Connect with us

Selebritas

Impian Kini Terwujud, Mehnaz Marinez Main Film Layar Lebar

Published

on

Megnaz Marinez

Kabarhiburan.com, Jakarta – Artis Mehnaz Marinez (40) saat ini tengah berbahagia. Impiannya sejak lama untuk merasakan suasana dalam produksi layar lebar akhirnya terwujud.

Ibu dari tiga anak yang akrab disapa Inez ini, sudah bersiap akting  dalam film horor berjudul Nightmare Side. Sebuah film yang ceritanya berlatar kisah nyata.

“Ini  film horor pertama buat saya, membuat saya tertantang. Kebetulan saya orangnya penakut, itu yang jadi tantangannya. Ini pengalaman baru juga,” jelas ibu dari tiga anak ini dalam perbincangan di café Arborea, Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (26/8).

Baginya, film itu prosesnya lebih detail dan serius di penggarapannya. Itulah alasannya ingin merasakan main film.

“Kalau ditanya mau peran apa, saya bebas saja,” ujar wanita berdarah Arab-India dan Jawa ini.

Dunia seni peran memang sudah tidak asing lagi bagi Inez. Wajahnya kerap wira-wiri di layar kaca melalui sinetron dan FTV sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Sering memerankan karakter antagonis, Mehnaz mendapat cibiran penonton.

Selama hampir 20 tahun berkecimpung didunia seni peran, sehingga beragam karakter pun sudah dilakoninya, terbanyak peran antagonis.

“Rejekinya peran antagonis, tapi sesekali protagonis. Ya kalau keluar suka dapat omongan juga, kok jadi orang jahat banget sih. Tapi nggak apa juga sih, berarti peran saya sukses ya,” katanya mengamini.

Saat inipun Inez tengah sibuk syuting FTV, selain berbisnis kuliner bersama rekan bisnisnya. Ia memang tidak bisa begitu saja meninggalkan dunia akting yang telah melambungkan namanya.

“Bakat seni akting di dalam diri saya ini seakan sudah mendarah daging. Engga bisa saya tinggalkan sampai kapanpun. Saya juga ingin mengukir prestasi melalui akting,” jelas Inez.

Ia pun mengenang perjalanan hidupnya saat memulai karir di dunia sinetron, sudah dimulai sejak baru lulus SMA.

“Sebenarnya saya dulunya memulai dari dunia modeling. Lagi antar teman syuting, nggak tahu-nya ada produser nawarin main sinetron,” kenang Inez.

“Berkat teman dan juga kru di lokasi syuting, saya akhirnya mencoba. Istilahnya, kecebur-lah saya di dunia akting, dan ternyata asyik juga,” lanjutnya.

Masih segar dalam ingatan Inez, ketika pertama kali syuting memerankan suster dalam sebuah sinetron.

“Bertemu dengan banyak orang yang berbakat, saya banyak belajar dan mulai menyukai dunia akting,” ungkap Inez yang pernah belajar akting selama 6 bulan di Mathur Studio, New Delhi, India.

Bakat terpendam Mehnaz akhirnya mulai diketahui banyak sutradara. Tidak terhitung lagi judul dan peran yang dimainkan Mehnaz hingga saat ini.

“Alhamdulillah meski sempat vakum karena menikah dan punya anak, tapi kerinduan syuting itu terus ada,” ujar Inez yang ingin bemain film kolosal. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Lagu ‘Ikan Asin’ Bikin Tessa Mariska Merasa Ditinggal Barbie Kumalasari

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kasus ‘ikan asin’ yang sempat ramai diperbincangkan pada pertengahan Juli silam, kini kembali menghangat. Kali ini lagu berjudul Ikan Asin malah berujung somasi.

Somasi dilayangkan oleh Nurdiansyah alias Dian, mantan band dangdut G4UL melalui kuasa hukumnya, Gus Bejo, terhadap penyanyi Tessa Mariska dan Barbie Kumalasari, Selasa (12/11) silam.

Dalam somasinya, Dian mengaku sudah membuat lagu berjudul Ikan Asin sesuai pesanan Tessa Mariska dan Barbie Kumalasari, namun kelanjutan proyek lagu tidak jelas sampai saat ini.

Akibat ulah Tessa Mariska dan Barbie Kumalasari, telah menciptakan kerugian bagi Dian, berupa kerugian materil dan immaterial, total sebesar Rp 200 juta.

Salah Alamat

Somasi dari Dian menjadi pangkal persoalan bagi Tessa Mariska. Pelantun Kesihir Cinta ini lalu meminta bantuan hukum kepada pengacara, Henry Indraguna.

Henry mengatakan bahwa somasi Dian terhadap Tessa Mariska, sebagai somasi yang salah alamat.

“Menurut kami, somasi tersebut tidak ada relevansinya terhadap klien kami. Somasi harusnya dilayangkan kepada Barbie Kumalasari. Bukan kepada klien kami,” ujar Henry yang ditemui di kantornya, kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Senin (18/11).

Henry menunjukkan kesalahan penulisan pada surat somasi yang dilayangkan Dian.

Henry mendasarkan pendapatnya pada surat somasi yang diterima Tessa Mariska.

“Disitu sudah jelas tertera bahwa Tessa hadir dalam sesi rekaman. Oleh sebab itu somasi yang dilayangkan kepada Tessa amatlah keliru,” ujar Henry.

Henry juga menemukan berbagai kesalahan penulisan pada surat somasi dari Dian, seperti penulisan nominal kerugian.

“Dia menulis Rp 3 miliar, tetapi di dalam kurung ditulis Rp 3 juta. Mana yang benar?,” ujar Henry yang menilai kuasa hukum Dian membuat kesalahan lain.

“Kenapa tiba-tiba ada angka (kerugian immateril) Rp 100 juta untuk ciptakan lagu, padahal tidak ada kesepakatan sebelumnya. Dari mana angka itu?” ujar Henry mempertanyakan.

Henry pun meminta agar Dian dan kuasa hukumnya, membuat pernyataan mohon maaf melalui  media massa.

“Klien kami sangat terbuka untuk memaafkan, kok. Tapi kalau tidak dilaksanakan dalam 3 kali 24 jam, maka kami akan layangkan somasi. Kasus ini telah membuat klien kami dirugikan harga dirinya,” tegas Henry.

Diantara Dua Sahabat

Bagi Tessa Marsika, kasus ini membuat dirinya merasa ditinggal sendirian oleh sahabatnya, Barbie Kumalasari. Niatnya ingin berduet dalam sebuah lagu yang diciptakan oleh Dian, malah berujung somasi.

Tessa Mariska merada ditinggal sendirian oleh Barbie Kumalasari.

Berawal dari ide Barbie yang ingin berduet dengan Tessa Mariska, justru membuatnya bernyanyi seorang diri saat sesi rekaman tiba.

“Barbie di bulan Agustus bilang ‘ya sudah Tessa saja yang nyanyiin. Aku enggak usah’, kata dia begitu. Padahal, lagu bertema Ikan Asin merupakan keinginan Barbie sebelumnya,” ujar Tessa, yang sudah bersahabat dengan Barbie Kumalasari selama belasan tahun. Begitu pula dengan Dian, Tessa bersahabat selama belasan tahun pula.

“Dia (Barbie) mau duet dengan saya. Lalu, nanya ke saya. Apakah ada orang yang bisa ciptain lagu? Nah, saya kenalkan ke Dian,” kenang Tessa.

Tessa bertambah bingung, lantaran dirinya ikut disomasi Dian.

Tessa juga tidak tahu menahu, asal muasal kerugian yang diklaim Dian. Pasalnya tidak ada kesepakatan tertulis terkait nominal.

Hanya saja, Tessa dan Barbie sudah memberikan sejumlah uang kepada Dian. Uang tersebut sebagai tanda jadi dirinya akan rekaman di sebuah studio.

“Saya transfer Rp 2 juta untuk sewa studio, sedangkan dari Barbie Rp 3 juta,” pungkas Tessa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Mulai dari Raffi Ahmad Akan Sembuh, Hingga Ada Artis Terjerat Narkoba

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Jakarta – Raffi Ahmad sudah menyatakan pamit dari dunia hiburan Tanah Air yang telah membesarkan namanya. Pilihan tersebut diambil untuk menyembuhkan gangguan kesehatan yang bersumber dari pita suara, yang sudah dideritanya sejak dua tahun silam.

Selain masalah kesehatan, Raffi juga ingin menyisihkan waktu lebih banyak lagi untuk berkumpul bersama anak dan istrinya.

Peramal Justine Sunggeriwan melalui penerawangannya melihat usaha yang dilakukan Raffi Ahmad untuk mengatasi gangguan pita suara, tidaklah sia-sia.

“Raffi bisa sembuh, dengan catatan harus benar-benar istirahat. Jangan bicara terlalu banyak dan ikuti petunjuk dokter,” ungkap Justine kepada wartawan di Jakarta, pekan lalu.

Justine Sunggeriwan

 

Justine juga ‘melihat’ bahwa rumah tangga dari pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tetap seiring sejalan, meski mereka sesekali diterpa gosip tak sedap.

“Masih aman. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina masih bertahan. Situasi ini mendukung Raffi yang karirnya masih bersinar di 2020 mendatang,” imbuh Justine.

Artis Terjerat Narkoba

Di sisi lain dunia hiburan Tanah Air. Justine Sunggeriwan menerawang pada 2020 mendatang, masih ada artis yang terjerat kasus hukum menyangkut narkoba.

“Ada. Kasus itu narkoba, pasti ada artis muda, cowok. Bisa dua atau tiga orang, kasus sabu,” ujar Justine yang menambahkan adanya berita heboh tentang kepergian seorang artis ternama akibat penyakit serius yang diidapnya.

“Dari penerawangan saya, akan ada artis umur 40-an yang meninggal. Saya enggak berani menyebutkan nama, karena enggak enak. Keluarganya juga dari kalangan artis. Kita lihat saja, ya,” pungkas Justine. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Pencipta Lagu ‘Ikan Asin’ Ancam Layangkan Somasi Kepada Dua Artis Ini

Published

on

By

Dian Gaul (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Gus Bejo dan Rekan menjelaskan dusuk persoalan honornya belum dibayarkan BK dan TM.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Wajahku yang cantik/ Bodyku yang menarik/ Banyak mata melirik.

Bibirku yang seksi/ senyumku yang manja/ Ini bukan buatan.

Demikian dua baris syair lagu bertema cinta yang berjudul Ikan Asin, karya musisi Nurdiansyah, alias Dian Gaul.

Bersama syairnya, mantan personel boyband dangdut G4ul ini bahkan sudah menyiapkan pula aransemen lagu, sehingga dinyatakan siap masuk studio rekaman. Ia pun ingin karyanya ini segera sampai di masyarakat.

Hanya saja, keinginan Dian tinggal keinginan semata. Lagu yang diciptakan sejak Juni 2019 silam tersebut, hingga kini belum sampai di telinga pendengarnya. Pasalnya, Barbie Kumalasari (BK) dan Tessa Mariska (TM), selaku pemesan sekaligus penyanyinya, tidak kunjung hadir di studio rekaman.

Akibatnya, selain karyanya tidak bisa dinikmati masyarakat, Dian Gaul belum menerima honor sebagai pencipta lagu dari BK dan TM.

Kesabaran Dian Gaul pun habis sudah. Ia menuding sebagai sesama seniman, BK dan TM tidak punya komitmen. Dian Gaul lalu menggandeng kuasa hukumnya, Gus Bejo, untuk memberikan klarifikasi dan teguran hukum terhadap BK dan TM.

“Akhir Juni 2019 silam saya dihubungi oleh BK dan pedangdut TM agar dibuatkan lagu bertema Ikan Asin yang ketika itu sedang viral,” kenang Dian Gaul, yang ditemui di bilangan Condet, Jakarta Timur, Selasa (12/11).

Dian Gaul menyanggupi permintaan kedua selebritis tersebut. Saat itu juga Dian Gaul melakukan uji vokal dalam rangka membuat lirik yang pas. Dian juga diminta agar menyiapkan aransemen, studio rekaman, termasuk merancang syuting video klip.

“Saat itu saya baru menerima panjar total sebesar Rp 5 juta dari BK dan TM,” ujar Dian yang enggan menyebut nominal total honor yang disepakati dengan TM dan BK.

Dalam waktu seminggu, Dian telah menyelesaikan lagu pesanan BK dan TM. Ia juga sudah menyiapkan studio dan rencana syuting video klip. Sebaliknya, Dian Gaul menilai BK dan TM terkesana mengulur-ulur waktu.

“Mereka selalu saja menjawab masih sibuk atau suaranya agak serak, setiap saya meminta agar segera datang ke studio rekaman,” ujar Dian yang juga memantau kegiatan kedua artis tersebut secara diam-diam.

“Pernah saya nonton penampilan mereka sedang nyanyi di suatu tempat. Padahal ketika saya hubungi mereka mengatakan belum siap. Dari situ saya menilai mereka tidak menghargai komitmen,” ujar Dian yang menyayangkan sikap BK dan TM.

“Seyogianya, mereka berterus terang saja, cerita apa adanya. Jangan menggantung saya. Saya kan enggak enak sama kru yang sudah saya siapkan,” ujar Dian menggerutu.

Gus Bejo menunjukkan surat kuasa dari Dian Gaul dalam jumpa pers,, Selasa (12/11)

Kuasa hukumnya, Gus Bejo menilai tindakan BK dan TM merupakan dugaan perbuatan melawan hukum, yaitu melakukan wanprestasi terhadap pembayaran pemesanan lagu.

Klien kami telah dirugikan secara materil maupun imateril sebesar Rp 200 juta. Dengan perincian, Dian harga sebuah lagu ciptaan Dian berkisar antara Rp50 hingga Rp100 juta,” ujar Gus Bejo yang diaminkan oleh Dian.

“Khusus untuk lagu Ikan Asin, yang berupa lirik dan aransemen musiknya, kru pembuatan video klip, sewa studio rekaman, sehingga biaya membengkak,” rinci Gus Bejo.

“Kami mengharapkan niat baik BK dan TM agar menyelesaikan kewajibannya segera. Bila dalam pekan ini, belum membayarkan hak klien kami, maka kami akan melayangkan somasi,” pungkas Gus Bejo. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending