Connect with us

Event

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ Hadir di YouTube, Ajak Berdonasi Lawan Covid-19

Published

on

Chandra Darusman (foto: Gunawan)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia hiburan dan pariwisata ikut terseret pandemi virus korona. Adanya karantina alias pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat pengusaha hotel, restoran, maupun café terpaksa menutup usahanya.

Pada gilirannya, banyak musisi dan penyanyi yang menggantungkan hidup sehari-hari dari show di hotel maupun café, praktis kehilangan rejeki.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, musisi senior Chandra Darusman giat mendorong agar seluruh elemen bangsa bersatu memberi juga dukungan bagi pelaku dunia hiburan.

Hal ini disampaikan Chandra Darusman, ketika hadir sebagai narasumber pada acara live streaming perdana “Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia (GSUI) melawan covid-19 dan Talk Show” di kanal YouTube, yang berlangsung Sabtu (25/4).

Dalam kesempatan tersebut, Chandra Darusman menyatakan dukungannya pada kehadiran Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, bisa mewadahi para musisi untuk perform dan bersemangat bersatu untuk melawan covid-19.

Chandra mengakui beberapa musisi yang bisa survive dengan mengandalkan fan base berjumlah ratusan ribu hingga jutaan di media sosial. Mereka melakukan beragam cara untuk mengisi masa karantina belakangan ini.

“Tapi saya memperhatikan para musisi dan penyanyi yang menggantungkan hidupnya dari pendapatan harian di hotel, café, maupun restoran,” jelas pelantun Kau dan Kekagumanku ini.

“Saya berterima kasih dengan adanya dukungan kepada mereka agar bisa hidup di tengah kondisi saat ini, karena mereka yang menggantungkan hidup dari pendapatan harian akan hidup dari bantuan bantuan kita semua,” pinta Chandra Darusman.

Musisi di Mancanegara Hingga Cucu Wakil Presiden RI

Harus diakui, Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia kian menggema di Tanah Air hingga ke mancanegara. Gerakan ini menghimpun kepedulian masyarakat dari berbagai profesi agar peduli dan bersatu melawan covid-19.

Seperti terlihat pada acara live streaming perdana Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia melawan covid-19 dan Talk Show di kanal YouTube, menghadirkan para musisi  dan lintas profesi dari dalam negeri  maupun mancanegara.

Pemandu acara, Intan Erlita meminta mereka untuk bercerita seputar pandemi covid-19 di negara masing-masing. Sebut saja, Asep Stone dari Zurich, Rapper Sazi dari Finlandia, Endang Purwanti dari USA, Grup musik Mafidz dari Malaysia, Silvya Saartje (Malang), Chandra Darusman (Jakarta), Fariz (Bogor) dan masih banyak lagi.

“Kita bermusik, talk show dan berdonasi. Semoga donasi yang terkumpul bisa membantu masyarakat Indonesia yang terdampak covid-19,” ujar Harry ‘Koko’ Santoso, salah seorang pencetus GSUI.

Lebih menarik lagi, acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini juga menghadirkan Syaikha Aulia, cucu Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, turut memberi dukungan semangat agar bersama melawan covid-19.

“Saya sangat mendukung Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia ini. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat khususnya mereka yang terdampak covid-19, lebih khusus lagi para tenaga medis,” ujar Syaikha Aulia.

Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia mengharapkan masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan ini. Partisipasi dalam bentuk donasi dapat dikirimkan melalui Bank BNI No. Rek 320.420.520.2  a/n Gerakan 1000 Untuk Indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

PWI Peduli Saluran Bantuan untuk Ratusan Wartawan Terdampak Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui PWI Peduli menuntaskan kegiatan distribusi donasi membantu wartawan yang terdampak Covid-19 serta wartawan senior yang sudah pensiun. Sebanyak 300 paket bahan makanan disalurkan kepada  300 wartawan, sejak Kamis (21/5).

“Hari ini ada sekitar 300 paket bantuan yang telah disalurkan untuk anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) dan juga para wartawan pinisepuh serta wartawan yang terdampak Covid-19 lainnya,” ujar Mercys Loho, Humas PWI Pusat di Jakarta, Jumat (22/5).

Tampak hadir dalam acara distribusi bantuan tersebut, diantaranya Sekretaris PWI Peduli Elly Sri Punianti dan Kepala Sekertariat PWI Pusat Winarti Setiani.

Donasi tersebut datang dari anggota Korpri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI), Dompet Dhuafa, dan Nestle.

Elly Sri Punianti yang mengawasi langsung pembagian bantuan sosial berharap agar para penerima bantuan dapat terbantu, meskipun tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan keluarga di masa pademi Covid-19 saat ini.

Tidak lupa Elly menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para pemberi bantuan yang telah memercayakan PWI Peduli PWI Pusat untuk menyalurkan langsung kepada teman-teman wartawan dan juga keluarga wartawan yang terdampak Covid-19.

Sebelumnya, dalam acara penyerahan bantuan di Kantor Harian Republika, Jakarta Selatan, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan banyak wartawan yang sudah tidak bekerja, karena kondisi perusahaannya terdampak Covid-19. Belum lagi wartawan senior atau pinisepuh yang sudah lama pensiun.

“Semua ini terkena imbas Pandemi Covid-19. Padahal mereka itu merupakan sumber daya yang sangat andal dalam dunia pers. Mereka perlu kita selamatkan,” ujar Atal.

Sementara itu Sekjen PWI Pusat, Mirza Zuhaldi mengatakan bahwa wartawan yang terdaftar sebagai anggota PWI secara nasional, kurang lebih 16.000 wartawan. Sedikitnya 30 persen diantaranya atau lebih dari 5000 wartawan benar-benar terdampak virus yang telah memakan ribuan korban tersebut. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Parade Bollywood dan Drama Korea Semarakkan Libur Lebaran di Indosiar

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Perayaan Hari Kemenangan Idul Fitri 1441 H akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Anjuran pemerintah agar beraktivitas dan beribadah di rumah saja, mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah termasuk pelaksanaan solat Idul Fitri 1441 H.

Indosiar tetap hadir di tengah pemirsa bersama orang terkasih merayakan Lebaran dengan program-program luar biasa sejak pagi hingga dini hari.

Pada hari masih pagi akan tayang Pintu Berkah Lebaran, dilanjutkan dengan Kisah Nyata Spesial Lebaran. Begitu pula dengan drama kehidupan rumah tangga, Suara Hati Istri, yang kini memuncaki perolehan audience share akan tetap tayang dengan kisah spesial lebaran yakni Suara Hati Istri Lebaran dan Suara Hati Istri Premier Lebaran.

Menemani malam pemirsa akan dimanjakan dengan Mega Bollywood yang dibintangi aktor-aktor ternama, yang dilanjutkan dengan Lenong Lebaran pada dini hari. Indosiar juga telah menyiapkan Drama Korea Legend of The Blue Sea yang akan ditayangkan perdana di jam utamanya.

Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM mengungkapkan kesuksesan Indosiar akan deretan FTV-nya akan dilanjutkan ke momen Lebaran bersama keluarga #dirumahsaja.

Empat judul Mega Bollywood juga disiapkan untuk melengkapi kesemarakkan momen Idul Fitri 1441 H. Puncaknya Indosiar akan menayangkan perdana Drama Korea Legend of The Blue Sea mulai hari ketiga lebaran.

“Hiburan keluarga tersedia lengkap sepanjang momen lebaran, jadi kami berharap masyarakat tetap beraktivitas di rumah Bersama Indosiar,” jelas Harsiwi.

Tidak ketinggalan, sang Raja Dangdut Rhoma Irama juga dihadirkan dalam Konser Rhoma Irama Lebaran yang merupakan tayangan ulang libur Lebaran tahun lalu. Program ini akan tayang kembali pada Sabtu (23/5).

FTV Indosiar yang begitu lekat dengan kehidupan masyarakat akan tayang dengan kisah spesial Lebaran, akan tayang pada Minggu (24/5). Sejak pukul 07.45 WIB akan tayang Pintu Berkah Lebaran dilanjutkan dengan Kisah Nyata Spesial Lebaran pada jam 11.30 WIB.

Sementara kisah perjuangan istri yang mempertahankan rumah tangganya, akan tayang dalam Suara Hati Istri Lebaran pada pukul 15.30 WIB dan Suara Hati Premier Lebaran pada jam 17.30 WIB dan 19.30 WIB.

Memasuki malam, pemirsa akan dimanjakan pesona aktor-aktris Bollywood ternama. Empat Mega Bollywood akan ditayangkan Indosiar, yakni Bajrangi Bhaijan yang dibintangi Salman Khan pada Minggu (24/5) pukul 21.00 WIB. Selanjutnya, aktor Shah Rukh Khan akan hadir lewat Mega Bollywood, Zero, pada pukul 00.00 WIB

Sedangkan Mega Bollywood My Name is Khan hadir pada Senin (25/5) pukul 21.00 WIB dan Mega Bollywood Dilwale di pukul 00.00 WIB.

Pada dini hari, hadir pula program Lenong Lebaran pada Minggu (24/5) pukul 03.00 WIB, kemudian Senin (25/5) pada pukul 02.30 WIB dini hari.

Berganti hari ke Selasa (26/5) pukul 21.00 WIB, Indosiar telah menyiapkan serial Drama Korea tayang perdana di layar kaca, Legend of Blue Sea, dibintangi oleh aktor ternama Korea yakni Lee Min Ho.

Legend of Blue Sea mengisahkan kehidupan seorang putra bangsawan yang jatuh hati dengan putri duyung. Restu orang tua menjadi ujian dalam kisah cinta mereka.

Kelanjutan perjuangan aktor Lee Min Ho dalam serial Legend of Blue Sea akan tayang setiap hari di Indosiar sejak pukul 21.00 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Dompet Dhuafa dan PWI Pusat Salurkan Bantuan Pangan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyebaran Covid-19 menimbulkan derita perusahaan media, sehingga banyak wartawan sudah tidak bekerja karena perusahaannya terdampak Covid-19. Belum lagi wartawan senior yang sudah pensiun.

Situasi ini membuat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengambil langkah dengan menjalin bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan bahan pangan kepada masyarakat pers di lingkungan PWI. Kerjasama tersebut diwujudkan di Kantor Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).

Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari, tampak hadir didampingi Ketua PWI Peduli, Mohammad Nasir dan Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah. Mereka bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa sekaligus inisiator kerjasama.

Atal S. Depari menjelaskan bahwa belakangan ini semakin banyak wartawan yang sudah tidak bekerja karena kondisi perusahaannya terdampak Covid-19, termasuk wartawan senior yang sudah pensiun.

“Semua ini terkena imbas pandemi Covid-19. Padahal, mereka itu merupakan sumber daya yang sangat handal dalam dunia pers. Mereka perlu kita selamatkan,” kata Atal S Depari.

Ia mengatakan, para wartawan yang masih aktif, yang sudah pensiun, maupun keluarganya yang selama ini mendukungnya telah turut andil dalam pembangunan demokrasi untuk bangsa melalui pemberitaan-pemberitaan media massa. Ini tidak bisa dipungkiri karena pers adalah salah satu pilar bangsa.

Jumlah wartawan aktif yang tergabubg dalam organisasi PWI dan tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 16.000 orang. Sebagian mereka terdampak pandemi covid-19.

“Terima kasih kepada jajaran pimpinan Dompet Dhuafa yang telah bersedia bekerja sama dalam berbagi untuk yang membutuhkan,” ujar Atal sambil menambahkan, untuk saat ini PWI Pusat melalui PWI Peduli menyalurkan sebanyak 300 paket bantuan dari Dompet Dhuafa.

Sermentara Parni Hadi yang pernah menjadi Sekjen PWI Pusat pada kesempatan itu mengapresiasi sumbangsih atau donasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Dompet Dhuafa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending