Connect with us

Musik

HELDA SANIRA ISTIQOMAH DI JALUR RELIGI

Published

on

Di dunia recording, nama Helda Sanira bukanlah pendatang baru. Tiga album di era cetak kaset, PH (piringan hitam) CD dan VCD industri musik pernah mengukir namanya lewat album, Cinta Dalam Noda ciptaan Deddy Dores. Masih Mungkinkah, ciptaan M. Nizar, dan album kompilasi slow rock versi country seperti, lagu Mengapa, dipopulerkan Nicky Astria. Bintang Kehidupan, Biarkan Cintamu Berlalu, hit oleh Nike Ardilla. Bagai Lilin Kecil, oleh Nafa Urbach. Cintaku Tak Terbatas Waktu, Anie Carera serta Hujan, dipopulerkan Yessy Gasela.
Kini, seiring perjalanan waktu dan usia, saban tahun, Helda Sanira menelurkan single atau album religi untuk penikmat suaranya. Terutama fans militannya.

Seperti tahun lalu. Setiap menjelang ramadhan dan lebaran, ia menelurkan single atau album religi. Begitu juga tahun ini, meski tak produksi satu album, Helda merilis beberapa single bersama pencipta dan produsernya, Imam M. Nizar, di Kanal YouTube Kabarhiburan.com.

DUET BERSAMA TOMMY J PISA

Senandung yang diusungnya kali ini, Marhaban Yaa Ramadhan duet bersama Imam M.Nizar. Di Ujung Ramadhan, featuring bersama Imam M Nizar. Serta di lagu Sesal, dan Ramadhan Terakhir, Helda menempatkan diri sebagai backing vocal. Sejarahnya, semula, dua lagu tersebut, akan di bawakan oleh penyanyi Tommy J Pisa. Karena satu hal dan lainnya, kedua lagu tersebut tak “berjodoh” pada Tommy J Pisa, meski Tommy J Pisa sudah take vocal di lagu Sesal.

Saat mendengar dan merenungkan lagu Sesal dan lagu Di ujung Ramadhan, Helda mengungkapkan suara hatinya yang paling dalam lewat coret coretan kecil dadakannya itu. Seandainya ramadhan ini terakhir, ungkap Helda, “Alangkah ruginya hamba ini Mu ya Robbi. Baru sepotong kalimat dalam firman-Mu yang hamba lantunkan. Juga, belum sempat berangkat umroh dan berhaji.

Ya Allah, jangan Engkau akhiri terlebih dahulu bulan penuh rahmat, maghfiroh serta keterbebassan api neraka, dari kehidupan ku ini. Berikan hamba sejengkal waktu, agar hamba mampu mempersembahkan sebait do’a dan melantunkan Asma’ul Husna dalam sholat dan usai sholat ku lebih lama lagi, lebih panjang lagi.

Jika tiba saatnya, hamba kembali pada-Mu, ada segenggam pasir dan butir dzarrah yang hamba dapat pertanggungjawabkan di hadapan Mu ya Al Holliq. Ridhokan jalan hamba ini, kelak menghembuskan nafas terakhir, ku harap indah semuanya, Khusnul khotimah dalam kehariban-Mu,” Setidaknya, itulah yang diungkap Helda untuk artikel ini.

HARAPANNYA ISTIQOMAH LAHIR BATIN

Lagu Sesal, menceritakan sebuah penyesalan seseorang yang waktunya terkuras habis untuk urusan duniawi. Waktu yang kini tersisa dalam usianya, benar benar dimanfaatkan untuk berbenah diri sebelum ajal dan takdir menjemputnya.

Dalam sholatnya, penuh sesal. Dalam bermunajat, terbayang semua perilaku kehidupannya “bernada minor”, serta banyak lupa yang disengaja dalam penuh nikmat-Nya.

Setetes embun jadi oase dalam kemarau panjang batinnya. Seberkas cahaya, menjadi jalan terang untuk merekatkan diri kepada pencipta langit, bumi beserta isinya ini. Harapannya, tetap Istiqomah di jalan-Nya meski kenikmatan dunia terus menggodanya.

Sementara, untuk lagu Diujung Ramadhan, ada harapan secara implisit, kematian itu “ditunda” terlebih dahulu sebelum banyak mengantongi segala bentuk kebaikan atas restu dan ridho-Nya. Pun, jika kematian datang juga, pintu pintu lagit dibukakan. Aamiin. ( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Musisi Rieke Roeslan Dukung Liebie Bersaing di Industri Musik

Published

on

By

Liebie merilis lagu ‘Marah-Marah Melulu’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi covid-19 memaksa orang untuk diam di rumah. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan, tetapi kreativitas akan menemukan jalannya sendiri. Caranya, dengan beradaptasi seperti yang dilakukan Liebie.

Pada saat bisnis kuliner yang Liebie geluti tengah terpuruk, Liebie mengalihkan perhatian pada hobinya menyanyi dan tekun berlatih.

“Kali ini saya serius untuk terjun sebagai penyanyi dangdut,” ujar Liebie yang sudah sering menyanyi di berbagai acara hajatan, sampai bertemu dengan musisi kawakan, Rieke Roeslan dan Andika Mahesa.

Rieke Roeslan lantas mengasah kemampuan vokal, sedangkan Andika Mahesa bertindak sebagai produser bagi Liebie saat merilis single perdana berjudul Marah-Marah Melulu.

Lagu ciptaan Gilang A.K ini menceritakan tentang seseorang yang tidak nyaman karena pasangannya terlalu posesif.

“Pasangannya selalu curiga saat sejolinya berada jauh darinya. Selalu menelepon, whatsapp bahkan video call, yang mengganggu kenyamanan,” ujar Liebie dalam diskusi interaktif bertajuk Berkarya di Tengah Pandemi, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Rieke Roeslan diapit oleh Opa Andre dan Liebie dalam diskusi ‘Berkarya di Tengah Pandemi’.

Rieke Roeslan mengaku senang bisa bertemu penyanyi baru yang memiliki bakat dan berkemauan keras untuk belajar agar lebih baik.

“Saya senang ketemu dengan penyanyi baru yang punya kemauan keras untuk belajar menjadi lebih baik, entah itu olah vocal atau yang lain. Ke depan Liebie sudah harus mengerjakan sendiri promonya di medsos agar cepat dikenal orang,” katanya.

Rieke kemudian memberi tips promosi mandiri melalui media sosial agar dikenal lebih cepat.

“Misalnya hari ini bikin dan mengunggah tulisan apa, lalu besok apa dan seterusnya. Jadi harus dipersiapkan dengan baik,” jelas Rieke.

Selain Liebie, Rieke Roeslan dan Gilang A.K, diskusi Berkarya di Tengah Pandemi juga menghadirkan para pengamat musik dan wartawan senior. Mereka adalah Opa Andre dan Bens Leo, serta Irish Blackmore selaku moderator.

Bens Leo mengatakan bahwa lagu Marah-Marah Melulu memiliki keunikan dibanding dengan lagu lagu dangdut yang pernah ada.

“Yang menarik dari lagu ini, ada semacam campuran aransemen. Meskipun lagunya bergenre dangdut, tetapi ada sisipan EDM. Jadi, saya pikir ini cukup bagus,” jelas Bens Leo yang dibenarkan oleh Opa Andre.

Saya melihat Liebie memiliki karakter vokal yang kuat dan memang bagus lagunya juga, baik dari musik maupun konsep video klipnya. Lagunya itu sangat cocok untuk platform Tik Tok,” kata Opa Andre.

Single Marah-Marah Melulu milik Liebie sudah tersedia di berbagai platform digital store, mulai Jumat (7/8). Sedangkan video klip dapat dinikmati di kanal YouTube Musicblast.id. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Bersama Tuan Tiga Belas, Grup F.K.C.O Rilis Single Perdana ‘Never Let You Go’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Meraih sukses sebagai musisi yang sering meng-cover lagu-lagu hits dan kolaborasi dengan beberapa musisi ternama, telah mencetak pencapaian viewer lebih dari sejuta penonton.

Itulah grup musik For Cool Kids Only alias F.C.K.O, yang digawangi oleh Dandy, Icha dan Vontian. Selama 2 pekan mereka keroyokan merampungkan single perdana Never Let You Go.

Sederetan fakta tersebut telah membuktikan bahwa musikalitas F.C.K.O tidak bisa diremehkan. Hal inilah yang menggoda Abhi Laksana selaku produser dari Bro’s Music, bersedia mengantarkan F.C.K.O ke blantika musik Indonesia.

“Mereka memiliki suara yang berkarakter, maka wajar kalau setiap meng-cover lagu selalu disukai pecinta musik,” ujar Abhi Laksana dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (7/8).

Sudah begitu, kolaborasi F.K.C.O bersama Upi, rapper yang lebih dikenal dengan nama panggung Tuan Tiga Belas, ikut memberi nuansa musik pada lagu Never Let You Go menjadi lebih berwarna dan khas.

“Karya F.C.K.O ini lebih mewakili perasaaan anak muda zaman now, sekaligus menjadi tantangan bagi saya untuk menyesuaikan diri dengan musik yang digemari saat ini,” puji Upi yang optimis bahwa karya perdana F.K.C.O layak mendapat tempat di hati pecinta musik.

Berbagai dukungan positif ini semakin memantapkan grup F.K.C.O untuk melangkah jauh ke depan di blantika musik.

”Kami sangat berterimakasih diberi kesempatan dan kepercayaan oleh BRO’S Music dan Tuan Tiga Belas. Semoga langkah kami ini dapat diterima oleh penikmat musik berbagai genre,” ucap Vontian yang diamini oleh Icha dan Dandy.

Dengan suara lembutnya, F.K.C.O mengantarkan single Never Let You Go, lalu Tuan Tiga Belas masuk mengisi nuansa rap, membuat semuanya jadi sempurna. Enak didengar.

“Lagu ini bermakna tentang cinta secara universal. Dalam hidup ini kita harus membuat pilihan dan harus yakin pada pilihan kita. Tidak boleh menduakan sesuatu.” ujar Vontian.

Pesan tersebut ingin disampaikan F.K.C.O kolaborasi Tuan Tiga Belas dalam lagu lagu Never Let You Go, yang sudah dapat dinikmati di berbagai streaming digital platform, sejak Jumat (7/8) malam. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Lesti Kejora – Rizky Billar Temukan Cinta Baru Dalam Single ‘Kulepas Dengan Ikhlas’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bertepatan dengan ulang tahunnya pada 5 Agustus 2020, pedangdut Lesti Kejora merilis single terbarunya berjudul Kulepas Dengan Ikhlas. Lagu ciptaan Adibal Sahrul tersebut bertema keikhlasan.

Video klipnya menampilkan Rizky Billar yang sebelumnya dikait-kaitkan dengan Lesti. Mereka memiliki background kisah asmara yang serupa, yakni sama-sama ditinggal nikah oleh sang mantan kekasih. Keduanya kemudian dipertemukan oleh waktu dalam cinta yang baru.

Adegan dalam video musik tersebut terasa menyatu dengan tema lirik lagu, yakni penuh keikhlasan.

“Lagu ini saya tulis tepat tanggal 17 Juli, saat melihat postingan Lesti menghadiri pernikahan Rizky DA. Cukup cepat bikinnya 1 jam aja… mungkin karena saya cukup dekat dengan mereka berdua, jadi saya dapat meraba apa yang mungkin mereka rasakan, khususnya Lesti, ,” tutur Adibal, seperti dalam pernyataan resmi 3D Entertainment, Kamis (6/8).

“Kesan saya, Lesti itu punya hati yang kuat, apapun alasannya, gak mudah pastinya berada dalam situasi itu,” imbuh Adibal.

Lagu tersebut langsung disambut Lesti, yang dalam tempo singkat pula mempelajari lagu ini hingga akhirnya proses rekaman, karena memang liriknya yang terinspirasi dari kisah dan perasaan Lesti.

“Dedek belum pernah kan dapat single dengan genre seperti ini, jadi seneng banget dan musiknya tuh enak banget dinyanyikan dan didengarkan, langsung nyantol,” ungkap Lesti, juara 1 Dangdut Academy Musim pertama ini.

Pesan besar dalam lagu ini, yaitu kita boleh merencanakan apa saja, pada akhirnya Tuhan yang menentukan.

Hingga Kamis (6/8), video musik Lesti – Kulepas Dengan Ikhlas yang diunggah pada kanal YouTube 3D Entertaiment telah ditonton oleh lebih dari 5 juta kali ditonton dan masih akan terus bertambah hingga mencapai trending. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending