tiga Butir Kesepakatan Duo Semangka dan KPAI

Published

on

By

Vhanya Kiara dan Clara Gopa,

Kabarhiburan.com, Jakarta – Personil Duo Semangka, Clara Gopa dan Vhanya Kiara mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Mereka menemui Susanto selaku Ketua KPAI dan Margaret Alyatul Maimunah selaku Komisioner KPAI Bidang Pornografi dan Cyber Crime.

Pertemuan ini guna menindaklanjuti pengaduan masyarakat kepada KPAI terkait konten video Duo Semangka di media sosial yang dinilai tidak sesuai dengan azas kesusilaan.

Susanto mengegaskan bahwa pemanggilan Duo Semangka dalam rangka menyelaraskan dengan komitmen negara  yang saat ini membangun karakter generasi muda. Yakni cerdas, berkarakter baik, perilaku baik, cara bertutur baik dan cara bertindak positip.

“Tentu ini bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja seni seperti Duo Semangka,” ujar Susanto.

Ketua KPAI Susanto dan Komisioner KPAI Bidang Pornografi dan Cyber Crime, Margaret diapit oleh Vhanya dan Clara dan manajer Duo Semangka, Sonny Bule.

Pertemuan berlangsung selama 2 jam membuahkan tiga kesepakatan, yang dibacakan oleh Margaret Alyatul Maimunah.

Pertama, Duo Semangka membenarkan bahwa konten di media sosial tersebut adalah memang personil Duo Semangka, meski tidak mengetahui siapa yang meng-upload video tersebut di media sosial.

Kedua, KPAI meminta Duo Semangka sebagai pekerja seni agar segala aktifitas yang ditampil selalu  memperhatikan azas-azas kepatutan dan kesusilaan.

“KPAI mengajak duo semangka untuk bersama-sama melakukan upaya perlindungan anak, baik di dunia offline maupun online,” pinta Margaret.

Ketiga, Duo Semangka berkomitmen untuk melakukan inovasi dan kreatifitas seni yang memberikan dampak positif bagi   tumbuh kembang anak.

“Untuk hal ini, KPAI akan terus menlakukan pengawasan terkait apa yang telah disetujui dan menjadi komitmen Duo Semangka terkait inovasi dan kreatifitas yang memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak Indonesia,” pungkas Margaret.

Sonny Bule mewakili manajemen Duo Semangka sudah berkomitmen untuk menyetujui kesepakatan  tersebut.

“Kami akan lebih memperbaiki konten-konten agar berdampak positif bagi anak-anak Indonesia. Kami akan lebih berhati-hati dalam membuat konten,” ujar Sonny Bule yang diamini oleh Clara Gopa.

“Kini kami lebih tau bahwa Duo Semangka sudah lebih banyak dikenal. Ke depan kami akan lebih berhati-hati,” ujar Clara.

Seperti diketahui, goyangan mantul yang merupakan julukan Duo Semangka diambil dari judul lagu Mantu-mantul.

“Bagi kami, mantul  adalah singkatan dari ‘Mantap Betul’, namun bila ada orang yang mengartikan lain, itu di luar kami. Apapun, ini menjadi pembelajaran bagi kami,” imbuh Sonny.

Ia menambahkan bahwa konten video yang menjadi sorotan KPAI bukan manajemen Duo Semangka yang meng-upload.

“Melainkan akun haters yang disebarkan melalui duasemangkaofficial. Hal ini sudah kami laporkan ke pihak berwajib, karena sudah merugikan Duo Semangka,” pungkas Sonny Bule. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending