Connect with us

Event

IDP Fest 2021 Gelar Empat Kompetisi, Ada Lomba Perkusi Keluarga

Published

on

Kabarhiburan – Kabar menggembirakan untuk para drummer dan pemain perkusi Tanah Air. Indonesia Drum dan Perkusi Indonesia (IDPFest) akan digelar tahun ini. Pendaftaran dibuka mulai Sabtu, 26 Juni 2021 dan ditutup pada Sabtu 21 Agustus 2021 mendatang.

Penyelenggaranya, Wadah Musik, yang terdiri dari beberapa perkumpulan/ komunitas masyarakat pencinta musik, pelaku seni (seniman), musisi, drummer, perkusionis, budayawan, pekerja seni ekonomi kreatif, sekolah/ sanggar musik serta masyarakat luas yang peduli akan pendataan, pendokumentasian, pelestarian, pengembangan dan pengenalan Alat Musik Indonesia.

Wadah Musik akan menyelenggarakan IDPFesT 2021, secara virtual melalui kanal  You tube, Facebook, Instagram, Twiter, TV (cable/nation wide) dan hybrid offline.

“Tahun ini IDP Fest kita laksanakan secara Hybrid, karena masih dalam suasana pandemi,” ujar Ekki Soekarno selaku founder sekaligus ketua penyelenggara IDP Fest 2021, dalam juma pers virtual, Rabu (23/6).

“Memang banyak yang enggak puas. Alasannya, misalnya feei-nya enggak dapat dan sebagainya,” tambahnya.

Perhelatan akbar itu akan diisi kegiatan Kompetisi, Pentas Seni Budaya, serta Lelang dan Donasi. Selain untuk memberikan ruang kreatif dan eksplorasi bagi anak, remaja, keluarga dan masyarakat pencinta seni musik drum dan perkusi, juga untuk mengembangkan seni budaya perkusi yang tertunda selama masa pandemi.

Melalui IDP Fest 2021 diharapkan dapat membantu seniman dan IDP daerah agar tetap produkstif, selain  mampu mempererat hubungan dan kekompakan keluarga, melalui ritme musik, khususnya di kategori Lomba Perkusi Keluarga.

“Yang menarik di gelaran tahun ini, kita mengadakan lomba perkusi untuk keluarga. Jadi sekeluarga bisa kirimkan video memainkan alat perkusi di rumah. Bisa dengan bunyi-bunyian sendok, mungkin panic, ember atau yang lainnya. Silakan kirim videonya,” pinta Ekki Soekarno.

IDP Fest 2021 menyediakan tiga kategori lomba, sebagai berikut:

Kompetisi Kolaborasi Drum dan Perkusi – maksimal 16 group peserta.

Mempersiapkan dan memainkan materi penilaian berupa 1 (satu) buah Komposisi Bebas, tema `Ritme Perkusi Indonesia`, (musik, vokal dan atraksi seni budaya) berdurasi 6 menit sampai 8 menit.

Alat Musik yang WAJIB terdapat dalam komposisi serta dimainkan adalah Drum dan salah satu dari Alat Perkusi Indonesia, selebihnya bebas. Drum set bebas (Penyisihan). Untuk Grand Final Drum set disiapkan (riders terlampir).

Jumlah peserta dalam group minimal 2 orang, maksimal 12 orang dan tidak ada batasan usia.

Mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera dan mentransfer biaya pendaftaran Rp. 350.000,- ke ac. BCA 4740882088 an. Yayasan Indonesia Drum dan Perkusi.

Lalu mengirim bukti transfer via WA ke nomor 0811.1175.880 untuk mendapatkan nomor peserta dan dua helai kaos peserta akan dikirim untuk dipakai pada saat kompetisi.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas, tanpa dubbing) dan video (gambar bersih dan jelas, satu kamera, satu kali syuting, tanpa editing, landscape format MP 4 Full HD) untuk keperluan penilaian ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Foto Group (gaya bebas), Nama Group, Nama Personil dalam group, Nomor HP. WA, dan Copy Identitas diri/ Akta lahir dua dari Peserta (drummer & perkusionis). – (Merk Drum/ Cymbal dll. yang ada di Head Bass Drum ditutup).

Peserta yang masuk Final akan hadir di acara Grand Final di Jakarta pada Sabtu 2 Oktober 2021 dengan memainkan materi yang sama.

Kompetisi Drum Anak dan Remaja – maksimal 32 peserta individual.

Mempersiapkan dan memainkan materi penilaian untuk babak penyisihan berupa sebuah Komposisi Lagu Bebas (minus drum) berdurasi maksimal 5 menit dan sebuah Komposisi Solo Drum, Tema bebas berdurasi  3 menit hingga 4 menit, serta memainkan untuk Grand Final (apabila terpilih masuk Final) berupa sebuah Komposisi Lagu Wajin berdurasi 4 menit dan 1 (satu) buah Komposisi Solo Drum, Tema Ritme Nusantara berdurasi 3 sampai 4 menit.

Batasan usia Kompetisi Drum Anak : 7 – 12 tahun dan usia 13 -19 tahun untuk Kompetisi Drum Remaja. Mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera, mentransfer biaya pendaftaran Rp. 200.000,- ke ac. BCA 4740882088 an. Yayasan Indonesia Drum dan Perkusi. Lalu mengirimkan bukti transfer via WA ke nomor 0811.1175.880 untuk mendapatkan nomor peserta, serta sehelai kaos peserta akan dikirim untuk dipakai pada saat kompetisi.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas, tanpa dubbing) dan video (gambar bersih dan jelas, satu camera, satu kali syuting, tanpa editing, landscape format MP 4 Full HD) untuk keperluan penilaian ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Foto Peserta (gaya bebas), Nama Peserta, Nomor HP. WA Peserta/ Orang Tua Peserta dan Copy Identitas/ Akta Lahir Peserta.

Peserta yang masuk Final akan hadir di acara Grand Final di Jakarta pada tgl. 2 Oktober 2021 dengan memainkan Lagu Wajib dan Solo drum Tema Ritme Nusantara.

Lomba Perkusi Keluarga – maksimal 100 group peserta.

Mempersiapkan dan memainkan sebuah Komposisi kreatif, unik, seru dan kompak (bunyi-bunyian perkusi, gerak/ tari dan vokal) dengan Tema: Dapur Keluarga IDP berdurasi 30 sampai 40 detik.

Mempergunakan alat-alat rumah tangga apapun yang terdapat di rumah yang dapat menimbulkan bunyi-bunyian perkusif dengan cara dipukul, ditabuh, digerakan, digoyang, dikocok, diaduk, dihentakan menggunakan tangan, kaki atau alat bantu lainnya.

Jumlah peserta dalam Group Keluarga bebas dan tidak ada batasan usia, mengisi form pendaftaran melalui idpfest google form yang tertera dengan mencantumkan nama Instagram salah satu Peserta.

Mengirim materi video dengan Standarisasi audio (volume bersih dan jelas) dan video (gambar bersih dan jelas, editing diperbolehkan, landscape format MP4 Full HD) ke alamat idpfest link yang tertera, berikut Nama Group Keluarga, Nomor HP. WA, Copy Identitas Diri salah satu Peserta (pimpinan group keluarga) dan caption (tulisan) untuk di unggah (upload/ posting) bersama video Peserta di akun Instagram IDPFest mulai  26 Juni sampai 21 Agustus 2021.

Video peserta akan diunggah di akun Instagram IDPFest dan Peserta WAJIB me-repost dari akun Instagram IDPFest dan tag ke minimal 5 (lima) akun Instagram lainnya.

Penilaian berdasarkan Like terbanyak di akun Instagram IDPFest, mulai Sabtu, 26 Juni 2021 sampai Kamis, 30 September 2021.

Seluruh materi video dari Peserta akan ditayangkan di kanal YouTube IDPFest, pada minggu kedua September 2021 dan Pemenangnya (terbanyak Like di akun Instagram IDPFest) akan diumumkan pada acara Grand Final di Jakarta, pada Sabtu 2 Oktober 2021 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Gracia JKT48 Ingin Jadi Michelle Ziudith, Michelle Ziudith Ingin Jadi Justin Beiber

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Menyandang tema ‘SCTV 31Xtraordinary’, Meet and Greet alias jumpa fans Badai Pasti Berlalu,  yang berlangsung Sabtu (31/7) menjadi terasa spesial.

Spesial karena para pemainnya, seperti Michelle Ziudith, Immanuel Caesar Hito dan Stefan William, hadir menyapa penggemarnya bersama tiga member JKT 48. Mereka adalah Shani JKT48, Feni JKT48, dan Gracia JKT48.

Girlband JKT48 memang dijadwalkan turut memeriahkan Malam Puncak Perayaan HUT 31 SCTV pada 24 Agustus 2021 mendatang.

“Untuk HUT SCTV pastinya kita akan tampil lebih spesial. Kami akan berkolaborasi yang belum pernah kita lakukan sebelumnya,” kata Shani JKT48 memberi bocoran untuk Malam Puncak HUT 31 SCTV.

Kedua kelompok ini pun saling menyapa dalam program Meet and Greet. Immanuel Caesar Hito berharap Michelle Ziudith dapat bernyanyi bersama JKT48, yang langsung ditanggapi Shani JKT48.

“Kak Michelle kalo mau gabung langsung kita terima kak,” ujar tiga mamber JKT48 berseloroh.

Shani JKT 48 menimpali, jika Michelle Ziudith bergabung ke JKT48 akan mendapatkan previllage, yaitu langsung masuk tanpa harus test apapun.

Terlepas dari acara Malam Puncak HUT SCTV 31 Xtraordinary, Michelle Ziudith mengaku tidak ingin kembali ke masa sebelum masa pandemi Covid-19.

“Karena menurutku, semua yang kita lalui pasti sudah berikan terbaik hingga berada di posisi sekarang,” katanya.

Sebaliknya, Shani JKT48 ingin kembali ke masa kecil yang dengan bebas bermain.

“Aku ingin jadi Justin Beiber dalam sehari karena pengen dikenal banyak orang,” harap Michelle Ziudith, yang ditimpali Immanuel Caesar Hito yang berharap jadi penemu anti virus COVID-19 supaya cepat musnah.

Sementara itu, Gracia JKT48 berharap bisa menjadi Michelle Ziudith. Alasannya, karir Michelle Ziudith sangat menginspirasi. Namun sebelum Michelle merespon, Immanuel Caesar Hito sudah menimpali.

“Jadi Michelle capek loh, karena nangis terus adegannya,” ujar Immanuel Caesar Hito sambil tertawa.

Kemeriahan berlanjut pada adu cepat dalam permainan ‘Tebak Profesi’, yang akhirnya dimenangkan oleh JKT48. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

1st Anniversary SNN “Jurnalis Mandiri Lawan Corona” Berikan 100 Paket Kesehatan dan Sembako

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Pandemi Covid-19 yang masih menghimpit telah menyita perhatian banyak pihak. Di sisi lain, tuntutan pekerjaan jurnalis, seringkali harus bertemu dengan berbagai kalangan saat peliputan, membuat jurnalis masuk dalam kelompok yang berisiko tinggi terpapar.

Jurnalis pun yang terpapar Covid-19. Masih beruntung kalau hanya menjalani isolasi mandiri dan sembuh. Banyak lho, jurnalis terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tidak sedikit pula yang meninggal dunia tanpa pelayat.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Satu Nusantara Sentosa yang menaungi satunusantaranews.co.id  menginisisasi kegiatan “Jurnalis Mandiri Lawan Covid-19”. Mereka menggalang dana bersama para mitra dan donaturnya, lalu membagikan 100 Paket Kesehatan dan Sembako bagi para Jurnalis Mandiri.

Kegiatan ini dirangkai dengan HUT pertama SNN (satunusantaranews) yang terdiri dari media online news serta selebritas, YouTube satunusantaranews, Starstory, Mata Hati, Jejak Misteri, IG, Twitter, FB dan SNN Animation.

Keseratus ‘Paket Kesehatan dan Sembako Jurnalis Lawan Covid-19′ tersebut diserahkan secara simbolis oleh pimpinan redaksinya, Suharsono, di kantor SNN di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (30/7).

“Para donatur yang telah ikut berpartisipasi dalam perhelatan ini, serta terus menjadi mitra dan narasumber para Jurnalis Mandiri, kami mengucapkan terima kasih,” ujar Suharsono dalam sambutannya.

Para mitra dan donatur yang Suharsono maksud adalah Anggota DPR Komisi IX Muchamad Nabil Haroen, Wakil Ketua DPD Sultan Bahctiar Najamuddin, Kapolri Drs. Sulistiyo Sigit Prabowo, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol.Argo Yuwono, Dir 4 Narkoba Mabes Polri Brigjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, dan Waka Polda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo.

Sedangkan para donatur yang turut mendukung kegiatan ini antara lain Romdoni Ketua Tangan Di Atas Jakarta Selatan, Jaelani Branch Manager Rumah Zakat, Diah Kusuma Putri Muda CEO PT Koperumnas, Aris Suwirya Direktur Utama PT.Koperumnas, Tresnawati Perwakilan Nina Nugroho International, Acep Mulyana, Dirut PT Media Dinaraya Indonesia (Koperzone.com) dan Yulian M. Riza Public Relations Korindo Group.

Disamping pihak lainnya seperti akuratnews.com, NU Pro, Gilla8, Bio Comics, Tanzif, Terra Medic, Prime Trade Center dan Ayam Geybok Bang Jarwo.

Suhasono juga mengingatkan para jurnalis mandiri, agar senantiasa semangat menjalani tugas jurnalis tanpa melupakan kewajiban menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga kita tetap sehat dan terus berkarya menginformasikan secara akurat program-program pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara tercinta,” pinta Suharsono. (Tumpak S. Foto-foto: Dok SNN)

Continue Reading

Event

‘Samudra Cinta’ dan ‘Ikatan Cinta’ akan Beradu Terfavorit pada Ajang IDSA 2021

Published

on

By

Foto: YouTube

Kabarhiburan.com – Sedikitnya 5 judul drama series favorit pemirsa Tanah Air, akan beradu menjadi yang terfavorit dalam ajang penghargaan Indonesian Drama Series Awards (IDSA) 2021.

Kelima judul drama series tersebut, antara lain Amanah Wali 5, Dunia Terbalik, Ikatan Cinta, Putri Untuk Pangeran dan Samudra Cinta.

Demikian pula para pasangan yang selama ini menjadi pujaan para penggemarnya, masuk dalam nominee IDSA. Mereka adalah Cinta Brian dan Zoe Jackson, Arya Saloka dan Amanda Manopo, Rangga Azof dan Haico Van Der Veken, Stefan William dan Natasha Wilona, serta Verrell Bramasta dan Ranty Maria.

Penyelenggaranya, RCTI, akan menggelar Malam Puncak IDSA pada Selasa, 31 Agustus 2021, pukul 18.00 WIB.

Seperti namanya, IDSA, ajang ini mengkhususkan diri pada drama series, yakni para insan di dunia sinetron drama series.  Ya para aktor dan aktrisnya, serta yang bekerja di belakang layar seperti penulis cerita dan sutradara.

Demikian antara lain disampaikan oleh Dini Putri selaku Direktur Programming dan Akusisi RCTI dalam jumpa pers virtual, Jumat (30/7) sore.

“Adanya penghargaan ini harapannya bisa memotivasi mereka yang berada di depan layar seperti aktordan aktris, sekaligus yang bekerja di belakang layar,” jelas Dini Putri.

Tidak tanggung-tanggung, untuk mengumpulkan data dan menemukan nominasinya dilakukan oleh dewan panelis yang berkompeten di bidang yang sama, selain RCTI juga menggandeng lembaga riset dari Roy Morgan Research.

“Kami meng-hire Roy Morgan Reasearch untuk mengumpulkan datanya melalui survey kepada responden-responden,” jelas Dini Putri.

IDSA 2021 menyediakan 13 kategori penghargaan. 12 kategori diantaranya melibatkan voting oleh pemirsa, sedangkan satu  penghargaan lainnya secara khusus dipilih oleh dewan juri.

Penentuan nomine masing-masing kategori dilakukan oleh Dewan Panelis IDSA 2021 yang berasal dari 14 profesi berbeda, seperti artis sinetron, sutradara, produser, penulis skenario, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Lembaga Sensor Film (LSF), fans sinetron, musisi, konten kreator, rumah produksi, dosen seni dan wartawan senior.

Nomine dipilih berdasarkan periode tayang program 1 Juni 2020 hingga 31 Mei 2021 dan pemenang ditentukan dari hasil voting melalui platform RCTI+, Instagram IDSA (@indonesiandramaseriesawards) dan SMS dengan cara ketik IDSA (spasi) kode nominasi dan kirim ke 95151.

Voting dibuka mulai 30 Juli 2021 sampai 26 Agustus 2021, pukul 00.00 WIB. Hasilnya akan diaudit oleh lembaga audit independen. Pemenang akan diumumkan pada malam puncak IDSA 2021. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending