Connect with us

Selebritas

Honor Tidak Kunjung Dibayar, Evelyn Ancam Laporkan RA ke Polisi

Published

on

Pengacara Henry Indraguna berdiskusi dengan Evelyn Nada Anjani disaksikan Dinar Candy.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah kabar berakhirnya jalinan asmara dengan Roy Kiyoshi, Evelyn Nada Anjani masih harus berkutat pada masalah honor yang  dibayarkan RA, selaku penyelenggara Color Run.

Padahal, Evelyn, Dinar Candy, Delon Thamin dan seorang DJ asal Jepang, telah melaksanakan kewajiban sebagai pengisi acara Color Run di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (27/10) silam.

Evelyn mengaku telah kecolongan, menerima begitu saja janji manis RA akan membayar seluruh honor sebelum acara berlangsung. Janji tersebut, RA lapis dengan penyerahan BPKB sepeda motor kepada Evelyn, sebagai jaminan.

Faktanya, RA belum juga membayarkan sisa honor paket sebesar Rp 55 juta kepada Evelyn dan kawan-kawan, hingga hari ini, Senin (11/11).

Evelyn dan Dinar Candy pun meradang.  Keduanya kembali menemui kuasa hukumnya, Henry Indraguna. Tujuannya, untuk mengklarifikasi pernyataan RA, pada Kamis (7/11).

“Kami berterima kasih kepada saudara RA yang sudah mengaku belum membayar (honor). Yang kedua, saudara RA mengatakan udah dibayar dengan BPKB. Di sini kami mau klarifikasi, siapa emang yang mau dibayar dengan BPKB?” ujar Henry mempertanyakan.

“Jadi, kami menolak pernyataan RA bahwa dibayar dengan BPKB. Yang ada, adalah dijaminkan,” tegas Henry, saat ditemui di kantornya, di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Senin (11/11).

Henry Indraguna menunjukkan surat kesepakatan antara Evelyn dan RA, selaku penyelenggara ‘Color Run’.

Selanjutnya, Henry malah menuding RA telah melanggar surat kesepakatan bermaterai yang ditandatangani bersama, pada Minggu (27/10). Di sana tertulis bahwa RA akan melakukan pembayaran pada tanggal 28 Oktober 2019, pukul 21.00 WIB.

“Kenyataannya, tidak ada pembayaran pada tanggal 28 Oktober,” ujar Henry yang diamini oleh Evelyn dan Dinar Candy.

Selanjutnya, Evelyn mengaku ada kesepakatan secara lisan dengan RA, yang meminta penundaan pembayaran selama 7 hari.

“Kalau dijanjikan tanggal 27 Oktober, seharusnya pembayaran sudah dilakukan pada tanggal tanggal 3 selambatnya 4 November. Kenyataannya, belum juga ada pembayaran,”  jelas Henry yang menyimpulkan bahwa RA sudah melanggar dua kesepakatan.

Henry juga membacakan percakapan Evelyn dengan RA lewat Whatsapp (WA), yang mengesankan bahwa honor Evelyn dan kawan-kawan menjadi urusan sponsor. Pernyataan ini membuat Evelyn dan kawan-kawan meradang.

”Disini RA mencoba mengalihkan isu sponsor. Padahal, yang harus membayar Evelyn dan kawan-kawan, ya RA selaku penyelenggara,” tegas  Henry, yang menambahkan bahwa RA mengaku juga sudah  menyiapkan cek senilai Rp 55 juta, bertanggal 5 November 2019.

Pihak RA selaku penyelenggara Color Run menunjukkan selembar cek.

“Kalau dananya sudah ada, bayarkan saja dulu yang menjadi hak dari Evelyn dan kawan-kawan. Mereka sudah menunggu. Sebaliknya, kalau belum dibayar juga, maka kami akan mencari keadilan. Biarkan hukum yang akan menyelesaikan semua,” pinta Henry.

Henry menambahkan, kalau memang RA merasa Evelyn sudah melanggar hukum, semisal telah mencemarkan nama baik, silakan RA laporkan pada yang berwajib.

“Bayarkan dulu yang menjadi hak Evelyn dan kawan-kawan, lalu kita sama-sama buktikan dugaan pencemaran nama baik yang dimaksud di meja hijau pengadilan,” tantang Henry yang didampingi Evelyn dan Dinar Candy.

Evelyn mengaku bahwa dirinya masih terus menunggu pembayaran sisa honornya tersebut. “Cuma bingung aja sih. Ya, udah bayar aja, udah capek ya, nagihin terus. Aku udah serahin ke pengacara aku,” imbuh mantan istri Aming ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Bisnis Ayam Bakar ‘Pacinko’ Milik Angelinarossa Bikin Ketagihan

Published

on

By

Angelinarossa (foto: Istimewa)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Wabah pandemi Covid 19 masih jadi momok berkepanjangan bagi kesehatan dan perekonomian. Entah sampai kapan menyingkir dari Bumi Pertiwi.

Situasi ini membuat sebagian pegiat seni, khususnya di jagad hiburan, berusaha mengalihkan perhatian untuk menekuni bidang lain. Aktris dan model video klip Angelinarossa, salah satunya, kini mencoba keuntungan di bisnis kuliner di kawasan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Saya tidak bisa berharap banyak dari dunia hiburan selama wabah Corona berlangsung seperti sekarang. Sementara saya kan mesti mencukupi kebutuhan hidup,” ujar Angelinarossa yang tengah menekuni bisnis Ayam Bakar Pacinko.

Model iklan penerbangan nasional Citylink ini menjelaskan bahwa Pancinko merupakan kependekan Pasukan Cinta Kota.

“Komplek Perumahan Kelapa Gading, kan penghuninya mayoritas Cina Kota. Nah, biar gampang diinget oleh pelanggan, maka Pacinko yang lebih enak diucapkan dan gampang nyantel,” jelas gadis berusia 21 tahun ini.

Dasar bertangan dingin, Angelinarossa mengungkapkan bahwa bisnis pilihannya yang berawal dari kegiatan sekadar pengisi waktu luang selama masa pandemi Covid-19, kini  mulai berbuah manis.

“Bisnis kuliner ini tadinya sekadar pengisi waktu luang selama menunggu dunia hiburan kembali menggeliat. Tapi, kok saya merasakan passion saya ada di usaha restoran ini. Aku merasa  merasa ketagihan,” ungkap bintang sinetron Bisikan Gong Tajur Halang ini.

Model Videoclip nya 2RT dan Southern Friday ini pun berharap pandemi Covid 19 segeralah berlalu, sehingga usaha Ayam Bakar Pacinko miliknya bisa melaju cepat perkembangannya.

“Saya berharap Wabah Pandemi Covid 19 bisa segera berlalu, sehingga perekonomian Indonesia kembali bergairah, yang berdampak pada bisnis restoran saya bisa maju lebih pesat,” pinta Angelinarossa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Makin Asyik Berbisnis Perawatan Wanita, Lia Callia Rehat dari Panggung Dangdut

Published

on

By

Lia Callia semakin menikmati dunia bisnis.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pedangdut Lia Callia terlihat lebih langsing dan bahagia. Padahal kesibukannya belum surut sejak mengembangkan bisnis produk perawatan wanita yang ditekuni sejak awal tahun 2020.

Situasi tersebut membuat pelantun Bye Bye Sayang ini menyatakan telah menomorduakan panggung dangdut yang telah membesarkan namanya si Goyang Pecut.

“Apalagi selama Covid-19, sama sekali saya tidak mendapat tawaran nyanyi. Makanya, lebih  asyik berbisnis sekarang,” jelasnya.

Di sela-sela waktunya yang padat, Lia masih sempat untuk berbagi kasih dan berdoa bersama kaum duafa di Rumah Yatim, di bilangan Rawasari, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9) malam.

Gadis asal kota Banjarmasin ini memang rutin menjenguk anak-anak yatim, meski tengah menikmati sukses menjalankan bisnis untuk 3 produk perawatan wanita sekaligus, yakni lipstik Calliaku, Madu Wik Wik dan Topcer Slim Tea.

“Saat ini aku memulai mengembangkan bisnis Topcer Slim Tea,” jelas Lia Callia, jelang keberangkatannya ke acara lounching Topcer Slim Tea yang dipusatkan di Banjarmasin, besok Selasa (1/9).

Sebelum memulai kegiatan bisnis baru, Lia Callia kunjungi anak yatim piatu

Pilihan bisnis tersebut, Lia dasarkan pada anggapan sebagian orang bahwa tubuh langsing tampak lebih baik dari pada kegemukan.

“Kalau masih bisa langsing dan sehat, kenapa enggak?” Demikian antara lain, kalimat Lia Callia saat berpromosi tentang Topcer Slim Tea.

Lia menambahkan bahwa Topcer Slim Tea memiliki komposisi: Jati Belanda, Green Tea dan Mint, adalah ramuan turun temurun yang  mampu menurunkan berat badan dan membersihkan tubuh dari racun.

“Saya sendiri sudah membuktikan. Minum satu sachet saja tadi malam sebelum tidur. Keesokan harinya sehabis buang air kecil, aku menimbang berat badan, ternyata sudah berkurang satu kilo. Badan juga terasa lebih segar,” jelas Lia yang memulai bisnis Topcer Slim Tea setelah terlebih dulu mencobanya, lalu menjadi reseller. Kini, Lia memiliki merek: Topcer Slim Tea.

“Memang, kalau minum Topcer Slim Tea, bawaannya haus dan maunya banyak minum air putih,” ujar Lia tentang efek samping produknya.

Topcer Slim Tea di dalam tubuh akan meluruhkan sebagian besar lemak dan racun di tubuh. Kemudian dikeluarkan bersama urine, diikuti oleh penurunan berat badan,”  jelas Lia tentang produk yang dikemas di dalam kantung plastik hijau putih berisi 20 sachet.

Cukup diminum 1 sachet pada pagi dan 1 sachet lagi pada malam hari. Caranya, dimasukkan ke dalam segelas air mendidih, lalu diaduk sampai air berwarna kecokelatan. Diminum rutin selagi hangat.

“Bagi mereka yang menjalankan program penurunan berat badan, sebaiknya minum 2 sachet perhari, masing-masing 1 sachet pada pagi, dan satu sachet lagi pada malam hari. Sebaliknya, bagi yang hanya untuk mempertahankan berat badan, cukup satu sachet sehari,” jelas Lia.

Untuk harga sekantong Topcer Slim Tea berisi 20 sachet dibanderol Rp 100 ribu, bisa diperoleh di toko online Shopee dan reseller Topcer Slim Tea yang tersebar di 8 kota besar di Indonesia, di antaranya Makassar, Banjarmasin, Palembang, Surabaya dan Jakarta. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta, Astrid Lapor ke Dewan Pers

Published

on

By

Astrid dan kuasa hukumnya, Didit Wijayanto sambangi Dewan Pers.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Perseteruan hukum antara Astrid dari QQ Production dengan Baim Wong yang masih bergulir di Pengadilan Negeri Bogor, akhirnya sampai juga ke Dewan Pers.

Didampingi Didit Wijayanto selaku kuasa hukumnya, wanita bernama asli Kiki Astrida yang biasa dipanggil Kiki, mendatangi Dewan Pers guna membuat laporan terkait berita berjudul ‘Ketemu Pengacara Hotma Sitompul, Baim Wong Akan Penjarakan Sosok Ini: Tingkat Sabar Itu Ada Batasnya’ pada  TribunnewsBogor.com pada Kamis, 16 Juli 2020 silam.

Didit merasa perlu melapor ke Dewan Pers karena dianggap lebih prudent dalam hal pers. Sekaligus menyerahkan salinan pemberitaan yang dimaksud kepada pihak Dewan Pers.

“Ada pemberitaan dari TribunnewsBogor, kami tidak tahu sumbernya dari mana. Isinya tidak sesuai fakta dan enggak ada konfirmasi ke kami. Saat kami konfirmasi, mereka lempar sana – sini,” ujar Didit didampingi Astrid usai melapor ke Dewan Pers, Jumat (28/8).

“Yang dirugikan, selain nama Astrid juga nama baik saya sebagai seorang pengacara. Kami juga, kan punya kode etik pengacara,” ujar Didit.

Astrid sendiri mengaku tenang usai menggunakan haknya melapor terkait pemberitaan ini.

“Kita menggunakan hak kita di jalur yang tepat. Ini realisasi tindakan kita setelah meminta jawaban tapi tidak diberikan. Ya, kita lakukan tindakan tegas ini,” tandas Astrid.

Terkait baru sekarang melaporkan hal ini ke Dewan Pers, Astrid mengatakan pihaknya perlu waktu untuk terlebih dulu mencari tahu dan konfirmasi ke pihak-pihak terkait.

“Kami tiga hari lalu ketemu Hotma Sitompul di PN Jaksel. Dia nggak ada tuh, kayak benci atau marah pada kami. Jadi, ini berita sumbernya darimana?” ujar Astrid mempertanyakan.

Dewan Pers yang menerima laporan Astrid akan memprosesnya pada Senin (31/8) mendatang.

Seperti diketahui, pada pemberitaan tersebut, Astrid disebut telah menerima uang ganti rugi dari Baim. Uang dimaksud diterima oleh kuasa hukum Astrid, Didit Wijayanto.

Hal ini sudah Astrid bantah dengan mengatakan bahwa dirinya dan kuasa hukumnya sama sekali tidak menerima serupiah pun dari pihak Baim Wong.

“Saya perlu tegaskan. Demi Allah Demi Rasulullah, saya Astrid, tidak pernah menerima uang sepeserpun dari seorang Baim Wong,” tegas Astrid di Jakarta, Rabu (22/7).

Baginya, kabar tersebut sangat merugikan nama baiknya dan berakibat netizen semakin memojokkan dirinya. Selain membuat dirinya dan kuasa hukumnya  sempat saling mencurigai.

Hingga pada ujungnya mereka saling koordinasi dan bersepakat menyatakan berita tersebut tidak benar. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending