Connect with us

Sinetron

Hanna Kirana Dalam Kenangan Lawan Mainnya di ‘Suara Hati Istri Season 2’

Published

on

Kabarhiburan.com – Aktris Hanna Kirana kembali keharibaan Sang Pencipta pada Selasa 2 November 2021 malam. Kepergiannya sungguh mengejutkan banyak pihak, termasuk lawan mainnya di sinetron ‘Suara Hati Istri: Kayla Season 2’.

Duka di wajah Masayu Anastasia, Giorgina Andrea, Temmy Rahadi dan Ilyas Bachtiar. belum pupus, saat diberi kesempatan selama lebih dari 60 menit mengenang Hanna di program Semangat Indosiar (8/11).

“Sampai hari ini masih belum percaya (Hanna sudah tiada, Red.). Sambil nyetir mobil, aku suka ngomong sendiri, seolah Hanna ada di sebelahku. Soalnya, Hanna paling sering di mobil itu bersama aku,” kenang Ilyas sambil menahan tangis.

Bagi Ilyas, sosok Hanna terbilang istimewa mengingat gadis yang meninggal karena gangguan jantung itu, merupakan lawan main sekaligus pacar.

Ilyas mengatakan, menjelang kematiannya, Hanna sempat mengeluh sakit. Lalu Ilyas mengajak Hanna untuk mengecek kesehatan ke dokter. Hanya saja, Hanna langsung menolak. Alasannya, ingin ditemani orangtuanya.

Pada kesempatan lain, Hanna sempat menyebut, 30 hari lagi dirinya akan meninggal dunia karena merasa rohnya kerap melayang.

“Tentu saja aku enggak percaya, lalu menegurnya, agar jangan bicara sembarangan. Aku menimpali, bisa jadi aku yang meninggal duluan,” kata Ilyas lagi.

Baginya, Hanna adalah rekan kerja yang menyenangkan di lokasi syuting ‘Suara Hati Istri: Kayla Season 2’. Di situ, Ilyas memainkan karakter Arman, sementara Hanna sebagai Indah. Kedua terbiasa membuka diskusi adegan per adegan. Hasilnya, Ilyas merasa chemistry diantara mereka sangat kuat.

“Hanna gabung di ‘Suara Hati Istri: Kayla Season 2’ pada pertengahan produksi. Awalnya dia cuek banget, tapi lama-lama jadi akrab. Kedekatan kami mendapat reaksi dari pemain lainnya. Katanya bakal cinlok,” kenang Ilyas.

Aktor Temmy Rahadi membenarkan, sering meledek Ilyas dan Hanna, setelah menyaksikan sendiri Ilyas dan Hanna layaknya Tom and Jerry. Suka berantem tapi kompak.

“Selama kerja bareng, Hanna enggak pernah mengeluh. Dia selalu menyapa, ketawa duluan dan enggak sungkan bertanya. Dia selalu menebar energy positif di lokasi syuting,” kenang Temmy Rahadi.

Sosok Hanna Kirana yang ceria dan menyenangkan, juga diamini Massayu Anastasia. Bahkan, syuting sampai dinihari pun, Hanna tetap semangat.

Pada hari terakhir syuting ‘Suara Hati Istri: Kayla season 2’, kami pelukan dan berjanji akan ketemuan. Rencananya di rumahku, tapi diundur terus, sampai Hanna enggak ada. Aku menyesal enggak jadi ketemuan,” ujar Masayu terisak.

Sebagai sesama perempuan, Masayu dan Hanna cepat akrab dan ngobrol tentang pola diet dan make up.

“Aku bilang ke Ilyas agar ikhlas. Kirim banyak doa buat Hanna. Ini jalan Allah yang terbaik buat Hanna,” kata Masayu memberi saran.

Senada dengan Masayu, kehadiran Hanna di lokasi syuting membuat suasana lebih menyenangkan bagi Giorgina Andrea.

“Aku kangen sama energi dan semangatnya. Dia enggak pernah mengeluh. Sekarang aku hanya bisa mendoakan, semoga Hanna bahagia di sana,” ujar Giorgina. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Eva Anindita Perankan Karakter yang Tak Biasa di ‘Sinetron Cinta 2 Pilihan’

Published

on

By

Kabarhiburan.com‘Cinta 2 Pilihan’ telah memasuki bulan ketiga, tayang setiap hari di layar SCTV. Sinetron drama keluarga produksi SinemArt ini menampilkan tokoh utama, yakni Shandy Aulia (Sukma), Marcel Chandrawinata (Fathir) dan Eva Anindita (Clara). Ketiganya sudah tidak asing lagi bagi penggemar sinetron Indonesia.

Eva Anindita misalnya, sampai mendapat julukan ratu antagonis lantaran sering kebagian peran sebagai tokoh yang tidak disukai penonton. Kali ini memabawakan karakter Clara, ibu dengan satu anak, yang menjadi orang ketiga dalam keluarga pasangan Fatir dan Sukma.

Kehadiran Clara sebagai mantan kekasih Fathir, berhasil menyulut lahirnya beragam konflik yang membuat alur cerita sinetron ‘Cinta 2 Pilihan’ kian membuat penontonnya emosional.

Sosok Clara juga memperkuat eksistensi Eva Anindita si Ratu Antagonis. Ia berpura-pura baik sambil menyusun rencana buruk untuk mengusik kebahagiaan Sukma bersama Fathir.

Dalam wawancara virtual, Eva mengaku sangat menikmati karakter Clara yang dibawakannya. Baginya, peran antagonis justunya lebih banyak tantangannya dibanding peran protagonist.

“Bagiku, peran antagonis lebih mudah dibanding protagonis. Keluar dari kebiasaan kita sehari-hari, memerankan karakter yang nggak biasa. Sebaliknya, protagonis, kan harus sedih atau nangis, ya, justru lebih capek menurutku,” ujar Eva didampingi Marcel Chandrawinata dalam wawancara virtual, Jumat (23/9).

Eva Anindita didamping Marcel Chandrawinata.

Eva Anindita pun meyakini bahwa karakter antagonis, kalau dibawakan dengan baik maka penggemar akan memberikan apresiasi lebih.

“Selama 15 tahun berkarir, sejauh ini aku belum pernah sampai mendapat reaksi tidak mengenakkan dari fans. Aku belum pernah ditimpuk orang, atau diapain lah. Karena tentunya mereka tahu ini hanya akting dan aslinya tidak seperti itu,” imbuhnya.

Untuk menambah wawasannnya, Eva mengaku selalu menimba pengetahuannya dengan menonton dan membaca kisah para aktor dan aktris baik dalam maupun luar negeri.

Sinetron ‘Cinta 2 Pilihan’, selain menyajikan sebuah hiburan, banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik.

Cinta 2 Pilihan menegaskan bahwa kita tidak akan bisa menyenangkan semua pihak, saat menghadapi situasi seperti dalam cerita sinetron ini. Tetap harus ada yang diprioritasnkan, yakni keluarga, agar bisa mendatangkan kebaikan bagi semua,” jelas Marcel Chandrawinata. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Tantangan Baru Dinda Kirana di Sinetron ‘Takdir Cinta Yang Kupilih’, Apa Itu?

Published

on

By

Tantangan baru Dinda Kirana (Foto: Instagram pribadi)

Kabarhiburan.com – Menjadi korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) sekaligus pelakor, apa enaknya? Karakter seperti itulah yang diperankan oleh artis cantik, Dinda Kirana sebagai Tammy, dalam sinetron Takdir Cinta Yang Kupilih SCTV.

Kedua karakter antagonis tersebut justru dijadikan tantangan baru bagi Dinda Kirana, yang sudah melakoni beragam karakter seiring perjalanan karir aktingnya sepanjang puluhan judul sinetron dan FTV, sejak 2004 silam.

Sebagai tantangan baru, Dinda mengaku berupaya keras untuk melakukan pendalaman karakter sebagai korban KDRT. Caranya, tak cukup hanya membaca skrip yang diterimanya, mengingat Dinda mengaku belum pernah mengalami KDRT.

“Aku juga membaca banyak novel yang di dalamnya berkisah tentang KDRT, sehingga dalam menghayatinya menjadi lebih mudah,” jelas wanita berusia 27 tahun ini, saat wawancara virtual, Kamis, 8 September 2022.

Diceritakan, Tammy melarikan diri ke Indonesia setelah tersiksa akibat KDRT di Belanda. Beruntung, ada Novia (Alisia Rininta), sahabatnya di Indonesia yang memberinya tumpangan di rumahnya.

Jonathan Frizzy diapit oleh Dinda Kirana dan Alisia Rininta.

Hanya saja, rumah tangga Novia yang bersuamikan Hakim (Jonathan Frizzy) berdiri tanpa alas cinta. Bisa ditebak, kehadiran Tammy malah mempertajam konflik di dalam rumah tangga  Novia dan Hakim.

Dari sinilah cerita yang diciptakan oleh penulis Donna Rosamaya di bawah arahan sutradara Encep Masduki, dimulai. Berbagai problematika rumah tangga pun bermunculan, yang pasti membuat penonton selalu ingin terus mengikuti jalan ceritanya.

“Yang aku rasakan, jalan ceritanya mengalir. Misalnya, saat muncul cerita pelakor, rasanya berjalan smooth. Tidak ada kesan dipaksakan.

Apalagi, Dinda Kirana juga beradu akting dengan Jonathan Frizzy dan Alisia Rininta yang sudah tinggi jam terbangnya di dunia akting, dirasakan turut membantunya menjawab tantangan baru di sinetron yang tayang sejak 5 September 2022, setiap hari pada pukul 21.15 WIB. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Sinetron ‘Takdir Cinta Yang Kupilih’ Tayang Besok, Ini Kata Donna Rosamaya

Published

on

By

Sinetron ‘Takdir Cinya Yang Kupilih’ Tayang di SCTV besok, Senin (5/9/2022)

Kabarhiburan.com – SCTV siap menyajikan tayangan sinetron drama berjudul ‘Takdir Cinta Yang Kupilih’. Tayang setiap hari, mulai Senin 5 September 2022 pukul 21.15 WIB.

Sinetron produksi SinemArt ini dibintangi oleh sederetan nama yang sudah tidak asing lagi bagi pemirsa. Mereka adalah Alisia Rininta (Novia), Jonathan Frizzy (Hakim, Randy Pangalila (Jeffry), Dinda Kirana (Tammy) dan masih banyak lagi.

Mereka memainkan karakter yang dibentuk oleh Donna Rosamaya selaku penulis cerita sekaligus penulis skenario. Selanjutnya, di lokasi syuting ada sutradara Encep Masduki yang mengarahkan.

Menurut Donna, para pemain bukan orang baru di sinetron. Karena jam terbang sudah tinggi, sehingga bisa memerankan karakter masing-masing dengan baik.

“Mas Ijonk, misalnya, saya rasa dia duluan jadi pemain sinetron daripada saya jadi penulis sinetron. Ha ha ha,” ujar Donna saat wawancara virtual, Sabtu (3/9).

“Juga ada Bang Encep (Masduki), yang akan men-deliver skenario menuju gambar. Dia akan membentuk karakter dari Novia dan Hakim,” tambahnya.

Sejauh ini Donna Rosamaya mengaku puas dan senang akan hasil visualisasi dari skenario yang dia bikin. Ia juga mengapresiasi akting semua pemain. Masing-masing pemain bisa memainkan emosi dengan baik, sehingga penonton nanti bisa merasakan apa yang mereka rasakan.

“Mas Ijonk bagus. Adegan marah-marahnya bagus, saya suka. Alisia juga begitu. Saat nangis, bukan yang kayak lebay. Dengan dia meneteskan air mata aja, penonton sudah ter-deliver rasa sakit dia gimana,” ungkap Donna Rosamaya.

Donna menyebut Takdir Cinta Yang Kupilih beda dari karya-karya dia sebelumnya. Ini untuk kali pertama Donna menulis sinetron bergenre drama keluarga dan persahabatan.

“Konfliknya tentang kesetiaan, komitmen, persahabatan. Gimana sih sebenarnya sahabat. Sahabat itu akan bahagia kalau sahabatnya bahagia. Dia akan sedih kalau sahabatnya sedih. Itu sih yang mau saya angkat dari sini,” jelas Donna Rosamaya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending