Connect with us

Lifestyle

Gloskin Ultralift Jadikan Kulit Bercahaya dan Kencang Seketika

Published

on

Masayu Anastasia

Kabarhiburan.com, Jakarta – Model dan aktris Masayu Anastasia sudah memasuki usia 35 tahun. Pada usianya yang semakin dewasa, perempuan kelahiran Jakarta ini mulai menemukan beberapa kerutan di wajahnya, selain kulit dirasakan mulai kendor.

Ia pun berinisiatif mendatangi dr. Nanang Masrani, Dipl. AAAM (member American Aesthetic & World Aging Academy Medicine) di Gloskin Aesthetic Clinic di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kepada dokter,  Masayu menyampaikan keinginannya agar kulitnya kembali kencang dan bercahaya.

Masayu yang sudah membintangi puluhan film layar lebar dan sinetron sepanjang karirnya ini, terlebih dulu mendapat penjelasan dari dr. Nanang, bahwa begitu usia melewati 25 tahun maka kondisi kulit mulai mengalami penuaan. Munculnya kerutan di wajah dan kulit tidak kencang lagi, merupakan penandanya.

Situasi ini  disebabkan oleh berkurangnya produksi kolagen hingga 1,5 persen. Kolagen merupakan jaringan ikat pada kulit yang berfungsi untuk menjadikan kulit menjadi kencang. Dengan kata lain,  kolagen berperan penting dalam mempertahankan kualitas kulit.

Selain mendapat penjelasan tentang penuaan kulit, Masayu dianjurkan agar rutin melakukan treatment di klinik yang didirikan pada tahun 2012 dan peraih penghargaan Superbrands 2019 ini.

Disana Masayu menjalani treatment Gloskin Ultralift, yakni sebuah treatment yang menjadikan kulit wajah kencang dan bercahaya dalam waktu singkat.

“Aku melakukan treatment ini untuk yang kedua kalinya. Senang sekali, ini pertama kali di Indonesia dan satu-satunya di dunia,” ujar ibu dari seorang anak ini.

Masayu Anastasia bersama dr Nanang Masrani, Dipl. AAAM di Gloskin Aesthetic Clinik, Jakarta.

Masayu menyimpulkan bahwa dalam sekali treatment di Gloskin Ultralift sudah memberinya perubahan nyata, yakni kulit wajahnya lebih kencang dan glowing. Treatment-nya juga tanpa rasa sakit karena tidak disuntik.

“Setelah treatment aku bisa langsung make up dan beraktivitas. Waktu pertama kali, malah aku langsung syuting,” ungkap Masayu yang berniat untuk menjalani treatment ini sampai tiga kali. Maksudnya, agar hasil dari treatment lebih lama dirasakan.

“Aku ingin wajah terlihat lebih berisi, selama ini wajahku sudah tirus,” imbuh Masayu.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Nanang Masrani menjelaskan bahwa Gloskin Ultralift adalah metode peremajaan dan pembentukan wajah non invasive (face lifting and sculpting), serta pembentukan dan pengencangan tubuh (body contouring and tightening).

“Namun, saat ini yang baru masuk ke Indonesia adalah untuk kulit wajah dan leher,” jelas dr. Nanang.

Gloskin Ultralift merupakan teknologi Jerman generasi terbaru. Menggunakan metode TDT (Thermal Diffussion Technology). TDT adalah energi panas advanced ultrasound yang bekerja secara intense dan fokus menjangkau lapisan terdalam di bawah kulit secara efektif.

Manfaat TDT adalah menstimulasi produktivitas kolagen dan meremajakan kulit 10 kali lebih efektif. Teknologi TDF dapat dikerjakan pada seluruh bagian wajah, bahkan di area-area yang sulit dijangkau.

Gloskin Ultrasound dikerjakan mulai dari kerutan di dahi, eyebrow, kerutan di sudut mata, di antara dua alis, kantung mata, nasolabial fold, pipi, bagian atasbibir, garis senyum, memperbaiki skin tone, double chin dan leher.

Dr Nanang tengah melakukan treatment Gloskin Ultralift kepada Masayu Anastasia.

Saat pengerjaan dengan kecepatan 10 Hz, yang artinya lebih cepat dari kecepatan HIFU. Sinar ultrasound bekerja secara intens dan fokus hingga kedalaman kulit dermis terdalam. Energi panas yang dipancarkan akan memperbaiki struktur kulit dan merangsang produksi kolagen tanpa merusak permukaan kulit dan meninggalkan bekas luka.

Setelah treatment selama 15-20 menit hasilnya langsung terlihat. Tekstur kulit epidermis menjadi lebih kencang karena proses pembentukan kolagen terbentuk sempurna. “Hasilnya 97 persen perubahan dramatis, kulit kencang seketika, tampak bercahaya setiap saat,” ujar dr. Nanang.

Sekali treatment hasilnya langsung terlihat dan hasilnya dianggap terbaik setelah dua bulan pengerjaan. Setelah dua bulan treatment dapat diulang setiap dua bulan. Untuk hasil bagus sebaiknya treatment dikerjakan selama tiga kali.

“Setelah itu, hasil bisa bertahan 1-1,5 tahun. Hasilnya sangat alami, tidak mengubah bentuk wajah seseorang,” jelas dr. Nanang.

Treatment ini tanpa downtime, sehingga bisa langsung beraktivitas dan memakai make up. Untuk melakukan treatment ini, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, disesuaikan dengan bagian wajah yang di-treatment. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Daliatex Luncurkan Kain Hijab Berteknologi Antibakteri

Published

on

By

Devina Ujoto selaku Marketing Executive Daliatex (tengah) hadir dalam talk show di Pameran Jakarta Halal Things 2019 di Senayan City, Minggu (8/12).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Jakarta Halal Things 2019 yang berlangsung di Senayan City, Jakarta, selama dua hari, Sabtu dan Minggu, tanggal 7 dan 8 Desember 2019. Ribuan pengunjungnya menjadi saksi peluncuran kain berteknologi antibakteri.

Kain ini dikembangkan oleh produsen kain Daliatex demi memenuhi keinginan pasar. Sebelumnya, Daliatex juga sukses meluncurkan hijab anti air.

Marketing Executive Daliatex, Devina Unjoto, mengatakan, pihaknya mendengarkan merek-merek hijab yang menjadi konsumen kami dan para pemakai hijab, terutama para wanita aktif dan yang cepat berkeringat.

“Mereka sangat membutuhkan kain antibakteri untuk hijabnya supaya tidak cepat bau,” ujar Devina disela-sela acara Jakarta Halal Things, Minggu (8/12).

Kain antibakteri merupakan hasil percampuran bahan kimia tertentu pada serat kain, untuk menciptakan kain antibakteri. Hasilnya, berupa kain antibakteri yang ramah lingkungan dan aman di kulit.

“Produk ini sudah melalui serangkaian prosedur uji laboratorium, mulai dari product testing, trial and error hingga market test,” imbuh Devina.

Menjawab sampai kapan efek antibakteri akan bertahan di kain tersebut, Devina mengatakan, sangat tergantung dari cara pemakaian dan frekuensi pencucian kain.

“Tentu saja efek antibakteri akan berkurang selama jangka waktu tertentu. Hanya saja, efek tersebut tidak akan pernah hilang,” jelas Devina, yang menambahkan bahwa kain antibakteri ini aman digunakan oleh wanita di semua usia.

Ia berharap, melalui teknologi baru ini, akan membuat wanita Indonesia lebih nyaman menggunakan hijab dan lebih percaya diri,

“Kita sih ingin buat kain itu nomor satu nyaman digunakan, bisa dipakai sehari-hari seperti pesta, dan tetap yang tidak boleh dilupakan itu harus modis,” ujar Devina yang menambahkan kain terbaru ini bisa dipakai para pelajar hingga wanita usia lanjut,” ujar Devina. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Indosiar Hadirkan Uyaina Arshad di Panggung ‘Jakarta Halal Things 2019’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kehadiran Uyaina Arshad di panggung Jakarta Halal Things 2019 langsung menyita perhatian para pengunjung yang hadir pada pameran yang bertemakan Halal For Everyone, di Senayan City, Jakarta, Sabtu (7/12).

Sejak menjuarai ajang Puteri Muslimah Asia 2018, wajah cantik gadis asal Malaysia ini sudah demikian familiar di masyarakat. Apalagi, belakangan Uyaina juga menjadi host pada berbagai program Indosiar, diantaranya Golden Memories Asia, Dangdut Academy Asia 4 dan Dangdut Academy Asia 5.

Dalam acara Jakarta Halal Things 2019, masyarakat pun berkesempatan melihat Yana secara langsung. Di sana, ia membahas tentang Puteri Muslimah: More Than A Beauty, bersama Pratiwi Kusuma (News Anchor Fokus Indosiar).

Uyaina menggarisbawahi bahwa tema Halal For Everyone sangat bermanfaat. Baginya, mengutamakan label halal, bukan hanya untuk umat muslim saja, melainkan untuk semua orang.

“Banyak orang mengira bahwa halal things ini hanya untuk orang muslim saja, padahal tidak demikian. Adanya label halal, membuat setiap produk makanan yang dikonsumsi akan aman dan lebih baik,” ujar Uyaina.

“Bukan cuma makanan, bahan kosmetik pun perlu memiliki sertifikasi halal, sehingga aman digunakan oleh para muslimah,” sambungnya.

Yana mengatakan, sesuatu yang halal itu pastinya lebih bagus dan memiliki manfaat apabila digunakan untuk semua orang.

“Saya secara pribadi, baik makanan dan lainnya itu lebih baik halal, karena ada manfaat tersendiri,” pungkasnya.

Pada acara yang sama, SCTV pun menghadirkan SEJADAH (Sehat Jadi Ibadah), sebuah acara talkshow seputar kesehatan dan religi yang tayang setiap pagi hari, pukul 6.00 WIB.

Program SEJADAH membahas mengenai berbagai tema dari sisi islami serta kesehatan oleh Ustadz Solmed dan Dr. R Cahyono, Sp Naturophaty (Pakar Naturopati) dan dipandu oleh Cing Abdel. Mereka hadir, Minggu, 8 Desember 2019. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Dermaster Kenalkan Treatmen Dermaline Mesotherapy

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Bertempat di Klinik Dermaster Cabang Kemang,  Dermaster Indonesia memperkenalkan treatmen Dermaline Mesotherapy. Produk ini diyakini menawarkan solusi perawatan hingga menjadi lebih sehat, lembut serta cerah

Dermaster berpengalaman dalam membuat Contouring wajah menjadi lebih ideal dan proporsional tanpa melakukan operasi plastik. Penawaran inilah yang menjadikan Dermaster memiliki slogan “Cantik tanpa Operasi”.

Terkait dengan promo produk tersebut , Dermaster Klinik Indonesia  melaunching untuk memperkenalkan treatment Dermaline Mesotherapy. Acara launching yang digelar Selasa, tanggal 26 November 2019 di Klinik Dermaster Cabang Kemang, Jakarta Selatan,  dihadiri para artis ibukota, Diantaranya Sarwendah, Iis Dahlia, Amanda Manopo, Sara Wijayanto, Hilda Fitria, Kiki Juliar, Jenita Janet, Beniqno, Angelica Simperler, Okka Pratama, Tara Budiman dan beberapa artis ibu kota lainnya.

.”Acara ini diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan treatment Meso terbaru yang bernama Dermaline Mesotherapy. MN Treatment ini memiliki manfaat yang banyak digemari terutama oleh para  kaum wanita Indonesia. ”ujar Herry Setiawan selaku Director of Brand Marketing Dermaster Indonesia.

Treatment Dermaline tidak ada efek samping yang serius, kecuali pada saat melakukan tindakan Dermaline untuk bekas jerawat dan bopeng menggunakan microneedle, yang ada hanya reaksi samping dari tindakan seperti kemerahan, bentol, dan bengkak yang akan hilang dalam 1-4 Hari (tergantung jenis tindakan dan kulit pasien). Efek samping ini tentu diperlukan dan akan sebanding dengan hasil yang didapatkan.

“Sekarang ini sedang trend istilah Clear Skin dan wajah V-Shape. Untuk mencapai keduanya diperlukan treatment yang sesuai, salah satunya treatment Dermaline. Dermaline Mesotherapy aman untuk semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif pun dapat menggunakannya,” kata Dokter Deffina, selaku in house dokter Dermaster Indonesia.

Lanjut Deffina, Dermaline juga memiliki manfaat untuk pengencangan kulit. Dengan pemakaian rutin akan menjadikan kulit terlihat awet muda dan sebagai anti aging yang baik. Dermaline dapat dilakukan sekitar 2 minggu sampai 1 bulan sekali hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Biasanya 4x atau lebih, tergantung kondisi keluhan.

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending