Connect with us

Musik

HELDA SANIRA DI TENGAH BADAI CORONA

Published

on

Ada di dua cover album nama Helda Sanira tampil untuk melantunkan lagu lagu religi tahun ini. Pertama, di cover album Senandung Syair Religi dan Senandung Religi.

Di kedua cover album tersebut Helda melantumkan beberapa single Diiantaranya: Marhaban Yaa Ramadhan (ciptaan Helda Sanira/Imam M. Nizar) dibawakan duat bersama Imam M. Nizar. Di Ujung Ramadhan, featuring bersama Imam.M. Nizar. Serta lagu Sesal dan Ramadhan Terakhir (ciptaan Imam M.Nizar), Helda menempatkan diri sebagai becking vocal untuk membatu suara produsernya.

Di cover Senandung tersebut, ada juga lagu Hanya Alloh ( ciptaan Sigit Pambudi) Haji & Umroh ( Syair Talbiyah) Cukupilah Nikmatku — kedua lagu tersebut, lirik dan notasinya digarap oleh Imam M.Nizar.

GAGAL SYUTING

Khusus lagu Di Ujung Ramadhan, menurut penciptaanya, lagu tersebut pernah di rilis oleh artis Bellapati Harjuna feat Imam M.Nizar,

“Kali ini aku yang bawakan feat bersama bang Nizar, karena aku suka sekali dengan lagu tersebut dan insya Allah penikmat lagu lagu aku juga suka” tutur Helda yang kini aktif berwirausaha, jadi agen mungkena Poeti Design, dari Damar_Collection6699.

Helda mensyukuri sekali, meski tak bisa bikin vedio klip, lagu ini akhirnya bisa beredar pula lewat kanal YouTube Kabarhiburan.com ” Soalnya ketika kami sudah siap untuk pembuatan vedio klip, mendadak virus covid-19 merebak.Semuanya menjadi tertunda. Aku saja, ada satu lagu yang harus take vocal ulang, juga tak berani datang ke studio rekaman, ” cerita anak pertama dari empat saudara ini.

Bukan saja lagu Di Ujung Ramadhan, Helda menyukainya. Dengan lagu Marhaban Yaa Ramadhan, Helda sepertinya jatuh cinta pada lagu hasil kolaborasi bersama produsernya itu, ” Lagu ini, lirik dan notasinya sangat amat pas sekali untuk menyambut kedatangan bulan penuh berkah, ramadhan. “Kami bikinnya langsung di studio rekaman. Aku masih ingat, saat itu, bang Nizar kesulitan kutak katik kata dan nada. Di situ aku nimbrung, eh jadi. Musik yang digarap oleh Bang Alang Mjk Borneo, menguatkan ciri khas kami berdua dalam mengusung tembang tembang syair religi,” imbuh Helda seraya tersenyum.

LAWAN CORONA

Untuk lagu, Ramadhan Terakhir, menurut Helda, lagu tersebut sangat mengerikan dalam kondisi covid-19 seperti sekarang ini, Lirik dan notasi lagu itu bagus sekali. Menceritakan seseorang, yang berziarah bersama di awal bulan Ramadhan. Siapa yang menyangka, di hari ketiga bulan Ramdhan, salah satu pasangan tersebut, menemui janji dan panggilanNya. Takdir. Meninggal dunia, ” Hem, judulnya itu seram. Ramadhan Terakhir. Semoga ini bukan akhir dari segalanya,” celetuknya.

Dalam kondusi sulit seperti sekarang ini, pas ramadhan datang, ada baiknya, imbuh Helda, masyarakat mengikuti aturan pemerintah untuk tetap bekerja dari rumah dan produktif, lawan corona, lebaran, tunda dulu pulang kampungnya, guna untuk memutus mata rantai penyebaran Corona.Lewat lagu lagu religi ini, kami dapat menemani kreativitas penikmat musik kami selama Ramadhan dan lebaran. Insya Allah, kita dapat melalui masa- masa sulit ini dengan selamat dan tetap sehat. Amiin, ” Jika sehat, kita bisa beraktivitas lagi. Paling tidak, kami akan bikin vedio klipnya untuk beberapa lagu yang kini di rilis buat kamu semua. Salam sehat, lawan Corona,” tutup Helda.( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Trauma Cinta Dikhianati, Gamma1 Luncurkan Lagu ‘Sendiri’

Published

on

By

Para personel Gamma1

Kabarhiburan.com – Gamma1 kembali merilis lagu terbaru berjudul ‘Sendiri’. Mereka ingin mengulang sukses setahun silam, saat berduet dengan Happy Asmara, merilis lagu Bertepuk Sebelah Tangan.

Lagu Sendiri tercipta spontan di tangan Heri, sang vokalis. Musiknya pun sengaja dibuat berbeda dari lagu-lagu Gamma1 sebelumnya, yakni lebih slow tanpa menghilangkan ciri khas musik Melayu ala Gamma1, dengan formasi: Nilam dan Heri (vokalis), Panji (keyboard), Andan (drum), Alung (gitar) dan Pandi (bass).

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang memutuskan untuk berdiam diri tanpa memikirkan cinta, karena rasa sakit dan trauma dikhianati sang kekasih. Namun, kesendiriannya hanya sementara sifatnya.

Keadaan ini relate dengan kehidupan percintaan banyak orang dan bisa didengar lewat lirik berikut, “Lebih baik aku sendiri, daripada nanti sakit hati, menangis lagi dan kecewa, lebih baik aku begini walaupun sendiri.”

Menurut Heri, materi lagu sudah ada sejak 2019-2020. Hanya saja, pandemi virus corona, membuat mereka di Bangka Belitung tidak bisa ke mana-mana.

“Akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan rekaman jarak jauh. Biasanya, saya didampingi pengarah suara, sekarang semuanya sendiri. Jadi, sesuai insting saja. Hasilnya, saya merasa puas,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Di sisi lain, video klip digarap oleh sutradara muda, Dmaz Brodjonegoro, setelah diskusi dengan Trinity Optima Production, memilih beberapa kejadian nyata yang nempel di benak para netizen dan masyarakat Indonesia.

“Konsep ini bukan berarti menyindir pihak-pihak tertentu, justru ingin mengingatkan orang banyak untuk menjauhi toxic relationship demi kesehatan jiwa raga setiap orang,” jelas Dmaz Brodjonegoro.

Proses syuting tidak menampilkan para personel Gamm1. Porsi mereka digantikan dengan cerita dari awal sampai akhir,” jelas Dmaz yang menambahkan bahwa proses syuting berlangsung selama 15 jam.

Heri dan kawan-kawan berharap lagu Sendiri bisa diterima dengan baik oleh seluruh pecinta musik Tanah Air dan mancanegara.

“Gammania (sebutan untuk para fans Gamma1) sudah menunggu karya kami. Semoga pandemi corona cepat berlalu, kita semua tetap sehat dan para musisi Indonesia kembali bebas berkarya,” pinta Heri. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Prince of Ska Indonesia Rilis Single Terbaru ‘Thank You Lord’

Published

on

By

Denny Frust , Prince of Ska Indonesia

Kabarhiburan.com – Mengucap syukurlah dalam segala hal. Pesan itulah yang ingin disampaikan musisi reggae Denny Frust dalam karya terbarunya.

Musisi yang memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia resmi meluncurkan single bertajuk Thank You Lord, pada 28 Juni 2021 mendatang.

Bersama lagu terbarunya, Denny menyampaikan rasa syukur karena masih bisa terus berkarya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung surut.

Thank You Lord merupakan lanjutan dari single Tak Melebihi Kekuatanmu, yang rilis sebelumnya.

“Dengan tujuan untuk semakin menguatkan kita dalam menghadapi dan melalui pandemi ini, salah satunya dengan bersyukur,” jelas Denny Frust dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6).

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah untuk mengingatkan bahwa apapun yang kita dapat, baik dan buruk. Kita wajib bersyukur,” tambahnya.

Menggarap single Thank You Lord, Denny tidak sendirian. Ia mendapat dukungan dari sahabatnya sesama musisi. Sebut saja, Freed Gasa mengisi bass, Javier Aswebert mengisi gitar dan Andreas Ponda untuk horn section dan suara latar.

Sedangkan mixing dan mastering ditangani oleh Bastian Cozy dari Cozy Republic. Mereka mampu menyelesaikan proses rekaman Thank You Lord selama satu bulan.

Seperti judulnya, Denny sengaja menulis lirik berbahasa Inggris, maksudnya agar bisa menjangkau lebih banyak pendengar, di Indonesia dan mancanegara.

Itu sebabnya, Denny memanfaatkan benar kemajuan teknologi dalam upaya promo, yakni stasiun radio, media online, hingga digital music platform.

Kelak setelah merilis single Thank You Lord, Denny akan melakukan tur ke berbagai kota. Kota yang dipilih adalah kota-kota di Indonesia berzona hijau, dilakukan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga lagu ini bisa menjadi berkat buat banyak orang. Menguatkan kita untuk tetap optimis melewati pandemi dan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur,” pungkas Denny Frust. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Meidina Wujudkan Mimpi Lewat Single ‘Cukup Sudah’

Published

on

By

Meidina kini meramaikan industri musik Indonesia

Kabarhiburan.com – Solois asal Jakarta, Meidina, mencurahkan perasaan terdalamnya menyanyikan single berjudul berjudul Cukup Sudah, karya Muhamad Amirudin.

“Ini keinginanku sejak lama. Kini terkabul, memasuki industri musik Indonesia,” ujar Meidina saat mengenalkan single perdananya, di D’Luna Café di Kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (21/6).

Karakter suaranya yang serak-serak basah dipadu oleh iringan musik berirama pop, saat mengisahkan perjalanan cinta yang putus di tengah jalan, terasa menyayat hati.

“Lagu ini bercerita tentang orang yang sedang patah hati karena dikhianati. Cukup sudah disini bisa berarti luas, termasuk pandemi yang kini melanda Indonesia, Cukup Sudah,” ujar Meidina, yang mahir bermain keyboard.

Bakat menyanyi Meidina terasah sejak masih bocah, sering memenangkan ajang lomba nyanyi. Sempat pula menjadi wakil paduan suara antar sekolah sekolah. Seiring dengan waktu,  Meidina merambah ke beberapa café di Jakarta, sempat pula menjadi penyanyi homeband di berbagai program televisi nasional.

Begitu kenyang pengalaman sebagai biduan, kini lulusan London School of Public itu memberanikan diri merilis single. Meidina menggandeng Bertiga Musicprod’s, menyatakan siap meramaikan industri musik Indonesia.

Penulis lagu sekaligus produsernya, Muhamad Amirudin yang melibatkan Takaeda sebagai arranger, mengatakan bahwa lirik Cukup Sudah gampang diingat dan komersil.

Meidina diapit oleh Muhamad Amirudin, Phiet dan Krisna dari Bertiga Musikprod’s.

“Bicara lagu Cukup Sudah, ini kisah nyata dan satu-satunya lagu yang aku buat untuk penyanyi wanita. Biasanya aku bikin lagu untuk diraku sendiri,” jelas Amirudin, yang mengisahkan pertemuannya dengan Meidina 5 bulan silam.

“Saat mendengar suaranya saat menyanyi, aku semakin yakin bahwa lagu Cukup Sudah berjodoh dengan Meidina. Harapan aku cukup besar dan antusias, lagu ini dapat diterima oleh semua kalangan pecinta musik Indonesia,” pinta Amirudin.

Lagu Cukup Sudah dapat dinikmati di berbagai streaming music digital dan kanal YouTube Bertiga Official. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending