Connect with us

Film

Film ‘Djoerig Salawe’ Suguhkan Horor Berbalut Komedi

Published

on

Sebagian para pendukung film ‘Djoerig Salawe’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah Produksi MBK Production resmi memperkenalkan teaser dan poster film horor terbaru berjudul Djoerig Salawe.

Film ini mengangkat kisah nyata tentang judi angka yang pernah berjaya pada dekade 1970-an. Ketika itu, ada saja orang yang ingin memenangkan judi ini dengan bantuan mahluk halus.

Sutradaranya, Sahrul Gibran ingin menyuguhkan adegan yang mencekam dengan nuansa komedi.

“Selama ini kita disuguhkan oleh film horor yang mendebarkan dan brutal. Sekarang penonton mendapat tontonan horor kombinasi komedi,” ujar Sahrul dalam jumpa pers di bioskop Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (12/2).

Dalam teaser berdurasi semenit ini memperlihatkan kehadiran para pemainnya, seperti Joe P Project, Fico Fahreza, Aming, Ben Kasyafani, Nadine Alexandra, Anyun, Babe Cabita, Dimas Andrean, Gabriella Desta, Inggrid Widjanarko, Mongol dan Candil.

Seperti judulnya yang berbahasa Sunda, film ini memang mengambil setting masyarakat Jawa Barat. Menceritakan Adang dan Asep tengah bersaing menjadi lurah. Mereka juga berlomba memikat hati seorang gadis kembang desa bernama Mince.

Meski menang dalam pemilihan, Adang harus menderita karena bangkrut bahkan ditinggal sang istri. Adang pun pergi ke dukun untuk meraih kembali kekayaan dengan cara bermain judi.

Mengikuti perintah dukun Rojan yang sudah disogoknya dengan jabatan wakil lurah, Adang harus mencabut nisan dari kuburan orang yang meninggal sehari sebelumnya.

Hal ini membuat keadaan desa mencekam, lantaran mayat yang dicabut nisannya itu bergentayangan menakuti masyarakat. Namun, Adang yang diteror hantu tersebut malah mengancam akan membakar nisannya.

“Saya akan bakar nisan kamu dengan obor bambu kuning,” teriak Adang dalam video tersebut. Tampak juga hantu tersebut mendatangi rumah dan mengetuk pintu rumah Adang dengan kepalanya. Adang pun keluar dan tanpa sadar langsung menampar hantu tersebut.

MBK Production sudah memastikan Djoerig Salawe akan tayang di layar bioskop Tanah Air mulai Kamis, 26 Maret 2020 mendatang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Percofia Pictures Resmi Berdiri, Bawa Angin Segar di Tengah Pandemi

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selama berbulan-bulan dinaungi pandemi covid-19, menyebabkan industri kreativitas, seperti dunia perfilman, di Tanah Air masih lesu. Sebagian besar sineas menjauh dari lokasi syuting lantaran pintu bioskop masih ditutup.

Situasi menyedihkan tersebut tidak membuat jajaran managemen PT Percofia Nusaphala berputus asa. Sebaliknya, mereka justru mengembangkan sayapnya dengan mendirikan Percofia Pictures, sebuah rumah produksi baru di bidang dunia hiburan.

Boy Horizontal selaku Direktur Pengembangan Usaha dan Marketing Percofia Pictures menyebut rumah produksi ini merupakan mimpi yang terwujud, lewat Pak Ardi selaku Direktur Utama.

“Wabah Covid 19 bukan halangan buat kami berkreativitas untuk melahirkan karya-karya terbaik. Cintailah proses bukan protes. Orang pintar butuh proses bukan protes,” ungkap Boy, dalam acara syukuran peresmian Percofia Pictures di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu 12/9).

Tarmizi Abka selaku Direktur Operasional mengaku optimis Percofia Pictures mampu memberikan karya terbaik bagi industri kreatif tanah air.

Dalam genggamannya sudah ada beberapa proyek yang siap disajikan bagi pecinta film Indonesia. Sebut saja, film Mimpi Matahari, film 10 Biografi orang ternama Indonesia, kuis, termasuk support content untuk acara televisi swasta Nasional.

“Saya pun berharap bisa berkolaborasi dengan banyak pelaku industri kreatif, seperti conten creator, youtuber dan produser untuk menciptakan karya di luar industry film layar lebar,” jelas  Tarmizi.

Ia menambahkan bahwa dunia digital berupa internet dan media sosial telah mengantarkan kemudahan bagi semua orang terkoneksi melalui smartphone.

“Kalau bioskop sudah enggak bisa menampung film, kita putar aja di Netflik, Maxxstream, YouTube dan lainnya,” kata Tarmizi yang akan memproduksi ulang filmnya, Kalam-kalam Langit (2016). (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Webseries ‘Annaar’, Pengalaman Siksa Kubur Garapan Sutradara Ubay Fox

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Berbulan-bulan dibekap pandemi, kreativitas sutradara Ubay Fox justru membuncah. Jago membuat film horor untuk layar lebar, kini Ubay Fox membuat webseries yang ditayang di kanal YouTube berjudul Annaar.

Webseries Annaar  bertema drama keluarga dengan durasi sepanjang 10 hingga 15 menit pada setiap episodenya. Ubay Fox memilih para pemainnya, aktris Maya Yuniar dan aktor Wahyudi Beksi.

“Bukan film horor, tapi drama. Ceritanyanya saya ambil dari Al Quran surat Al-Furqan,” ungkap penggarap film Rasuk dan Uka-Uka Nini Tulang.

Menurut sutradara muda ini, webseries Annaar menceritakan seseorang yang merasakan pedihnya siksa neraka, saat dirinya mengalami mati suri akibat kecelakaan saat bersepeda.

“Saat mati suri, dibangkitkan ruhnya. Lalu ditanya oleh malaikat yang membuka semua catatan amal ibadahnya semasa hidup. Termasuk diperlihatkan, seperti apa hukuman bagi mereka penghuni neraka jahanam,” jelas Ubay Fox.

Aktris Maya Yuniar berperan sebagai Saidah, sosok istri soleha bersuamikan Abdul diperankan Wahyudi Beksi, sosok pria yang selalu lupa diri dan lupa bersyukur serta sering meninggalkan ibadah shalat.

Melalui kisah tersebut, Annaar ingin mengingatkan betapa banyak manusia yang meninggalkan ajaran Tuhannya, karena terlena akan keindahan duniawi.

“Manusia golongan ini banyak. Mereka adalah hamba Allah yang senang melanggar shalatnya sendiri,” kata Ubay Fox yang sudah siap memproduksi webseries berdurasi pendek lainnya.

Webseries Annaar yang diproduseri Sandi Suntara dari rumah produksi FoxMov tersebut, berkategori segala umur, artinya dapat dinikmati penonton anak-anak hingga dewasa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Pafindo Hadirkan Dua Program Podcast di Tengah Pandemi

Published

on

By

Salah satu siasat Pafindo tetap kreatif di tengah Pandemi adalah melahirkan podcast.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 berdampak pada terhentinya mesin industri perfilman nasional. Mulai dari penutupan serentak pintu bioskop, produksi film mati suri yang diikuti hilangnya mata pencaharian para kru dan pekerja seni di dalamnya.

Tapi, rupanya kreativitas selalu menemukan jalannya sendiri dengan cara beradaptasi pada keadaan, seperti yang dilakukan organisasi Pafindo (Perkumpulan Artis Film Indonesia) yang dimotori oleh Muhammad Bagiono, SH.

Selama pandemi, organisasi perfilman termuda di Indonesia ini tetap berkarya. Mereka mengalihkan perhatiannya sementara pada podcast, yakni program siaran non-streaming yang disiarkan secara audio-visual.

Bagiono beralasan bahwa dalam hidup, kita harus bersiasat untuk bertahan. Agar mampu berbuat sesuatu perlu siasat,

“Di benak saya saat ini adalah mencari cara agar pelaku industri dan elemennya tetap bertahan kreatif di tengah masa pandemi yang belum berakhir,” jelas Bagiono yang ditemui di studio podcat Pafindo di di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/8) sore.

Podcast Bincang-Bincang Santuy dipandu oleh Rony Dozer

”Saat berdiskusi dengan Rony Dozer tentang kerja yang bisa dilakukan agar tetap punya kegiatan kreatif, Rony mengusulkan bikin podcast, tayang di kanal YouTube. Kalau nanti viewers dan subscribes-nya layak, maka akan menghasilkan uang,” ungkap Bagiono menirukan Rony Dozer.

Podcast garapan Bags Pictures sepenuhnya di bawah naungan Pafindo Production. Karenanya, seluruh peralatan produksi yang digunakan pun milik Pafindo. Demikian pula para kru yang bertugas.

Bagiono menambahkan bahwa kru yang bertugas dalam pelaksanaan syuting, mutlak mengikuti anjuran protokol kesehatan, misalnya membatasi orang yang dilibatkan dalam proses produksi.

Sejauh ini Bags Pictures TV telah mengemas  dua program podcast, yakni Mitos Story yang dipandu oleh Bagiono dan Bincang-Bincang Santuy dipandu aktor gempal Rony Dozer.

“Kedua program ini tayang di Bags Pictures TV di kanal YouTube,” imbuh Bagiono yang menjanjikan kedua program bermutu tersebut akan menginspirasi masyarakat.

Ketua umum Pafindo, Muhammad Bagiono, SH bersama artis Laila Vitria.

“Mengenai tema yang dibahas dalam podcast, merupakan hasil diskusi para anggota Pafindo,” imbuh Bagiono yang tampil sebagai narasumber bersama artis Laila Vitria dalam  Bincang-Bincang Santuy bertema Wanita, Sensualitas yang Artistik.

Sebelumnya, program yang dipandu oleh Rony Dozer ini telah menghadirkan artis cantik Vera Chang yang berbagi cerita tentang Wanita dan Genre Komedi.

Pada episode berikutnya, Bagiono akan menghadirkan sederetan publik figure, selebriti, pegiat kreatif dan kalangan profesional sebagai narasumber. Tentu saja dengan topic-topik menarik dan menginspirasi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending