Connect with us

Musik

Hammersonic 2020 Jadi Energi Baru Bagi Musik Keras Tanah Air

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Festival musik metal terbesar di Asia Tenggara, Hammersonic 2020 sudah pasti digelar di Pantai Carnival Ancol, Jakarta, pada 27 hingga 28 Maret mendatang.

Selama dua hari, penggemar musik gahar di Tanah Air akan dihibur oleh 27 band heavy metal maupun rock yang tampil secara bergantian.

Sejauh ini pihak penyelenggara, bahkan telah mengumumkan line-up nama band yang akan menggebrak panggung Hammersonic 2020 sebagai berikut:

Slipknot, Black Flag, Lacuna Coil, Sinister, Comeback Kid, Suicide Silence, Vulvodynia, Polaris, Crossfaith, Stillbirth, Uncured, Testament, Trivium, Burgerkill, Killing Me Inside Reunion, Overthrown, Restraint, Solemn, Deadsquad, Defying Decay, Venom Prison, Underside, Dark Mirror ov Tragedy, Marduk, Chunk! No, Captain Chunk!, Rocket Rockers, dan Amon Amarth.

Ravel Junardy selaku CEO Hammersonic berharap ke-27 band tersebut akan memberikan sajian terlengkap yang akan memuaskan dahaga pecinta musik rock maupun metal.

“Seluruh band terpilih kami ajak berdasarkan karya, penampilan mereka di atas panggung, serta animo dari fans mereka yang tak pernah surut. Ada juga band yang kembali manggung alias reuni, kami tampilkan karena penggemar mereka yang justru semakin banyak,” ujar Ravel Junardy yang ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, pihak penyelenggara tengah menyusun jadwal sebaik mungkin, sehingga alur penampilan keseluruhan dan penonton dapat berjalan lancar.

Pada hari pertama, penyelenggara akan menurunkan sebanyak 12 band. Sisanya, 15 band lagi akan turun pada hari kedua.

“Tentunya proses pengaturan jadwal tampil bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa ditentukan secara sepihak. Informasi terakurat akan disampaikan secara resmi oleh tim Hammersonic melalui akun media sosial dan website.

Eben, personel band metalcore Burgerkill mengaku antusias menjadi salah satu band yang dilibatkan dalam festival Hammersonic.

“Tentu kami sangat excited. Kami yang selalu mengikuti Hammersonic cukup bangga karena festival tersebut bangkit lagi untuk memberikan energi baru bagi skema musik keras Tanah Air,” ujar Eben, pendiri dan gitaris Burgerkill.

Ia menaruh harap, melalui Hammersonic akan membangkitkan geliat para pecinta musik keras dengan komunitas mereka di berbagai kota di Indonesia.

Harapan senada disampaikan Stevie Item, gitaris Deadsquad. Ia pun sangat bersemangat untuk menyaksikan penampilan band mancanegara, khususnya slipknot yang pertama kali hadir di Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa Deadsquad tengah mempersiapkan penampilan spesial untuk Hammersonic. Mereka akan tampil dengan formasi Horror Vision.

Bagi para hammerhead, terus ikuti hammersonic.com dan media sosial @hammersonicfest. Tidak kalah penting, hammerhead tidak sampai kehabisan tiket Hammersonic.

Kini, tiket presale tahap 1 masih dibuka hingga tanggal 31 Januari 2020 mendatang. Selanjutnya akan dibuka tiket presale tahap 2 seharga Rp1.700.000,-

Selain melalui hammersonic.com, tiket bisa didapatkan di gerai Indomaret atau di Traveloka Xperience, Monetix, Alfamart, loket, serta di beberapa ticket box resmi di seluruh Indonesia. (Mik/ KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Band Ungu Rilis Lagu Religi ‘Jalan Panjangku’ dan Album ‘Top Hits Religi UNGU’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sambut bulan Ramadan, band Ungu menjawab penantian penikmat musik Indonesia. Sebuah album baru berjudul Top Hits Religi UNGU telah diluncurkan oleh kelompok musik yang digawangi oleh Pasha (vokal), Enda (gitar) Rowman (drum), Oncy (gitar) dan Makki (bass).

Band Ungu membingkai 12 lagu religi ke dalam album Top Hits Religi UNGU. Salah satu diantaranya merupakan lagu religi terbaru berjudul Jalan Panjangku.

Penciptanya adalah sang gitaris, Enda, menuliskan lirik  Jalan Panjangku ketika mengalami titik terrendah dalam hidupnya.

“Enda ingin mengajak kepada siapapun yang mendengarkan bahwa tujuan kita hidup di dunia adalah untuk mempersiapkan kembali kepada Sang Pencipta, maka perlu untuk selalu memperbaiki diri dan akhlak selagi masih ada waktu”. Demikian surat elektronik yang diterima kabarhiburan.com, Rabu (1/4).

Sebelas lagu religi lainnya di dalam album Top Hits Religi UNGU, yang masing-masing sudah dirilis sebelumnya. Mulai dari Andai Ku Tahu, Dengan Nafasmu, Surgamu, Sesungguhnya, Para PencarimuSyukur (Alhamdulillah), Hasbunallah, Penghuni Surga Sejatimu, Bila Tiba, Dia Maha Sempurna dan Segala Puji Syukur.

Trinity Optima Production bersama seluruh personil UNGU dan JMSI serta KFC telah sepakat, album Top Hits Religi UNGU sudah bisa didapatkan di seluruh gerai KFC, mulai abu (1/4).

Sementara musik dan video liriknya akan tersedia di seluruh digital platform mulai lusa, 3 April 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Istimewa)

Continue Reading

Musik

Wulan (Banten) Ungkit Masa Lalu Nassar

Published

on

By

Wulan (Banten) dengan lagu ‘Birunya Rindu’ membawanya ke puncak Top 12 Grup 1.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Babak TOP 12 LIDA 2020 memberi dua kali kesempatan untuk membuktikan kemampuan menyanyi, yakni Konser LIDA 2020 Top 12 Show dan Konser LIDA 2020 Top 12 Result Show.

Mereka juga ditantang untuk berduet dengan bintang-bintang Indosiar yang telah lebih dulu melambung namanya dari ajang pencarian bakat Indosiar.

Dua tantangan ini, Wulan (Banten) manfaatkan sebaik mungkin hingga akhirnya berbuah manis. Seperti diketahui, pada Konser Show Top 12, yang berlangsung Minggu (29/3), Wulan (Banten) berduet dengan Ical DA membawakan lagu Oleh-oleh yang dipopulerkan Rita Sugarto.

Hasil perolehan nilai sementara, Wulan harus puas di posisi terakhir. Sementara para pesaingnya di Grup 1 Top 12, seperti Hamid (Nusa Tenggara Timur, Diyah (Jawa Timur) dan Dini (Sumatera Utara) dinilai lebih unggul.

Situasi tidak mengenakkan ini, rupanya Wulan (Banten) jadikan sebagai pelecut semangat untuk tampil lebih baik pada Konser LIDA 2020 Top 12 Result Show, yang berlangsung Senin (30/3).

Hasilnya, sungguh membanggakan. Wulan tampil mengharubiru panggung LIDA 2020 lewat lagu  Birunya Rindu yang dipopulerkan Ikke Nurjanah. Seluruh Dewan Juri serentak memberikan standing ovation, bahkan Nassar sampai menitikkan air mata.

Rupanya penampilan Wulan telah mengingatkan Nassar pada masa lalunya yang sempat menerima polling pemirsa terrendah.

“Melihat penampilan kamu membuat saya teringat pada perjuangan saya dulu saat menerima polling terrendah. Kamu pun terlihat penuh harap untuk berada di kompetisi ini seterusnya. Saya berdoa, semoga Allah kasih kamu rezeki yang lebih baik supaya kamu semakin sukses,” pinta Nassar sambil mengusap air mata.

Lagu ‘Mati Lampu’ dengan aransemen berbeda, justru membuat Diyah (Jawa Timur) tertimpa kritik.

Konser Top 12 Grup 1 Result Show dibuka oleh Diyah (Jawa Timur). Ia tampil maksimal membawakan lagu Mati Lampu, yang dipopulerkan Rita Sugiarto dengan aransemen musik yang berbeda. Sayang, penampilan Diyah (Jawa Timur) dinilai tidak sebagus sebelumnya, sehingga dihujani kritik.

“Kesalahan seperti ini sebaiknya tidak dilakukan di babak yang sudah semakin kritis ini. Semoga kejadian ini bisa dijadikan pelajaran supaya penampilan berikutnya dapat lebih baik lagi. Semangat terus Diyah!”, tutur Lesti DA.

Masih menyanyikan lagu yang dipopulerkan Rita Sugiarto berjudul Makan Darah, Dini (Sumatera Utara) justru tampil menghibur lewat aksi centilnya. Pujian pun datang dari Reza DA.

“Dini patut berbangga karena diberikan kemampuan menyanyi sangat baik. Malam ini saya sangat terhibur dengan penampilan Dini. Saya masih ingin melihat Dini di babak selanjutnya,” puji Reza DA.

Si Centil, Dini dari Sumatera Utara melaju ke babak Top 9.

Sementara Hamid (Nusa Tenggara Timur) menghadirkan salah satu lagu hits Mansyur S, berjudul Zubaedah, menjadi lagu penutup kompetisi.

Hasilnya, sungguh mengecewakan. Hamid hanya mampu meraih polling di posisi terbawah atau sedikit lebih baik dari Diyah (Jawa Timur). Sementara Wulan (Banten) berada di puncak disusul Dini (Sumatera Utara).

Dewan Juri sepakat untuk menyelamatkan Diyah (Jawa Timur) dan dinyatakan berhak melaju ke babak Top 9. Itu artinya Hamid (Nusa Tenggara Timur harus rela tersenggol dari panggung LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Melly Goeslaw Rilis Single ‘Siap Terluka’ dari Cerita Sinetron

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi dan pencipta lagu hits Melly Goeslaw kembali melepas single terbarunya berjudul Siap Terluka.

Lagu ini merupakan soundtrack dari sinetron berjudul Istri Kedua.

Dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (31/3), Melly menyebutkan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari alur cerita sinetron Istri Kedua garapan rumah produksi Sinemart.

Melly menjelaskan bahwa lagu Siap Terluka bercerita tentang seorang perempuan yang tetap mencintai kekasihnya, meski pria tersebut sudah memiliki perempuan lain.

“Lagu ini menceritakan tentang besarnya cinta seorang laki-laki, meskipun tahu bahwa lelaki tersebut telah mendua,” kata Melly.

“Tapi karena cintanya terlalu besar, wanita ini tetap ingin bersama lelaki ini, walaupun harus siap terluka,” imbuhnya.

Sebelumnya, Melly telah menciptakan lagu-lagu hits dari berbagai cerita film dan sinetron. Sebut saja, Ayat-ayat Cinta dan Ada Apa dengan Cinta?, untuk film berjudul sama. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending