Connect with us

Event

GSUI dan Yayasan BUMN Salurkan 50 Wastafel Cuci Tangan ke Rumah Ibadah di Jabotabek

Published

on

Suasana acara serah terima secara simbolik wastafel dari GSUI kepada Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (17/8).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Wastafel untuk cuci tangan merupakan perangkat penting dalam protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah, guna melandaikan penyebaran Covid-19 di rumah-rumah ibadah.

Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) bersama Yayasan BUMN melakukan aksi peduli kepada masyarakat dengan menyalurkan 50 wastafel ke masjid, gereja, pura dan wihara di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek).

Acara serah terima 50 wastafel berlangsung di Masjid Istiqlal Jakarta menjadi terasa istimewa karena diadakan jelang acara peringatan HUT Proklamasi Indonesia ke 75, Senin (17/8) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhanto Hatta dari GSUI menyerahkan secara simbolis 5 dari 20 wastafel kepada Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. MA selaku Imam Besar Mesjid Istiqlal.

Pada acara yang berlangsung sesuai protokol kesehatan ini, Muhanto Hatta selaku founder GSUI, mengatakan bahwa GSUI tidak hanya berorientasi pada berapa besar jumlah uang yang terkumpul.

“Lebih dari itu, Gerakan Seribu untuk Indonesia adalah wujud perjuangan dalam satu jiwa yang sama, yakni jiwa persatuan, gotong royong dan solidaritas kemanusiaan yang hakikinya ini adalah jati diri bangsa Indonesia,” ujar Muhanto Hatta dan keterangan resmi, Senin (17/8).

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. MA selaku Imam Besar Mesjid Istiqlal (kiri) didampingi Muhanto Hatta selaku Ketua GSUI.

Muhanto Hatta menambahkan bahwa GSUI juga memanggil setiap anak bangsa dari Sabang sampai Merauke, agar ikut menyingsingkan lengan baju, merajut kembali persatuan dan kesatuan, untuk bersama-sama bahu membahu membela negara melawan Covid-19.

Tidak memandang suku, agama, ras, partai politik atau golongan. Siapa pun kita, tua muda, pelajar, mahasiswa, pegawai, entrepreneur, ibu rumah tangga, petani, nelayan, buruh, dokter, bidan, perawat, kita dipanggil secara pribadi oleh Ibu Pertiwi untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air.

“Mari kita sukseskan dengan ajak teman-teman dari berbagai provinsi untuk mendukung sekaligus menyebarkan semangat ini di daerah masing-masing,” pinta Muhanto.

Seperti diketahui, GSUI yang diprakarsai oleh Muhanto Hatta selaku ketua, Carl Ideas sebagai Sekjen, Kris Tjantra sebagai bendahara dan Harry Koko Santoso, terus melakukan berbagai aksi positif bagi masyarakat luas yang terdampak Covid-19.

Dimulai dari menyalurkan 1000 ekstrak disinfektan ke berbagai kelurahan di DKI Jakarta. GSUI juga menyalurkan puluhan ribu paket sembako kepada masyakarat umum, pekerja seni hingga sektor pariwisata.

GSUI juga sukses menggalang dana dari masyarakat melalui konser music live streaming untuk membantu pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19.

Kegiatan sukses GSUI lainnya, membagikan 10.000 masker ke kota-kota besar Indonesia yang menjadi zona merah Covid-19. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

HWK Sumbar Meriahkan Konser Minang Bersuara II Bersama Seniman dari 5 Negara

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat (HWK Sumbar) ikut tampil dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Konser Minang Bersuara II secara virtual yang digelar pada Sabtu, 6 Maret 2021 di Padang.

Penyelenggaranya, Yayasan Sumbar Talenta Indonesia bekerjasama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar), Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, HWK Sumbar, dan Hotel Balairung – Jakarta.

Menariknya, konser tersebut menghadirkan seniman dari 5 negara, yaitu; Zimbabwe, Australia, Brunei, Malaysia, dan Indonesia sebagai tuan rumahnya. HWK Sumbar tampil spesial menyanyikan lagu Senyuman Terindah sambil memperagakan pakaian tradisi perempuan Minangkabau.

“HWK Sumbar melalui lagu Senyuman Terindah mencoba untuk mengajak seluruh masyarakat, tidak hanya masyarakat Indonesia, tetapi juga dunia, agar hidup bersemangat dan tetap berkarya,” ujar Dra. Zusneli Zubir, M.Hum selaku Ketua HWK Sumbar.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy melalui live streaming, turut mengapresiasi acara Konser Minang Bersuara II yang sangat luar biasa, karena menampilkan seniman dari lima negara.

“Kami harap, dengan adanya acara ini, seperti temanya, orang-orang di dunia makin mengenal lagu-lagu dan kesenian yang terkait dengan Sumatera Barat,” ujar Audy Joinaldy.

Ia pun menaruh harapannya agar Konser Minang Bersuara II menumbuhkan minat orang untuk mempelajari lebih dalam tentang Sumatera Barat, serta membuat orang ingin datang dan berkunjung ke Sumatera Barat. (Muhammad Fadhli)

Continue Reading

Event

Waode Popa dari Audisi Pelunasan Hutang, Jualan Minuman, Hingga Juara Pop Academy

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat menyanyi, Pop Academy melahirkan tiga penyanyi baru, yakni Waode Popa, Agnes Popa dan Sandy Popa. Kini, mereka ikut meramaikan industri musik Tanah Air.

Perjuangan panjang hingga menjadi seorang bintang pop, sungguh tidak mudah dan berliku bagi mereka. Bahkan, tidak jarang mengalami kejadian lucu.

“Perjuangannya berlangsung selama masa pandemi, enggak mudah. Selain menampilkan skill bernyanyi, juga menuntut kesehatan harus selalu fit agar imun tubuh tetap kuat dan semangat bernyanyi selama pandemi,” ujar Waode dalam  talkshow virtual Semangat Senin Indosiar, (8/3).

Waode yang menyelesaikan kuliah di sebuah PTN di Jakarta, sering menyanyi di berbagai café, pesta pernikahan dan ikut audisi menyanyi.

Waode menceritakan kejadian lucu, saat dirinya diajak seorang temannya untuk mengikuti sebuah audisi di Indosiar.

Tanpa mengecek seperti apa audisi yang dimaksud, Waode mengikuti semua tahapan, hingga pada tahap wawancara. Siapa sangka, audisi tersebut untuk pelunasan hutang.

Meski sudah merampungkan kuliah, Waode sempat meragukan rejeki baginya bukan di dunia panggung menyanyi. Hal ini membuat Waode memilih pulang ke kampung halaman di Bau Bau dan memulai jualan minuman ringan.

Kegiatan ini dijalankan selama beberapa bulan, hingga mengikuti audisi Pop Academy dan dinyatakan lolos dari Bau Bau. Akhirnya kompetisi Pop Academy memilih Waode sebagai juara pertama, Agnes sebagai juara 2 dan Sandy Popa sebagai juara ketiga.

Perjuangan panjang tersebut kini berbuah manis bagi Waode. Selain menerima hadiah berupa uang ratusan juta dan memperoleh sebuah apartemen, serta merilis single berjudul Cinta Tanpa Tapi ciptaan Melly Goeslaw. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Duta LIDA 2021 dari DKI Jakarta, Jihan dan Sawitri Idolakan Lesti Kejora

Published

on

By

Jihan, Duta DKI Jakarta di LIDA 2021

Kabarhiburan.com – Sebanyak 70 duta dangdut dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia yang sudah dinyatakan lolos audisi online. Mereka siap berkompetisi di ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim keempat di Indosiar, Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021.

Dua gadis belia, Jihan (14) dari Jakarta Utara dan Sawitri (16) dari Jakarta Barat, terpilih sebagai Duta DKI Jakarta, menyatakan siap bersaing di Top 70 bersama para duta dangdut dari 33 provinsi lainnya.

Menyukai musik dangdut sejak masih bocah, Jihan dan Sawitri kenyang pengalaman nyanyi di panggung off air. Kini mereka mendapat kesempatan yang diidamkan sejak lama, ikut ajang kompetisi LIDA 2021.

“Menyanyi di panggung off air, penonton tidak terlalu memperhatikan penampilan, yang penting menyanyi bagus,” ujar Sawitrio dan Jihan saat berbincang secara virtual, Minggu (7/3).

“Kalau di LIDA, ada juri yang akan menilai penampilan. Bukan hanya suara saja harus bagus, juga penghayatan dan ekspressi wajah juga harus sesuai dengan isi dan pesan lagu,” ujar Sawitri yang diamini oleh Jihan.

Melalui kompetisi LIDA, Jihan dan Sawitri pun menyampaikan harapan ingin menjadi penyanyi terkenal seperti sang idola, yakni Lesti Kejora.

“Lesti jadi juara D’ Academi 2014, aku baru nyanyi. Sejak saat itu, aku ngikutin cara dia nyanyi, cengkoknya, terus hafal lagu-lagu dia,” ujar Sawitri yang ingin duet bareng Lesti bila ada kesempatan.

Tidak mau kalah, Jihan juga mengidolakan Lesti. “Suaranya bagus, dia memotivasi aku ikut ajang LIDA dan berharap jadi penyanyi terkenal seperti Lesti,” ujar Jihan yang ingin memeluk Lesti bila kelak bertemu. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending