Connect with us

Kuliner

Eddy Supriadi si Korban PHK yang Kini Kelola 109 Outlet Ayam Goreng

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Merintis bisnis kuliner berbahan daging olahan sejak 2001 di Yogyakarta, kini bisnis berlabel ‘Pro AB Chicken’ (Chicken, Burger & Steak) milik Eddy Supriadi (45) sudah mekar dan berkembang pesat.

Pencapaian sukses  Eddy ini tentu hadir belakangan, berkat kerja keras dan keuletan yang teruji selama belasan tahun bersikap profesional dalam menggarap bisnisnya. Ditandai oleh kehadiran 109 outlet miliknya  tersebar di sejumlah kota di Tanah Air.

Sebut saja, Depok, Bogor, Kediri, Madiun, Jambi, Palembang, Padang, Pekanbaru,  Kediri, Madiun, Lombok, Brebes,
hingga Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Total omzet  bulanan pun tidak kurang dari Rp1,5 miliar.

Meski demikian, pria kelahiran Jakarta 22 Mei 1972 ini, tidak sempat berleha-leha. Sebaliknya, Eddy  terus melakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan usahanya.  Baginya, mempertahankan usaha itu jauh lebih sulit.

Kepada Kabarhiburan.com yang menemuinya baru baru ini, Eddy mengatakan senantiasa senantiasa menjaga kualitas  produknya. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian. Sementara inovasi untuk menemukan menu baru agar lebih variatif terus dilakukan.

“Agar konsumen tidak bosan, perlu menambah menu-menu  baru yang banyak disukai,” ujar Eddy yang memisalkan menu  ayam lada hitam, chicken chesse, burger aneka warna, dan lainnya.

Tidak kalah penting pula, melakukan inovasi terhadap ruangan di outlet, juga mendapat perhatian yang secara khusus pula.

“Tata ruang dibuat sedemikian, sehingga lebih nyaman. Termasuk melengkapi outlet dengan  arena bermain bagi anak-anak. Biasanya akan membuat konsumen lebih betah dan merasa nyaman,” ujar Eddy.

Di sisi lain, ungkapan bahwa pembeli adalah raja benar-benar dapat dirasakan oleh konsumennya kalau kita berada di salah satu outlet ayam goring Eddy. Suasana ini berkat Eddy yang selalu mengakarkan karyawannya tentang konsep pelayanan yang  terbaik bagi konsumen.

“Saya selalu menekankan para karyawan agar memberi pelayanan yang terbaik bagi  konsumen melalui  semboyan ‘5 S’, yakni Senyum , Salam, Sapa, Sopan, dan Santun,” kata ayah dari 3 anak ini.

Kalau sudah begitu, Eddy juga  terus menjaga hubungan silaturahmi dengan semua rekan maupun mitra kerja.

“Pastinya, selalu berdoa  dan bersyukur kepada Allah SWT dan selalu menjaga silaturahmi agar fokusnya tidak tanggal dalam berbisnis,” ucapnya.

Suami dari Tri Lestari ini  semula tidak pernah membayangkan bakal menekuni bisnis ayam goreng. Berawal dari kegagalannya menekuni kuliah di Akademi Pariwisata Yogyakarta, lantaran dukungan  finansial yang sudah tidak memadai.

Mau tidak mau Eddy harus mencari kerja. Nasib baik, ia diterima bekerja di salah outlet franchise makanan cepat saji di kota pelajar itu.

Hanya saja, Eddy hanya bertahan selama 5 tahun bekerja, lantaran terkena pemutusan hubungan kerja, alias PHK.

Berbekal ilmu menggoreng ayam yang di perolehnya ditambah uang pesangon yang tidak seberapa, Eddy memulai bisnis ayam goreng dengan merek Pro AB Chicken.

Sambil berkelakar, Eddy membuka rahasia perihal merek usahanya tersebut, yakni Pro merupakan singkatan profesional, AB adalah nomor polisi mobil di wilayah Yogyakarta, sedangkan chicken terjemahan ayam goreng.

“Jadi arti lengkapnya, Ayam Goreng Dari Yogyakarta Yang Digarap Secara Profesional,” ujarnya sambil tertawa. (Rachmawati AB/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuliner

Kebab dari ARA Food, Tawarkan 1001 Cerita di Setiap Rasa

Published

on

By

Kabarhiburan.com – ARA Food memilih konsep cloud kitchen atau pembelian dengan sistem antar, yang berfokus pada pemesanan makanan secara online, untuk memasarkan produknya.

“Sekarang makin banyak perusahaan yang go digital. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini, kebutuhan untuk membuat bisnis go digital semakin meningkat,” ujar Christiana Halim selaku CEO ARA Food dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3).

Konsep itu pula yang akan ARA Food tempuh untuk memasarkan merek makanan terbarunya, Kebab 1001. Namanya terinspirasi dari karya sastra epik yang melegenda, Hikayat 1001 Malam.

Dengan mengusung tema 1001 Cerita di Setiap Rasa, Kebab 1001 menyajikan varian Beef Kebab dan Chicken Kebab dengan dua ukuran regular dan jumbo.

Daging cincang yang lembut menjadi ciri khas utama, menjadikan Kebab 1001 unik, dibandingkan kebab pada umumnya, yang menggunakan daging iris.

Christiana berharap, hadirnya Kebab 1001 di ARA Food semakin melengkapi varian makanan yang ada.

“Setelah sebelumnya ada burger, ayam goreng, rice bowl, snack dan varian makanan lainnya, saya harap masyarakat jadi punya pilihan lebih untuk menikmati makanan yang ada di ARA Food,” katanya.

Saat ini, Kebab 1001 melayani wilayah pengantaran di wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya, serta wilayah Bintaro dan sekitarnya.

Untuk jam operasionalnya bisa mulai pesan dari jam 8 pagi hingga 10 malam dan available di Go Food dan Grab Food. Bisa juga melalui WhatsApp di nomor 0897 588 7777 untuk Kelapa Gading dan 0896 2700 7777 untuk cabang Bintaro” jelas Christiana

Seperti diketahui, ARA Food meraih sukses meluncurkan Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Rice Bowl, Bad Bone Burger, Go Spot Snack, Jajan Pasar dan juga sebuah restoran berkonsep Peranakan, Kopi Ko Acung, dan membuka cabang baru ARA Food di Bintaro, Tangerang Selatan. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Aneka Kudapan di ‘Jajan Pasar’ Bintaro Akan Bikin Kamu Ketagihan

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Meski diserbu beragam kuliner dari negara luar, jajanan tradisional Indonesia tetap melekat di hati. Aneka jenis rasanya, bentuk dan warnanya, selalu menggoda selera.

Apalagi, kalau dikemas dengan sangat menarik, tentu meningkatkan citarasa dan layaklah disebut naik kelas dan bergengsi, seperti yang dijumpai di Jajan Pasar, sebuah toko kue yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Sesuai namanya, Jajan Pasar Bintaro merupakan gerai pertamanya menjajakan kue tradisional khas Indonesia yang dibalut sentuhan modern.

Di sini, setiap jenis makanan jajanan dibuat dari bahan berkualitas terbaik, dipadu dengan kreativitas memodifikasi resep dan menghasilkan aneka jajanan pasar dengan cita rasa yang mewah di lidah.

Pendirinya, Christiana Halim, memang memiliki kecintaan yang dalam kepada jajanan pasar. Hal itu menjadi alasan utama mendirikan toko kue Jajan Pasar ini.

“Saya suka sekali yang namanya jajanan pasar. Dari jajanan di pasar kue subuh sampai yang gerai modern. Dari situ, saya mengenali setiap rasa, mencoba mengutak-atik resep, memodifikasi bahan dan mengkombinasikan rasa,” jelas Christiana Halim.

Hasilnya, aneka kudapan di Jajan Pasar memiliki orisinalitas pasar kue subuh dengan cita rasa mewah yang memanjakan lidah.

Mulai dari Arem-Arem Ayam Telur Asin, Bugis Mandi yang manis dengan lelehan vla santan gurih, sampai Kue Lapis Pepe dengan lapisan rasa coklat, pandan dan kopi yang nikmat untuk menemani teh sore Anda.

“Jajan Pasar ini merupakan wujud mimpi dan keinginan saya untuk melestarikan resep-resep kue khas Indonesia, terutama kue tradisional,” kata Christiana.

Untuk mendampingi kue tradisional tersebut, toko kue Jajan Pasar, juga menyediakan aneka kue lainnya, seperti brownies, klappertaart, macaroni schotel dan lain sebagainya untuk memanjakan berbagai macam selera.

Sesuai tagline-nya, Membawa Kesenangan, semua kudapan cantik penuh warna di Jajan Pasar, dikemas secara modern ke dalam kotak eksklusif menjadikannya sebagai buah tangan yang menyenangkan untuk dikonsumsi sendiri, maupun sebagai hantaran untuk kerabat dan handai taulan.

Semua kemewahan makanan tradisional di Jajan Pasar sudah dapat dinikmati dengan harga terjangkau, yakni mulai dari Rp5000. Jajan Pasar resmi beroperasi mulai besok, Senin 15 Februari 2021.

Jika masih penasaran pada ragam kue tradisional dan kudapan yang lezat untuk menemani saat santai bersama keluarga, atau perlu inspirasi hantaran untuk teman, kunjungi gerai Jajan Pasar di Ruko Bintaro Baru 89, No. 30-31, Jl. Jombang Raya, Parigi, Pondok Aren, Bintaro – Tangerang Selatan. Bisa juga memesan melalui WhatsApp di nomor 089605007777.

Info lengkap daftar kudapan di Jajan Pasar serta promo bisa dilihat di IG @jajanpasar.official dan FB Jajan Pasar. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Menikmati Sop Singkong Kuah Sapi, Kuliner Khas Sambas di ‘Kedai Ko Acung’ Bintaro

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Indonesia menaungi begitu banyak budaya, etnis dan agama. Keberagaman tersebut turut mewarnai kulinernya. Untuk gabungan kuliner Nusantara dengan Melayu dan China biasa disebut peranakan.

Melihat beragamnya makanan kuliner peranakan di Indonesia, Kedai Kopi yang satu ini melihat peluang untuk melestarikan kuliner peranakan.

Kedai Kopi Ko Acung yang berlokasi di Ruko Bintaro Baru 89 No. 30-31, JL Jombang Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, menyajikan aneka kuliner peranakan khas Kota Sambas, Kalimantan Barat, yang halal dan harga terjangkau.

Sop Singkong Kuah Sapi (Foto: Istimewa)

Salah satu hidangan yang wajib coba adalah Sop Singkong Kuah Sapi, yakni seporsi misoa dan potongan singkong dipadu dengan kuah kaldu sapi yang gurih. Lalu, toppingnya berupa irisan daging sapi, ikan teri dan kacang goreng.

Pemiliknya, Ko Acung mengatakan, biasanya singkong dijadilan kolak atau digoreng. Kali ini singkong ada dalam sop.

“Singkongnya direbus, bukan digoreng dulu. Ini tentu lezat disajikan dengan sop yang panas,” jelas Ko Acung saat ditemui di Kopi Ko Acung di Ruko Bintaro Baru, Senin (25/1).

Sambil menikmati pagi hari, di Kedai Kopi Ko Acung sudah tersedia sarapan berupa Bubur Sapi Sop Ikan Teri atau Pisang Goreng Selai Kaya, yang asik dinikmati bersama segelas kopi susu hangat rasa kampung.

Kalau tidak suka minum kopi, kedai ini menyediakan beragam pilihan minuman segar, seperti Es Campur, Es Sonkit dan masih banyak lagi.

Senyaman ruang tamu teman

Semua sajian dapat dinikmati dengan nyaman, senyaman duduk ruang tamu teman dengan jendela-jendela besar dengan langit-langit yang tinggi nan lapang.

“Sepertinya makanan khas Kalimantan dengan konsep peranakan belum ada ya di Bintaro. Semoga Kedai Kopi Ko Acung bisa meramaikan pasar kuliner dan bisa diterima, sebingga masyarakat kian mengenal cita rasa daerah,” pinta Ko Acung, yang mengusung slogan ‘Selalu Bahagia’.

“Saya berharap pengunjung di kedai ini dapat pulang dengan membawa rasa bahagia,” katanya.

Seperti diketahui, Kopi Ko Acung berada di bawah naungan ARA Food, perusahaan yang bergerak di bidang Food & Beverage yang sudah melahirkan produk-produk makanan pesan antar seperti Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Ricebowl, Bad Bone Burger, Go-Spot dan segera hadir Kebab 1001.

Semua makanan ini bisa dipesan melalui online di GoFood dan GrabFood. Sedangkan Jajan Pasar, makanan kecil tradisional, gerainya ada di Kopi Ko Acung. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending