Connect with us

Event

Indonesia Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Ajang Miss Global Internasional 2020

Published

on

Miss Karolina Kokesova dari Republik Czech, selaku Miss Global International 2019 memperkenalkan diri disaksikan para runner up Miss Global Internasional 2020.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indonesia mendapat kehormatan, terpilih sebagai negara pelaksana pada penyelenggaraan Grand Final Miss Global International 2020. Ajang yang diikuti oleh 70 negara ini, akan berlangsung mulai 19 November sampai 3 Desember 2020 mendatang.

Kendati masih lama, namun gaung penyelenggaraannya sudah dimulai. Ditandai oleh kehadiran Royal Court Miss Global 2019 di Tanah Air, yakni para wanita cantik yang merupakan Top 5 Miss Global 2019, hadir bersama President Miss Global Organization, Mr. Van Pahm.

Mereka adalah Miss Global 2019: Miss Karolina Kokesova dari Republik Czech; Runner up 1: Miss Hany Portocarrero dari Peru; Runner up 2: Miss Adrielle Pieve De Castro dari Brazil; Runner up 3: Miss Riza Santos dari Filipina dan Runner up 4: Miss Mikaela Rose Fowler.

Selama berada di Indonesia mulai 25 Februari hingga 29 Februari mendatang, mereka akan melakukan serangkaian kegiatan pembuatan dokumentasi foto dan video untuk promosi pariwisata.

Mereka juga  mengumumkan penunjukan Indonesia sebagai negara penyelenggaraan Grand Final Miss Global International 2020, yang akan diberitakan ke manca negara, khususnya 70 negara asal finalis Miss Global International 2020.

Dr. Teguh Tanuwijaya, M. Biomed-AAM selaku Advisory Board Mahakarya Duta Pesona mengatakan bahwa ajang Miss Global International 2020  merupakan kolaborasi Perhimpunan Kedokteran Kecantikan Indonesia dengan Miss Global Organization, yang berkedudukan di Amerika Serikat.

“Kita tahu, semua penyelenggaraan lomba kecantikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, tidak lepas dari campur tangan dokter kecantikan agar semua peserta tampil maksimal,” ujar Teguh Tanuwijaya dalam Gala Dinner di Istana Ballroom, Hotel Sari Pacifik, Jakarta, Jumat (27/2).

Dr. Elly Tjiasmanto selaku National Director Miss Global Indonesia, diapit oleh Miss Global International 2019 dan para runner-up Miss Global Internastional.

“Ide penyelenggaraan Miss Global International tercetus begitu saja ketika kami bertemu dengan Mr Van Pahm. Jadi mengalir begitu saja,” ujar Dr. Teguh didampingi oleh Dr. Elly Tjiasmanto selaku National Director Miss Global Indonesia, yang kemudian menjelaskan serangkaian program Miss Global Indonesia 2020.

“Program jangka pendek, kami akan menyelenggarakan Pemilihan Miss Global Indonesia 2020, yang akan diselenggarakan pada Juni 2020 mendatang,” jelas Elly.

Elly menambahkan bahwa kriteria seorang Miss Global Indonesia 2020, sesuai dengan visi dan misi Miss Global Organization, yakni  memberdayakan Kaum Perempuan alias Woman Empowering.

“Ajang kontes kecantikan dalam balutan Miss Global bukan melulu beradu kecantikan fisik dan kecerdasan semata. Mereka juga mampu membangun citra kaum perempuan di seluruh dunia,” ujar Elly.

Penyelenggaraan Grand Final Miss Global Indonesia dan Grand Final Miss Global International 2020 di Indonesia mendapat dukungan sepenuhnya Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif RI, melalui Wamen Angela Tanoesoedibjo. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Kementerian Sosial Republik Indonesia Memberikan Paket Sembako Melalui YPJI

Published

on

By

Di masa pandemi covid 19 ini, Kementrian Sosial Republik Indonesia ( Kemensos) kembali memberikan bantuan paket sembako melalui Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia ( YPJI).

Penyerahan secara simbolis tersebut di lakukan langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara di Sekretariat YPJI di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis ( 3-12-20)

Mensos, dalam kata sambutannya mengutarakan, bantuan yang diberikan semoga dapat bermanfaat untuk para jurnalis. ” Semoga bantuan ini bermanfaat. Banyak dan sedikitnya, tergantung yang menerima. Sudah 9 bulan kami memberikan bantuan berupa barang dan uang selama pandemi ini, ” ujar Juliari P Batubara.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina YPJI, Agus A Mile dan Ketua Umum, YPJI, Andi Arief. Menurut Andi Arif, bantuan yang diberikan oleh Kemensos tersebut, bantuan tahap kedua.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, pandemi covid 19 yang sejak awal tahun lalu merebak hingga kini, sangat amat berimbas keberbagai sektor pekerjaan, tak terkecuali para jurnalis.

” Karena itu, bantuan dari pemerintah ini, kami manfaatkan sebaik baiknya. Khususnya untuk membantu sahabat jurnalis yang terdampak langsung pandemi covid 19,” ujar Andi

Disela kesempatan tersebut, Mensos pun menekankan kemitraan yang baik kepada para jurnalis dan memberikan apresiasi kepada media yang selama ini membantu program program pemerintah.

” Tak bisa dipungkiri, kami membutuhkan media. Tak hanya di masa pandemi covid saja. Hubungan antara Kementrian dan media saling menguntungkan. Tak perlu harus membela, akan tetapi kami butuh suport atas pemberitaan kami, ” ujar Mensos.

Meski demikian, pihaknya butuh kritik dari peran media atas kinerja Kementeriaannya. Baginya, peran media bukan sekedar menjadi corong pemerintah belaka.

” Kami butuh masukan yang konstruktif. Jika dinilainya kinerja kami kurang baik, atau program kami kurang bermanfaat, bilang saja. Kami berharap, peran media dapat mengangkat pemberitaan yang membangun optimistis bagi pembacanya” ujar Juliari.
( Zar/KH)

Continue Reading

Event

Tampil Memukau Seluruh Dewan Juri, Julian (Batam) Nyaris Tereliminasi

Published

on

By

Julian (Batam) berduet dengan Weni DA menyanyi lagu ‘Begadang’, sukses meraih semua standing ovation.

Kabarhiburan.com – Sepanjang babak Top 12 Pop Academy, para academia mendapat tantangan berduet dengan para bintang jebolan ajang pencarian bakat Indosiar sebelumnya.

Tiga academia yang tergabung dalam Grup 3, yakni Agnes (Malang), Julian (Batam), dan Martha (Jayapura) pun berduet dengan Reza DA, Weni DA dan Rara LIDA, yang berlangsung Selasa (1/12) malam.

Agnes (Malang) dan Reza DA membuka kompetisi dengan lagu Los Dol. Mereka menciptakan perpaduan dua suara merdunya, saat membawakan lagu berbahasa Jawa dengan tampilan aransemen musik yang berbeda pula.

Hasilnya, sukses meraih standing ovation dari dewan juri: Anji, Rayi ‘RAN’, Pinkan Mambo, dan Maya Ratih.

“Kalian mempermudah pekerjaan saya. Saya mendapat suguhan penampilan sangat menghibur. Chemistry kalian sangat baik, ditambah sedikit teatrikal menciptakan penampilan kian keren,” puji Rayi.

Duet sempurna Agnes (Malang) dan Reza DA bawakan lagu ‘Los Dol’.

Sebaliknya, Soimah tidak memberikan standing ovation. Ia menyoroti kreativitas Agnes. “Aku tidak melihat Agnes yang biasanya menghadirkan kreativitas di tengah lagu,” ungkap Soimah.

Soimah masih enggan memberikan standing ovation kepada Martha (Jayapura) duet Rara LIDA saat membawakan lagu Pandangan Pertama. Alasannya?

“Ada kesalahan lirik di awal lagu. Tetapi hebatnya, Martha tidak terganggu oleh kesalahan tersebut dan Rara membantu menutupi beberapa kesalahan Martha di akhir-akhir lagu,” ujar Soimah sambil berharap Martha bisa tampil lebih fokus pada penampilan berikutnya.

Tampil di penghujung kompetisi, Julian (Batam) duet Weni DA membawakan lagu Begadang, justru berhasil membuat Soimah memberikan standing ovation bersama Anji, Rayi ‘RAN’, Pinkan Mambo, dan Maya Ratih.

“Sejak pertama melihat Julian, aku menilai Julian memiliki teknik menyanyi yang lengkap. Aku ikut bangga sekali melihat penampilan kamu malam ini. Selamat Julian,” puji Anji.

Pujian senada datang dari Rayi. “Komposisi lagu kamu sangat padat. Cara bernyanyi kalian mulai dari pop, dangdut, dan rock di lagu ini sangat baik. Saya memberi apresiasi untuk Julian, kamu memiliki potensi yang sangat baik,” puji Rayi.

Meski menuai banyak pujian, Julian (Batam) dan Martha (Jayapura) masih berada di posisi dua terrendah polling akhir Pop Academy Top 12 Grup 3. Posisi demikian mengharuskan mereka kembali berjuang di second chance.

Julian (Batam) memilih lagu Risalah Hati untuk dinyanyikan di second chance, sementara Martha (Jayapura) membawakan lagu Akad.

Soimah, Rayi, Anji, dan Maya Ratih sepakat memberi kesempatan kepada Julian (Batam). Sebaliknya, Martha (Jayapura) tereliminasi dan meninggalkan panggung Pop Academy.

Martha (Jayapura) tereliminasi dari Pop Academy.

Life must go on! Masih ada harapan Martha,” tutur Pinkan Mambo mencoba memberi dukungan kepada Martha. Sedangkan Julian (Batam) mengikuti jejak Agnes (Malang) untuk melanjutkan perjuangan di babak Top 9 Pop Academy.

Babak Top 12 Pop Academy masih bergulir, menghadirkan Grup 4 terdiri dari Gio (Ambon), Jessica (Jakarta), dan Tasya (Semarang). Mereka akan berduet bersama Fildan DA, Aulia DA, dan Rara LIDA.

Kirimkan Dukungan

Indosiar akan menayangkan Pop Academy Top 12 Grup 4 pada hari Rabu, 2 Desember 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

Peluang Pupus Di ‘Second Chance’, Jessy (Manado) Pulang Dari Pop Academy

Published

on

By

Duet Shandy (Jambi) dan Fildan DA

Kabarhiburan.com – Babak Top 12 Pop Academy menampilkan tiga academia dari grup 2, yakni  Gullit (Medan), Shandy (Jambi) dan Jessy (Manado), pada Senin (30/11) malam.

Masing-masing tampil duet bersama para senior di ajang pencarian bakat Indosiar, yaitu Fildan DA, Reza DA dan Putri DA. Duet tersebut berlangsung dihadapan Dewan Juri: Soimah, Pinkan Mambo, Melly Goeslaw, Mario Kahitna dan Maya Ratih selaku Fashion Guru.

Begitu kompetisi dibuka, panggung langsung menggelagar oleh penampilan Shandy (Jambi) dan Fildan DA membawakan lagu Mirasantika.  Hasilnya, Shandy meraih standing ovation dari seluruh Dewan Juri.

Soimah mengaku selalu menunggu Shandy di setiap babak, lantaran mampu menjawab tantangan dan memberikan penampilan yang berbeda.

Senada dengan Soimah, Melly Goeslaw juga respect pada Shandy yang bernyanyi dengan rileks seperti sedang memberikan pertunjukkan bukannya berkompetisi.

“Penampilan kalian berdua sangat terkonsep. Kamu itu magnetnya gede banget kalau di panggung. Potensi kamu besar, kemampuan kamu juga besar.” puji Melly kepada Shandy.

Gullit (Medan) diapit Pinkan Mambo dan Reza DA.

Komentar positif juga diberikan Juri untuk Gullit (Medan). Lagu Kerinduan yang dinyanyikannya bersama Reza DA membuat Pinkan Mambo berseru “I Love You” untuk Gullit.

Baginya, Gullit berhasil menunjukkan kemajuan dari hari ke hari dan mampu menyeimbangi Reza saat bernyanyi.

Mario juga memuji dengan mengatakan, tidak bisa membedakan mana yang sudah menjadi bintang dan mana yang masih peserta.

Sebagai rekan duet, Reza pun memberikan kiat agar bisa memukau saat bernyanyi. “Ga usah terlalu dibawa stres.” pesan Reza.

Tampil di urutan terakhir, Jessy (Manado) tetap mampu memikat kelima Dewan Juri agar spontan berdiri usai penampilannya di lagu Pacar 5 Langkah, yang dinyanyikannya bersama Putri DA.

Jessy (Manado) dan Putri DA

Lagu yang memiliki 3 aransemen mampu dilahap Jessy dengan sempurna, membuat Melly Goeslaw. Kagum. Menurutnya, tidak mudah memadukan tiga aransemen dalam satu lagu, ditambah dengan chemistry seirama antara Jessy dan Putri.

“Pokoknya, aku seneng banget. Saling ngisi dan konsep pecah suaranya juga bagus.” puji Melly.

Meski demikian, polling akhir Pop Academy menentukan Gullit (Medan) berhak posisi teratas dan berhak maju ke babak Top 9. Sementara Shandy (Jambi) dan (Jessy Manado), meskipun mendapat pujian dan standing ovation dari seluruh Dewan Juri, harus kembali tampil di second chance.

Shandy (Jambi) memilih lagu Pangeran Cinta, sedangkan Jessy (Manado) menyanyikan Ingin Ku Miliki. Shandy (Jambi) meraih tiga suara dari Soimah, Pinkan Mambo dan Melly Goeslaw, sementara Jessy (Manado) hanya dua suara dari Mario dan Maya Ratih.

Itu artinya, Jessy (Manado) harus tereliminasi dari babak Top 12, sebaliknya Gullit (Medan) dan Shandy (Jambi) akan kembali bersaing di babak Top 9 Pop Academy.

Kirim Dukungan

Pop Academy Top 12 berlanjut ke Grup 3, menampilkan 3 academia: Agnes (Malang), Julian (Batam) dan Martha (Jayapura) pada Selasa, 1 Desember 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 EMTEK City – Daan Mogot.

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending