Connect with us

Musik

Grup Nasyid Al Jawaher Singapura Gaet Dewi Yull, Rilis Lagu Religi ‘Ya Tuhan’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi dan aktris ternama di Tanah Air, Raden Ayu Dewi Pudjiati alias Dewi Yull, kini lebih intens bersyiar lewat senandung religi. Ia bahkan tengah menggarap solo album religi.

Di sela-sela kesibukannya, wanita kelahiran Cirebon ini menerima tawaran menarik, yakni duet dengan grup nasyid  Al Jawaher legendaris dari Singapura. Dewi Yull pun terbang ke negeri jiran tersebut.

Kelompok Al Jawaher yang terdiri dari 7 penyanyi senior bersama Dewi Yull, kini hadir di Jakarta. Mereka memperkenalkan 2 single terbaru produksi Jamiyah Singapura,  masing-masing berjudul Hanya Tuhan dan Ya Tuhan.

Saat menyanyikan lagu Ya Tuhan, misalnya, penonton dapat menikmati alunan suara Al Jawaher dipadu vokal Dewi Yull yang khas, melalui canon dan improvisasi yang enak didengarkan.

“Buat saya ini sebuah karunia. Bukan cuma syiar buat Indonesia, tapi berkesempatan syiar di Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang diikuti oleh berbagai negeri ,” ujar Dewi Yul kepada disela-sela acara yang berlangsung di Balai Kota, DKI Jakarta, Jumat (22/11).

“Apalagi, makna yang terkandung dalam lagu ini universal. Sangat indah didengarkan dan mudah untuk didendangkan,” imbuh Dewi yang disambut tepuk tangan oleh seluruh anggota grup nasyid Al Jawaher.

Dewi Yull berharap agar Hanya Tuhan dan Ya Tuhan dapat mengisi khazanah musik religi Indonesia, Singapura dan merebak ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

Seperti diketahui, grup nasyid Al Jawaher sudah terbentuk sejak tahun 1979, sehingga sudah demikian familiar bagi masyarakat Singapura. Mereka tiada hentinya bersyiar lewat senandung pujian bagi Sang Pencipta.

Kali ini mereka mengajak Dewi Yull untuk berkolaborasi. “Mengapa Dewi Yull? Kami tahu di Singapura lagunya begitu mengena (bagus). Suaranya merdu, saya baru kali ini bertemu dan duduk berdekatan seperti sekarang. Semoga kolaborasi ini bermanfaat bagi pendengar,” ujar Prof (ADJ) DR Mohd Hasbi Abu Bakar, Presiden Jamiyah Singapura.

Penggarapan dua single religi ini juga melibatkan musisi legendaris dua negara tetangga. Mereka adalah Moliono Rasmadi (leader Love Hunter) dari Singapura dan komposer  Chossy Pratama dari Indonesia.

Harry ‘Koko’ Santoso selaku CEO Deteksi Production mengatakan, kolaborasi ini merupakan sejarah di industri musik dua negara.

“Saya sangat bersyukur kolaborasi ini mempunyai tujuan yang sama yaitu syiar lewat karya musik. Ini sejarah bagi kedua negara,” jelas Harry ‘Koko’ Santoso. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pop Academy Top 12 Sajikan Kolaborasi dengan Bintang D’Academy dan LIDA

Published

on

By

Para academia berkolaborasi dengan bintang D’Academy dan LIDA

Kabarhiburan.com – Ada yang menarik pada Konser Pop Academy 2020 babak Top 12, yang berlangsung di layar Indosiar Rabu (25/11).

12 academia yang masih bertahan ditantang untuk berkolaborasi dengan para bintang dangdut Indosiar jebolan D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Jadilah, sebuah sajian kompetisi yang menghibur masyarakat.

Tiga academia pilihan yang tergabung di Top 12 Grup 1, yakni Maria (Medan), Vien (Papua Barat), dan Waode (Bau Bau), tampil di depan lima Juri Soimah, Nino “RAN”, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha, serta Diana Putri sebagai Fashion Guru.

Duet apik dari Vien (Papua Barat) dan Aulia DA membuka kompetisi dengan lagu Sik Asik. Hanya saja, penampilan mereka masih belum maksimal. Soimah yang selalu menjagokan Vien pun memberikan masukan.

“Kamu sudah berhasil menunjukkan sisi lain dari seorang Vien dalam kolaborasi bersama Aulia DA. Hanya saja, saya masih belum merasakan sesuatu yang spektakuler dari penampilan kamu,” ujar Soimah.

Waode (Bau Bau) dan Rara LIDA

Sebaliknya, dari dara asal Bau Bau, Waode, tampil memukau dan penuh penghayatan bersama Rara LIDA, dalam lagu Muara Kasih Bunda. Waode menuai satu standing ovation dari Dewan Juri.

Chemistry diantara kalian sangat terasa, saling mengisi antara satu dan lainnya. Cengkok dangdut yang Waode perlihatkan sudah berhasil,” puji Ruth Sahanaya.

Sebaliknya Maria (Medan) tidak mampu meraih standing ovation. Padahal, Maria tampak anggun saat membawakan lagu Kejora bersama Putri DA.

Giring Ganesha menilai, penampilan Maria masih harus dibenahi. “Suara kamu sangat lembut, tapi terlalu lembut untuk berkolaborasi dengan Putri DA, membuat ada sesuatu yang hilang dalam lagu ini,” jelas Giring.

Dewan juri memberi second chance bagi Vien (Papua Barat) dan Maria (Medan), lantaran perolehan polling menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Maria (Medan)

Vien memanfaatkan peluangnya dengan menyanyikan lagu milik Reza Artamevia berjudul Aku Wanita. Sementara Maria memilih lagu milik Ruth Sahanaya berjudul Astaga, sebagai peluru terakhir dirinya untuk tetep bertahan di panggung Pop Academy.

Nino ‘RAN’, Soimah, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha dan Diana Putri akhirnya sepakat untuk memberi kesempatan kepada Vien (Papua Barat), sehingga Maria (Medan) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy.

Sedangkan Waode (Bau Bau) dan Vien (Papua Barat) berhasil  melaju  ke babak Top 9 Pop Academy.

Dukungan Pemirsa

Pop Academy masih berlanjut ke Top 12 Group 2 pada Kamis, 26 November 2020 LIVE dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot pukul 21.00 WIB. Menampilkan Gullit (Medan), Jessy (Manado) dan Shandy (Jambi).

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Rilis Single ‘Sembunyi Dalam Tawa’, Nabila Ellisa Bikin Baper

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi pendatang baru, Nabila Ellisa, merilis single perdana dan video musik berjudul Sembunyi Dalam Tawa, ciptaan MR Nurbayan, Rabu (25/11).

Karakter vokal peraih 5 besar di ajang LIDA 2018 ini yang khas, menjadikan lagu Sembunyi Dalam Tawa enak didengar. Karakter vokal dangdutnya yang kental, menciptakan perpaduan pop, melayu dan dangdut.

“Lagu Sembunyi Dalam Tawa bercerita tentang patah hati karena keegoisan kita. Ini Nabila banget, apalagi musiknya agak ngepop. Jadi, ini udah yang terbaik banget buat Nabila,” ungkap Nabila, seperti dalam rilis, Kamis (26/11).

Nabila yang kini bernaung pada 3D Entertainment dan Stream Management, menilai keselarasan lirik, musik dan visualisasi yang pas, membuat lagu Sembunyi Dalam Tawa mewakili perasaan patah hati para pendengarnya dan akan sukses menambah kebaperan.

Senada dengan Nabila, Tim A&R 3D Entertainment, Bersena Besthandi membenarkan lagu Sembunyi Dalam Tawa cocok dibawakan Nabila.

“Karakter suara Nabila yang mendayu-dayu, dipadu dengan penampilan anggun dan berhijab, unsur melayu seperti lagu karya MR Nurbayan, cocok dibawakan oleh Nabila,” jelas Barsena Besthandi.

Untuk video musik Sembunyi Dalam Tawa dirilis sudah tersedia di kanal YouTube 3D Entertainment. Penikmat musik sudah dapat mendengarkan lagu ini di semua digital streaming platform, Apple Music, Itunes, SpotifyJooxLangit Musik, Deezer, RessoYoutube Music. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Sheryl Sheinafia Rilis Single ‘déjà vu’

Published

on

By

Sheryl Sheinafia rilis déjà vu.

Kabarhiburan.com – Memasuki single ke-3 dari seri rilisannya, Sheryl melakukan pendekatan yang berbeda untuk memanjakan telinga para pendengar.

déjà vu memiliki daya tarik tersendiri dengan menceritakan khayalan Sheryl tentang sebuah hubungan yang penuh dengan kehangatan.

“Perasaan samar dan tetesan nostalgia layaknya suatu hal yang tidak nyata dan terasa seperti déjà vu,” ungkap sheryl dalam keterangan pers, Kamis (26/11).

Sheryl menyampaikan perasaannya dalam lagu ini melalui ketukan yang lembut, rhythm yang dapat membuat pendengar terhanyut, serta lirik yang cerdik.

Lagu déjà vu dari Sheryl Sheinafia dirilis pada 27 November 2020 di seluruh platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Untuk official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending