Connect with us

Event

Easy Goers dan Radio DMC Selenggarakan Lomba Dakwah Bagi Anak Yatim

Published

on

Kabarhiburan.com – Komunitas pertemanan Easy Goers terus menebar kebaikan dengan mengadakan bakti sosial. Terbaru, mereka bersinergi dengan Radio DMC mengadakan buka puasa dan berbagi bersama puluhan anak yatim piatu.

Bertempat di Kaffein Klein, Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, sebanyak 30 anak Panti Asuhan Yatim Piatu Al Hasanat mengikuti serangkaian acara yang disiapkan DMC, seperti kompetisi pembacaan surat Al-Quran dan dakwah singkat.

Sedikitnya, empat anak memberanikan diri naik ke atas panggung. Tim Easy Goers dan keluarga DMC yang hadir di acara menyaksikan langsung bagaimana anak-anak menunjukan bakatnya.

Tentu saja, keempat anak tersebut mendapat hadiah uang tunai dari panitia. Apapun kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kegembiraan menjalankan ibadah puasa.

Usai pembacaan doa yang dipimpin ketua Yayasan Al Hasanat, Firdaus, acara ditutup dengan pembagian bingkisan dan uang tunai dari Easy Goers dan DMC. Seluruh rangkaian acara ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami turut berpartisipasi saat adanya undangan dari Radio DMC. Apalagi selaras dengan keinginan yang sudah direncanakan, yakni mendistribusikan bingkisan yang jumlahnya mencapai 1500 paket,” jelas Papski.

Bersama timnya, Easy Goers, Papski akan terus mendistribusikan bingkisan berupa sembako bagi siapa saja yang membutuhkan di bulan Ramadan.

“Target kita cukup banyak dan mendistribusikan kepada siapa saja yang membutuhkan dapat menerima bingkisan dari Easy Goers. Tepat sasaran dan merata,” tambahnya lagi.

Kegiatan buka bersama dengan anak Panti Yatim Piatu Al Hasanat jadi bakti sosial Easy Goers yang ke delapan. “Kita masih melakukan pendistribusian ke sejumlah tempat,” pungkasnya.

Berbarengan dengan acara bakti sosial, tim Easy Goers juga melakukan koordinasi sekaligus silaturahmi.

“Acara ini juga sekaligus mempertemukan tim Easy Goers untuk bersilaturahmi. Hidup ini indah, seindah saat kita dapat berbagi dengan sesama,” sambung Yayak, Humas Easy Goers. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Liputan 6 Awards 2021 Jadi Saksi Lahirnya The Next Presenter Liputan 6

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penganugerahan Liputan 6 Awards 2021 ‘Berbagai Asa Untuk Indonesia’, siap digelar pada Minggu, 27 Juni 2021 pukul 12.30 WIB mendatang di layar SCTV

Acara itu merupakan bentuk apresiasi SCTV kepada tokoh inspiratif Indonesia yang telah berprestasi serta membawa perubahan secara konsisten kepada lingkungan sekitar.

Liputan 6 Awards 2021, sekaligus menjadi saksi lahirnya Presenter Liputan 6 terbaik melalui pada malam puncak alias Final The Next Presenter Liputan 6.

Saat ini terpilih 10 finalis yang mengikuti proses karantina di Jakarta. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia yang dinyatakan lolos berbagai proses audisi.

Kesepuluh finalis terbaik, kembali diseleksi hingga 6 besar untuk bersaing di Final The Next Presenter Liputan 6, dalam siaran langsung Liputan 6 Awards 2021.

Retno Pinasti selaku pimpinan Redaksi Liputan 6 mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya di Liputan 6 Awards kali ini akan menjadi saksi lahirnya The Next Presenter Liputan 6.

“Kami melakukan seleksi ketat mulai dari kemampuan menyampaikan sebuah berita hingga luasnya pengetahuan yang dimiliki oleh masing masing finalis. Kami berharap semoga The Next Presenter Liputan 6 dapat menjadi jurnalis yang kompeten sesuai dengan penyampaian berita di Liputan 6 SCTV,” katanya.

Enam finalis terbaik akan menyelesaikan tantangan dalam Final Challenge The Next Presenter Liputan 6 yang mengharuskan mereka untuk menjalankan simulasi siaran serta menggali informasi melalui wawancara dengan narasumber terpilih melalui sejumlah tema yang berbeda.

Para nara sumber yang akan hadir pada Final Challenge The Next Presenter Liputan 6, yakni Yenny Wahid, dr. Reisa Broto Asmoro, dan Abdee Negara.

Kemudian, Menteri BUMN RI Erick Thohir, presenter kondang Choky Sitohang, dan Retno Pinasti selaku Pemimpin Redaksi Liputan 6 juga akan hadir langsung sebagai juri.

The Next Presenter Liputan 6 diikuti oleh kalangan muda dari berbagai kalangan profesi, menjadikan sengit persaingan pada Kompetisi The Next Presenter Liputan 6.

Para finalis, diantaranya Arief Zohril Fikri, yang merupakan mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Jambi. Meski berbeda dari apa yang dipelajari di kampus, namun kegemarannya terhadap dunia siaran membawanya untuk mengikuti The Next Presenter Liputan 6.

Begitu juga dengan Shanza Aprillia seorang Mahasiswi S2 Jurusan Promosi Kesehatan Kerja Universitas Diponegoro, yang memiliki ketertarikan besar di bidang penyiaran dan public speaking yang berniat membuktikan bakatnya dengan mengikuti kompetisi ini.

Kemudian ada Tiffany Regina Jolie yang fasih menggunakan 3 bahasa asing sekaligus yaitu Mandarin, Inggris dan Perancis. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

IDP Fest 2021 Gelar Empat Kompetisi, Ada Lomba Perkusi Keluarga

Published

on

By

Kabarhiburan – Kabar menggembirakan untuk para drummer dan pemain perkusi Tanah Air. Indonesia Drum dan Perkusi Indonesia (IDPFest) akan digelar tahun ini. Pendaftaran dibuka mulai Sabtu, 26 Juni 2021 dan ditutup pada Sabtu 21 Agustus 2021 mendatang.

Penyelenggaranya, Wadah Musik, yang terdiri dari beberapa perkumpulan/ komunitas masyarakat pencinta musik, pelaku seni (seniman), musisi, drummer, perkusionis, budayawan, pekerja seni ekonomi kreatif, sekolah/ sanggar musik serta masyarakat luas yang peduli akan pendataan, pendokumentasian, pelestarian, pengembangan dan pengenalan Alat Musik Indonesia.

Wadah Musik akan menyelenggarakan IDPFesT 2021, secara virtual melalui kanal  You tube, Facebook, Instagram, Twiter, TV (cable/nation wide) dan hybrid offline.

“Tahun ini IDP Fest kita laksanakan secara Hybrid, karena masih dalam suasana pandemi,” ujar Ekki Soekarno selaku founder sekaligus ketua penyelenggara IDP Fest 2021, dalam juma pers virtual, Rabu (23/6).

“Memang banyak yang enggak puas. Alasannya, misalnya feei-nya enggak dapat dan sebagainya,” tambahnya.

Perhelatan akbar itu akan diisi kegiatan Kompetisi, Pentas Seni Budaya, serta Lelang dan Donasi. Selain untuk memberikan ruang kreatif dan eksplorasi bagi anak, remaja, keluarga dan masyarakat pencinta seni musik drum dan perkusi, juga untuk mengembangkan seni budaya perkusi yang tertunda selama masa pandemi.

Melalui IDP Fest 2021 diharapkan dapat membantu seniman dan IDP daerah agar tetap produkstif, selain  mampu mempererat hubungan dan kekompakan keluarga, melalui ritme musik, khususnya di kategori Lomba Perkusi Keluarga.

“Yang menarik di gelaran tahun ini, kita mengadakan lomba perkusi untuk keluarga. Jadi sekeluarga bisa kirimkan video memainkan alat perkusi di rumah. Bisa dengan bunyi-bunyian sendok, mungkin panic, ember atau yang lainnya. Silakan kirim videonya,” pinta Ekki Soekarno.

IDP Fest 2021 menyediakan tiga kategori lomba, sebagai berikut:

Kompetisi Kolaborasi Drum dan Perkusi – maksimal 16 group peserta.

Mempersiapkan dan memainkan materi penilaian berupa 1 (satu) buah Komposisi Bebas, tema `Ritme Perkusi Indonesia`, (musik, vokal dan atraksi seni budaya) berdurasi 6 menit sampai 8 menit.

Alat Musik yang WAJIB terdapat dalam komposisi serta dimainkan adalah Drum dan salah satu dari Alat Perkusi Indonesia, selebihnya bebas. Drum set bebas (Penyisihan). Untuk Grand Final Drum set disiapkan (riders terlampir).

Jumlah peserta dalam group minimal 2 orang, maksimal 12 orang dan tidak ada batasan usia.

Mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera dan mentransfer biaya pendaftaran Rp. 350.000,- ke ac. BCA 4740882088 an. Yayasan Indonesia Drum dan Perkusi.

Lalu mengirim bukti transfer via WA ke nomor 0811.1175.880 untuk mendapatkan nomor peserta dan dua helai kaos peserta akan dikirim untuk dipakai pada saat kompetisi.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas, tanpa dubbing) dan video (gambar bersih dan jelas, satu kamera, satu kali syuting, tanpa editing, landscape format MP 4 Full HD) untuk keperluan penilaian ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Foto Group (gaya bebas), Nama Group, Nama Personil dalam group, Nomor HP. WA, dan Copy Identitas diri/ Akta lahir dua dari Peserta (drummer & perkusionis). – (Merk Drum/ Cymbal dll. yang ada di Head Bass Drum ditutup).

Peserta yang masuk Final akan hadir di acara Grand Final di Jakarta pada Sabtu 2 Oktober 2021 dengan memainkan materi yang sama.

Kompetisi Drum Anak dan Remaja – maksimal 32 peserta individual.

Mempersiapkan dan memainkan materi penilaian untuk babak penyisihan berupa sebuah Komposisi Lagu Bebas (minus drum) berdurasi maksimal 5 menit dan sebuah Komposisi Solo Drum, Tema bebas berdurasi  3 menit hingga 4 menit, serta memainkan untuk Grand Final (apabila terpilih masuk Final) berupa sebuah Komposisi Lagu Wajin berdurasi 4 menit dan 1 (satu) buah Komposisi Solo Drum, Tema Ritme Nusantara berdurasi 3 sampai 4 menit.

Batasan usia Kompetisi Drum Anak : 7 – 12 tahun dan usia 13 -19 tahun untuk Kompetisi Drum Remaja. Mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera, mentransfer biaya pendaftaran Rp. 200.000,- ke ac. BCA 4740882088 an. Yayasan Indonesia Drum dan Perkusi. Lalu mengirimkan bukti transfer via WA ke nomor 0811.1175.880 untuk mendapatkan nomor peserta, serta sehelai kaos peserta akan dikirim untuk dipakai pada saat kompetisi.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas, tanpa dubbing) dan video (gambar bersih dan jelas, satu camera, satu kali syuting, tanpa editing, landscape format MP 4 Full HD) untuk keperluan penilaian ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Foto Peserta (gaya bebas), Nama Peserta, Nomor HP. WA Peserta/ Orang Tua Peserta dan Copy Identitas/ Akta Lahir Peserta.

Peserta yang masuk Final akan hadir di acara Grand Final di Jakarta pada tgl. 2 Oktober 2021 dengan memainkan Lagu Wajib dan Solo drum Tema Ritme Nusantara.

Lomba Perkusi Keluarga – maksimal 100 group peserta.

Mempersiapkan dan memainkan sebuah Komposisi kreatif, unik, seru dan kompak (bunyi-bunyian perkusi, gerak/ tari dan vokal) dengan Tema: Dapur Keluarga IDP berdurasi 30 sampai 40 detik.

Mempergunakan alat-alat rumah tangga apapun yang terdapat di rumah yang dapat menimbulkan bunyi-bunyian perkusif dengan cara dipukul, ditabuh, digerakan, digoyang, dikocok, diaduk, dihentakan menggunakan tangan, kaki atau alat bantu lainnya.

Jumlah peserta dalam Group Keluarga bebas dan tidak ada batasan usia, mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera dengan mencantumkan nama Instagram salah satu Peserta.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas) dan video (gambar bersih dan jelas, editing diperbolehkan, landscape format MP4 Full HD) ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Nama Group Keluarga, Nomor HP. WA, Copy Identitas Diri salah satu Peserta (pimpinan group keluarga) dan caption (tulisan) untuk di unggah (upload/ posting) bersama video Peserta di akun Instagram IDPFest mulai  26 Juni sampai 21 Agustus 2021.

Video peserta akan diunggah di akun Instagram IDPFest dan Peserta WAJIB me-repost dari akun Instagram IDPFest dan tag ke minimal 5 (lima) akun Instagram lainnya.

Penilaian berdasarkan Like terbanyak di akun Instagram IDPFest, mulai Sabtu, 26 Juni 2021 sampai Kamis, 30 September 2021.

Seluruh materi video dari Peserta akan ditayangkan di kanal YouTube IDPFest, pada minggu kedua September 2021 dan Pemenangnya (terbanyak Like di akun Instagram IDPFest) akan diumumkan pada acara Grand Final di Jakarta, pada Sabtu 2 Oktober 2021 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Nita Thalia dan Dimas Tedjo Berbagi Tugas di ‘Bintang Pantura 6’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Pecinta dangdut Indonesia pasti mengenal sosok Nita Thalia. Ia mencetak belasan album dan puluhan penghargaan, selama 21 tahun berkecimpung di panggung dangdut.

Sebut saja, lagu Goyang Heboh, Gadis atau Janda, Ga Bisa Bobo, hanya beberapa karya dari perempuan kelahiran Bandung, 38 tahun silam ini.

Nita Thalia bersyukur dikaruniai vokal yang bagus sehingga berkeliling Indonesia, impiannya semasa bocah, ingin menjadi pramugari agar bisa berkeliling Indonesia.

Ia pun meniru gaya pramugari yang tengah bekerja di dalam pesawat komersial. “Perhatian-perhatian kepada penumpang Janda Airlines. Ha ha ha,” katanya sambil tertawa, saat berbincang di program Semangat Indosiar (21/6).

Nita Thalia

Nita Thalia hadir bersama sahabat sekaligus fansnya, Dimas Tedjo, jebolan ajang pencarian bakat Bintang Pantura sesi 3. Selain memiliki karakter suara yang bagus, Dimas juga dikaruniai bakat untuk MC dan dalang pada pertujunjukan wayang.

Keduanya kini bersiap menjadi Mentor dan Konco Pantura, pada ajang pencarian bakat menyanyi, Bintang Pantura 6, yang akan digelar Indosiar, mulai Kamis, 1 Juli 2021 mendatang.

Sebagai mentor, Nita Thalia akan memberikan arahan serta ilmu yang dimilikinya kepada para biduan. Di sisi lain, sebagai Konco Pantura, Dimas Tedjo menyemangati para biduan yang berkompertisi.

“Alhamdulillah dipercaya menjadi mentor di Bintang Pantura 6. Semoga jadi mentor yang terbaik untuk anak didik nanti. Saya akan berikan ilmu yang saya punya selama 21 tahun menjadi pedangdut pada mereka,” jelas Nita Thalia, yang juga juri pada ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021.

Dimas Tedjo

Selain berbagi teknik bernyanyi, Nita akan memberi arahan agar penonton kian tertarik menyaksikan setiap babak kompetisi Bintang Pantura 6.

“Istilahnya bisa merobohkan panggung dan penonton dengan penampilan yang khas. Tipsnya harus punya ciri khas, koreografi yang menarik, keluarkan semua skill yang dimiliki,” ungkap Nita yang dibenarkan Dimas Tedjo.

“Benar kata The Nita, peserta harus punya ciri khas dalam segi suara dan penampilan,” ujar Dimas Tedjo yang pernah menjadi peserta pada ajang Bintang Pantura 3 dan menjadi salah satu anggota grup Pantura Boys. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending