Connect with us

Uncategorized

HUT SCTV ke 29 Bertabur Bintang Tanah Air

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Selama 29 tahun menemani pemirsa setianya dengan program-program istimewa dan berkualitas, SCTV akan merayakannya dalam Konser Malam Puncak 29 Tahun SCTV Cinta Indonesia.

Perayaan HUT SCTV ini akan disiarkan secara langsung dari Indonesia Convention Exhibition (ICE) Hall 9 & 10 – BSD City, Sabtu (24/8), pukul 19.00 WIB.

Acara akbar ini dikemas dalam gelaran spektakuler dengan tata panggung nan epik, yang bertabur bintang ternama Tanah Air. Sebut saja, Iwan Fals, Agnez Mo, Noah, Syahrini, Rossa, Afgan, Judika, Cakra Khan, SID (Superman Is Dead), Kotak, Anji, JKT48, Kamga, Via Vallen dan masih banyak lagi.

Suasana akan dimeriahkan oleh para pemain sinetron SCTV  seperti Anak Langit, Cinta Anak Muda, Cinta Karena Cinta hingga Orang Ketiga bersama aksi menegangkan dari illusionist Demian.

Hajatan terbesar SCTV ini akan dipandu oleh Andhika Pratama, Raffi Ahmad serta Astrid Tiar.

Resmikan Jembatan Asa

Melengkapi perayaan ulang tahunnya, SCTV kembali membuka penggalangan dana pemirsa untuk “Jembatan Asa” yang sudah berlangsung sejak 1 Juni 2019 lalu.

Peresmian Jembatan Asa di Desa Taluduyunu, Buntulia, Kab. Pahuwatu, Gorontalo.

Berkat dana yang terkumpul dari donasi pemirsa, SCTV kembali meresmikan Jembatan Asa di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwatu, Gorontalo, Senin (19/8).

Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Imam Sudjarwo selaku Ketua YPP (Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih) / Direktur CSR SCM.

Selain peresmian jembatan, SCTV bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih juga melakukan kegiatan pengobatan gratis, pemeriksaan mata, konsultasi KB, pemberian sembako serta perlengkapan sekolah untuk siswa SD di sekitar Desa.

Hingga hari Senin, 20 Agustus 2019 donasi yang berhasil dikumpulkan atas partisipasi 8571 pemirsa SCTV yaitu senilai Rp 1.733.905.196.

Salurkan bantuan untuk Jembatan Asa melalui rekening Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dengan nomor rekening BCA 500.557.2000, Jembatan menuju kebahagiaan!

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Cerita Aura Kasih Tentang Wartawan Kriminal

Published

on

By

 

Kabarhiburan.com, Jakarta – Model dan aktris Aura Kasih kembali membintangi film horor, berjudul berjudul Pintu Merah, yang akan tayang di bioskop mulai Kamis (18/7) mendatang.

Dalam film garapan Kanta Indah Film tersebut, Aura Kasih memerankan sosok wartawan yang meliput berita kriminal.

“Saya berperan sebagai Aya Lestari, seorang jurnalis atau wartawan yang terobsesi sekali dengan berita kriminal,” ujar istri Eryck Amaral ini beberapa waktu lalu.

Film ini menceritakan betapa idelis dan ambisiusnya Aya (25), seorang wartawati muda. Dia melakukan observasi untuk menulis artikel tentang kasus pembunuhan baru-baru ini, menyusul penemuan mayat, korban pembunuhan di hutan mimpi.

Namun, temuan mayat tersebut bukan sekadar korban pembunuhan biasa. Masih kabut misteri di dalamnya, yang menyeret Aya masuk semakin jauh ke dalam kengerian kasus pembunuhan ini.

Di bawah arahan sutradara Noviandra Santosa, ibu satu anak ini harus melakukan adegan yang benar-benar menguras tenaganya.

“Ada beberapa scene, gua harus berlumpur-lumpuran dan super kotor di tubuh gua, selama satu minggu lebih dan memakai baju kotor yang sama. Aktingnya juga capek banget ya, karena aku harus lari-larian. Itu olahraga banget,” kenang Aura Kasih.

Meski demikian, Aura Kasih masih antusias melakoni perannya yang menantang saat syuting, lantaran ceritanya hanya menggambarkan kejadian dalam satu malam.

“Film ini beda sama film horor lainnya, karena terjadi dalam satu hari ya, setting waktunya,” jelas Aura Kasih yang menambahkan bahwa Pintu Merah merupakan film horor dengan latar tempat rumah sakit.

“Ceritanya tentang pembunuhan misterius yang sejak lama tidak terungkap siapa pembunuhnya. Karena banyak pembunuh misterius. Yang pasti, ceritanya akan banyak kejutannya,” pungkas Aura Kasih berpromosi.

Selain Aura Kasih, Pintu Merah juga menghadirkan aktor dan aktris kenamaan lainnya. Sebut saja Miller Khan, Cornelio Sunny, Monica Oemardi dan masih banyak lagi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Uncategorized

Tindakan Operasi Selama 40 Menit, Sembuhkan Nyeri Hebat Selama 20 Tahun

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta Kemajuan teknologi kedokteran di Indonesia, khususnya bedah mikro saraf leher sudah demikian maju dan berkembang. Kini, keluarga pasien bisa menyaksikan tayangannya saat tindakan operasi berlangsung. Operasi tersebut sudah tidak menakutkan.

Perkembangan ini  disampaikan dr M. Sofyanto, Sp.BS dari Comprehensive Brain & Spine Center Surabaya, dalam media gathering bertema One Day Stand Up Next Day Go Home, di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (3/8).

Sofyanto bersama timnya dari Comprehensive Brain & Spine Center Surabaya, sudak banyak melakukan tindakan bedah mikro saraf leher di berbagai kota di Indonesia. Hanya saja, operasi  harus dilakukan di rumah sakit dengan dukungan fasilitas medis yang sudah memadai.

”Di National Hospital, dengan peralatan yang lebih lengkap, operasi bahkan hanya berlangsung sekitar 35 hingga 40 menit,” jelas Sofyanto mencontohkan.

Ia menjelaskan bahwa leher sebagai penyangga kepala, juga mengamankan tulang belakang, sumsum dan saraf dari pusat saraf di kepala menuju seluruh tubuh.

“Diantara ruas tulang belakang, ada lapisan bantalan yang menjamin pergerakan ruas tulang leluasa. Jika bantalan ini sampai rusak, maka ruas tulang akan langsung menekan  ruas tulang lainnya. Pergerakan leher pun ikut terganggu,” ujar Sofyanto.

Beban leher manusia yang hanya sekitar 3,5 kilogram, sehingga sekalipun terjadi kerusakan biasanya belum dirasakan sebagai gangguan. Paling cuma terasa pegal-pegal pada pundak, tiba-tiba lengan mengecil, atau tidak bisa menulis, gangguan buang air, bahkan gangguan seksual.

Sofyan mengatakan, pasien spondylosis cervical atau kecetit leher biasanya datang dalam kondisi sudah parah. Mereka mengeluhkan rasa nyeri yang menusuk-nusuk dan terbakar. Nyeri itu bahkan menjalar ke kepala, telinga, dan mata terutama saat malam hari. Dalam kondisi yang lebih buruk, pasien bahkan mengalami kelumpuhan.

Seperti yang dialami Siti Roniah Mindar. Ia menceritakan penderitaannya akibat kecetit leher selama 20 tahun. Gangguan yang awalnya dikira cuma “masuk angin” biasanya diatasi dengan pijat atau kerokan.

Setelah menjalani operasi dengan teknik anterior micro disectomy (AMD). Kini nenek dengan cucu itu sudah bebas dari nyeri leher dan bisa kembali beraktivitas.

Sofyanto menjelaskan, sejak lama  dikenal teknik fusion dalam operasi leher. Yakni, setelah dibedah, bantalan tulang dicor, dijadikan satu. Selama tiga bulan, pasien wajib pakai pelindung leher. Teknik fusion  dikenal sejak 20 tahun lalu.

“Sekarang sudah ada teknik mobile. Mengganti bantalan tidak perlu berdarah-darah. Semua keluarga pasien malah boleh nonton live di televisi ruang tunggu. Lubang bedah hanya 3 cm, diambil dekat garis leher biar tidak ada bekas,” ujarnya.

Teknik mobile dalam operasi leher  dikenal sejak 2008. Jumlah pasien yang menggunakan teknik ini sudah lebih dari 500 orang di berbagai kota Indonesia. Selama 15 tahun melakukan operasi, Sofyan mengaku belum menemukan keluhan dari mantan pasien.

“Alat bantalan itu dibuat untuk seumur hidup, bahannya dibuat di Prancis. Sebelum dimasukkan, dimensi bantalan akan diukur akurasinya hingga 0,25 mm. Kami bekerja dengan mikroskop. Operasi berjalan cepat, tanpa harus kontrol lagi. Meskipun saya larang, ada mantan pasien yang malah sudah naik motor seminggu setelah operasi,” tambahnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Makin Seru! Rajawali Televisi Hadirkan Dua Program Animasi Terbaru

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sudah menjadi komitmen Rajawali Televisi (RTV) untuk terus meneguhkan posisinya sebagai Televisi Keluarga Indonesia. Program anak RTV merupakan tontonan yang bermanfaat dan ramah anak, sekaligus edukatif dan kreatif.

“Program anak menjadi kekuatan bagi RTV di tengah persaingan industry penyiaran Tanah Air. Untuk semakin memantapkan posisi sebagai Televisi Keluarga Indonesia,” ujar Direktur Utama RTV, Artine Savitri Utomo dalam acara Halal bihalal yang berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (4/7).

Memasuki tahun ajaran baru tahun 2018, stasiun televisi yang bermarkas di kawasan Cawang, Jakarta Timur ini kembali meluncurkan program baru.

Bukan hanya satu, tapi sekaligus 2 program animasi terbaru yang diluncurkan RTV. Selain makin keren, berbagai kisah hebat ikut  ditawarkan. Tak heran program ini cocok untuk ditonton oleh semua umur dan dapat dijadikan sebagai tontonan keluarga.

Toy Cop

Bercerita tentang petualangan 4 mobil polisi yang dapat berubah menjadi robot. Mereka adalah Tipi, Seiyan, Toto dan Hamer. Kawanan ini akan saling membantu ara mainan lainnya bila mendapat kesulitan.

Tayang selama 60 menit, setiap Sabtu dan Minggu, pukul 18 hingga 19.00 WIB, mulai Sabtu, 21 Juli mendatang.

Robocar Poli Season 4

Menceritakan petualangan Tim Penyelamat Brooms Town. Terdiri dari: Poli si mobil polisi pemberani; Roy si mobil pemadam kebakaran yang kuat; Amber si ambulans yang baik hati; Heli si helicopter yang tercepat.

Bekerja sama dengan Mark si truk pickup kuning yang lucu dan Bucky si truck pickup orange yang berani. Keenam kawanan ini saling membantu dan menjadi tim penyelamat yang terhebat.

Tayang selama 90 menit, setiap Senin hingga Jumat, jam 16.30 sampai 18.00 WIB, mulai Senin, 2 juli 2018.

Selain Program Animasi, RTV juga menggulirkan serangkaian program unggulan lain untuk pemirsa Sahabat RTV. Di antaranya, variety show anak berjudul ‘Pesta Sahabat’ bertema Anak Indonesia. Acara ini dimeriahkan oleh artis cilik Jane Calista, Cyra Alesha, Khadijah dan Adil. Mereka dipandu oleh Eyang Titiek Puspa dan Amel Carla. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending