Connect with us

Musik

Dua Kontestan Sumatera Terhenti di Babak 10 Besar KDI 2019

Published

on

Putri dan Uut Permatasari tampil mempesona membawakan lagu ‘Lenggak Lenggok’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Memasuki babak 10 besar Kontes KDI, persaingan sesama kontestan semakin sengit. Seperti terlihat pada kontes bertema FantasticDuo yang berlangsung di layar MNCTV, Senin (9/9).

Mereka adalah Hikam, Rio, Marvin, Arci, Nia, Anisa, Suci, Sejoli, Putri dan Riza. Semuanya sudah memberikan penampilan terbaik dalam bernyanyi solo maupun duet.

Acara yang dipandu oleh Ruben Onsu, Andhika Pratama dan Vega Darwanti ini dibuka dengan lagu Selow yang dibawakan duet apik, Ayu Ting Ting dan Tasya Rosmala.

Duet Anisa dan Nita Thalia yang tampil sebagai kontestan pertama langsung memanaskan panggung lewat lagu Maling. Dilanjutkan dengan Riza feat Tasya Rosmala dalam lagu Mawar Putih.

Tak mau kalah, Arci duet Kristina mampu membius seluruh penonton dengan lagu Malam Terakhir. Sementara Hikam dan Wika Salim yang tampil kemudian, sukses membuat seluruh penonton bergoyang lagu India Tujh Mein Rab Dikhta. Selanjutnya Rio duet Iis Dahlia tampil sungguh menawan saat membawakan lagu Kandas.

“Yang paling menarik perhatian adalah penampilan Arci yang berani tampil beda. Sebelumnya saya belum pernah dengar Arci nyanyi lagu dangdut klasik. Penampilannya enggak pernah turun,” ungkap Ayu Ting Ting selaku Juri.

Marvin dan Selfi sukses membuat penonton baper dalam lagu Pertemuan. Dilanjutkan oleh duet Putri dan Uut Permatasari dalam lagu Lenggak Lenggok.

Adapun Sejoli sukses membawakan lagu Dasi dan Gincu bersama Ikke Nurjanah. Sementara Nia yang berkolaborasi dengan Super Emak, sukses meraih empat standing applause dari dewan juri dalam lagu Bumipun Turut Menangis.

Kontes duet ini diakhiri oleh gerakan enerjik Suci dan Denada yang sukses mengajak penonton ikut bergoyang mengikuti irama lagu Bumi Semakin Panas.

Pada segmen selanjutnya, sepuluh kontestan ditantang unjuk kebolehan menyanyi solo. Suci mengawalinya dengan apik saat membawakan lagu Zaenal. Sementara Arci sukses membawakan lagu Zubaedah.

Berlanjut pada penampilan Sejoli yang membawakan lagu Birunya Cinta dengan penuh penghayatan.

Putri tidak mau kalah. Kontestan asal Medan ini membawakan lagu Hujan dengan apik juga. Diikuti lagu Cinta Terlarang milik Abi KDI yang dibawakan Hikam.

Berlanjut pada penampilan Anisa yang membawakan lagu Secawan Madu, lalu  Riza tampil menyanyikan lagu Engkaulah Takdirku.

Marvin mengajak seluruh penonton berjoget dengan lagunya Mirasantika, sebelum diakhiri oleh penampilan Rio yang membawakan lagu Cantik.

Tiba saatnya bagi Andhika Pratama, Ruben Onsu dan Vega Darwanti mengumumkan dua kontestan yang terjemput.

Denada dan Nita Thalia yang menjadi Duta Penjemputan mengalungkan selendang ke bahu Rio asal Bukit Tinggi dan Putri asal Medan. Itu artinya,  mimpi Rio dan Putri hanya sampai babak 10 besar KDI.

Kegagalan ini tak lantas membuat Rio patas semangat. “Ini menjadikan acuan Rio untuk bisa berkarya lebih banyak lagi. Rejeki Rio belum di KDI,” imbuhnya.

Senin (16/9) Kontes KDI akan menampilkan 8 kontesan. Mereka adalah Hikam (Barru), Marvin (Ponorogo), Arci (Ende), Nia (Pekanbaru), Anisa (Tanjung Balai), Suci (Asahan), Sejoli (Medan) dan Riza (Mojokerto).

Dukung terus kontestan KDI 2019 dengan cara likes foto kontestan di Instagram @officialMNCTV dan sms ke 95151 dengan ketik KDI (spasi) nama kontestan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Menuju Single Perdana, Band Manusia Aksara Rilis EP Instrumental

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Roda produktivitas tak lantas berhenti meski dihadang wabah Covid-19. Demikian tekad para personil band Manusia Aksara yang baru-baru ini merilis mini album atau EP (Extended Play) Instrumentalia berjudul Mata Angin.

EP Instrumentalia menjadi pilihan, setelah mereka sepakat menunda jadwal rilis single perdana Manusia Aksara dengan format baru pada Maret 2020 silam, menyusul wabah Covid-19 yang melanda Indonesia.

“Melihat banyaknya tuntutan agar menjaga jarak dan berdiam diri di rumah, kami juga berpikir untuk tetap produktif berkarya, yang sekiranya bisa menjadi jembatan menuju single perdana kami nanti,” jelas Hafizh Weda, vokalis Manusia Aksara.

Mereka pun memilih karya-karya dalam bentuk EP Instrumental untuk dirilis di youtube channel Manusia Aksara.

“Inilah yang bisa kami berikan bagi penikmat musik yang memiliki banyak aktivitas di rumah,”  kata Hafizh Weda menambahkan.

Sementara Jowel selaku bassis Manusia Aksara, menceritakan proses pengerjaan EP Instrumentalia Mata Angin yang terbilang cepat,

“Hanya dalam waktu sepekan saja, kami sudah merampungkan 5 lagu, berjudul Semesta Semesta, Utara, Barat, Timur dan Selatan, ujar Jowel. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Sayang Kalau Dilupakan, Musica Rilis Kembali 4 Tembang Klasik

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Guna menghilangkan kejenuhan dari anjuran di rumah saja, bisa diobati dengan menikmati kembali lagu-lagu nostalgia. Musica Studio’s telah merilis kembali 4 lagu lawas yang pernah hit, amat sayang kalau dilupakan.

Dalam keterangan resmi Musica Studio’s, salah satu lagu yang dirilis berjudul Lagu Putih yang sempat dibawakan Chrisye. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 1980 lewat album Puspa Indah yang sukses meraih penjualan tinggi.

Tak hanya lagu milik Chrisye, Musica Studio’s  juga merilis ulang format digital lagu Di Sudut Rumah Mu milik Ebiet G Ade yang begitu menyentuh. Liriknya sarat makna dan pesan, menceritakan hubungan manusia dengan Tuhannya.

Lagu ini Ebiet ciptakan saat melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Begitu menggetarkan hati pendengarnya dan berpesan agar kita senantiasa dekat dan memohon ampun kepada Sang Pencipta.

Demi menambah hangat suasana nostalgia, Musica juga merilis kembali lagu Ibu milik Iwan Fals. Lagu tersebut dirilis tahun 1988 dalam Album 1910, menceritakan perjuangan seorang ibu kepada anaknya.

Lagu Dunia Kudamba milik penyanyi Vina Panduwinata juga dikemas kembali. Kali ini dibuat lebih fresh dengan hadirnya Ikmal dan DJ Goeslan. Tujuannya agar anak-anak muda dan mengenal lagu ini dengan versi lebih kekinian.

Keempat tembang klasik ini sudah bisa dinikmati di seluruh digital music platform sejak 8 Mei 2020. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Sayyidah Aisyah Humairah Single Helda Sanira 1441 H

Published

on

By

Kabarhiburan.com Depok

Engkau wanita pilihan
Lahir ke dunia fana ini
Di takdirkan-Nya dipersunting Nabi Baginda Rasulullah……..

Sepenggal syair lagu ini merupakan persembahan Helda Sanira bersama Matadewi Management, Imagination Music serta Kabarhiburan.com —- dipengujung ramadhan menjelang Idul Fitri 1441 H ini 2020
Notasi dan lirik di garab oleh Imam M Nizar dan musik diarransemen oleh Alang Mjk Borneo Sambas.
Terciptanya lagu ini, karena kami telalu banyak di rumah saja lantaran virus covid-19 ini masih merebak. Maka di tengah berlakunya PSBB, kami tak putus untuk tetap kratif dari rumah, harus produktif.

Proses Kreatif Dari Kamar Masing Masing

Uniknya, dalam penggarapan lagu ini, diantara kami tak pernah saling ketemu dalam satu ruangan untuk garap musik, take vocal dan lainnya. Kami kerjakan full dari rumah masing masing via tehnologi android dan leptop.
Bersyukur jika masih ada kurang di sana sini, Seperti, kurang bening dan bulatnya suara Helda, masih bisa kami atasi — karena memang dikerjakannya dari jarak jauh. Helda Sanira sendiri, take vocalnya dari dalam kamar rumahnya, di bilangan Kebayoran Lama he he he he

Sementara, untuk lagu Pergi Haji dan Berangkat Umroh 2 , digarap sekitar tiga bulan menjelang ramadhan tahun ini 1441. Kami masih saling ketemu di studio rekaman di Vints Studio, Pluit bersama sound Engineering, Jupri.
Kurang lebihnya, kami haturkan banyak terimakasih kepada teman yang terlibat di lagu ini, Seperti, Mas Wahyu Saputra yang membidik wajah Helda dari cameranya. Mas Alang Mjk Borneo Sambas yang tak bosan bosannya mengaransemen, Mazmanan untuk lagu Syair Talbiyah, menggawangi mixsing dan mastering dari “ruangan kamar” pribadinya di bilangan Pamulang. Nyaris terlupakan Marina dari Matadewi Management yang mensupport habis untuk Helda Sanira tetap eksis di dunia musik. Yuk kita buka linknya. ( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending