Connect with us

Film

Film ‘Rompis’, Ketika Puisi Sudah Tidak Mampu Meluluhkan Hati Kekasih

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Selama bulan Agustus ini tercatat  dua judul film layar lebar, yang kisahnya melanjutkan serial televisi yang digandrungi penonton.   Si Doel The Movie dan Rompis. Keduanya pun sama-sama memilih syuting di Jakarta dan Amsterdam, Belanda.

Menyusul penayangan Si Doel The Movie dua pekan sebelumnya, Rompis akan tayang serentak di layar bioskop mulai Kamis, 16 Agustus 2018 mendatang.

Diproduksi MNC Pictures, Rompis yang merupakan akronim Roman Picisan  menceritakan Roman (Arbani Yasiz) melanjutkan kuliah di Belanda setelah lulus SMA bersama Sama ( Umay Shahab). Roman terpaksa meninggalkan Wulan (Adinda Azmi) di Indonesia yang selama ini didekatinya.

Para bintang utama film Rompis. Dari kiri ke kanan: Umay Shahab, Beby Tshabina, Adinda Azmi dan Arbani Yasiz.

Terpisah oleh jarak, yang semula kisah kasih antara Roman dan Wulan  berlangsung lancar, mulai terganggu oleh kehadiran Meira (Cut Beby Tshabina), sahabat baru Roman.

Situasi ini membuat Wulan berinisiatif menyusul Roman ke Belanda secara diam-diam.  Kehadirannya membuat Roman  dihadapkan pada pilihan sulit, antara  Wulan, Meira atau kuliahnya. Apalagi, sederet kata-kata nan puitis  Roman tidak lagi mempan meluluhkan hati kekasih idamannya.

Kehadiran Beby Tshabina sebagai orang ketiga dalam film ini sungguh memikat. Sebagai orang baru dalam keluarga sinetron Rompis, Beby membuat sajian cerita film Rompis berbeda dari serialnya.

Potongan rambut pendeknya ikut mengubah penampilan Beby menjadi lebih dewasa dari usia sebenarnya yang masih 15 tahun.

“Senang bisa bergabung dengan Rompis,” ujar gadis kelahiran Banda Aceh ini  usai Gala Premiere fim Rompis di Bioskop Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (14/8).

Selain berakting kelimanya ini, Beby juga terpilih sebagai pengisi salah satu soundtrack, berjudul Cause You.

Executive Producer MNC Production, Toha Essa mengatakan bahwa Rompis merupakan jawaban dari cerita sinetron yang tahun lalu ditayangkan di RCTI.

“Film ini membuat penonton bernostalgia,” ujar Toha tentang film yang diangkat dari cerita novel best seller karya Eddy D. Iskandar,” ujar Toha Essa.

Sutradara Monty Tiwa memang berhasil menyajikan cerita film ini secara menarik dengan bumbu   komedi yang memancing tawa.

Penyajian parade puisi dalam dialog  oleh Roman juga menguatkan cerita film ini menjadi lebih berwarna dan membuat penonton baper. Bisa dirasakan ketika Roman menyatakan cinta kepada Wulan.

Hanya saja, alur cerita yang menarik ini harus diganggu oleh beberapa peristiwa kebetulan.

Sebut saja, mobil yang tiba-tiba mogok lantaran kempes ban di jalan raya saat mengejar Wulan ke bandara. Tanpa kejelasan kenapa sampai kempes.

Berlanjut dengan kebetulan hadirnya dua pengendara sepeda yang melintas. Entah bagaimana, dua sepeda tersebut sudah berpindah tangan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading

Film

Gratis, Multivision Plus Hadirkan Original Series Horor “Ritual”

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Rumah produksi MVP Entertainment baru saja meluncurkan original series bertajuk “Ritual.

Serial genre horor ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui aplikasi TrueID yang dapat diunduh di Google Play, atau melalui situsnya www.trueid.id secara gratis alias tanpa biaya langganan.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi MVP Entertainment bisa bekerja sama dengan TrueID, untuk menggarap serial horror suspense Ritual ini,” ujar produser Amrit Punjabi dari  MPV Entertainment.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis memilih para bintang ternama, seperti Putri Ayudya, Shareefa Daanish, Aghiny Haque, Joshua Suherman, Omar Daniel, Yasamin Jasem, Dian Sidik dan masih banyak lagi, menjadikan “Ritual” menjadi serial horror yang bertabur bintang.

Menariknya, “Ritual” merupakan karya perdana penulis muda berbakat Erwanto Alphadullah yang  merangkai 8 kisah, masing-masing berdurasi 15 menit. Namun jangan ragu, Azhar Kinoi Lubis membalur karya 15 menitnya ini dengan penuh ketegangan dan teror yang mencekam.

Armando Siahaan selaku Country Manager TrueID, menyebutkan bahwa series ini akan mengajak penontonnya menyaksikan seberapa jauh manusia bisa bertindak, ketika kehidupan mereka yang tragis dan penuh cobaan dipertemukan teror-teror gaib yang mengerikan.

“Serial ini menghadirkan elemen-elemen penting sebuah karya horor, seperti rasa takut, unsur kaget dan lainnya. Namun pada saat yang bersamaan juga memiliki nilai kemanusiaan dan pelajaran kebudayaan yang lebih dalam,” ujar Armando Siahaan.

Serial Ritual tayang perdana pada Kamis, 9 September 2021, penonton sudah bisa menikmati 3 episode pertama dengan judul “Makan Malam”, “Buku Menjadi Abu” dan “Satu Atap”. Sedangkan episode lainnya akan diluncurkan setiap Kamis setiap pekan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending