Connect with us

Lifestyle

Hambat Corona, Musisi dan Jurnalis Hiburan Serukan Ini

Published

on


Kabarhiburan.com, Jakarta – Korban terinfeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) terus berjatuhan. Sampai hari ini, Rabu (25/3), jumlah terinfesi covid-19 sudah mencapai 790 orang positif corona, atau naik 104 orang dibanding kemaren, Selasa (24/3).

Penambahan ini berlangsung ditengah upaya pemerintah dan seluruh komponen bangsa, bahu-membahu melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut. Salah satunya, menganjurkan agar berdiam di rumah dan physical distancing atau saling jaga jarak fisik antar manusia.

Situasi tersebut juga menginsiprasi para pewarta dunia hiburan bersama para musisi senior di Tanah Air. Mereka mengajak, mengedukasi dan menyampaikan pesan positif kepada masyarakat melalui tulisan maupun video.

Irish Riswoyo selaku Ketua Bidang Musik, Film dan Lifestyle PWI Jaya, mengatakan sebagai jurnalis yang sehari-hari meliput dunia hiburan, merasa terpanggil turut berpartisipasi mewartakan hal-hal positif dalam kasus wabah Covid-19.

“Kami mengajak para tokoh dunia hiburan untuk menyuarakan ajakan positif kepada masyarakat, melalui artis atau tokoh musik yang menjadi idola masyarakat,” jelas Irish.

Irish berharap, berbagai saran, ajakan, dan nasehat yang disampaikan artis idolanya ini didengar dan diikuti oleh masyarakat.

“Sehingga mata rantai penyebaran Virus Covid-19 ini bisa diputus, saya berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir,” ucap Irish yang menghimpun ajakan yang disampaikan oleh para musisi senior Tanah Air, sebagai berikut:

Dwiki Dharmawan

“Pendapat kami, sekarang yang terbaik stay at home, Bekerja dari rumah dulu, tidak usah keluar rumah. Harus super hati-hati. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT, dan semoga wabah virus Covid-19 segera dapat dilalui, Aamiin YRA. Salam Sehat, kita tetap tinggal dirumah, rajin cuci tangan, jaga jarak dan jangan keluar rumah”.
Tonton videonya di sisni: https://youtu.be/hJpK1qi6Zsw

Jelly Tobing

“Saudara saudaraku sebangsa dan se Tanah Air, Sebaiknya kita sekarang di rumah saja ya, biar nanti kita bisa ketemu-ketemu lagi Oke, stay at home”.
Tonton videonya di sini: https://youtu.be/v-fhqYHEAwY

Eric Martoyo

“Seperti kita tahu penyebaran virus Corona di Indonesia begitu cepat dengan tingkat kematian begitu tinggi. Oleh karena itu mari kita bersama sma berkontribusi dalam memutus rantai penyebarannya, caranya mudah kok, kita semua dapat melakukannya dengan tinggal di rumah.

Dengan memutus rantai penyebarannya maka banyak jiwa yang terselamatkan. Untuk para dokter perawat dan tenaga medis yang telah bekerja keras siang dan malam mempertaruhkan jiwa dan raga untuk merawat saudara saudara kita yang positif Corona, kami sampaikan salut dan hormat setinggi tingginya. Tetap semangat, jaga kesehatan dan berharap yang terbaik untuk Indonesia, negeri tercinta”.
Tonton videonya di sini: https://youtu.be/w3EnSfZ3gzk

Sylvia Saartje

Hallo saudara saudaraku, Indonesia memanggil anda semua, dari Sabang sampai Merauke, untuk menyikapi wabah virus corona ini dengan bijak. Mari bersama sama melawan Covid-19 ini dengan cara, Tetap tinggal dirumah, jaga jarak, cuci tangan. Memang ini tidak mudah, tapi percayalah ini untuk kepentingan kita semua. Tuhan memberkati, Amiiin”.
Tonton videonya di sini: https://youtu.be/9NtgfBDSK6o

Ikang Fawzi

“Assalamualaikum Wr Wb, Hai apa kabar teman-teman, saya Ikang Fawzie, disini lagi berjemur disini setiap hari, saya usahakan pokoknya hepy hepy di rumah, selalu berjemur dari jam 10.00-10.15 WIB. supaya kondisi tubuh saya tetap bugar, sebagai bentuk perlawanan saya terhadap Covid-19.
Semoga anda juga melakukan hal yang sama. Pokoknya kita dirumah dan tetap berkreatifitas tetep produktif, tetep happy, dan kita selalu waspada dengan Covid-19. Semoga kita bisa menang dan tetap segar bugar, Rock You”.

Soraya Haque
“Kenapa saat ini saya harus di rumah saja, jawabannya adalah untuk memutus mata rantai Covid-19. Untuk memutus mata rantai Covid-19, tentunya dibutuhkan gerakan kebersamaan, agar kita semua cepet keluar dari kegelapan seperti ini. masih ingat prinsip filosofi sapu lidi, kalau hanya dengan satu batang sapu lidi saja, kita tidak akan dapat menyapu kotoran-kotoran, tapi kalau kita punya banyak batang batang lidi kemudian diikat menjadi satu, gerakan ini akan mampu mnyapu kotoran-kotoran dengan cepat.

Oleh sebab itu jika anda bertanggung jawab terhadap kesehatan diri kita masing masing, dan bertanggung jawab terhadap kehidupan masyarakat di sekeliling kita. Ayo lakukan gerakan kebersamaan ini, selalu dirumah, menjaga kebersihan, menjaga kontak fisik dengan orang orang yang memeng diluar kehidupan kita sehingga mampu menjaga kesehatan dengan baik. Ayo lakukan, di rumah saja, selalu di rumah saja. Ayoo..!.”.
Tonton videonya Di sini: https://youtu.be/JpstFw2M3Ac

Mel Shandy

“Saya Mel Shandy, ingin menghimbau kepada sahabat sahabatku, masyarakat Indonesia tercinta, mohon tinggallah di rumah. Di dalam situasi seperti ini jauhilah kerumunan, taatilah maklumat pemerintah, laksanakan social distancing, semoga Allah SWT memudahkan ikhtiar kita semua dalam memerangi penyebaran virus Corona ini.
Jangan lupa rajin mandi, rajin cuci tangan pake sabun, dan terus berikhtiar, jangan cemas, jangan panik dan jaga kesehatan kita semua dan saling membantu satu sama lain,”.
Tonton videonya di sini: https://youtu.be/Eb4ufKpPXdA

Roy Jeconiah

“Mari kta hadapi Covid-19 ini dengan tetap semangat, tetap positif, tetap kreatif, mari kita tingkatkan hidup kita bersama keluarga, saling jaga, saling berdoa dan saling suport satu sama lain, jangan putus dan silaturahmi. kalau tidak ada kepentingan dan kebutuhan yang mendesak lebih baik di rumah saja, karena itu akan membantu meredam penyebaran Covid-19 lebih luas lagi. Tetap semangat, Uyeeah..,”.
Tonton videonya di sini; https://youtu.be/qhK5145zTOY

Dina Mariana

“Hai teman teman di seluruh Indonesia, Menyikapi himbauan pemerintah, yuk kita di rumah saja.Uuntuk kepentingan kita bersama jaga kesehatan, jaga kebersihan, semoga Allah Melindungi Kita semua, Amiin”
Tonton videonya disini: https://youtu.be/9ZjWucO0sN0 (***)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Rebecca Reijman Bantu Warga Terdampak Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyakit corona virus (covid-19) masih menjadi momok menakutkan. Guna memutus mata rantai penyebarannya, Pemerintah RI, antara lain menghimbau agar setiap warga saling menjaga jarak dengan orang lain (physical distancing).

Himbauan tersebut rupanya berdampak langsung bagi banyak warga yang menafkahi keluarganya dari rezeki harian. Mereka yang kehilangan mata pencaharian ini sebagian tinggal di sekitar rumah Rebecca Reijman.

Becca, begitu panggilan akrabnya, rupanya punya cara tersendiri untuk membantu meringankan beban tetangganya yang langsung terimbas covid-19.

Sejak bergabung pada Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, Becca melelang barang kesayangannya di media sosial.

66 paket sembako dari Rebecca (tengah) untuk tetangganya di kawasan Ciganjur.

“Iya betul. Saya lelang 2 lukisan karya saya dan satu tas merek Yves Saint Laurent,” tulis pelantun Tanpamu ini lewat whatsapp, Jumat (3/4).

Dari hasil lelang sebesar Rp 10 juta, sepenuhnya dimanfaatkan untuk membuat 66 paket sembako dan dibagikan kepada tetangganya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, hari ini, Sabtu (4/4).

“Saya menyumbang sembako untuk tetangga saya yang sebagian warga kurang mampu. Ada 66 keluarga. Saya berusaha bantu sebisa saya, meski sedikit,” jelas Becca.

Guna menghindari kerumunan, Becca membagikan sembako door to door. Ia dibantu oleh ketua RT dan petugas keamanan. Baginya, sedikit bantuan tersebut kiranya dapat meringankan beban mereka yang terdampak covid-19.

“Dimana kita bisa berbuat baik, kita harus berbuat baik dan bagaimanapun kita semua bersama di tengah wabah ini. Mari kita saling menjaga dan membantu sesama dengan yang lain,” ujar Becca.

Penyemprotan Desinfektan

Kegiatan kecil Becca tersebut mendapat apresiasi positif dari ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’. Seluruh anak bangsa dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air, bagi Indonesia yang lebih sehat dan maju.

“Apapun latar belakang dan profesi, mari kita bersatu berdonasi  di Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia,” pinta Carl Ideas, salah seorang penggagas Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, yang sudah menyediakan menyediakan rekening di BNI, nomor 320.420.520.2 atas nama Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

Dana yang terkumpul di rekening terus bertambah. Sejak diluncurkan Jumat (3/4) hingga kini, Sabtu (4/4) , donasi yang terkumpul mencapai Rp 62.936.704.

Sesuai rencana, gerakan ini sudah memiliki beberapa kegiatan yang akan dilakukan. Sebagai tahap awal, melakukan penyemprotan desinfektan di 1000 lokasi di Indonesia, terbanyak di Jakarta.

“Kenapa di Jakarta? Karena Ibu kota merupakan wilayah yang terdampak paling besar dan warganya terpapar paling banyak,” jelas Carl Ideas. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Bantu Penaggulangan Covid-19, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ Resmi Meluncur

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Guna menghadang jumlah korban terpapar covid-19, pemerintah antara lain sudah menganjurkan agar setiap warganya berdiam diri di rumah. Meski ada benarnya, situasi ini ikut membuat sebagian warga terpaksa kehilangan pekerjaan.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia mengajak setiap anak bangsa untuk ikut menanggulangi bencana covid-19, bekerja sama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ diinisiasi oleh Muhato Hatta, Kris Tjandra, Carl Ideas dan Harry Koko Santosa. Mereka meluncurkan bersama meluncurkan Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, di Jakarta, pada Jumat (3/4).

Peluncuran ditandai oleh pengumuman nomor rekening bank, yang menjadi muara penyaluran donasi dari masyarakat. Yakni BNI No. Rek 320.420.520.2, atas nama ‘Gerakan 1000 Untuk Indonesia’. Sementara untuk rekening di bank lainnya akan dilakukan menyusul.

“Sampai Jumat, pukul 15.30 WIB dana yang terkumpul di rekening BNI sebesar Rp 53.871.620 dan akan dilakukan update setiap hari,” ujar Kris Tjandra dalam teleconference, yang berlangsung Jumat (3/4).

Suasana di sekretariat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, saat berlangsungnya teleconference, Jumat (3/4).

Sementara Carl Ideas mengingatkan bahwa Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia bukan semata-mata di masalah angka seribu, melainkan semangatnya dulu yang perlu dikobar dan dengungkan.

“Sebagai rakyat Indonesia kita berkumpul bersama menunjukkan kepada dunia, bahwa kita adalah bangsa yang kompak. Kekompakan ini perlu kita keluarkan dalam wujud ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’,” ujar Carl Ideas.

Pengumpulan dana dimaksudkan untuk penanggulangan yang bersifat prefentif dan kuratif, berupa penyediaan Alat Perlindungan Diri (APDA, nutrisi untuk para medis yang menangani pasien covid-19, maupun ruang isolasi.

“Demikian pula penyediaan  desinfektan di 1000 lokasi di seluruh Indonesia, namun kita masih melihat perkembangan selanjutnya, mengikuti arahan BNPB,” Kris Tjandra.

“Sekarang tinggal bagaimana saudara-saudara kita yang terdampak secara ekonomi. Misalnya, seorang ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang harus memenuji kebutuhan keluarganya. Hal ini akan kita bantu tangani bekerja sama dengan Bulog,” urai Kris Tjandra. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’, Seribu Semangat Usir Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi global Covid-19 yang melanda Indonesia telah membuat situasi menjadi tidak menentu. Situasi ini telah melecut semangat solidaritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia. Salah satunya berhimpun dalam ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’.

Belum sepekan sejak bergulir, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ langsung mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat lintas profesi dan public figure. Mereka sepakat untuk menyebarkan semangat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang belum ada obatnya tersebut dengan caranya masing-masing.

Sebut saja diantaranya, Raffi Achmad, Sylvia Sartje, Aszka Arief Rahman, Rebecca Reijman, Ancho Hatta, Faris, Intan Zari, Lingga Suri, Faris, Ayu Azhari, Andy Soraya, Paramitha Rusady, Vicky Prasetyo dan masih banyak lagi yang nama sudah terhimpun dalam grup chat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

“Ayo, kita galang semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia tercinta. Kita dedikasikan untuk bangsa yang peduli kemanusiaan, hebat bermartabat di mata dunia,” pinta Ayu Azhari, seperti ditulis dalam grup chat tersebut, pada Selasa (31/3).

Melalui video conference yang berlangsung Senin (30/3), ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebut bahwa penggalangan dana yang dilakukan bakal disalurkan bagi penanganan dampak covid-19 di Indonesia.

Ancho Hatta, salah seorang tim penggagas ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan nomor rekening yang diperlukan.

“Rekening yang akan digunakan akan digulirkan pada Jumat (4/4) mendatang, tapi beberapa sudah mulai mengumpulkan dana yang diperoleh dari kegiatan lelang, contohnya Rebecca Reijman,” ujar Ancho Hatta kepada awak media.

Di tempat yang sama, lady rocker Sylvia Sartje, mengatakan bahwa pencantuman nominal Rp 1000 dalam gerakan ini bukan dari angka semata. Melainkan semangat, karya dan himbauan kepada masyarakat.

“Seribu disini bukan hanya seribu rupiah, tapi bisa seribu semangat, seribu karya, seribu bantuan dan serba seribu lainnya. Aku cenderung kepada himbauan agar tidak terlalu fokus pada berita yang ada namun belum tentu benar. Mari Jaga jarak, stay at home, jangan panik dan tetap semangat,” pinta Sylvia Sartje.

Intan Zari, seorang road manager dan manager artist yang kini bermukim di Belanda turut bergabung dalam Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

Intan mengaku tengah mengelola yayasan dan menyisihkan hasil kerjanya ke berbagai pedesaan di Indonesia, salah satunya ke Wonosari, DIY.

“Saat ini ada wabah covid-19, saya akan menyisihkan dari yang saya dapatkan sejak Januari 2020 silam untuk Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia,” ujar Intan Zari.

Anjuran social distancing menyusul penyebaran covid-19 telah membuat influencer seperti Linggasuri lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk meneruskan anjuran pemerintah, di antaranya upaya jaga jarak.

“Saya bukan tim medis atau dokter. Yang bisa saya lakukan hanya bahu-membahu agar wabah ini tidak menjadi besar. Menyerukan dan mengawasi agar jangan panik dan mengajak lebih aware dengan penyebaran virus covid-19,” tandasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending