Connect with us

Event

Festival Pentas Seni ‘Pucuk Cool Jam 2020’ Siap Kunjungi 7 Kota di Indonesia

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ajang untuk menjaring talenta muda berbakat tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Pucuk Cool Jam 2020 siap digelar kembali.

Mengusung tema Make The Journey Louder, festival ini akan mengunjungi 7 wilayah atau lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Sebut saja Jabodetabek, Bandung Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar.

Debora Christiany selaku Assistant Brand Manager Teh Pucuk Harum menjelaskan bahwa sejak pertama kali dihelat pada tahun 2016, Pucuk Cool Jam telah  menjaring sejumlah talenta muda berbakat di tingkat SMA  di beberapa kota besar di Indonesia.

Pada tahun 2019, sebanyak 60 sekolah di wilayah Jabodatabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Samarinda telah beradu bakat dan kreativitas untuk bisa tampil di panggung Pucuk Cool Jam yang berlokasi di Bandung pada Maret silam.

“Kami  ingin mengajak generasi muda berbakat Indonesia bersama-sama ciptakan sebuah perjalanan kreatif yang lebih seru, berkesan, sekaligus menantang,” kata Debora, saat jumpa media Kick Off Pucuk Cool Jam 2020 di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat,  Rabu (2/10).

Debora pun berharap para peserta yang terlibat dapat lebih berani dalam unjuk kreativitas di panggung yang lebih besar.

“Karena kegiatan ini menjadi langkah awal dari kesuksesan perjalanan yang nantinya akan membawa mereka untuk lebih dikenal ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Debora yang didampingi Yudha Diputra selaku  Marketing Manager SAE Indonesia.

Yudha menambahkan, memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Pucuk Cool Jam 2020, merupakan wadah untuk mengembangkan kemampuan bermusik dan kreativitas para talenta-talenta muda berbakat.

Guna mendukung kegiatan ini, panitia akan menggelar workshop kreatif yang memberikan pelatihan skill bermusik dengan sesi yang lebih komprehensif bagi para finalis yang akan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020.

Bagi Yudha, pembekalan dalam kemampuan bermusik sangat diperlukan para musisi muda. Terlebih, ketika mereka akan memasuki industri musik, di mana penampilannya akan dinikmati oleh masyarakat luas.

“Maka perlu adanya peningkatan teknik bermusik dan soft skills serta berbagai tips lainnya yang bertujuan untuk memaksimalkan performa mereka di atas panggung. Serta tidak mudah menyerah dalam proses menuju kesuksesan mereka,” kata Yudha.

Pucuk Cool Jam 2020 melibatkan para juri yang sudah tidak diragukan lagi skill bermusik dan kontribusinya pada dunia musik Indonesia, serta institusi yang memiliki kredibilitas dalam bidang musik.  Mereka adalah Armand Maulana Iga Massardi.

Arman mengaku bangga telah didaulat oleh Teh Pucuk Harum untuk menjadi bagian dari proses pencarian bibit-bibit band berbakat di ajang ini.

“Sebagai salah satu tim juri, tentunya akan melakukan penilaian secara obyektif‎, seperti penguasaan instrumen musik, materi lagu, dan kekompakan antar personil, seperti stage act dan live performance,” kata vokalis Band GIGI ini. (Rachmawati AB/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

I-Swam Dorong Regulasi Status Klinik Estetika dari Pratama Menjadi Utama

Published

on

By

Menteri Kesehatan RI, Letjen. TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) berbincang dengan sejawatnya, usai meresmikan penyelenggara I-Swam ke 10, di Tangerang, Sabtu (7/12).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Letjen. TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) meresmikan pembukaan International Annual Scientific Meeting (I-SWAM) 2019, di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (7/12).

Kepada ratusan dokter dari berbagai disiplin ilmu, Terawan menyatakan dukungan pada segala aspek pengembangan scientific estetik medik demi kepentingan masyarakat Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara International Seminar Workshop Aesthetic Medicine (I-SWAM) Dr. Teguh Tanuwidjaja, M. Biomed (AAM) disela-sela penyelenggaraan  I-SWAM ke 10.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan dokter dan beragam organisasi estetik medik dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan Korea Selatan.

Hasilnya, akan memberikan kontribusi positif bagi para dokter di bidang estetik untuk mengembangkan ilmunya. Tidak hanya mengupas tentang ilmiah, juga hal-hal yang sifatnya menunjang keberhasilan pelayanan dan ekonomi bisnis di bidang estetik medik.

Apalagi, bersamaan dengan penyelengaraan kali ini, I-Swam juga telah mengikat kerja sama dengan Reed Company, sebuah perusahaan tingkat dunia di bidang event organizer.

“Dengan demikian, pertemuan ini diharapkan bakal memperkuat posisi I-Swam sebagai pertemuan ilmiah internasional terbesar di Asia Pasifik dan Dunia,” harap Teguh Tanuwijaya.

Dr. Teguh Tanuwijaya(ketiga dari kiri), selaku penyelenggara I-Swam ke 10 bersama para dokter estetika dari negara sahabat.

Di sisi lain, I-Swam turut mendorong pemerintah untuk menerbitkan regulasi dalam upaya peningkatan pelayanan estetik. Antara lain peningkatan status klinik estetik dari pratama menjadi utama.

Teguh Tanuwijaya mencatat, jumlah klinik estetik di Indonesia sudah mencapai 1500 klinik. Hanya saja, sebagian besar di antaranya masih berstatus klinik pratama dan dikelola dokter umum. Perlu dinaikkan statusnya menjadi klinik utama.

“Padahal, 1500 saja belum cukup  untuk melayani keperluan seluruh masyarakat. Belum lagi persoalan status. Ini juga concern I-Swam di masa mendatang,” ujar  Teguh Tanuwijaya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Gandeng Regina dan Nowela, Maleena and Friends Gelar Konser Natal

Published

on

By

Maleena and Friends bersama penyanyi kenamaan usai konser Natal bertema ‘A None Can Compare Christmas Celebration 2019’ di Sari Pacifik Jakarta.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sambut Hari Raya Natal 2019 yang sudah di depan mata, penyanyi gospel Artha Meris Simbolon alias Maleena dan  Sari Pacific Jakarta, menyuguhkan sukacita Natal bagi anak-anak Panti Asuhan Vicentius Putra, Jakarta, pada Sabtu (7/12).

Perayaan Natal bertema A None Can Compare Christmas Celebration 2019 ini berlangsung meriah oleh penampilan spesial Maleena and Friends. Bersama mereka, tampil pula penyanyi kenamaan di Tanah Air, sebut saja Nowela, Regina, Bastian Steel, Romaria, Miralda, Jane dan masih banyak lagi.

Mereka tampil bergantian menghangatkan suasana dengan serangkaian lagu-lagu Natal, seperti Siapakah Aku Ini Tuhan, The Prayer, White Christmas. Tidak ketinggalan, Maleena membawakan single terbarunya, berjudul None Can Compare.

Sebagai pamungkas, penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol, Regina, tampil mengajak hadirin menyanyikan bersama lagu Malam Kudus.

“Kami bersyukur masih bisa merayakan Natal bersama teman-teman dari Maleena and Friends. Sekaligus berbagi sukacita natal bersama anak-anak yang kurang beruntung dari Panti Asuhan,” ujar Maleena usai perayaan Natal yang berlangsung di Hotel Sari Pacifik Jakarta, Jalan Thamrin, Jakarta.

Pastor Rudi Hartono dari Panti Asuhan Vincentius Putra Jakarta (kiri) menerima donasi dari Sari Pacifik Jakarta dan PT Sariarthamas Hotel International.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga merupakan puncak dari pengumpulan dana yang dilakukan Sari Pacifik Jakarta bersama Sarinah dan PT Sariarthamas Hotel Internasional, sebesar Rp 21.530.000 dan Rp 2 juta berupa voucher belanja Sarinah.

Seluruhnya donasi tersebut diserahkan kepada Pastor Rudi Hartono mewakili Panti Asuhan Vincentius Putra, Jakarta.

“Saya bersyukur bisa diajak terlibat dalam acara Natal ini. Semoga menjadi berkat bagi semua orang, bisa bergembira merayakan Natal,” ujar Bastian Steel.

Maleena dikenal sebagai penyanyi gospel, sekaligus produser di label Maleena Music. Ia juga melebarkan sayap bisnis kopi melalui Maleena Coffe Roaster, menyajikan kopi minuman kopi dengan aneka rasa berserifikat BPOM.

“Kami berharap dapat selalu berbagi kasih kepada orang-orang yang membutuhkan dan merayakan sukacita Natal,” harap Maleena. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Ribuan Anggota MeMiles Rayakan Bonus Jutaan Rupiah

Published

on

By

Mulan Jameela mendapat sambutan hangat dari para anggota MeMiles.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sejumlah penyanyi kenamaan di Tanah Air, seperti Mulan Jameela, Siti Badriah serta kakak beradik Endang S Taurina dan Ratih Purwasih.

Mereka tampil di panggung secara bergantian menghibur ratusan anggota MeMiles yang tengah merayakan ‘Pesta Bonus’, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (5/12).

Bonus berupa uang tunai diberikan MeMiles kepada para member, leader, marketing hingga master yang telah berjasa membesarkan nama MeMiles.

“MeMiles bisa seperti sekarang, tentu bukan karena saya, melainkan kerja sama tim yang luar biasa untuk mencapai target yang dibuat manajemen,” ujar Suhanda, selaku Freedom Motivator dan Managing Director MeMiles, didampingi dr Eva Louisa selaku Master Head Leader MeMiles.

Suhanda selaku Freedom Motivator MeMiles di dampingi dr. Eva Louisa selaku Mater Head Leader MeMiles.

“Acara ini sengaja kami buat untuk menghargai para costumer, yaitu dengan membagikan bonus total sebesar Rp 10 Miliar untuk 6 ribu costumer. Ini bentuk perhatian managemen atas dedikasi yang diberikan costumer kepada perusahaan,” imbuh dr. Eva.

Eva menambahkan bahwa pemberian bonus sudah sesuai dengan visi dan misi Memiles, yakni mengentaskan kemiskinan.

“Kami tetap berbuat baik untuk masyarakat, meski di luar sana banyak tudingan yang aneh-aneh. Semakin banyak pesaing dan kompetitor, justru membuat kami semakin kreatif menyejahterakan masyarakat,” ujar Suhanda.

Suhanda menambahkan bahwa pihaknya ingin hidup berdampingan dan tidak pernah berniat menyusahkan siapapun.

“Oleh sebab itu, jangan tuding kami melakukan hal yang salah, apalagi mengganggap kami hanya ingin memperkaya diri sendiri,” imbuh Suhanda menanggapi kabar miring yang berseliweran di sekitar mereka.

Sebagian dari anggota MeMiles yang menikmati bonus dari MeMiles.

Visi dan misi ini selalu mereka sampaikan kepada berbagai pihak, manakala MeMiles kembali diterpa kabar tidak enak.

“Kami selalu melakukan klarifikasi kepada siapapun, baik pada kepolisian maupun ke OJK (otoritas Jasa Keuangan). Intinya MeMiles bukanlah bisnis investasi bodong yang selama ini banyak disebut pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas dr Eva. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending