Connect with us

Musik

Ikhwan (Sulawesi Barat) Diselamatkan Dewan Juri LIDA 2021

Published

on

Ratna (Kalimantan Selatan)

Kabarhiburan.com – Kemeriahan langsung terasa saat Ratna membuka Konser Top 70 Grup 6 Merah LIDA 2021, yang berlangsung Kamis (25/3) malam. Gadis asal Kalimantan Selatan ini membawakan lagu berbahasa Arab, Enta Aih dengan suara merdunya, berhasil meraih standing ovation dan komentar positif dari semua Dewan Juri.

Menurut Dewan Juri, Nassar, tidak mudah membawakan lagu Arab. Selain mengedepankan teknik vokal, artikulasi pun harus jelas. Jika ada kesalahan artikulasi akan beda artinya.

“Saya melihat Ratna sudah sangat dalam menggunakan artikulasi dari setiap bait dalam lagu ini”, ungkap Nassar pada Kamis (25/3).

Kemeriahan berlanjut pada penampilan Hazmi dari Aceh lewat lagu Ini Dangdut, yang berhasil membuat studio bergoyang. Apresiasi standing ovation pun meluncur dari semua Dewan Juri.

Hanya saja, Dewan Juri Soimah memberi kritik bagi Hazmi setelah ditantang untuk menyanyikan lagu-lagu bertempo lambat,

“Saya memberikan standing ovation karena semangat kamu membawakan lagu Ini Dangdut harus diapresiasi. Namun ketika mendapat  tantangan untuk membawakan lagu yang lebih pelan, saya melihat kemampuan kamu tidak sebanding dengan penampilan sebelumnya,” ujar Soimah.

“Dalam kompetisi LIDA 2021, para Duta diharuskan menguasai semua jenis musik dangdut bukan hanya di satu jenis saja,” pinta Soimah kepada Hazmi.

Hazmi (Aceh)

Di sisi lain, Soimah memuji penampilan Ikhwan (Sulawesi Barat), yang mampu membuat semua Dewan Juri standing ovation dan terpesona, saat membawakan lagu Dewa Amor.

Ikhwan juga sukses menjawab semua tantangan untuk membawakan beberapa lagu dangdut dengan varian tempo yang berbeda.

“Menurut saya penampilan perdana kamu malam ini sudah sangat bagus dan layak untuk maju ke babak selanjutnya” puji Soimah.

Persaingan kian memanas oleh penampilan apik Nisa (Bengkulu), yang hanya menuai sebuah standing ovation usai membawakan lagu Ilalang.

Dewi Perssik menilai Nisa membawakan lagu Ilalang ke warna yang berbeda.

“Karakter suara berat yang kamu miliki akan menjadi keunikan kamu, dibandingkan dengan para duta lainnya” ungkap Dewi.

Sebaliknya, Farida (Jawa Barat) yang tampil maksimal membawakan lagu Jera, tidak berhasil memboyong standing ovation. Dewan juri Soimah, Nassar, dan Dewi Persik menilai Farida kurang mendalami makna lagu.

“Seharusnya lagu ini kamu bawakan dengan penuh kesedihan, namun saya tidak merasakan itu,” ucap Nassar mengkritik.

Akhirnya, perolehan polling menempatkan Ratna (Kalimantan Selatan) dan Nisa (Bengkulu) ke babak selanjutnya. Sementara Hazmi (Aceh) dengan nilai 17.92, Farida (Jawa Barat) nilai 17.31 dan Ikhwan (Sulawesi Barat) meraih 16.68.

Ikhwan (Sulawesi Barat)

Meskipun mendapatkan nilai terendah, Ikhwan (Sulawesi Barat)   tetap lolos ke babak selanjutnya setelah diselamatkan Dewan Juri. Sementara Farida (Jawa Barat) harus tersenggol dan menghentikan perjuangannya di panggung LIDA 2021.

Agar Duta Provinsi kebanggaan tetap bertahan di panggung LIDA 2021, pemirsa dapat memberikan dukungan melalui aplikasi Shopee sebagai official voting partner LIDA 2021.

Atau kirim SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta dengan tarif Rp 2.200/sms. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Sesal Sebelum Terlambat, Ini Yang Dirasakan Saat Lagu Diciptakan

Published

on

By

Ku hapus air mataku….

Usai sujud tengah malam panjatkan do’a
Menangis sesak di dada, terbesit masa laluku yang kelam…..

Sepenggal lirik tajuk Sesal — yang di senandung kan Imam M Nizar, ingin dijadikan pelajaran yang sangat berharga dalam hidup. Karena, sesal atau penyesalan datang tak di awal. Selalu di akhir.

Bersyukur, terbesit penyesalan dan segera memperbaiki diri — jika tak disebut taubattan nasuha. Karena yakin, hidup di dunia ini hanya sementara. Kematian adalah babak baru kehidupan kekal. Itulah prinsip dalam Islam.

Setidaknya, itu pula bunyi lirik seutuhnya yang akan disampaikan dari lagu religi ini. Penggagas karya, selalu tak bosan bosannya mengingatkan dirinya sendiri. Karena sadar, sebagai manusia biasa tak luput dari hilaf atau dosa.

Apa yang diungkap semoga punya efek makna dan bermanfaat bagi pendengar dan penikmat lagu lagu religi “genre” nizar. Musik dan Mixing mastering di garap oleh Alang Mjk Borneo, Sound Engginering, Jupri Vints Studio. Video clip dan desain grafis digarap oleh Ahmad Sarifudin dan Tim. Produksi, Imagination Music dan Matadewi Management. Beralifiasi, Kabarhiburan, Kabartainment dan Senandung Syair Religi Tv ( SSR Tv )

Jika tak dari sekarang, kapan lagi untuk mengajak kebaikkan bersama. Dan saling mengingatkan meski dalam senandung religi — karena tak ada yang tahu, kapan ajal tiba. Mumpung masih ada waktu, tak ada istilah terlambat untuk kembali, hijrah ke jalanNya. ***
( Zar/KH )

Continue Reading

Musik

Iwan Fals Duet Sandrayati Fay Ajak Bergoyang, Hasilkan ‘16/01’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – “Marilah berdoa sambil badan digoyang-goyang. Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat demi membangunkan pikiran dan hati dan jiwa yang gembira…

Demikian sepotong syair lagu berjudul 16/01. Sebuah karya musik dari Iwan Fals berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

Lagu berdurasi 8 menit tersebut bercerita tentang berbagai hal. Namun itu semua tercipta berdasarkan cinta.

Iwan Fals menjelaskan, lagu 16/01 dibuat pada16 November 2020 sampai 01 Juni 2021. Kemudian jadi inspirasi pemilihan judul.

“Tanggal 16 dibuat dan tanggal 01 selesai, jadinya 1601. Judul akhirnya menjadi 16/01,” jelas Iwan Fals dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).

Musisi legendaris tersebut lantas bercerita tentang kolaborasinya dengan Sandrayati Fay, yang dikenalnya sejak 2016 berkat peran dari Cikal, anaknya.

“Dia merasa lagu ini cocok dibawakan dengan Sandra. Saya pun merasa cocok. Sosok Sandra luar biasa, komunikatif, perhatian terhadap alam, terhadap orang lain, keseimbangan, hal-hal yang positif,” kata Iwan Fals yang menilai Sandra, sangat menghayati lagu 16/01.

Iwan Fals pun berharap lagu 16/01 bisa menghangatkan pecinta musik Tanah Air di masa sulit dan tetap menjaga silaturahmi.

Di pihak lain, Sandrayati Fay menyatakan terharu bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu 16/01. Baginya, lagu 16/01 sangat relevan dengan keadaan sulit yang melanda saat ini.

“Senang sekali bisa ikut untuk mengkomunikasikan pesan tentang terus pegangan ke cinta kasih ini ke orang banyak. Iwan Fals selalu punya hati yang besar dan berani untuk ngomong ke luar.

Lagu 16/01 dari Iwan Fals feat. Sandrayati Fay rilis pada Jumat,  30 Juli 2021, di seluruh platform musik digital.

Untuk video klip tayang pada 1 Agustus 2021, pukul 16:01 WIB, di kanal Youtube Musica Studio’s. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aminda Kolaborasi Bersama Virgoun, Rilis Single Kedua ‘Tiada Cinta Selain Kamu’

Published

on

By

Aminda (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Amindana Chinika, ingin mengulang sukses lagu Dua Centang Biru (2020), Aminda kini berkolaborasi dengan musisi Virgoun. Mereka merilis single terbaru, bertajuk Tiada Cinta Selain Kamu.

Gadis yang akrab disapa Aminda ini mengaku tersentuh hatinya saat mendengar lagu Tiada Cinta Selain Kamu untuk pertama kali. Baginya, kata demi kata pilihan Virgoun pada lagu ini sangat menyentuh hati, bisa bikin orang tergerak sekaligus terharu.

“Aku saja sampai ingin menangis. Aku juga pingin menimbulkan reaksi-reaksi seperti itu, makanya kami sepakat berkolaborasi di lagu ini,” jelas Aminda dalam jumpa per virtual, Rabu (28/7).

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa menyampaikan pesan tersirat di lagu ini kepada pecinta musik di Tanah Air.

“Ini bukan tipikal lagu cinta seseorang kepada pasangannya, tapi bisa diaplikasikan ke sahabat, keluarga, maupun orang-orang yang kita hargai,” imbuh Aminda yang persembahkan Tiada Cinta Selain Kamu kepada ibunya.

“Lagu ini aku persembahkan kepada ibuku, yang hari ini merayakan ulang tahun. Semoga orang yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan dan mendedikasikannya untuk orang-orang yang dicintai,” pinta Aminda sambil terisak.

Pencipta lagu sekaligus produser, Virgoun, membenarkan bahwa karya terbarunya sesuai dengan karakter suara Aminda.

“Saat mendengar suaranya lembut banget. Itu tipikal suara yang gue cari untuk lagu Tiada Cinta Selain Kamu. Kayaknya kalau bawakan lagu gue, orang akan kena hatinya,” tutur Virgoun yang terinspirasi dari kalimat Syahadat saat menuliskan lirik Tiada Cinta Selain Kamu.

“Menurut gue, itu bentuk komitmen yang paling hebat, lalu gue aplikasikan sebagai pernyataan cinta. Cinta yang universal, tiap orang bisa menarik interpretasi sendiri,” jelas vokalis grup musik Last Child ini.

Virgoun menaruh harapannya, agar Tiada Cinta Selain Kamu mendapat tempat di hati pecinta musik Indonesia, dan Aminda bisa lebih dikenal oleh semua pecinta musik Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending