Connect with us

Musik

Giliran Dicky Chandra Jadi Juri di Panggung LIDA 2019

Published

on

Dicky Chandra ucapkan ikrar sebelum menjadi juri non dangdut di panggung LIDA 2019.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Setiap hari ada yang baru di panggung LIDA 2019.  Salah satunya adalah kehadiran Juri Tamu Non Dangdut yang variatif. Kehadiran mereka tentu memberi warna tersendiri bagi panggung LIDA 2019.

Sederet nama musisi dan tokoh ternama di Tanah Air dari kalangan non dangdut, telah dihadirkan oleh Indosiar di panggung LIDA 2019. Pada konser Top 48 Grup 3 yang berlangsung semalam, Rabu (20/2), giliran Dicky Chandra berikrar sebagai Juri Tamu Non Dangdut.

Konser dibuka dengan syahdu oleh suara Lesti DA dan Fildan DA dengan lagu Sajadah Cinta. Menyusul lagu Kabogoh Jauh mengubah suasana Studio 5 Indosiar, kian semarak oleh logat khas sunda dari Dicky Chandra.

Konser Top 48 Grup 3 menghadirkan Yenti (Sumatera Barat), Delila (Papua Barat), Melki (Gorontalo), dan Irma (Sumatera Utara).

Tampil sebagai peserta pertama Delila (Papua Barat) berupaya maksimal menyanyikan lagu berjudul Simalakama. Ternyata hanya mampu meluluhkan Soimah dan Dicky Chandra untuk menekan tombol biru. Sedangkan Nassar, Inul Daratista, dan Erie Suzan mengaku belum puas pada Delila.

Berbeda dengan Yenti (Sumatera Barat) dan Melki (Gorontalo) mampu meraih semua lampu biru dari seluruh Dewan Juri. Pujianpun berdatangan.

“Sejak babak 80 besar hingga sekarang saya suka dengan penampilan kamu. Kamu memiliki vokal dan cengkok yang matang serta mampu menginterpretasikan isi lagu dengan baik,” ujar  Nassar untuk penampilan Yenti menyanyikan lagu Ikhlas.

Sementara Melky (Gorontalo) mendapat pujian dari Dicky Chandra yang disampaikan sambil bercanda.

“Tiga poin utama untuk kamu adalah pertama goyangannya laki banget, kedua laki banget dan ketiga laki banget,” ujar Dicky Chandra.

Irma (Sumatera Utara) harus tersingkir setelah mendapat nilai akhir terrendah.

Irma  yang menjadi peserta terakhir, justru menuai banyak kritik pedas dari Dewan Juri. Duta Sumatera Utara ini  hanya meraih satu lampu biru untuk lagu Terlena.

Inul Daratista pun tidak segan-segan mengungkapkan kekecewaannya pada Irma.

“Seharusnya kalau tampil terakhir bisa lebih memotivasi diri sendiri. Kamu terlihat tidak ada semangat menyanyi hingga isi lagu tidak tersampaikan dengan baik,” kritik Inul Daratista.

Kurang maksimalnya penampilan Irma juga berimbas pada raihan nilai akhir. Setelah diakumulasi dengan polling pemirsa, Irma menempati di posisi akhir dengan total skor senilai 19,09%. Ini artinya Irma tersenggol dari kompetisi LIDA 2019.

Sementara Yenti (Sumatera Barat), Melki (Gorontalo), dan Delila (Papua Barat) memastikan diri melaju ke babak selanjutnya.

Malam ini, Kamis (21/2) kompetisi LIDA 2019 berlanjut ke Konser Top 48 Grup 4. Menampilkan Duta Iin (Nusa Tenggara Barat), Puput (Sulawesi Selatan), Reki (Jawa Timur), dan Wulan (Riau).

Mereka akan tampil secara live malam ini, sejak pukul 19.00 WIB dari studio 5 Indosiar. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Wali Band Luncurkan Lagu Anak Berjudul ‘Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa)’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ada yang tidak biasa dengan grup Band Wali.  Kelompok musik yang digawangi Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum) dan Ovie (kibor) ini baru saja meluncurkan lagu anak berjudul Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa).

Karya tersebut membawa misi mulia, yakni membangkitkan lagu-lagu anak yang kian menghilang. Menariknya,  Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) menyisipkan Huruf Hijaiyah. Tujuannya, mengajak anak Indonesia belajar mengaji di usia dini.

“Tujuannya supaya anak generasi selanjutnya bisa baca Al Quran. Kan Alif Ba Ta, kan dasar banget dalam Bahasa Arab. Ini gampang diingat anak-anak,” ujar Ovie dalam jumpa pers di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Senin (30/11).

Lagu terbaru ini memuat pesan-pesan religi. Wali  berharap dapat meneruskan upaya membuat lagu anak-anak, nantinya dapat diteruskan oleh anak-anak.

“Kami sadar Wali tidak selamanya ada. Setiap saat kalau dipanggil Allah, ada yang meneruskan cita-cita luhur kami untuk membangun peradaban bangsa, walaupun hanya lewat musik,” jelas Apoy.

Sesuai sasaran lagu ini untuk anak, maka videoklip Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) sengaja menampilkan visual animasi penuh warna. Keempat personil mengenakan kostum binatang yang disukai anak-anak.

Sengaja memilih visual yang disukai anak-anak, yakni warna-warna cerah, sosok binatang. Visual yang colorfull.

Apoy menjelaskan ide lagu Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) lahir di tengah kesibukan mereka syuting sinetron Amanah Wali 4.

“Ketemu spontan, saat kami membangun dialog di sinetron Amanah Wali 4. Awalnya kami beripikir, kata ini multitafsir, tergantung intonasi. Kalau kita masuk Ondeskrayy ngaji, bisa diartikan sebagai ajakan. Let’s go,” ujarnya.

Single terbaru ini dirilis bersamaan dengan perayaan sukses penjualan album bertajuk Wali 20.20. Album ini dijual di gerai KFC di seluruh Indonesia, telah terjual lebih dari 600.000 keping CD.

Penjualan album ini merupakan kerjasama Nagaswara bersama Jagonya Musik & Sport Indonesia.

“Saya sungguh sangat bersyukur, bahwa di masa pandemi dan PSBB berkepanjangan ini, Wali dapat menembus angka penjualan sebanyak lebih dari 600.000 ribu keping CD. Ini membuktikan Wali Band masih kokoh sebagai Wali Musik di Tanah Air,” ujar CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Penyanyi Liebie Tampilkan Musik Baru pada Single Ketiga ‘Ada Dua Cinta’

Published

on

By

Liebie

Kabarhiburan.com – Pecinta musik dangdut Tanah Air tidak perlu menunggu terlalu lama. Cukup empat bulan saja, Liebie sudah melepas 3 single. Single pertama, Marah-Marah Melulu dirilis pada 7 Agustus 2020 silam, disusul duetnya dengan Andika Mahesa pada single  Janji Babang, pada 12 September 2020.

Terbaru, Liebie telah merilis single ketiga, berjudul Ada Dua Cinta, ciptaannya sendiri dan diangkat dari kisah asmara yang ia alami sendiri.

“Bercerita tentang seorang cewek yang suka sama cowok. Si cowok sudah punya pasangan, namun tak mau melepas kedua-duanya. Pada akhirnya, Liebie memilih mundur,” ujar Liebie dalam jumpa pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (30/11).

“Oh iya, lagu ini menjadi kado buat hari ulang tahun cowok itu, lho,” imbuh  pedangdut asal Bandar Lampung ini.

Berbeda dari dua single sebelumnya, alunan musik pada Ada Dua Cinta dibikin lebih segar. Gilang A.K. selaku arranger menambahkan beberapa instrumen, membuat lagu ini enak didengar.

”Single ketiga ini secara musik menurutku lebih fresh, oleh tambahan instrumen misalnya gitar yang agak ngerock, selain suling dan biola juga,” tambah Liebie yang menggarap video klip di wilayah Jogjakarta.

Di sisi lain, Liebie yang kini bernaung di bawah label Bintang Adian Musika (BAM) dan manajemen baru, juga membuat penampilannya baru. Liebie mantap mengenakan hijab.

“Ini salah satu bentuk penghormatan saya kepada ibu, yang menginginkan saya berhijab,” jelas Liebie. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Yovie Widianto Orbitkan Aminda Lewat Single ‘Dua Centang Biru’

Published

on

By

Foto: Dok. Creathink Publicist

Kabarhiburan.com – Yovie Widianto baru saja menorehkan namanya sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik di ajang AMI Awards 2020.

Prestasi tersebut menyusul sukses Yovie sepanjang tahun ini mengorbitkan banyak lagu pop yang bernuansa cinta. Sebut saja, lagu Adu Rayu yang dinyanyikan Tulus dan Glenn Fredly, serta Terlanjur Mencinta oleh Lyodra, Tiara dan Ziva.

Di penghujung tahun 2020, Yovie Widianto menciptakan single Dua Centang Biru. Karya ini ditulis khusus untuk penyanyi belia Amindana Chinika, yang akrab disapa Aminda.

Pentolan band Kahitna ini, menilai Aminda punya keunikan vokal tersendiri. Aminda bisa mengekspresikan pesan dalam lirik lagu yang dia bawakan.

“Aku lihat Aminda ini sebagai pencerita yang baik orang bisa menggambarkan kata-kata lirik dengan ekspresi yang menyentuh,” jelas Yovie dalam jumpa pers di kawasan Senayan Jakarta, Jumat (27/11).

Sebelum menulis Dua Centang Biru, Yovie terlebih dulu memperhatikan range vokal Aminda, selain lirik lagu juga disesuaikan dengan generasi seusia Aminda.

Hasilnya, pesan lagu pun mengena pada kondisi yang sering dialami anak muda saat ini, yakni  chat tak terbalas dari orang yang disayang. Kejadian yang pernah dirasakan semua orang.

“Lagu ini relate dengan kehidupan Aminda dan seusianya, sehingga begitu nyanyi ekspresinya sama. Itu butuh kecerdasan khusus,” tutur Yovie.

Di tempat yang sama, Aminda mengaku senang dan bangga bisa berkolaborasi dengan Yovie.

“Aku seneng banget. Ini karya pertama aku yang dirilis. Terima kasih buat semua tim yang support aku sama Mas Yovie,” ujar Aminda yang berharap single perdananya disukai oleh pecinta musik Tanah Air.

Single Dua Centang Biru sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital. Demikian pula video klip serta video lirik single ini  sudah tayang di official Youtube channel Aminda.

Video klip Dua Centang Biru menceritakan Aminda menjalin asmara dengan Verrell Bramasta. Dia begitu mengidolakan Verrell, yang kerap hadir dalam mimpinya. Hanya saja, Verrel tak membalas chat yang dikirimkannya. (Tumpak S)

Continue Reading

Trending