Connect with us

Musik

Indosiar: Kami Konsisten, Fildan Kini Menjadi Komentator

Published

on

Reza dan Fildan menyatakan siap dengan tugas baru sebagai Komentator pada ajang kompetisi menyanyi dangdut, di Indosiar, DA Asia 5.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indosiar mengapresiasi berbagai komentar para netizen yang mempersoalkan terpilihnya Fildan dan Reza menjadi komentator di ajang Dangdut Academy Asia 5 (DA Asia 5).

Anggapan netizen bahwa Indosiar tidak konsisten, kini terbantahkan. Jawaban ini disampaikan Ekin Gabriel selaku VP – PSRD Division Head Indosiar dalam jumpa pers DA Asia 5 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Rabu 916/10).

“Kami konsisten, bahwa siapapun yang juara pertama pada ajang D’Star akan menjadi komentator. Sekarang kami sudah membuktikan, Fildan kini menjadi komentator DA Asia 5,” jelas Ekin.

Setelah Fildan, Indosiar telah melihat sosok Reza punya potensi untuk menjadi komentator, makanya mengajak Reza. Apalagi, Indosiar memiliki hak prerogatif dalam menentukan siapa lagi yang layak jadi komentator, yang sangat baik untuk program.

“Kami sudah melihat cara Reza berbicara ketika tampil di program LIDA, sehingga track record-nya sudah tidak diragukan lagi, makanya kami mengajak Reza sebagai komentator,” imbuhnya.

Reza Zakarya yang merupakan juara 3 kompetisi D’Star mengaku sempat bertanya-tanya tentang kemampuannya sebelum menerima tawaran untuk duduk di kursi komentator.

“Setelah beberapa orang meyakinkan saya untuk menerima saja, barulah  tawaran dari Bu Siwi (Harsiwi Achmad)  Pak Ekin (Ekin Gabriel) saya terima dengan lapang hati. Sayua akan memberikan yang terbaik untuk program DA Asia 5),” ujar Reza yang didampingi Fildan.

Kegelisahan yang sama, juga dialami Fildan saat mendapat tawaran sebagai komentator, usai menjuarai D’Star (2019).

“Saya dan Reza sama-sama belajar. Insya Allah kami bisa memberikan sedikit ilmu buat teman-teman peserta. Kami pernah menjadi mereka (menjadi peserta). Mudah-mudahan ilmu kami bermanfaat untuk mereka,” ujar Fildan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pop Academy Top 12 Sajikan Kolaborasi dengan Bintang D’Academy dan LIDA

Published

on

By

Para academia berkolaborasi dengan bintang D’Academy dan LIDA

Kabarhiburan.com – Ada yang menarik pada Konser Pop Academy 2020 babak Top 12, yang berlangsung di layar Indosiar Rabu (25/11).

12 academia yang masih bertahan ditantang untuk berkolaborasi dengan para bintang dangdut Indosiar jebolan D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Jadilah, sebuah sajian kompetisi yang menghibur masyarakat.

Tiga academia pilihan yang tergabung di Top 12 Grup 1, yakni Maria (Medan), Vien (Papua Barat), dan Waode (Bau Bau), tampil di depan lima Juri Soimah, Nino “RAN”, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha, serta Diana Putri sebagai Fashion Guru.

Duet apik dari Vien (Papua Barat) dan Aulia DA membuka kompetisi dengan lagu Sik Asik. Hanya saja, penampilan mereka masih belum maksimal. Soimah yang selalu menjagokan Vien pun memberikan masukan.

“Kamu sudah berhasil menunjukkan sisi lain dari seorang Vien dalam kolaborasi bersama Aulia DA. Hanya saja, saya masih belum merasakan sesuatu yang spektakuler dari penampilan kamu,” ujar Soimah.

Waode (Bau Bau) dan Rara LIDA

Sebaliknya, dari dara asal Bau Bau, Waode, tampil memukau dan penuh penghayatan bersama Rara LIDA, dalam lagu Muara Kasih Bunda. Waode menuai satu standing ovation dari Dewan Juri.

Chemistry diantara kalian sangat terasa, saling mengisi antara satu dan lainnya. Cengkok dangdut yang Waode perlihatkan sudah berhasil,” puji Ruth Sahanaya.

Sebaliknya Maria (Medan) tidak mampu meraih standing ovation. Padahal, Maria tampak anggun saat membawakan lagu Kejora bersama Putri DA.

Giring Ganesha menilai, penampilan Maria masih harus dibenahi. “Suara kamu sangat lembut, tapi terlalu lembut untuk berkolaborasi dengan Putri DA, membuat ada sesuatu yang hilang dalam lagu ini,” jelas Giring.

Dewan juri memberi second chance bagi Vien (Papua Barat) dan Maria (Medan), lantaran perolehan polling menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Maria (Medan)

Vien memanfaatkan peluangnya dengan menyanyikan lagu milik Reza Artamevia berjudul Aku Wanita. Sementara Maria memilih lagu milik Ruth Sahanaya berjudul Astaga, sebagai peluru terakhir dirinya untuk tetep bertahan di panggung Pop Academy.

Nino ‘RAN’, Soimah, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha dan Diana Putri akhirnya sepakat untuk memberi kesempatan kepada Vien (Papua Barat), sehingga Maria (Medan) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy.

Sedangkan Waode (Bau Bau) dan Vien (Papua Barat) berhasil  melaju  ke babak Top 9 Pop Academy.

Dukungan Pemirsa

Pop Academy masih berlanjut ke Top 12 Group 2 pada Kamis, 26 November 2020 LIVE dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot pukul 21.00 WIB. Menampilkan Gullit (Medan), Jessy (Manado) dan Shandy (Jambi).

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Rilis Single ‘Sembunyi Dalam Tawa’, Nabila Ellisa Bikin Baper

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi pendatang baru, Nabila Ellisa, merilis single perdana dan video musik berjudul Sembunyi Dalam Tawa, ciptaan MR Nurbayan, Rabu (25/11).

Karakter vokal peraih 5 besar di ajang LIDA 2018 ini yang khas, menjadikan lagu Sembunyi Dalam Tawa enak didengar. Karakter vokal dangdutnya yang kental, menciptakan perpaduan pop, melayu dan dangdut.

“Lagu Sembunyi Dalam Tawa bercerita tentang patah hati karena keegoisan kita. Ini Nabila banget, apalagi musiknya agak ngepop. Jadi, ini udah yang terbaik banget buat Nabila,” ungkap Nabila, seperti dalam rilis, Kamis (26/11).

Nabila yang kini bernaung pada 3D Entertainment dan Stream Management, menilai keselarasan lirik, musik dan visualisasi yang pas, membuat lagu Sembunyi Dalam Tawa mewakili perasaan patah hati para pendengarnya dan akan sukses menambah kebaperan.

Senada dengan Nabila, Tim A&R 3D Entertainment, Bersena Besthandi membenarkan lagu Sembunyi Dalam Tawa cocok dibawakan Nabila.

“Karakter suara Nabila yang mendayu-dayu, dipadu dengan penampilan anggun dan berhijab, unsur melayu seperti lagu karya MR Nurbayan, cocok dibawakan oleh Nabila,” jelas Barsena Besthandi.

Untuk video musik Sembunyi Dalam Tawa dirilis sudah tersedia di kanal YouTube 3D Entertainment. Penikmat musik sudah dapat mendengarkan lagu ini di semua digital streaming platform, Apple Music, Itunes, SpotifyJooxLangit Musik, Deezer, RessoYoutube Music. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Sheryl Sheinafia Rilis Single ‘déjà vu’

Published

on

By

Sheryl Sheinafia rilis déjà vu.

Kabarhiburan.com – Memasuki single ke-3 dari seri rilisannya, Sheryl melakukan pendekatan yang berbeda untuk memanjakan telinga para pendengar.

déjà vu memiliki daya tarik tersendiri dengan menceritakan khayalan Sheryl tentang sebuah hubungan yang penuh dengan kehangatan.

“Perasaan samar dan tetesan nostalgia layaknya suatu hal yang tidak nyata dan terasa seperti déjà vu,” ungkap sheryl dalam keterangan pers, Kamis (26/11).

Sheryl menyampaikan perasaannya dalam lagu ini melalui ketukan yang lembut, rhythm yang dapat membuat pendengar terhanyut, serta lirik yang cerdik.

Lagu déjà vu dari Sheryl Sheinafia dirilis pada 27 November 2020 di seluruh platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Untuk official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending