Connect with us

Musik

Good Gangster Ajak ‘Wak Udin’ Memasuki Belantika Musik Indonesia

Published

on

Verindra dan Yazid.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Grup musik yang menamakan dirinya Good Gangster, memulai kiprahnya di belantika musik Tanah Air. Personelnya, Verindra (vokal dan gitar) dan Mambang Yazid (drum/ vokal) memperkenalkan single perdana mereka, berjudul Wak Udin, di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (26/8).

Sesuai judulnya yang unik, lagu ini dikemas bernuansa pop rock yang unik pula, namun terdengar enak. Hal ini membuahkan optimisme bahwa karya mereka bakal mewarnai keragaman musik Indonesia.

Wak Udin bercerita tentang pria paruh baya yang berasal dari desa. Ia ingin menikah dengan gadis pujaannya. Gadisnya menolak keinginan Wak Udin yang pengangguran, egois, lagi pemalas. Kerjanya cuma menunggu warisan.

Sang gadis pun menghindar dan pergi ke kota membuat Wak Udin kecewa, lalu menyusul pujaannya ke kota. Naas bagi Wak Udin, gadis pujaannya ditemukan sudah gila.

“Lagu ini sebenarnya sudah lama saya buat, tapi belum sempat dirilis. Tahun ini, kami memutuskan untuk merilis karya musik kami. Semoga lagu ini mendapat respon yang positif, dan bisa diterima masyarakat, khususnya pecinta musik di Tanah Air,” ujar Verindra yang kini beraung di bawah SiNi POroduction Indonesia.

Grup Good Gangster memang terbilang baru, namun Verindra dan Yazid bersama grup band ILANG pernah merilis album bertajuk Materialistis (1995), bersama label Naviri Record.

Berbagai aktivitas Good Gangster pun sempat tertunda, lantaran kesibukan lain masing-masing personel. Kini Verindra dan Yazid sepakat untuk kembali di jalur musik.

Paduan musik Good Gangster terdengar rancak, berkat additional player dan memilih genre pop rock yang inovatif dengan sentuhan banyak genre, antara lain funk, rap/hip hop, reggae, blues dan rock n roll.

“Lagu-lagu kami sangat variatif, ada paduan banyak genre, ada sentuhan pop, rock, funk, rap/hip hop, reggae, dan juga blues. Kalau untuk di lagu Wak Udin ini, kami memadukan unsur rock, funk, dengan rap,” pungkas Verindra.

Bersama produser, Siska Salman.

Sempat menepi dari industri musik Indonesia, kali ini Good Gangster  menggandeng produser Siska Salman. Siska Salman adalah penyanyi dan pencipta lagu yang pernah tergabung di grup band Cannonball, di mana karya musiknya pernah hits di era tahun 2000an.

Proses mixing dan mastering lagu Wak Udin ini digarap penata musik Nico Veryandi dari SiNi Production Indonesia, yang juga dikenal sebagai additional player tetap band Kotak. Proses mixing dan mastering dikerjakan kurang lebih selama satu bulan.

Sementara untuk video musik tembang Wak Udin, digarap oleh dua anak muda asal Bali, Tude dan Varel. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Hari (Jambi) dan Nia (Sulawesi Selatan) Terpaut Tipis

Published

on

By

Lirikan mata Hari (Jambi) saat membawakan lagu ‘Pandangan Pertama’ berhasil menuai pujian.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Begitu mendapat kesempatan menduduki puncak perolehan nilai, maka Hari (Jambi) pertahankan dengan segala daya dan upaya pada Konser Top 12 Grup 2 Show Result, Rabu (1/4), dan berhasil.

Sebelumnya, pada Konser Top 12 Grup 2 Show Hari (Jambi) berada di puncak perolehan nilai sementara, sebesar 35,42 persen, usai berduet dengan Lesti DA pada Konser Top 12 Grup 2 Show LIDA 2020, yang belangsung Selasa (31/3) malam.

Pada konser tersebut, Hari (Jambi) mengungguli para pesaingnya, Andari (Sulawesi Barat) 24,2 persen, Meli (Jawa Barat) 21,33 persen dan Nia (Sulawesi Selatan) 19,05 persen.

Untuk mempertahankan posisinya, maka pada Konser Top 12 Grup 2 Result Show, Hari (Jambi) berusaha mempertahankan posisi puncaknya.

Caranya, ia memadukan suara merdu dengan koreografi mentereng, saat membawakan lagu Pengalaman Pertama yang dipopulerkan A. Rafiq.

Usahanya berhasil membuat seluruh Dewan Juri memberikan standing ovation. Bahkan Fildan DA  mengatakan penampilan Hari luar biasa keren. “Kamu malam ini the best banget!” ungkap Fildan.

Dewan Juri lainnya, Reza DA, memuji konsistensi Hari di setiap penampilannya yang menunjukkan bahwa Hari selalu mau belajar dan bertanggung jawab dalam menjalani kompetisi ini.

Sukses Hari (Jambi) ini juga menginsiprasi Meli. Duta Jawa Barat tersebut memilih lagu Surat Terakhir milik Rhoma Irama. Nia pun berhasil memikat Dewan Juri untuk kompak bertepuk tangan sambil berdiri.

Terlebih Nassar terlihat menitikkan air matanya saat menikmati nyanyian Meli, yang suaranya sedang serak. Reza dan Fildan juga mengaku bangga pada Meli.

Seperti judul lagunya, Nia membuat Dewan Juri ‘Terkesima’

Sementara Nia, sengaja memilih lagu favoritnya, Terkesima yang dipopulerkan Rita Sugiarto. Duta Sulawesi Selatan ini tampak menghayati benar lirik bait demi bait. Nia pun sukses menadah pujian dari dari Dewan Juri Nassar.

Bahkan, perolehan nilai akhir Nia (Sulawesi Selatan) terpaut tipis dari Hari (Jambi). Hanya sebesar 0, 44 persen di bawah Hari (Jambi), yang berada di puncak tangga.

Andari harus rela tersenggol setelah suaranya dinilai goyang dan fals.

Andari (Sulawesi Barat) pemegang posisi kedua pada di Konser Show, menjagokan lagu Kesepian milik  Ayu Soraya. Namun, seperti judul lagunya, Andari justru ‘sepi’ dari pujian Dewan Juri.

Dewi Perssik menilai Andari belum mampu menguasai nada rendah dan tingginya lagu sehingga terdengar goyang dan fals.

Kritik Dewi Perssik menjadi  menjadi yang terakhir bagi Andari (Sulawesi Barat), karena Dewan Juri menyelamatkan Meli (Jawa Barat) untuk melenggang ke babak Top 9, bersama Hari (Jambi) dan Nia (Sulawesi Selatan).

Tersenggolnya Andari, membuat Sulawesi Barat kehilangan harapan untuk mendapatkan hadiah total Rp 1 Milar dan piala bergilir Sulawesi Barat 2020. (Tumpak Sidabutar Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Serunya Neona Lahirkan Single ‘The Next Gen’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi cilik Anodya Shula Neona Ayu atau yang akrab disapa Neona kembali melahirkan dance video terbarunya, bertajuk The Next Gen (Generasi Masa Depan yang Enerjetik).

The Next Gen terinspirasi dari single Beyonce berjudul Who Run The Worlds, dijadikan lagu pembuka album perdana Neona berjudul With Love.

Melalui dance video barunya itu, Neona ingin mengajak anak-anak untuk bergerak dan bersemangat menggapai cita-cita meski dalam kondisi seperti sekarang ini. Energi Neona yang selalu ceria menggoda orang untuk ikut berjoget bersamanya.

“Aku suka banget sama lagu-lagu Beyonce, Ariana Grande, pokoknya lagu-lagu yang bisa buat nge-dance,” ungkap Neona melalui pernyataan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.

Singel ini diakui memiliki upbeat dan lirik inspiratif untuk anak-anak Indonesia.

“Karena buat aku masa depan itu ada di anak-anak seumuran aku dan juga kakak-kakak aku. Dan kita semua anak-anak luar biasa yang bisa menggapai cita-cita, apapun itu,” kata putri kedua dari pasangan Nola dan Baldy ini.

Untuk meramaikan pembuatan music video The Next Gen, Neona sampai mengadakan kompetisi #NextGenChallenge di media sosial Tik Tok. Pemenangnya berhak ikut bersama Neona dalam pembuatan music video The Next Gen.

Dari lebih dari 200 peserta yang ikut kompetisi, terpilih tujuh pemenang. Dua diantaranya berasal dari Yogyakarta dan Mojokerto, Jawa Timur.

“Mereka semua orangnya menyenangkan. Jago nari dan keren-keren semua. Makanya latihannya pun enggak perlu lama-lama, langsung, pada jago,” ungkap Neona.

Video musik The Next Gen telah dirilis pada Selasa, 31 Maret 2020 melalui YouTube Trinity Optima Production.

Meski masih belia, Neona ikut mematuhi anjuran #dirumahaja selama pandemi corona virus disease alias Covid-19. Dia memberikan sejumlah tips ketika bosan belajar di rumah.

“Kalau aku sekarang belajarnya lewat internet. Jadi ada aplikasinya nanti guru sama teman-teman aku juga online bareng. Nanti pas bagian aku belajar sendiri, kadang nemu soal yang susah, aku dibantu jelasin sama abang dan kakak,” kata Neona.

“Biar tetap semangat sembari belajar, aku juga sering sambil lihat aplikasi social media dan kalau sudah selesai aku nonton serial yang seru di televisi,” katanya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Band Ungu Rilis Lagu Religi ‘Jalan Panjangku’ dan Album ‘Top Hits Religi UNGU’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sambut bulan Ramadan, band Ungu menjawab penantian penikmat musik Indonesia. Sebuah album baru berjudul Top Hits Religi UNGU telah diluncurkan oleh kelompok musik yang digawangi oleh Pasha (vokal), Enda (gitar) Rowman (drum), Oncy (gitar) dan Makki (bass).

Band Ungu membingkai 12 lagu religi ke dalam album Top Hits Religi UNGU. Salah satu diantaranya merupakan lagu religi terbaru berjudul Jalan Panjangku.

Penciptanya adalah sang gitaris, Enda, menuliskan lirik  Jalan Panjangku ketika mengalami titik terrendah dalam hidupnya.

“Enda ingin mengajak kepada siapapun yang mendengarkan bahwa tujuan kita hidup di dunia adalah untuk mempersiapkan kembali kepada Sang Pencipta, maka perlu untuk selalu memperbaiki diri dan akhlak selagi masih ada waktu”. Demikian surat elektronik yang diterima kabarhiburan.com, Rabu (1/4).

Sebelas lagu religi lainnya di dalam album Top Hits Religi UNGU, yang masing-masing sudah dirilis sebelumnya. Mulai dari Andai Ku Tahu, Dengan Nafasmu, Surgamu, Sesungguhnya, Para PencarimuSyukur (Alhamdulillah), Hasbunallah, Penghuni Surga Sejatimu, Bila Tiba, Dia Maha Sempurna dan Segala Puji Syukur.

Trinity Optima Production bersama seluruh personil UNGU dan JMSI serta KFC telah sepakat, album Top Hits Religi UNGU sudah bisa didapatkan di seluruh gerai KFC, mulai abu (1/4).

Sementara musik dan video liriknya akan tersedia di seluruh digital platform mulai lusa, 3 April 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Istimewa)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending