Connect with us

Musik

Hadirkan Formasi Teranyar, Band ST12 Rilis Single ‘Kepingan Hati’

Published

on

Pepep (drummer), Indra (gitaris) dan Firman Siagian (vikalis), tampil energik mengibarkan kembali band ST12.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Grup band bergenre Pop Melayu yang pernah berjaya di Tanah Air, ST12 kembali hadir dengan formasi baru nan segar, yakni Firman Siagian dan Indra.

Kehadiran vokalis Firman Siagian menggantikan posisi Charly Van Houten dan gitaris Indra menggantikan posisi Pepeng, kini mengisi ‘nafas baru’ bagi band yang lahir di Jalan Setasiun Timur 12, Bandung pada 2004 ini.

Sentuhan Rock Melayu yang kental dari karakter suara Firman Siagian mengikuti petikan energik gitar Indra serta gebukan drum Pepep yang khas. Menjadikan single repackage Kepingan Hati ciptaan Pepeng, yang pernah dirilis di Malaysia (2015). Kini terdengar baru, khas ST12.

Kehadiran Firman Siagian dan Indra memberikan nafas baru bagi Band ST12.

Lagu ini diangkat dari kisah nyata sahabat Pepep yang sudah divonis dokter hidupnya tidak akan lama lagi akibat Leukemia yang dideritanya sejak lama. Lagu ini kemudian diubah aransemennya sesuai karakter suara Firman Siagian.

Sudah Pepep rencanakan pula, lagu Kepingan Hati akan menjadi bagian dari album terbaru ST12 yang akan datang.

“Konsep musiknya tidak jauh beda dari sebelumnya. Bedanya, sekarang single Kepingan Hati lebih harmonis progresif, jadi lebih modern baik kualitas sound maupun aransemennya,” ujar Pepep sang drummer sekaligus pendiri ST12, dalam jumpa pers di kawasan Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/10).

Dalam kesempatan yang sama, Pepep juga memperkenalkan Firman Siagian dan Indra berikut para additional player ST 12.

“Kami sudah tahu sosok Firman sebelumnya, sehingga saya tidak perlu kerja keras untuk menyatukan visi dan misi dalam membentuk warna dan karakter yang menjadi ciri ST 12 yang selama ini bergenre Pop Melayu,” jelas Pepep mengemukakan alasan pemilihan Firman Siagian.

Bagi Firman yang merupakan jebolan Indonesian Idol session 2 dan sempat bersolo karir, ia merasa mendapat kehormatan bisa terpilih menjadi vokalis ST12, yang pernah menjadi salah satu trendsetter musik Pop Melayu di negeri ini.

“Nagaswara sudah saya anggap rumah saya sendiri. Merupakan kebanggan bagi saya diberi kepercayaan menjadi vokalis band besar Indonesia, yang menjadi trendsetter Pop Melaytu Indonesia,” jawab pria kelahiran kota Balige, Sumatera Utara ini.

Lagu Kepingan Hati kemudian divisualisasikan lewat video klip, garapan sutradara Eman Pradipta berkonsep true story dalam bentuk web series yang to be continued. Video klip ini dipastikan bakal mengaduk-aduk emosi penontonnya. Ini sudah Pepep buktikan kepada Firman.

“Firman orangnya cukup detail. Dia dapat menerjemahkan apa yang saya minta secara visual. Dia mengulang nonton video klip sampai 256 kali dan mewek terus hingga ending-nya,” ujar Pepep menceritakan proses pembuatan video klip tersebut.

Tak heran, kalau Pepep mendedikasikan lagu ini buat sahabatnya tersebut, serta orang lain yang merasa kehilangan pasangan hidupnya.

 

Kehadiran formasi ST12 Anyar ini langsung mendapat sambutan optimis dari Rahayu Kertawiguna selaku CEO Nagaswara. Ia pun yakin ST12 bisa bangkit kembali.

Para ST Setia (fans base ST12) menyambut kehadiran band kesayangannya.

Di bawah naungan Nagaswara Music, ST 12 menggarap single Kepingan Hati secara optimal mulai dari lirik dan aransemen, video klip  hingga promosi lewat media sosial.

“Saya percaya dengan formasi baru ini, ST12 bisa bangkit lagi,” ujar Rahayu menyemangati personil ST12. Single Kepingan Hati akan disiarkan serentak ke Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan seluruh dunia,” ungkap Rahayu.

Senada dengan Rahayu, ST12 berharap karya terbaru mereka dapat diterima oleh ST Setia (nama fanbase ST12) dan pecinta musik Indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Sesal Sebelum Terlambat, Ini Yang Dirasakan Saat Lagu Diciptakan

Published

on

By

Ku hapus air mataku….

Usai sujud tengah malam panjatkan do’a
Menangis sesak di dada, terbesit masa laluku yang kelam…..

Sepenggal lirik tajuk Sesal — yang di senandung kan Imam M Nizar, ingin dijadikan pelajaran yang sangat berharga dalam hidup. Karena, sesal atau penyesalan datang tak di awal. Selalu di akhir.

Bersyukur, terbesit penyesalan dan segera memperbaiki diri — jika tak disebut taubattan nasuha. Karena yakin, hidup di dunia ini hanya sementara. Kematian adalah babak baru kehidupan kekal. Itulah prinsip dalam Islam.

Setidaknya, itu pula bunyi lirik seutuhnya yang akan disampaikan dari lagu religi ini. Penggagas karya, selalu tak bosan bosannya mengingatkan dirinya sendiri. Karena sadar, sebagai manusia biasa tak luput dari hilaf atau dosa.

Apa yang diungkap semoga punya efek makna dan bermanfaat bagi pendengar dan penikmat lagu lagu religi “genre” nizar. Musik dan Mixing mastering di garap oleh Alang Mjk Borneo, Sound Engginering, Jupri Vints Studio. Video clip dan desain grafis digarap oleh Ahmad Sarifudin dan Tim. Produksi, Imagination Music dan Matadewi Management. Beralifiasi, Kabarhiburan, Kabartainment dan Senandung Syair Religi Tv ( SSR Tv )

Jika tak dari sekarang, kapan lagi untuk mengajak kebaikkan bersama. Dan saling mengingatkan meski dalam senandung religi — karena tak ada yang tahu, kapan ajal tiba. Mumpung masih ada waktu, tak ada istilah terlambat untuk kembali, hijrah ke jalanNya. ***
( Zar/KH )

Continue Reading

Musik

Iwan Fals Duet Sandrayati Fay Ajak Bergoyang, Hasilkan ‘16/01’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – “Marilah berdoa sambil badan digoyang-goyang. Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat demi membangunkan pikiran dan hati dan jiwa yang gembira…

Demikian sepotong syair lagu berjudul 16/01. Sebuah karya musik dari Iwan Fals berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

Lagu berdurasi 8 menit tersebut bercerita tentang berbagai hal. Namun itu semua tercipta berdasarkan cinta.

Iwan Fals menjelaskan, lagu 16/01 dibuat pada16 November 2020 sampai 01 Juni 2021. Kemudian jadi inspirasi pemilihan judul.

“Tanggal 16 dibuat dan tanggal 01 selesai, jadinya 1601. Judul akhirnya menjadi 16/01,” jelas Iwan Fals dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).

Musisi legendaris tersebut lantas bercerita tentang kolaborasinya dengan Sandrayati Fay, yang dikenalnya sejak 2016 berkat peran dari Cikal, anaknya.

“Dia merasa lagu ini cocok dibawakan dengan Sandra. Saya pun merasa cocok. Sosok Sandra luar biasa, komunikatif, perhatian terhadap alam, terhadap orang lain, keseimbangan, hal-hal yang positif,” kata Iwan Fals yang menilai Sandra, sangat menghayati lagu 16/01.

Iwan Fals pun berharap lagu 16/01 bisa menghangatkan pecinta musik Tanah Air di masa sulit dan tetap menjaga silaturahmi.

Di pihak lain, Sandrayati Fay menyatakan terharu bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu 16/01. Baginya, lagu 16/01 sangat relevan dengan keadaan sulit yang melanda saat ini.

“Senang sekali bisa ikut untuk mengkomunikasikan pesan tentang terus pegangan ke cinta kasih ini ke orang banyak. Iwan Fals selalu punya hati yang besar dan berani untuk ngomong ke luar.

Lagu 16/01 dari Iwan Fals feat. Sandrayati Fay rilis pada Jumat,  30 Juli 2021, di seluruh platform musik digital.

Untuk video klip tayang pada 1 Agustus 2021, pukul 16:01 WIB, di kanal Youtube Musica Studio’s. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aminda Kolaborasi Bersama Virgoun, Rilis Single Kedua ‘Tiada Cinta Selain Kamu’

Published

on

By

Aminda (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Amindana Chinika, ingin mengulang sukses lagu Dua Centang Biru (2020), Aminda kini berkolaborasi dengan musisi Virgoun. Mereka merilis single terbaru, bertajuk Tiada Cinta Selain Kamu.

Gadis yang akrab disapa Aminda ini mengaku tersentuh hatinya saat mendengar lagu Tiada Cinta Selain Kamu untuk pertama kali. Baginya, kata demi kata pilihan Virgoun pada lagu ini sangat menyentuh hati, bisa bikin orang tergerak sekaligus terharu.

“Aku saja sampai ingin menangis. Aku juga pingin menimbulkan reaksi-reaksi seperti itu, makanya kami sepakat berkolaborasi di lagu ini,” jelas Aminda dalam jumpa per virtual, Rabu (28/7).

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa menyampaikan pesan tersirat di lagu ini kepada pecinta musik di Tanah Air.

“Ini bukan tipikal lagu cinta seseorang kepada pasangannya, tapi bisa diaplikasikan ke sahabat, keluarga, maupun orang-orang yang kita hargai,” imbuh Aminda yang persembahkan Tiada Cinta Selain Kamu kepada ibunya.

“Lagu ini aku persembahkan kepada ibuku, yang hari ini merayakan ulang tahun. Semoga orang yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan dan mendedikasikannya untuk orang-orang yang dicintai,” pinta Aminda sambil terisak.

Pencipta lagu sekaligus produser, Virgoun, membenarkan bahwa karya terbarunya sesuai dengan karakter suara Aminda.

“Saat mendengar suaranya lembut banget. Itu tipikal suara yang gue cari untuk lagu Tiada Cinta Selain Kamu. Kayaknya kalau bawakan lagu gue, orang akan kena hatinya,” tutur Virgoun yang terinspirasi dari kalimat Syahadat saat menuliskan lirik Tiada Cinta Selain Kamu.

“Menurut gue, itu bentuk komitmen yang paling hebat, lalu gue aplikasikan sebagai pernyataan cinta. Cinta yang universal, tiap orang bisa menarik interpretasi sendiri,” jelas vokalis grup musik Last Child ini.

Virgoun menaruh harapannya, agar Tiada Cinta Selain Kamu mendapat tempat di hati pecinta musik Indonesia, dan Aminda bisa lebih dikenal oleh semua pecinta musik Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending