Connect with us

Film

Film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? Bencana Datang Dari Siluman Laut

Published

on

Menjelang tengah malam pukul 11:11 di sebuah pulau terpencil bernama Tanjung Biru, seorang mahasiswa arkeologi bernama Galih yang suka diving dan fotografi, menemukan fakta mengenai keberadaan Dewi, ibunya yang hilang ketika Galih masih kecil.

Galih mendatangi pulau terpencil itu bersama tiga temannya, Ozan, Vania dan Martin. Untuk mencapai vila di pulau ini, mereka harus melakukan perjalanan panjang.

Saat menyelam, mereka menemukan sebuah kapal yang karam di dasar laut. Dalam kapal, mereka menemukan sebuah artifak kuno yang menjadi petunjuk penting untuk mencari Dewi.

Hanya saja, penemuan artifak juga membawa bencana kepada mereka. Tanpa mereka sadari,  Siluman Laut penghuni kapal karam itu merasa terusik. Situasi menimbulkan bencana bagi mereka dan penduduk sekitarnya. Mampukah mereka bertahan hidup dan keluar dari Tanjung Biru?

Pertanyaan tersebut akan terjawab dalam film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? yang akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 21 Februari mendatang.

Horor Dalam Laut

Film produksi pertama Layar Production dan Cinema Delapan ini merupakan kisah film horor Indonesia pertama dalam laut.

Produsernya, Alfani Wiryawan dari Cinema Delapan menjelaskan bahwa film yang diproduksinya memang bergenre horor, namun tidak menghadirkan hantu, seperti pada umumnya film horor.

“Kami menghadirkan hantu yang tidak kalah serem, yakni Siluman Laut. Ini tentunya belum pernah ada dihadirkan dalam film horor Indonesia,” ujar Alfani usai pemutaran Gala Primiere di bioskop Senayan City XXI, Senin (11/2).

Executive Producer dari Layar Production, Fitrin Hapsari menambahkan bahwa lokasi syting filmnya mencakup Lampung, Bali dan Jakarta.

“Kelebihan lain film ini, kami memanjakan mata penonton juga kami manjakan dengan panorama alam Indonesia, khususnya yang ada di Lampung dan Bali,” kata Fitrin Hapsari. dimana Bali dan Jakarta juga jadi wilayah lokasi suting film tersebut.

Sementara Fitri Assidikki selaku Associate Producer menjelaskan kisah menarik selama menjalani syuting di Lampung.

“Ada kisah nyata dalam film ini, bagaimana pemeran siluman laut Iin Hermayani yang berprofesi sebagai bidan, kesurupan Siluman laut beneran di lokasi suting di Lampung. Awalnya saya sempat panik, khawatir kalau terjadi kesurupan massal. Untunglah ada orang pintar yang bisa menolong Iin dan esok harinya, kita bisa suting lagi,” ungkap Fitri Assidikki.

“Jadi teror siluman dalam film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? tidak hanya akan terjadi dalam bioskop, saat penonton menyaksikannya. Kami pun dilokasi suting nyata-nyata diteror dengan kesurupanya Iin Hermayani pemeran siluman,” jelas Co Executive Produser Kei Ratnasari.

Cerita menarik dibalik layar film 11:11 Apa Yang Kau Lihat? tak hanya sampai sebatas itu. Komedian cantik Twindy Rarasati yang juga berprofesi sebagai dokter, mengaku tertantang main film horor, karena ini film perdananya main di genre horor. “Maka kita akan lihat yang satu dokter dan satu lagi bidan, seperti apa aksi mereka bersama main film horor ini,” papar Kei.

Cerita film 11;11 Apa Yang Kau Lihat? ditulis oleh Baskoro dan digarap oleh Sutradara Andi Manoppo. Menampilkan para bintang seperti Rendy Kejaenet, Twindy Rarasati, Bayu Anggara, Fauzan Smith, Toriq, Lady Nayoan dan Iin Hermayani. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading

Film

Gratis, Multivision Plus Hadirkan Original Series Horor “Ritual”

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Rumah produksi MVP Entertainment baru saja meluncurkan original series bertajuk “Ritual.

Serial genre horor ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui aplikasi TrueID yang dapat diunduh di Google Play, atau melalui situsnya www.trueid.id secara gratis alias tanpa biaya langganan.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi MVP Entertainment bisa bekerja sama dengan TrueID, untuk menggarap serial horror suspense Ritual ini,” ujar produser Amrit Punjabi dari  MPV Entertainment.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis memilih para bintang ternama, seperti Putri Ayudya, Shareefa Daanish, Aghiny Haque, Joshua Suherman, Omar Daniel, Yasamin Jasem, Dian Sidik dan masih banyak lagi, menjadikan “Ritual” menjadi serial horror yang bertabur bintang.

Menariknya, “Ritual” merupakan karya perdana penulis muda berbakat Erwanto Alphadullah yang  merangkai 8 kisah, masing-masing berdurasi 15 menit. Namun jangan ragu, Azhar Kinoi Lubis membalur karya 15 menitnya ini dengan penuh ketegangan dan teror yang mencekam.

Armando Siahaan selaku Country Manager TrueID, menyebutkan bahwa series ini akan mengajak penontonnya menyaksikan seberapa jauh manusia bisa bertindak, ketika kehidupan mereka yang tragis dan penuh cobaan dipertemukan teror-teror gaib yang mengerikan.

“Serial ini menghadirkan elemen-elemen penting sebuah karya horor, seperti rasa takut, unsur kaget dan lainnya. Namun pada saat yang bersamaan juga memiliki nilai kemanusiaan dan pelajaran kebudayaan yang lebih dalam,” ujar Armando Siahaan.

Serial Ritual tayang perdana pada Kamis, 9 September 2021, penonton sudah bisa menikmati 3 episode pertama dengan judul “Makan Malam”, “Buku Menjadi Abu” dan “Satu Atap”. Sedangkan episode lainnya akan diluncurkan setiap Kamis setiap pekan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending